Skip to playerSkip to main content
  • 1 day ago
Transcript
00:00Time to stay strong, need to move on, to be what I want, I'll keep dreaming
00:06Yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo
00:31Dulu, harusnya ibu nggak menyetujui mu menyembunyikan identitas memulai bisnis
00:37Sekarang malah begini, ibu bahkan nggak sempat melihatmu terakhir kali
00:46Nyonya, dengar-dengar tuan muda punya istri yang sudah hamil
00:52Apa katamu? Siapkan mobil, segera jemput menantuku pula
00:58Utangku pada puteraku
01:01Akanku tebus padanya ribuan kali lipat
01:08Morgan
01:09Kamu belum melihat kelahiran anak kita
01:12Kenapa malah pergi begitu saja?
01:17Bagaimana denganku?
01:19Kepala kontraktor miskin itu sudah mati
01:21Kamu masih ingin melahirkan anaknya?
01:23Dia adalah anaknya kakak iparmu
01:25Aku harus melahirkannya
01:27Lalu siapa yang besarkan dia?
01:29Kamu jangan lupa, kakiku jadi pinjang gara-gara kamu
01:32Kamu harus biayai kami sekeluarga
01:34Aku bersalah padamu atas kejadian waktu kecil
01:37Tapi selama ini, aku keluar sekolah dan kerja di dua tempat
01:40Paginya menjual sepatu di mal, malamnya jadi kurir makanan
01:44Rumah dan mahar pernikahanmu juga dibiayai olehku
01:48Semua itu belum cukup
01:50Itu nggak lah seberapa
01:52Anak yang kukandung adalah cucu emas di keluarga kalian
01:55Kalau nggak sanggup kasih uang, kugugurkan saja
01:58Biar keluarga kalian pusus keturunan
02:00Anakku juga sebuah nyawa, terserah kamu gugurkan atau tidak
02:04Eh, jelita, jelita
02:07Kamu benar-benar tega melihat keluarga Haris putus keturunan
02:11Ibu berlutut padamu
02:14Ibu, itu adalah cucu kandung
02:18Bisa-bisanya membuat ibu berlutut padamu
02:20Aku sekarang akan membuat anakmu segera berkumpul
02:24Dengan ayah yang miskin itu
02:26Hentikan
02:29Enrican
02:57Bisa-bisanya membuat ibu berkumpul
03:02Siapa kalian?
03:05Kamu jelita
03:07Anda siapa?
03:09Aku ibunya Morgan
03:10Nenek dari anak dalam kandunganmu
03:14Tante
03:15Kamu tenang saja
03:17Kamu dan anakmu akan ku jaga dengan baik
03:19Tanpa menghabiskan uang keluarga
03:21Putramu hanya kepala kontraktor
03:23Memangnya kamu kaya
03:24Jelita, kamu jangan tertipu
03:27Karena putranya sudah mati
03:29Dia mau menipumu untuk membiayainya
03:32Dia adalah ibunya suamiku
03:34Neneknya anakku
03:36Nggak peduli dia kaya atau tidak
03:38Aku akan membiayai kehidupannya
03:40Nggak usah ikut campur
03:42Tante, mari kita pergi
03:46Tunggu
03:59Beraninya menindas menantuku
04:01Patahkan tangannya
04:15Tante, tenang saja
04:17Aku mewakili Morgan berbakti pada Tante
04:21Kenapa masih manggil Tante?
04:23Panggil aku Ibu
04:26Ibu
04:27Kamu anak baik
04:28Mari ikut Ibu pulang
04:30Ayo
04:30Nah
04:58Nya
05:00Nya
05:02This is the home of Morgan.
05:06This is the home of you.
05:08Come on, I want to go around.
05:10Come on.
05:17Before Morgan told me,
05:19that she was a common pet.
05:23The other one is not a lot.
05:25The other one is not a lot,
05:26but we have a lot of children.
05:28Nyonya muda, masih belum tahu kan?
05:31Sebagian besar tanah di kota Jana ini milik Grup Sano.
05:34Semua rumah di jalanan yang Anda lihat, juga pemilik perusahaan kami.
05:37Telah, kamu nikmati saja kekayaan di rumah ini.
05:41Beberapa orang ini ahli gisi, pengasuh bayi dan perawat pasca melahirkan terbaik di dunia yang diatur oleh Nyonya untuk Anda.
05:46Mereka akan menjaga kebutuhan kesarian Anda.
05:49Nyonya tenang saja, kami akan menjaga Nyonya muda dengan setiap hari ini.
05:53Kembalilah bekerja.
05:5850 juta yuan ini sebagai uang jajan untukmu.
06:01Belilah apapun yang kamu mau.
06:03Kalau nggak cukup, bilang saja pada ibu, oke?
06:06Enggak, ibu. Ini terlalu banyak. Aku nggak bisa terima.
06:10Saat kamu menikah dengan Morgan, kami nggak menyiapkan mahar untukmu.
06:14Anggap saja ini uang mahar dari ibu.
06:18Ibu, aku menikah dengan Morgan pun bukan demi dapat uang mahar.
06:22Kartunya ibu ambil kembali saja. Aku nggak butuh uang sebanyak itu.
06:25Dia rendah hati. Juga nggak tamak. Morgan memang nggak salah pilih.
06:31Anak baik. Morgan sungguh malang. Masih muda sudah meninggal.
06:36Tapi kita yang masih hidup. Harus terus melanjutkan kehidupan.
06:41Kelak. Anggap rumah ini sebagai rumahmu sendiri.
06:44Jangan pernah sungkan dengan ibu. Mengerti?
06:53Tuhan Munda Kedua sudah pulak.
07:08Selamat datang, Tuhan Munda Kedua.
07:15Tuhan Munda Kedua.
07:19Ibu.
07:22Dia putra kedua ibu, Toraja Sano.
07:24Toraja, panggil dia kakak Ipar.
07:33Kakakku kena kecelakaan waktu. Belikadu ulang tahun untukmu, Kai.
07:36Kamu sudah celakai kakakku.
07:38Kenapa nggak malu muncul di sini?
07:40Toraja, Morgan meninggal karena kecelakaan.
07:43Celita adalah garis baik.
07:45Jangan menyalahkannya.
07:48Kamu mendekati kakakku karena mengincar kekayaan keluarga kami, kan?
07:52Aku nggak begitu. Saat Morgan menikah denganku, aku nggak tahu identitasnya sama sekali.
07:57Dan sekarang?
07:59Kamu sudah tinggal di sini terang-terangan. Masih bilang nggak begitu.
08:02Dasar kamu ini, aku akan pergi sekarang.
08:13Hei, kamu mau ke mana?
08:16Toraja, kakak Iparmu sekarang sedang mengandung. Jangan buat dia marah.
08:21Wanita yang mengincar kekayaan seperti ini, sering kutemui.
08:24Anak itu pun belum tentu. Anaknya kakak.
08:31Kamu boleh menghina aku, tapi jangan pernah menghina anakku.
08:40Toraja, masuk ke kamarmu.
08:44Aku nggak mudah ditipu seperti ibu dan kakakku.
08:47Tenang saja, aku akan membuka kedokmu cepat atau lambat.
08:54Tenang saja, aku akan membuka kedokmu cepat atau lambat.
09:03Dasar. Anak nggak tahu aturan.
09:05Sifatnya memang begitu. Jangan pedulikan.
09:09Ayo, mari ibu bawa jalan-jalan.
09:12Ayo.
09:15Kamu mau apa? Jangan sungkan dengan ibu.
09:20Ibu mau angkat telpon. Kamu jalan saja dulu.
09:36Eh, bukankah kamu penjual sepatu di lantai atas?
09:40Minggir sana.
09:43Dasar orang miskin. Pelangganku sampai kabur.
09:46Cepat pergi dari sini.
09:47Hentikan.
09:53Kamu ini sungguh berani sekali.
09:55Kalau anak menantuku kenapa-napa, akan ku cabut nyawamu.
09:58Dasar kamu, nenek tua.
10:00Apa?
10:01Umurmu sudah nggak lama lagi.
10:03Sedangkan aku jauh lebih berumur panjang darimu.
10:06Kurasa itu belum tentu.
10:11Eh, Tuan Muda Kedua Sano, apa kabar?
10:14Kenapa anda ke sini?
10:15Mereka itu adalah dua pembuat masalah.
10:18Dan sudah aku beri pelajaran.
10:20Dasar kurang ajar.
10:21Bisa-bisanya hina nyonya dan nyonya muda.
10:24Kamu sudah bosan hidup ya?
10:28Dia adalah nyonya Sano.
10:32Sekarang, kamu masih merasa umurmu lebih panjang dariku.
10:36Aduh, nyonya. Aku minta maaf. Aku patah mati. Aku sudah kurang ajar.
10:42Maafkanlah aku. Ampunilah aku. Ampunilah aku.
10:46Otakkan kedua kakinya dan usir dia. Dia nggak boleh masuk ke grup Sano lagi.
10:51Baik.
10:52Nyonya, aku mohon ampun. Nyonya, maafkan aku.
10:58Jelita, cobalah memakai baju ini. Coba lihat, kamu suka nggak?
11:04Satu baju ini saja puluhan ribu yuan. Mahal sekali.
11:07Ibu, kita lihat di tempat lain saja.
11:10Jelita, ini nggak seberapa. Kamu memang harus pakai yang lebih mahal.
11:14Biar nggak ada yang merendahkanmu lagi.
11:17Ayo.
11:18Ayo.
11:46Kakak iparmu sangat cantik, kan?
11:51Biasa saja.
11:54Dasar anak itu. Nggak mau mengaku.
11:57Pelayan, bungkuskan semua baju di toko kalian. Yang pas dengan menantungku. Cepat ya.
12:07Terima kasih, Ibu.
12:09Kita adalah keluarga. Jangan sungkan.
12:12Berikan ponselmu.
12:13Kelak kalau ada masalah, langsung hubungi Toraja.
12:16Dia memang judes, tapi hatinya baik, kok.
12:20Ayo.
12:21Ibu bawa kamu jalan-jalan ke tempat lain.
12:24Tuan muda, nyonya habiskan 3.200.000 yuan. Belanja untuk nyonya muda. Ini bonnya.
12:32Beberapa hari saja sudah menipu banyak uang ibuku. Wanita ini benar-benar hebat.
12:38Dengar-dengar. Setelah tuan muda tertua dan nyonya muda menikah, jelita kasih rumah dan mahar untuk adiknya.
12:44Mereka sangat berfoya-foya.
12:47Selidiki asal usul wanita ini baik-baik.
12:50Kalau aku menemukan bukti, dia telah menipu kakakku.
12:53Aku akan mengusirnya dari rumahku.
12:58Ibu, kakakku gampang ditipu.
13:00Jangan-jangan, nenek tua itu berhasil menipu dan dapat uangnya.
13:03Dulu, ibu bilang kakiku cacat gara-gara dia. Dia sudah mempercayainya belasan tahun.
13:08Anak yang susah payah, sudah kubesarkan.
13:11Ujung-ujungnya, direbut orang lain.
13:15Lebih baik jual saja dia untuk dapat uang.
13:18Kita hanya perlu mikirin cara menggugurkan anaknya.
13:21Maka semua akan beres.
13:23Caranya? Dia pasti nggak mau pulang.
13:26Kita juga nggak tahu di mana dia.
13:29Tenang saja.
13:32Ibu punya cara.
13:42Yelita, ibu kena serangan otak. Cepat pulang!
13:44Apa katamu?
13:51Kenapa ibu tiba-tiba bisa kena serangan otak?
14:04Ibu tidak punya cara lain lagi.
14:08Kalau kamu tidak mau pulang, adik kiparmu akan menggugurkan kandungannya.
14:14Itu adalah cucu emas, generasi kesembilan keluarga kita.
14:28Kalian mau apa?
14:30Kalau nggak mau kasih uang, terpaksa menikahkanmu agar dapat uang mahar.
14:36Putra idiotnya Pak Kades Wongso bersedia kasih 300 ribu yuan.
14:41Meskipun orangnya idiot, dia sudah cukup pantas menikahkan dengan janda sepertimu.
14:49Kalian sudah gila ya? Sekarang aku sudah hampir.
14:52Suamimu sudah meninggal.
14:53Untuk apa mempertahankan anaknya?
14:55Lebih baik berusaha dapat uang untuk membiayai cucu emas keluarga kalian.
14:59Kalian dengar baik-baik.
15:01Anakku adalah cucunya Nyonya Sano yang terkaya di kota Jana.
15:03Kalau kalian berani menyakiti anakku, keluarga Sano pasti nggak akan memaafkan kalian.
15:12Kamu kira?
15:13Kepala kontraktor yang berbagai Sano itu,
15:15sekeluarkan dengan keluarga Sano yang terkaya dan terkenal itu.
15:18Bangunlah dari mimpi!
15:20Suamimu itu miskin dan berumur pendek.
15:24Lebih baik berdoa agar dia terlahir di keluarga kaya.
15:27Untuk apa bicara omong kosong dengannya?
15:30Seret saja dia ke rumah sakit untuk gugurkan kacungannya.
15:32Tuan muda, dari hasil penyelidikan, Tuan muda tertua dulu memang telah sembunyikan identitasnya saat menikah dengan Nyonya muda.
15:39Dia pakai uangnya kakakku. Beli rumah untuk adiknya tetap lah fakta.
15:42Uang yang dikasih untuk adiknya, dia dapat dari hasil melakukan dua pekerjaan.
15:47Bukan hanya begitu, dia juga mendukung Morgan memulai bisnis.
15:50Maaf, lama menunggu.
15:53Mari saya bantu.
16:01Morgan, tabunganku 100 ribu yuan. Ambillah untuk buka perusahaan.
16:14Jangan-jangan. Aku memang telah salah paham padanya.
16:19Eh, dia mau menelpon. Cepat, rebus.
16:35Selamatkan aku!
16:38Selamatkan aku!
16:48Siapkan mobil. Selamatkan Nyonya muda.
16:52Buat mulai ruang!
17:08Berhenti kamu!
17:10Jangan kabur!
17:30Aku sudah berbuat pikiran.
17:33Anak ini nggak perlu lagi digugurkan di rumah sakit.
17:36Beberapa tendangan dariku saja bisa membuahnya.
17:40Langsung, Gugut.
17:41Menghenti!
17:47Nyawa putramu nggak pantas dibandingkan dengan nyawa putraku!
17:54Hentikan!
17:55Hah?
17:57Hah?
17:58Hah?
17:59Hah?
18:07Siapa berani sakiti keluarga ku?
Comments

Recommended