Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Para pendukung Hizbullah berkumpul di Alun-Alun Riad Al Solh, Beirut, untuk menyuarakan penolakan terhadap langkah pemerintah Lebanon yang akan melakukan negosiasi dengan Israel.

Para pengunjuk rasa menyerukan perlawanan dan menolak upaya negosiasi dengan Israel. Mereka meyakini negosiasi dengan Israel akan sia-sia.

Sebelumnya, Presiden Lebanon mengumumkan pembicaraan dengan Israel akan dimulai pada hari Selasa, di kantor Kementerian Luar Negeri Amerika.

Pengumuman itu disampaikan setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Kamis kemarin, menyatakan telah mengarahkan pemerintahannya untuk melakukan pembicaraan langsung dengan pemerintah Lebanon.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Iran Siap Perang atau Damai, Klaim Posisi Lebih Unggul dalam Negosiasi dengan AS di https://www.kompas.tv/internasional/662460/iran-siap-perang-atau-damai-klaim-posisi-lebih-unggul-dalam-negosiasi-dengan-as

#israel #lebanon #hizbullah #perang #timurtengah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662464/pendukung-hizbullah-unjuk-rasa-tolak-negosiasi-dengan-israel-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara para pendukung Hezbollah berkumpul di alun-alun Riyad al-Sol, Beirut,
00:06untuk menyuarakan penolakan terhadap langkah pemerintah Lebanon yang akan melakukan negosiasi dengan Israel.
00:19Para pelunjuk rasa menyuruhkan perlawanan dan menolak upaya negosiasi dengan Israel.
00:24Mereka meyakini negosiasi dengan Israel akan sia-sia.
00:27Sebelumnya Presiden Lebanon mengumumkan pembicaraan dengan Israel akan dimulai pada Selasa di kantor Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.
00:37Pengumuman itu disampaikan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,
00:41Kamis kemarin menyatakan telah mengarahkan pemerintahannya untuk melakukan pembicaraan langsung dengan pemerintah Lebanon.
Komentar

Dianjurkan