00:00Menabung selama 22 tahun hingga akhirnya bisa melunasi biaya haji, seorang pedagang sayur di Subang, Jawa Barat akhirnya berangkat ke
00:07Tanah Suci.
00:07Keterbatasan ekonomi tak menyulit menyulutkan tekadnya untuk bisa akhirnya menunaikan rukun Islam kelima pada tahun ini.
00:20Dari hasil panen kangkung di sebuah petakan kecil inilah, Entin, seorang pedagang sayur di desa Ciasem Tengah, Subang, Jawa Barat,
00:27menggantungkan hidupnya sehari-hari.
00:30Setiap pagi ia menjual hasil panen kangkungnya ke tetangga dan pasar yang tak jauh dari rumahnya.
00:37Dari hasil penjualan sayur, ia menyisikan 10 hingga 30 ribu rupiah untuk biaya haji.
00:44Entin merupakan satu calon haji yang berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini.
00:49Ia mulai menabung sejak tahun 2004 lalu dan akhirnya mendaftarkan haji pada tahun 2014.
00:55Tahun kemarin enggak ada uang buat angkos, cuma terpena kena baro-baro buat angkos.
01:02Jadi Ibu menabung setiap hari itu berapa?
01:05Ini mananya, nabungnya enggak ini sih.
01:07Enggak tentu ya?
01:08Iya, enggak tentu.
01:09Yang penting bisa berangkat.
01:12Tapi sekarang juga buat itunya masih kurang sama Umi.
01:17Kementerian Haji dan Umroh, Kabupaten Subang mengapresiasi ketekunan Entin yang tetap berjuang menunaikan ibadah haji di tengah keterbatasan ekonomi.
01:27Kemenhaj memberikan bantuan kepada Entin untuk menutupi kekurangan perbekalan.
01:32Dan kami dari Kementerian Haji dan Umroh bersama dengan FKKBIHU sengaja untuk bersilaturahmi untuk mensupport, untuk memberikan sedikit perhatian bagi
01:45jamaah yang memang sudah memiliki kemampuan dengan kegigihannya bisa tahun ini bisa melaksanakan ibadah haji.
01:54Setelah menunggu selama 12 tahun, Entin dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.
02:01Entin masuk dalam kelompok terbang atau kloter 39 Subang dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 19 Mei 2026.
02:11Henry Irawan, Kompas TV, Subang, Jawa Barat.
Komentar