Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 diwarnai momen menarik ketika Presiden Prabowo Subianto terlihat mencatat langsung poin-poin penting saat Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Ilhamsyah, menyampaikan orasi di hadapan para buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Ilhamsyah memaparkan tiga isu utama yang menjadi perhatian kalangan pekerja.

Pertama, kebutuhan akan fasilitas penitipan anak atau daycare bagi buruh, khususnya pasangan muda yang telah berkeluarga.

Isu kedua yang disoroti adalah persoalan hunian.

Ilhamsyah menyebut sebagian besar buruh masih tinggal di kawasan padat dengan beban biaya kontrakan yang cukup besar.

Sementara itu, isu ketiga berkaitan dengan pengawasan ketenagakerjaan.

KPBI menilai masih banyak pelanggaran di lapangan, mulai dari pembayaran upah di bawah ketentuan, praktik union busting, hingga kelalaian dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

Baca Juga May Day 2026, Prabowo: Saya Jadi Presiden karena Dukungan Kaum Buruh, Tani, dan Nelayan di https://www.kompas.tv/nasional/666412/may-day-2026-prabowo-saya-jadi-presiden-karena-dukungan-kaum-buruh-tani-dan-nelayan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666422/momen-presiden-prabowo-catat-orasi-kpbi-saat-suarakan-tiga-isu-buruh-daycare-hingga-perumahan
Transkrip
00:00Selamat pagi Pak, selamat hari buruh buat semua kawan-kawan buruh yang ada pada hari ini.
00:07Saya sekian belas kali merayakan My Day,
00:12biasa kita berteriak di pinggir-pinggir atau di balik tembok istana atau DPR.
00:18Hari ini kami bisa menyampaikan secara langsung kepada Presiden apa yang menjadi aspirasi kami.
00:25Saya menyampaikan ada tiga hal Pak.
00:28Pertama, bagi pekerja-pekerja muda yang baru menikah setelah dia berkeluarga dan punya anak,
00:37mereka dihadapkan kepada pilihan yang pahit.
00:41Pilihan pertama, anaknya harus dititip di neneknya di kampung
00:45atau salah satu di antara mereka harus keluar dari tempat kerja untuk menjaga anak.
00:52Kami berharap negara hadir untuk membuat daycare di tempat-tempat kawasan-kawasan industri,
01:01di pemukiman-pemukiman buruh,
01:03agar anak-anak buruh bisa hidup layak,
01:07agar anak-anak buruh bisa tumbuh kembang dengan baik.
01:11Negara harus hadir untuk menciptakan manusia-manusia yang lebih baik ke depan dari balita,
01:19sehingga anak-anak buruh mendapatkan jaminan kesehatan dan jaminan pengasuhan yang baik.
01:27Yang kedua Pak,
01:28kami buruh yang tinggal biasanya di tempat-tempat yang sempit,
01:35setiap hari kemacetan selalu ada.
01:37Kami mendukung program pengadaan rumah yang sedang dilakukan oleh pemerintah,
01:43dan kami sangat berharap program perumahan yang akan dibangun oleh negara
01:49adalah program perumahan yang terintegrasi dengan kawasan-kawasan industri.
01:55Sehingga buruh apabila mau bekerja,
01:59tidak perlu lagi naik motor,
02:01kita bisa mengurangi hemat BBM,
02:04kita bisa mengurangi kemacetan,
02:06kita bisa mengurangi stres akibat kemacetan di jalan.
02:11Perumahan yang terintegrasi dengan kawasan adalah jalan yang terbaik,
02:16dan ini adalah cara kita untuk meningkatkan kesejahteraan buruh.
02:21Karena 20-30 persen pengeluaran dari upah
02:26habis untuk membayar kontrakan setiap bulannya.
02:30Yang terakhir,
02:33kita tahu aturan undang-undang yang masih minim ini,
02:36masih banyak pelanggaran-pelanggarannya.
02:39Di sini ada Bapak Kementerian dari Menteri Menaker yang hadir pada hari ini.
02:45Kami berharap fungsi pengawasan benar-benar bisa efektif
02:50untuk memastikan semua aturan bisa dijalankan oleh setiap perusahaan.
02:56Tidak boleh lagi ada pengusaha yang membayar upah di bawah ketentuan.
03:00Tidak boleh lagi ada union basting.
03:03Tidak boleh lagi ada yang lalai terhadap K3.
03:07Tidak boleh lagi hubungan kerja yang liberal.
03:11Sehingga fungsi pengawasan tenaga kerja
03:14menjadi hal yang utama
03:17dan menjadi ujung tombak
03:19untuk menegakkan konstitusi
03:21agar buruh bisa mendapatkan keadilan.
03:24Terima kasih Bapak Presiden.
03:26Hidup buruh!
03:28Hidup buruh!
03:30Terima kasih.
03:31Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan