Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
AS, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan Amerika Serikat telah mengirim kapal perang angkatan laut ke Selat Hormuz pada Sabtu waktu setempat. Pengerahan kapal perang itu bertujuan untuk membersihkan ranjau laut.

Komando Pusat Amerika, United States Central Command, mengklaim dua kapal perang telah memulai operasi pembersihan ranjau yang dipasang Iran.

Keduanya merupakan kapal perusak berpeluru kendali. CENTCOM mengatakan, pasukan Amerika Serikat tambahan, termasuk drone bawah air, dapat bergabung dalam upaya tersebut dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu, Iran dengan tegas menolak klaim Washington bahwa kapal-kapal perang Amerika Serikat memasuki Selat Hormuz.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Soroti Penyebab Iran-AS Gagal Sepakat, Faisal Assegaf Ungkit Pernyataan Mojtaba Khamenei di https://www.kompas.tv/internasional/662421/soroti-penyebab-iran-as-gagal-sepakat-faisal-assegaf-ungkit-pernyataan-mojtaba-khamenei

#as #iran #selathormuz #gencatansenjata #perang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662437/trump-as-kirim-kapal-perang-penyapu-ranjau-laut-ke-selat-hormuz-kompas-petang
Transkrip
00:00Saudara Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat telah mengirim kapal perang angkatan laut ke Selat Hormuz pada Sabtu waktu setempat.
00:09Pengerahan kapal perang itu bertujuan untuk membersihkan ranjau laut.
00:17Komando Pusat Amerika, Fentcom, mengklaim ada kapal perang yang telah memulai operasi pembersihan ranjau di Pasang Iran, Saudara.
00:25Keduanya merupakan kapal perusak berpeluru kendali, di mana Fentcom juga mengatakan pasukan AS tambahan termasuk drone bawah air dapat bergabung
00:36dalam upaya tersebut dalam beberapa hari mendatang.
00:40Sementara itu Saudara, Iran dengan tegas menolak klaim Washington bahwa kapal-kapal perang AS memasuki Selat Hormuz.
00:55Terima kasih telah menonton!
00:57Terima kasih telah menonton!
01:11Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan