Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Cara install mikrotik routeros di VirtualBox menggunakan file ISO

Link pembelian : https://id.shp.ee/Ly6s8TB3
Transcript
00:00Nah, untuk install Mikrotik OS di VirtualBox, yang harus kita siapkan terlebih dahulu yaitu file ISO-nya.
00:09Di sini saya menggunakan Mikrotik RouterOS versi 6.33.
00:13Kemudian aplikasi Winbox ini nanti untuk mengakses tampilan GUI dari Mikrotik OS-nya, jadi menggunakan aplikasi Winbox.
00:22Nah, jika belum memiliki file ISO-nya bisa di-download, link-nya ada di deskripsi untuk Mikrotik OS ini.
00:29Dan Winbox, atau bisa langsung kunjungi RouterOS.co.id, nah di sini ada versi-versinya, di sini saya menggunakan versi
00:376.33.
00:38Atau bisa juga mengakses Mikrotik.com, dan masuk ke menu download, di sini ada Mikrotik RouterOS juga.
00:46Oke, nah jika di Mikrotik.com ini berada di tab menu RouterOS versi 6, kemudian silakan cari di sini X86
00:54ini.
00:55Kemudian yang CD-Mac, dan silakan download yang versi stable ini.
01:00Untuk Winbox-nya ini ada di sini, silakan di-download untuk Winbox.
01:04Oke, jika sudah semua disiapkan, Winbox dan Mikrotik OS-nya atau RouterOS-nya, silakan buka aplikasi VirtualBox-nya.
01:13Nah, kemudian silakan klik baru, silakan diketikan namanya seperti biasa.
01:20Di sini saya berikan nama Mikrotik OS, oke seperti ini.
01:25Nah, ini nanti akan otomatis type-nya ke order, dan versinya order juga.
01:31Atau jika tidak berubah, ini silakan pilih order, dan ini order juga seperti ini.
01:35Kemudian pilih next.
01:37Untuk memory, untuk router OS ini atau Mikrotik OS ini, tidak membutuhkan kapasitas memory yang banyak.
01:45Ini 500 MB pun cukup, itu sudah lebih dari cukup.
01:54Jika 500 MB kita buat 512.
01:58Oke, karena di sini rekomendasi itu 64 MB.
02:01Jika ingin menyamakan, silakan.
02:04Oke, kita pilih next seperti biasa.
02:06Ini kita pilih create virtual hard disk.
02:08Kita create.
02:09Oke, kemudian di sini saya memilih yang VHD, agar nanti mudah dipindahkan file-nya.
02:14Kita pilih yang VHD, kemudian next, ini next.
02:19Kemudian silakan diarahkan penyimpanan file VHD-nya ke data yang mudah kita cari.
02:26Jadi saya masukkan ke master data 2.
02:29Kemudian saya masukkan ke folder Mikrotik OS, dan saya save.
02:33Kemudian untuk kapasitas hard disk ini juga tidak memakan banyak space hard disk.
02:40Oke, 4 GB pun atau 2 GB pun cukup.
02:43Di sini saya buat 4 GB.
02:45Kemudian kita pilih atau tekan create.
02:49Nah, sampai di sini kita konfigurasi lagi.
02:52Kita masuk ke setting ini, di klik VM-nya.
02:55Kemudian pilih menu setting.
02:58Kemudian di sini kita masuk ke storage.
03:01Kemudian kita masukkan file ISO-nya.
03:05Seperti biasa kita masukkan file ISO-nya.
03:08Kita pilih cost disk file.
03:11Kemudian silakan cari file ISO Mikrotik OS-nya yang sudah di-download.
03:16Oke, ini dia.
03:18Mikrotik 633.
03:20Kemudian pilih open.
03:21Kemudian masuk ke menu network.
03:24Untuk adapter 1, di sini saya pilih ke bridge.
03:27Agar nanti mengikuti jaringan internet yang sebenarnya.
03:33Mungkin bisa digunakan sebagai sumber internetnya nanti pada adapter 1.
03:38Karena nanti jika di router OS atau Mikrotik OS, adapter 1 ini ETH.
03:42Oke, dibaca ETH pada Mikrotik nanti.
03:45Atau port 1, port 2, port 3, dan port 4.
03:49Nah, ini jika di Mikrotik atau router bootnya itu sama dengan port 1, port 2, port 3, dan port 4.
03:58Oke, kemudian ini saya pilih yang wireless.
04:03Jika nanti terdeteksinya yang realtech.
04:07Nah, itu bisa juga menggunakan yang realtech atau yang lankat ini.
04:11Oke, saya pilih yang ini.
04:14Kemudian adapter 2, ini saya enablekan.
04:16Ini saya pilih nut.
04:17Karena nanti bisa dikonfigurasi lagi.
04:20Kita pilih nut.
04:21Oke, saya aktifkan semua 4 adapter.
04:24Ini saya pilih nut semua.
04:26Oke, di sini kita pilih OK.
04:29Dan di sini kita pilih start.
04:41Oke, kita besarkan tampilannya.
04:45Kita pilih view.
04:47Kemudian virtual screen.
04:50Kita buat 125%.
04:52Oke, kita tambah lagi.
04:55150.
04:57Oke.
04:58Oke, di sini ada petunjuknya.
05:00Di sini ada muncul.
05:01Welcome to Mikrotik Router Software Instalasi.
05:04Di sini ada petunjuknya.
05:09Oke, nah jika ingin memilih,
05:11mencek listnya atau tidak dipilih semua.
05:15Ini paket-paket atau servisnya yang nanti diinstal di router OS-nya.
05:20Ini bisa menggunakan tombol spasi.
05:22Oke, ini kita masukkan kursornya ke dalam VM-nya.
05:26Kita klik.
05:28Oke, ini menggunakan panah atas-bawah seperti ini.
05:30Nah, untuk checklist semua itu bisa tekan huruf A di keyboard.
05:36Oke.
05:37Jika ingin satu-satu ini menggunakan tombol spasi.
05:39Contohnya di ACP kita checklist, kita tekan tombol spasi seperti ini.
05:42Namun pada pilihan ini kita akan menginstal semua.
05:45Jadi, silakan tekan huruf A seperti ini.
05:47Nanti akan terpilih semua seperti ini.
05:50Dan selanjutnya silakan tekan huruf I untuk melakukan install.
05:54Oke, kita tekan huruf I.
05:57Silakan tekan huruf I pada keyboard.
05:59Nanti akan muncul di sini ada pertanyaan.
06:04Nah, di sini kita tidak menggunakan konfigurasi yang lama.
06:07Kita pilih N atau No.
06:10Kemudian di sini ini ada warning untuk menghapus semua data.
06:16Oke, kita pilih IA.
06:19Kita tunggu hingga instalasinya selesai.
06:24Oke, ini prosesnya tidak memakan waktu yang lama.
06:28Ini sebentar proses instalasi router OS ini atau mikrotik OS ini.
06:33Oke, kita tunggu hingga ada permintaan.
06:38Seperti ini permintaan untuk melakukan reboot atau restart.
06:40Nah, sebelum melakukan reboot atau restart ini kita keluarkan file ISO-nya terlebih dahulu.
06:45Silakan tekan di keyboard, tombol CTRL, yaitu CTRL yang sebelah kanan di keyboard.
06:52Oke, agar nanti kursornya keluar seperti ini.
06:56Kemudian masuk ke device dan optical drive dan silakan di unmount.
07:02Oke, unmount file ISO-nya.
07:05Diklik lagi seperti ini.
07:06Kemudian force unmount.
07:08Oke, kita masuk lagi ke tampilan layar hitam dari mikrotik OS ini.
07:12Kemudian silakan tekan enter.
07:18Oke, kita tunggu proses loading-nya.
07:29Oke, muncul tampilan login.
07:32Di sini untuk login default-nya, ini usernya admin.
07:36Kemudian untuk password ini tidak menggunakan password.
07:39Jadi langsung kita enter.
07:42Oke, ini langsung kita enter.
07:44Jadi tidak menggunakan password lagi.
07:46Oke, di sini ada lisensi karena kita tidak menggunakan lisensi.
07:52Oke, jadi kita pilih no.
07:55Oke, untuk software ini namun jika memiliki lisensi silakan.
07:58Ini kita pilih n atau no.
08:01Kemudian enter.
08:03Tekan enter di keyboard.
08:07Oke, seperti ini.
08:08Nah, di sini sudah berhasil untuk instalasi mikrotik OS-nya atau router OS.
08:15Oke, selanjutnya kita akan mengakses menggunakan aplikasi Winbox untuk tampilan GUI dari mikrotik router OS ini.
08:23Oke, ini keluar dulu dari tampilan ini.
08:26Kita tekan control.
08:27Seperti ini.
08:28Kemudian silakan buka aplikasi Winbox yang sudah didownload.
08:33Oke, ini aplikasi Winbox-nya.
08:35Ini aplikasi yang digunakan untuk mengakses tampilan GUI dari mikrotik router OS.
08:41Kita buka.
08:44Oke, silakan pilih jika tampilannya seperti ini di minek.
08:50Silakan pilih yang nekpor.
08:52Kemudian nanti akan muncul di sini tampilan MAC address.
08:55Kemudian ini ada IP address juga.
08:58Oke, silakan di double klik di MAC address ini.
09:01Agar nanti terbaca di connect to ini.
09:03Kemudian tadi untuk login, user default yang admin dan password kita kosongkan.
09:08Selanjutnya kita pilih connect.
09:13Oke, seperti ini.
09:14Nah, ini sudah berhasil tampil.
09:18Oke, kita pilih OK.
09:21Ini kita besarkan.
09:23Nah, di sini sudah berhasil tampil.
09:26Tampilan GUI dari mikrotik router OS yang kita install di virtual box tadi ini.
09:32Oke.
09:33Nah, ini tampilan dari mikrotik OS-nya.
09:36Nah, dan ini tampilan GUI-nya dari mikrotik OS-nya atau router OS-nya.
09:41Jadi, untuk konfigurasinya atau untuk melakukan konfigurasinya, kita menggunakan bantuan aplikasi yaitu aplikasi Winbox.
09:49Oke, tampilan seperti ini.
09:51Dan kita coba masuk di interface.
09:54Nah, ini sudah tampil.
09:55Ini yang tadi kita aktifkan di virtual box-nya.
09:59Yaitu tadi adapter 1, adapter 2, 3, dan 4.
10:03Oke, nah di sini sudah tampil seperti ini.
10:07Tampilannya.
10:07Jadi, terbacanya di sini, ether 1, ether 2, ether 3, dan ether 4.
10:13Oke.
10:18Kemudian, jika sudah berhasil login dan ingin merubah identity-nya atau identitas dari router OS ini, silakan masuk ke menu
10:29system.
10:29Kemudian, masuk ke identity ini.
10:32Oke, kita ubah.
10:34Di sini masih mikrotik namanya.
10:35Mungkin bisa dirubah nama masing-masing atau nama kita.
10:40Oke.
10:41Di sini kita beri nama seperti ini contohnya.
10:44Kemudian, kita apply.
10:45Kemudian, tekan OK.
10:47Dan, coba kita exit.
10:49Dan, coba kita login lagi.
10:51Kita buka lagi Winbox-nya.
10:54Oke, coba kita pilih.
10:56Nah, nanti di identity ini akan muncul nama yang tadi sudah kita ubah.
11:01Oke, kita double-klik di Make Address.
11:03Dan, coba kita connect lagi.
11:06Oke.
11:08Sampai di sini sudah berhasil.
11:10Untuk instalasi router OS-nya atau mikrotik router OS-nya.
11:15Kita tutup langsung di sini.
11:17Dan, oke.
11:20Ini sudah berhasil.
11:21Dan, ini tampilannya.
11:23Oke, sekian tutorial yang bisa saya berikan tentang cara instalasi mikrotik OS atau router OS ini.
11:29Semoga tutorial ini bermanfaat.
11:31Jangan lupa untuk subscribe, like, dan share video ini.
11:33Terima kasih.
11:34Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Comments

Recommended