Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh di Monas pada Jumat (1/5/2026).

Dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh 2026, Presiden Prabowo mengkritik keras praktik pencurian uang rakyat.

Ia juga menyoroti adanya pengusaha dan elite-elite yang dinilai serakah.

"Saya telah mempertaruhkan nyawa saya berkali-kali untuk bangsa ini. Tapi saya melihat banyak elite-elite yang curi uang rakyat. Bukan ini yang saya perjuangkan. Bukan negara yang dirampok oleh maling-maling, saya tidak rela," tegas Presiden Prabowo dengan nada tinggi.

Baca Juga Canda Prabowo ke Pramono di Panggung Hari Buruh: Bowonya Sama, Partainya Lain Enggak Apa di https://www.kompas.tv/nasional/666431/canda-prabowo-ke-pramono-di-panggung-hari-buruh-bowonya-sama-partainya-lain-enggak-apa

#prabowo #hariburuh #monas #buruh #mayday



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/666438/sentil-elit-pengusaha-serakah-prabowo-uang-negara-dirampok-maling-saya-tidak-rela
Transkrip
00:01Saudara-saudara, saya terima kasih, saya terharu, saya diundang di tengah-tengah saudara-saudara.
00:17Karena saya menyadari, saya merasakan dan saya menghormati perjuangan saudara-saudara.
00:31Seorang yang bekerja dengan badannya, dengan keringatnya, dengan tangannya adalah seorang yang mulia.
00:47Seorang bekerja dengan halal.
00:52Seorang berjuang untuk anaknya, untuk istrinya.
01:00Setiap hari, seorang yang bekerja dengan jujur, pengalaman saya, para pekerja, para petani, para nelayan, justru yang hidupnya susah.
01:19Mereka adalah orang-orang yang jujur, orang-orang yang ikhlas.
01:27Yang saya sedih, orang semakin tinggi pangkat, banyak yang semakin gak jelas.
01:42Saya heran, semakin pintar, banyak yang pintar.
01:51Pintar maling.
01:57Enggak habis pikir aku.
02:00Enggak habis pikir.
02:06Saudara-saudara,
02:09Saya merasa terpanggil karena saya dari usia muda, saya masuk tentara, saya masuk tentara, ingin menjaga negara ini, ingin membela
02:25negara ini, ingin membela rakyat saya.
02:34Tapi, saya kaget, begitu saya pensiun, saya lihat kok rakyat saya masih banyak yang susah.
03:01Saya telah mempertaruhkan nyawa saya berkali-kali untuk bangsa ini.
03:11Tapi, saya melihat banyak elit-elit yang curi uang rakyat.
03:32Bukan ini yang saya perjuangkan, bukan negara yang dirampok oleh maling-maling, saya tidak rela.
03:47Saya tidak rela, ada anak-anak Indonesia yang lapar.
03:54Saya tidak rela, ada ibu-ibu yang tidak bisa memberi susu untuk anaknya.
04:14Saya tidak rela, pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha brengsek.
04:39Dengan pengusaha-pengusaha serakah.
04:46Saudara-saudara, tapi saya mengajak kita dewasa.
04:54Tidak semua pengusaha serakah.
04:58Banyak yang bekerja dengan baik.
05:02Banyak kita butuh mereka supaya ekonomi hidup.
05:06Jangan kita benci sama orang kaya.
05:12Tapi, kalau kayanya ngerampok.
05:30Saudara-saudara sekalian,
05:33saya
05:35lima kali
05:36pengen jadi presiden.
05:39Lima kali.
05:42Empat kali, gue kalah.
05:53Tapi, saya merasa
05:55buruh, tani, dan nelayan
05:57selalu bersama saya,
05:59saudara-saudara.
06:03Hanya
06:04terima kasih.
06:04selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan