Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
​Mengenal Deterrent Effect: Strategi Cegah Perang Tanpa Tembakan

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Intro
00:04Gimana kalau sebuah negara bisa mencegah perang
00:07tanpa benar-benar berperang?
00:09Kedengarannya aneh, tapi ini strategi yang nyata di dunia geopolitik.
00:14Halo Sobat NTV and Lens, balik lagi di War in Minute bareng Akimas.
00:18Kali ini kita bakal bahas itulah penting dalam hubungan internasional,
00:21yaitu Ditterrand Effect.
00:23Jadi, Ditterrand Effect adalah strategi untuk mencegah serangan
00:26atau konflik dengan menunjukkan kekuatan.
00:28Jadi, tujuannya bukan untuk menyerah,
00:31tapi untuk membuat lawan berpikir dua kali sebelum bertindak.
00:35Nah, konsep ini sering digunakan dalam geopolitik,
00:38terutama oleh negara-negara dengan kekuatan militer yang besar.
00:41Contoh, keberadaan senjata nuklir bukan untuk digunakan,
00:44tapi sebagai peringatan bahwa serangan akan dibalas dengan dampak yang lebih besar.
00:49Selain itu, Ditterrand Effect juga bisa berupa aliansi militer,
00:52jumlah pasukan, hingga teknologi pertahanan yang canggih.
00:55Semakin kuat suatu negara terlihat, semakin kecil kemungkinan lawan berani menyerang.
01:00Strategi ini sering disebut sebagai Peace, Stroke, Strength,
01:03atau menjaga perdamaian lewat kekuatan.
01:06Tapi, di sisi lain, Ditterrand Effect juga bisa memicu ketegangan,
01:10karena negara lain bisa merasa terancam dan ikut memperkuat diri.
01:13Jadi, ternyata kekuatan bukan cuma untuk menyerang,
01:16tapi juga untuk menjaga konflik.
01:18Nah, menurut sobat ITV Airlines,
01:20strategi seperti ini bisa lebih efektif menjaga perdamaian
01:23atau justru bikin dunia makin tegak.
Komentar

Dianjurkan