Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Kapurung, kuliner tradisional khas Palopo dan Luwu, Sulawesi Selatan, kini semakin populer di Kota Makassar. Hidangan berkuah ini dikenal dengan perpaduan rasa asam segar, rempah hangat, serta tekstur kenyal yang khas, sehingga mampu memanjakan lidah para penikmatnya.

Sebagai salah satu makanan tradisional, kapurung tidak kalah lezat dibandingkan dengan menu khas daerah lainnya. Hidangan ini berbahan dasar sagu yang disajikan dengan berbagai topping seperti ayam suwir, ikan mairo, dan udang rebus.

Di Makassar, kapurung dapat ditemukan di sejumlah rumah makan, salah satunya adalah rumah makan Aroma Palopo yang berlokasi di Jalan Mappanyukki. Berdiri sejak tahun 2003, rumah makan ini konsisten menyajikan berbagai kuliner khas Palopo seperti barobo, lawar, hingga kapurung.

Proses pembuatan kapurung terbilang unik. Sagu terlebih dahulu disiram dengan air panas, kemudian diaduk hingga menjadi adonan kental. Setelah itu, adonan dibentuk menjadi bulatan kecil dan dimasukkan ke dalam air dingin agar teksturnya tetap kenyal.

Selanjutnya, sagu yang telah dibentuk disiram dengan kuah sayur yang berisi bayam, kacang panjang, serta bumbu rempah lainnya. Perpaduan ini menciptakan cita rasa segar dan gurih yang menjadi ciri khas kapurung.

Menurut pemilik rumah makan, Hj Fatmawati Pasawo, sebelum disajikan, kapurung dilengkapi dengan topping ayam suwir, udang rebus, dan ikan mairo yang telah dimasak dengan bumbu asam. Untuk menambah kenikmatan, kapurung biasanya disajikan bersama sambal serta pelengkap seperti perkedel jagung atau peyek mairo.

Satu porsi lengkap kapurung dibanderol dengan harga sekitar Rp40 ribu. Harga tersebut dinilai sepadan dengan cita rasa dan keunikan hidangan yang ditawarkan.

Salah seorang pengunjung, Jum, mengaku menyukai kapurung karena rasanya yang segar dan teksturnya yang berbeda dari makanan lain.

Bagi wisatawan, berkunjung ke Makassar terasa belum lengkap tanpa mencicipi kapurung. Hidangan tradisional ini menawarkan sensasi rasa asam segar dan tekstur kenyal yang menjadikannya salah satu kuliner wajib coba di Sulawesi Selatan.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662653/kapurung-hidangan-khas-berkuah-asam-segar-yang-populer-di-makassar
Transkrip
00:00Kita ke informasi kuliner sodara, hidangan berkuah khas Palopo dan Luwu ini populer di Makassar.
00:06Kuliner ini memadukan rasa asam segar, rempah hangat dan tekstur kenyal yang memanjakan lidah.
00:16Hidangan tradisional ini tidak kalah lezat dengan menu khas lainnya.
00:21Kapurung terbuat dari sagu bertabur topping ayam suwir, ikan mayro dan udang rebus.
00:26Kapurung tersedia di salah satu rumah makan di Jalan Mapanyuki, Kota Makassar.
00:31Rumah makan ini berdiri sejak tahun 2003 dan tetap konsisten menyajikan makanan khas Palopo mulai dari Barobo, Lawar dan Kapurung.
00:40Membuat Kapurung terlebih dahulu sagu disiram air panas lalu diaduk hingga jadi adonan kental.
00:47Setelah jadi, adonan dipisah dan dibentuk bulat kecil sebelum dimasukkan ke dalam air dingin.
00:52Setelah siap, sagu disiram kuah sayur berisi bayam, kacang panjang hingga bumbu lainnya.
00:59Rumah makan aroma Palopo di Jalan Mapanyuki, makanannya itu terdiri dari Kapurung, Barobo, Palumara, Kwarede, Lawak, Sinolek, dan lain-lain
01:19lagi.
01:19Yang andalan di sini ya?
01:21Andalannya di sini Kapurung. Kapurung itu macam-macam topinya ada toping ayam, ada toping ikan, ada campur.
01:31Memangnya Kapurung ini makanan dari mana?
01:35Makanan dari Palopo. Makanan khas dari Palopo.
01:39Sebelum disajikan, Kapurung diberi toping ayam suwir, udang rebus, dan ikan mayro yang sudah dimasak dengan asam.
01:46Satu porsi komplit Kapurung campur lebih terasa nikmat jika diberi sambal dan disandingkan dengan perkedel jagung atau peyek mayro.
01:55Satu porsi besar Kapurung cukup dengan 40 ribu rupiah.
01:58Sama keluarga, keluarga-keluarga anak cucu, makan Kapurung, parede, pacok, lawak, tongol-ongol, peyek, ayam goreng.
02:15Saya istimewa, bagaimana Pak Kapurung di sini? Apa yang disuka di sini?
02:18Mantap, mantap, sedap, nyaman.
02:23Apanya di sini yang disuka Kapurungnya?
02:25Yang disuka semua yang saya pesan, saya suka.
02:28Magar?
02:29Oleh cerita sedikit, bagaimana Pak Kapurung itu? Apa yang disuka di sini?
02:32Sama-sama di sini.
02:33Saya suka sekali enak karena setiap saya makan Kapurung, saya harus ada di sini.
02:39Berkunjung ke Makassar tidak lengkap jika tidak mencicipi Kapurung.
02:42Hidangan dengan tekstur kenyal memanjakan lidah yang berpadu rasa asam segar.
02:48Nila Rustam, Kompas TV Makassar, Sulawesi Selatan.
02:52Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan