Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
KOMPAS.TV - Penangkapan 320 Warga Negara Asing terkait sindikat judi daring jadi indikasi basis operasi praktik penipuan ini bergeser ke Indonesia.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box.

Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.

Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv

#JUDOL #judolRI #bosbesarjudol

Baca Juga Terekam CCTV! Pelaku Curanmor Todongkan Senjata Api ke Penjaga Indekos di Duren Sawit | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/668459/terekam-cctv-pelaku-curanmor-todongkan-senjata-api-ke-penjaga-indekos-di-duren-sawit-borgol



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/668470/usut-bos-besar-yang-mengoperasikan-judol-di-ri-siapa-bekingnya-sapa-malam
Transkrip
00:00Musik
00:03Sasaran korbannya selalu warga negara asing
00:08Setelah ditetipkan mulai terjadi pergeseran ke Indonesia
00:18Ada harta karun, harta karun forensik yang bisa dimanfaatkan
00:22A321 komputer itu dan server-server itu, itu menyimpan sidik jari forensik
00:34Ini tidak mungkin ada praktek-praktek perdagangan orang dalam hal ini
00:38Artinya mereka ini cuma pekerja yang ketangkap
00:41Jadi hanya garis depannya saja
00:43Sedangkan yang di belakang mereka itu mungkin masih harus ditusuri di dalam
00:47Musik
01:02Penangkapan 320 warga negara asing terkait sindikat judidaring
01:07Jadi indikasi basis operasi praktik penipuan ini bergeser ke Indonesia
01:11Polri mengonfirmasi hal ini saat konferensi pers Sabtu lalu
01:16Polri bilang pergeseran operasional penipuan daring ini
01:19Akibat basis sebelumnya di kawasan Indochina sudah banyak ditetipkan
01:24Daerah Indochina khususnya Myanmar, Kamboja, Laos, Vietnam
01:33Yang selama ini menjadi basis-basis dari perekrutan dan aktivitas tindak pidana daring
01:43Yang sasaran korbannya transnasional
01:47Sasaran korbannya selalu warga negara asing
01:51Setelah ditetipkan mulai terjadi pergeseran ke Indonesia
01:56Dan itu tentunya sudah kami antisipasi dan kami prediksi
02:02Kami selalu polisi membongkar markas judi online atau judol tersebut
02:07Di sebuah gedung di Jalan Hayamuruk, Jakarta Barat
02:09320 orang ditangkap
02:12Di antaranya 228 warga negara Vietnam
02:1557 warga negara Tiongkok
02:17Serta sisanya berasal dari Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, Kamboja
02:21Dan seorang warga negara Indonesia
02:23Dari 320 orang itu, 275 WNA di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka
02:31Polisi masih mengusut peran pelaku
02:34Sementara satu WNI yang ikut ditangkap adalah warga Jakarta mantan pekerja di Kamboja
02:40Setelah kita lakukan pemeriksaan kemarin ternyata ada suta-suta orang WNI
02:44Yaitu warga di Jakarta sini
02:47Tapi yang bersangkutan adalah mantan ataupun pernah bekerja di Kamboja
02:54Jadi datang sini juga bekerja di sini lagi
03:00220
03:04Nanti akan kita dalami lebih lanjut ya
03:07Karena ini kan kita masih konsentrasi
03:09Ini jumlahnya juga banyak karena 320
03:11Kami tadi sudah sampaikan
03:13Kita akan tetap melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap kasus ini
03:18Dari ratusan WNA yang ditangkap
03:20Ketua Indonesia Cyber Security Forum
03:22Ardi Suteja melihat
03:23Dugaan tindak pidana perdagangan orang TPPO dalam sindikat ini
03:27Sehingga tak menutup kemungkinan ada pihak dari Indonesia yang ikut jadi backingnya
03:33Ini juga mungkin ada praktek-praktek perdagangan orang
03:36Dalam hal ini
03:37Artinya mereka ini cuma pekerja yang tertangkap
03:40Jadi hanya garis depannya aja
03:42Sedangkan yang di belakang mereka
03:44Itu mungkin masih harus ditelusur lebih dalam
03:46Dan ini juga sasarannya
03:48Tidak kalau lihat dari jumlah orang asing tertangkap
03:51Mereka juga tidak bisa berbahasa Indonesia lagi
03:53Sebagian besar
03:54Hampir semuanya tidak bisa berbahasa Indonesia
03:56Ini artinya apa?
03:57Sasaran bukan di Indonesia
03:58Sasaran ada di luar negeri
04:00Bos besar tidak ada di Indonesia
04:01Dan mereka tidak mustahil bisa beroperasi
04:03Pasti ada bantuan dari pelaku-pelaku dari dalam negeri
04:08Komisioner Kompolnas Yusuf Warsim menyebut
04:11Perihal mengungkap siapa backing dari transaksi keuangan para pelaku
04:15Jadi tantangan utama kepolisian
04:17Tantangan paling mendasar di dalam pengungkapan
04:22Kasus penipuan online
04:25Judi online yang itu kaitannya dengan
04:28Adanya transaksi keuangan
04:30Itu tantangan besarnya
04:31Mengungkap transaksi keuangan
04:35Sehingga akan menjuruh siapa
04:37Sponsor dan backingnya
04:39Ini soal siapa sponsor ini
04:42Paling utama sebenarnya yang harus bisa diungkap
04:44Sponsor keuangannya
04:46Kini Polri tengah menelusuri aliran dana
04:49Dan memburu pembacking kegiatan ilegal ini
04:51Kami akan melakukan koordinasi
04:54Dengan instansi terkait
04:55Untuk melakukan penelusuran
04:57Baik itu aliran dana
04:59Maupun sponsor
05:00Daripada mereka
05:03Atau para pelaku yang
05:04Mendatangkan ke sini
05:06Termasuk melakukan penelusuran
05:08Terhadap siapa yang menyewa
05:10Sponsor
05:11Dan yang
05:14Menyediakan
05:15Sarana
05:16Dan prasarana
05:18Bagi para pelaku
05:20Pakar keamanan SIBER
05:22Sekaligus Direktur Esekutif
05:24Communication and Information System
05:25Security Research Center
05:27SISREK
05:27Pratama Persada
05:28Mengingatkan pemerintah
05:30Agar Indonesia tak jadi
05:31Surga selanjutnya
05:33Untuk praktik kejahatan
05:34Transnasional ini
05:35Sebenarnya yang perlu diperdalam itu
05:37Nanti adalah pemodalnya siapa
05:39Seperti tadi Pak Usman bilang
05:40Pemilik platformnya siapa
05:42Kemudian penyedia rekeningnya siapa
05:45Penyedia kriptonya siapa
05:47Karena pasti ujung-ujung nanti
05:47Akan dilempar ke kripto nih gitu
05:49Kemudian masalah
05:50Apa namanya
05:51Sponsorsi
05:51Apa namanya
05:52Visa dan lain-lain gitu
05:53Karena
05:54Ini modusnya ini
05:55Semakin lama akan
05:56Semakin canggih mbak gitu
05:57Nah ini jangan sampai nih
05:59Indonesia jadi safe havennya
06:00Untuk operasi judi
06:01Online Asia Tenggara nih gitu
06:02Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan PPATK
06:07Periode 2002-2011
06:09Yunus Hussein menyatakan
06:11Polisi perlu menginvestigasi pihak-pihak yang paling banyak menerima transaksi
06:16Yunus menyebut pihak tersebut sebagai pengendali atau beneficial owner
06:20Dalam suatu sindikat kejahatan
06:23Nah jadi dari transaksi
06:25Kita tahu kalau transaksi banyak ke orang ini
06:27Jumlahnya banyak
06:28Frekuensinya tinggi
06:29Dan dia banyak menerima dari transaksi itu
06:33Kemungkinan besar dia adalah pengendali beneficial owner tadi
06:37Dengan melihat jalur utama di bank ini
06:39Baik yang masuk ataupun yang diminta
06:42Atau dilakukan pemeriksaan
06:44Akan ketahuan
06:45Nah informasi awal dari kepolisian
06:47Siapa-siapa mereka itu
06:49Perlu diberikan ke PPATK
06:51Biar dicari transaksi orang-orang ini
06:54Sehingga gak
06:55Udah lebih fokus jadinya
06:56Lebih fokus
06:57Karena jumlahnya begitu besar
07:00Orangnya begitu banyak
07:03Dan ini menarik
07:04Saya kira tidak terlalu susah
07:06Untuk menerasir transaksi mereka
07:10Polisi mencinta sejumlah barang bukti
07:13Seperti berangkas
07:13Mata uang dari berbagai negara
07:15Paspor, ponsel, laptop, dan komputer
07:18Polisi pun menemukan 75 situs judul
07:21Yang dikelola oleh para pelaku
07:23Bagi pengamat keamanan cybervaksin.com
07:26Alphonse Tanujaya
07:28Sejumlah barang bukti elektronik
07:29Dapat menjadi harta karun forensik
07:31Menunjukkan server sindikat judul
07:33Hingga database para pemain
07:35Yang dapat mengarahkan pada pelaku utama
07:37Dengan penangkapan
07:40Ini saya sangat apresiasi
07:41Sangat menarik
07:42Ada harta karun
07:43Harta karun forensik yang bisa dimanfaatkan
07:46Asalkan pihak kepolisian
07:47Men-treat crime scene-nya dengan benar
07:50321 komputer itu
07:53Dan server-server itu
07:54Itu menyimpan sidik jari forensik
07:56Jangan sampai dikacaukan
08:00Cari
08:01Minta ahli forensik untuk mengidentifikasi
08:04Itu banyak yang bisa didapat
08:05Satu, dapat server sebenarnya IP-nya ada di mana
08:08Yang kedua
08:09Bisa dapat pemainnya siapa saja
08:11Kalau database-nya berhasil dibobol
08:13Itu pasti bisa dibobol
08:14Operator tangkap
08:16Buka database-nya
08:17Yang ketiga
08:18Kalau ada uangnya yang tadi
08:19Ya kan
08:20Crypto atau apa
08:21Ya di komputer itu diaksesnya
08:23Tinggal dibuka
08:23Diambil uangnya
08:24Lalu banyak data-data lain
08:27Apakah itu server-nya
08:28Pengelola siapa
08:29Itu
08:29Tolonglah
08:31Itu 321 komputer sangat berharga
08:33Dan beberapa server-server yang ada di sana
08:35Itu menyimpan informasi sangat berharga
08:37Kini polisi menitipkan 320 pelaku WNA
08:42Yang terdiri dari 228 laki-laki
08:44Dan 96 perempuan
08:46Di rumah detensi imigrasi
08:48Kasubdit pengawasan keimigrasian Arief E. Karyanto bilang
08:52Para pelaku judi online diduga telah melanggar aturan keimigrasian
08:56Pihak imigrasi juga menginvestigasi
08:59Siapa sponsor dan penjamin yang memfasilitasi ratusan WNA ini
09:03Tinggal di Indonesia selama sekitar 2 bulan
09:06Kami juga akan melakukan pendalaman terhadap terduga tersangka
09:12Terhadap pelanggaran keimigrasian dan tindak pidana keimigrasian
09:16Kami juga akan melakukan penelusuran terkait dengan sponsor
09:21Penjamin warga negara asing ini untuk berada di Indonesia
09:27Pengungkapan sindikat penipuan judi online ini
09:30Sekali lagi jadi alarm keras bagi penegak hukum
09:33Untuk meningkatkan sistem keamanan dan pengawasan pintu masuk Indonesia
09:37Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan