Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap bahwa Managing Director IMF kagum dengan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Hal ini disampaikan dalam Program Kompas Bisnis pada Kamis (18/4/2026).

"Kelihatan sekali mukanya e senang dan agak heran gimana kita bisa seperti ini kondisinya," ujar Purbaya.

Purbaya jelaskan bahwa Indonesia melakukan perbaikan kebijakan fiskal untuk perbaiki pajak dan bea cukai.

"Yang jelas saya jelaskan adalah kita melakukan perbaikan kebijakan fiskal untuk pendapatan kita perbaiki pajak dan bea cukai pada dasarnya kita ingin menjalankan atau sedang menjalankan pemerintahan yang bersih sehingga pendapatan pajak kita naik," ujar Purbaya.

Video Editor: Laurensius Galih

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663758/menkeu-purbaya-ungkap-imf-kagum-heran-ketahanan-ekonomi-indonesia-di-tengah-gonjang-ganjing-global
Transkrip
00:00Mungkin ada penjelasan dari Pak Purbaya tadi dan langsung begitu dijelaskan kepada orang yang mengeluarkan outlook tadi, artinya ke depan
00:07ini tidak akan terjadi lagi Pak?
00:10Tidak akan terjadi sentimen negatif yang berlebihan dari mereka, mungkin nanti beberapa bulan lagi mereka akan koreksi, saya pikir ada
00:18waktunya untuk koreksi.
00:19Tapi yang jelas saya jelaskan ke mereka, fondasi kita seperti ini, anggaranya bagus, dia tanya itu subsidi gimana bayarnya?
00:29Ya kita bilang, koreksi sana sini kita pastikan terjadi sehingga defisitnya tetap bisa dijaga di bawah 3%.
00:43Dan dia bilang begini, di acara itu dua-duanya sama, AMF World Banknya sama tuh, kami menyiapkan dana untuk negara
00:50-negara yang butuh, saya diem aja, karena uang saya banyak, karena ada 4.20 triliun, dia hanya punya, dia bilang
00:58mungkin 30-40 triliun, 20-30 waktu sama dengan World Bank.
01:03Jadi ya sama dengan uang kita, dia untuk dibagi-bagi banyak negara, kita punya buat sendirian, jadi pertahanan kita cukup
01:13berlapis-lapis dibanding yang lain.
01:16Berarti Bapak di depan AMF, Ibu Kristalina khususnya sudah memberikan pernyataan bahwa kita belum membutuhkan bantuan itu Pak?
01:25Ya, yang penting gini, mereka nggak percaya itu anggaran kita bisa ditahan di, defisitnya di bawah 3%.
01:32Saya bilang dengan tegas bahwa itu atas arahan presiden dan polisi presiden kita seperti itu, dan kita tidak akan melanggar,
01:41dan kita punya cara untuk memastikan itu di bawah 3% tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi kita.
01:49Nah, buktinya di tahun 2025 sebetulnya, orang anggap anggaran kita kan bisa tembus 3,4, 3,5, tapi bisa kita
02:01kendalikan kan di awal laporan kita, turun ke 2,9 kan defisitnya.
02:06Tapi angka yang sesungguhnya nanti kelihatannya di bawah 2,9, mungkin di kisaran 2,8.
02:13Nanti akan diumumkan ke depan, mungkin bulan 6 Mei, tapi kira-kira indikasinya ke sana.
02:18Jadi, kita bisa memanage budget dengan baik, cukup irit, pertumbuhannya tetap bagus.
02:26Jadi, itu cara membelanja uang dengan efisien dan efektif.
02:31Ini yang harus diturut negara-negara lain.
02:35Kita juga bilang begitu ke IMF dan lain-lain, bahwa kita bisa belanja dengan efisien, tapi tumbuhnya lebih cepat dibanding
02:44negara-negara di kawasan.
02:47Ini yang dibanding negara-negara gini, malah kita nomor 2 setelah India, tapi India defisitnya di atas 4%.
02:55Oke, saya juga mendengarkan informasi, Pak Purbaya, bisa dikoreksi bila saya salah.
03:01Ini terkait dengan Managing Director IMF, Ibu Kristalina.
03:04Saya dengar ini sempat heran dengan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global yang cukup tinggi.
03:10Apa yang Bapak jelaskan kala itu?
03:14Dia sempat ya kagum lah, kagumnya nggak bunyi-bunyi amat, tapi kelihatan sekali mukanya senang dan agak heran gimana kita
03:25bisa seperti ini kondisinya.
03:27Yang saya jelaskan adalah kita melakukan perbaikan kebijakan fiskal untuk pendapatan kita perbaiki pajak dan biaya cukai.
03:37Pada dasarnya kita ingin menjalankan atau sedang menjalankan pemerintahan yang bersih, sehingga pendapatan pajak kita naik.
03:45Saya bilang tumbuh 30% di bulan pertama, tumbuh 20% di bulan Januari ke-5 tahun ini dibanding periodo
03:53yang sama tahun yang lalu.
03:55Akibatnya layar tahan anggaran kita menjadi lebih baik.
04:01Jadi kita bilang bahwa kita berhasil mengatasi krisis bukan karena kebijakan yang tiba-tiba untuk menghadapi krisis,
04:12tapi kita sudah melakukan perbaikan atau reformasi sebelum krisis itu datang,
04:18sehingga kita berhasil dibandingkan, lebih berhasil dibandingkan banyak negara di sekeliling kita atau di dunia.
04:23Jadi reformasi yang kita lakukan di akhir tahun lalu, pajak, biaya cukai, dan manajemen fiskal kita,
04:35manajemen kas kita, itu membuat kita kuat, memasuki tahun 2026,
04:41sehingga ketika banyak gonjangan pun, kita masih tetap maju dengan cepat, kira-kira kebalah kira-kira.
04:49Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan