00:00Tuhan mati di kayu salib yang hari ini kita rayakan dengan perjamuan kudus.
00:07Apa yang saudara-saudara lakukan untuk Tuhan?
00:10Setan itu licik dan menipu.
00:13Kita memuji-muji kebaikan Tuhan.
00:16Seakan-akan pujian penyembahan itu sudah merupakan balas budi, balas jasa kita kepada Tuhan.
00:30Yang jelas, 50 pikul minyak jelas.
00:43Saudara tidak mungkin tidak gemetar waktu Anda mati.
00:48Tidak mungkin saudaraku.
00:51Kalau saudara tidak berbuat sesuatu bagi Tuhan.
00:55Idealnya saudara, idealnya nih.
00:58Idealnya.
01:02Tidak ada yang kita sisakan sebelum kita meninggal.
01:06Semua kita kembalikan untuk Tuhan.
01:10Anda berkata, wah ini itu level tingkat tinggi.
01:13Tidak, ini level standar.
01:16Sesuai dengan kedewasaan rohani kita seiring dengan perjalanan waktu kita bertemu dewasa.
01:23Akhirnya kita menghabiskan seluruh hidup kita, potensi kita, apapun yang kita miliki untuk Tuhan.
01:33Saya berjanji, saya berjanji.
01:35Saya berjanji, saya bersumpah, saya berdasar.
01:38Apapun yang Tuhan perintahkan kepadaku, aku lakukan.
01:44Saya bukan mau angkat diri, cari panggung, saya mengajak saudara buat hal ini.
01:53Bagaimana pelaksanaannya roh kudus akan tolong saudara.
01:59Jadi seharusnya memiliki pandangan yang menembus batas.
02:03Kematian bukan akhir kehidupan.
02:06Ada kehidupan setelah itu.
02:08Lalu bagaimana aku mempersiapkan kehidupan itu.
02:15Jangan saudara terlena dengan keindahan dunia dan menikmati kehidupan fanas ini.
02:22Ini bukan kehidupan yang dirancang Allah.
02:26Nanti tunggu.
02:27Ada orang yang kau cintai meninggal baru tahu tragisnya hidup.
02:31Tetapi ketika kita dan keluarga kita bersama-sama berjalan di jalan Tuhan.
02:37Kita semua mengakhiri hidup di bumi.
02:40Tapi kita melanjutkannya di hidup yang akan datang.
02:44Amin.
02:46Amin.
02:50Kalau saudara memiliki cara pandang yang benar seperti ini menembus batas.
02:57Saudara tidak akan mau mendengar orang berkata,
03:00kita masih hidup di bumi.
03:03Eh, ngerti gak hidupmu sekarang itu bagian dari hidup yang akan datang.
03:08Bukan bagian lain.
03:10Sambungan.
03:14Kalau kita mengerti kebenaran ini dan mampu menembus batas,
03:20kita akan takut berbuat dosa.
03:23Takut.
03:24Kita tidak ingin berbuat salah.
03:28Kita tidak ingin melukai siapapun.
03:32Kita mau menjadi berkat.
03:36Sebab dengan cara itulah kita menyelamatkan hidup kita di kekekalan.
03:42Sudara berkata, Pak, tapi yang menyelamatkan kita Tuhan Yesus.
03:46Amin.
03:46Kalau Yesus tidak mati di kayu salib,
03:50semua manusia otomatis masuk neraka.
03:52Apapun yang dia lakukan dan yang jelasnya tidak mungkin bisa mengabdi kepada Allah dengan benar.
03:58Tapi dengan Yesus mati di kayu salib,
04:00dia menembus dosa akibat perbuatan kita.
04:03Tetapi dia tidak bisa menyelesaikan atau tidak menyelesaikan kodrat dosa di dalam diri kita.
04:09Itu kita selesaikan sendiri.
04:10Dengan menyelesaikan kodrat dosa di dalam diri kita, saudaraku.
04:15Kita menjadi anak-anak Allah yang menyukakan hatinya.
04:19Kita dipersiapkan untuk masuk hidup yang akan datang sebagai makhluk yang selalu menyenangkan hati Bapak di surga.
04:33Dengan kebenaran ini, saudaraku,
04:36kita akan berhitung apa yang sudah kulakukan untuk Tuhan.
04:45Apa yang sudah kubuat?
04:52Pendeta seperti saya sering tertipu oleh dirinya sendiri.
04:56Dia merasa melayani Tuhan.
04:59Hei, justru karena kau jadi pendeta hidupmu lebih enak, tahu?
05:04Cari uangmu mudah.
05:09Lalu merasa telah mendedikasikan, mengabdikan hidupnya pada Tuhan.
05:17Padahal dia justru mencari kemudahan hidup.
05:19Mencari kesenangan hidup.
05:23Saya sadar itu.
05:26Maka saya mengambil keputusan.
05:31Apapun yang kau mau minta dari hidupku, ku berikan Tuhan.
05:36Saudara harus buat itu.
05:42Anda tidak akan menyesal.
05:46Semua ada hitungannya.
05:54Sebagian besar saudara
05:56Anda tidak melakukan apa-apa.
05:58Anda belum buat apa-apa.
06:00Sebagian sudah.
06:05Mestinya tak lagi ku ingini
06:09Apapun juga
06:12Segenapun
06:15Telah kau miliki
06:18Ku perhatikan
06:29Musik
06:33Kau yang mencintakan ku
06:35Kau yang mencintakan ku
06:40Kau yang mencintakan ku
06:43Amin
06:51Ku hutang kehidupan, ku hutang kebaikan, kepadamu Bapak
07:03Mestinya tak lagi, mestinya tak lagi, ku ingin, apapun juga, segenap dirimu, telah kau pilih, ku perhatikan petunjukmu
07:29Biar tuanya saya nyanyikan, engkau gailah ibu, sementara saya masih berhutbah, nyanyikan dengan teduna
07:43Engkau mestinya binasa, aku mestinya binasa, tapi Yesus mati untukku
07:51Dia membeli aku, dan aku sekarang bukan milikku sendiri, tapi milikku
07:59Hidupku hanya untuk mengabdi, maka firman berkata, baik kau makan atau minum, atau lakukan segala sesuatu
08:09Lakukan semua untuk Tuhan
08:11Kurang dari itu, kau memberontak, jangan sambung kamu
08:17You are not your own
08:19Kau bukan milik kamu sendiri, tahu
08:22Tapi kalau kau masih mau memiliki dirimu, ambil
08:25Kamu akan terhilang dari Allah selama-lamanya
08:30Kebahagiaan
08:31Dunia mentolerir cara hidup bebas, suka-suka
08:37Dia merasa hidupnya miliknya sendiri
08:41Tuhan tidak paksa
08:42Kalau kau masih mau memiliki hidupmu, suka-suka kamu, Tuhan tidak paksa
08:48Ambil
08:50Ambil
08:51Ambil
08:52Jangan bersamaku
08:54Firman Tuhan
08:56Tapi kalau saudara berkata, Tuhan ajar aku untuk menyerah
09:00Rauh kudus akan menolong kita agar kita menaklukkan diri
09:07Agar kita menaklukkan diri
09:09Jangan main-main dengan Tuhan
09:11Lahimu Syahinas
09:25Khutbah khutbah yang hanya membuat anda menuntut, menuntut, menuntut dan meminta
09:31Anda dibodohi
09:34Harus sampai titik
09:36You are not your own
09:38Kau bukan milik kamu sendiri
09:40Ngerti gak?
09:42Engkau tidak beratas dirimu
09:48Kamu ada bukan ada dengan sendirinya
09:50Allah yang membuat kamu ada
09:52Ketika kamu jatuh dalam dosa, kau mengirim Yesus
09:56Kok bisa loh kamu gak kenal dirimu siapa
10:00Mari kita bertobat
10:09Sebelum kita terhilang untuk selama-lamanya
10:13Miliki cara pandang yang benar
10:28Jangan sombong
10:36Rendahkan hatimu
10:38Aku salahmu bertobat dan berubah
10:42Kau yang ciptakan aku
10:46Kau yang ciptakan aku
10:57Mari kita menyanyi bersama
11:01Kau yang ciptakan aku
11:08Kau yang ciptakan aku
11:28Lalu kita semua
11:31Haleluya, haleluya, nipal si hatimah, sebelum terlambat, sebelum terlambat, biar air saja, kau yang ciptakan aku,
11:50sebelum terlambat, akui keadaanmu, akui pemerintahkanmu, minta ampun, masih ada kesempatan anakku,
12:14Tuhan, pasti memulihkan kalau kamu bertobat sungguh-sungguh,
12:22kamu sudah memulai, teruskan perjalananmu, supaya kau tambah cantik,
12:34Tuhan memberkati, biar kau pulang bersama keluargamu, di tempat dimana tidak ada perpisahan lagi, tidak ada kematian,
12:47kau yang ciptakan aku, Tuhan, kau yang ciptakan aku, kau akan ketemu dengan orang-orang yang kau cintai, yang mendapatkan,
13:04Teruskan apa yang sudah kamu, pulanglah hidup baru, pulang tetap kepadamu,
13:15Semua katakan mestinya,
13:23Biar Tuhan merobah saudara, Tuhan jamah saudara, Tuhan berbarui saudara,
13:33Oh halalunya,
13:39Ada perhentian,
13:41Ada perhentian, dimana tidak ada penderitaan lagi,
13:43Kau akan ketemu dengan orang-orang yang kau cintai,
13:47Kau yang ciptakan aku, Tuhan,
14:00Amin,
14:04Semua diperhitungkan Tuhan,
14:08Apa yang kau lakukan, semua diperhitungkan Tuhan,
14:12Tidak ada yang tersisa, semua diperhitungkan Tuhan,
14:17Kamu hanya menunggu saatnya, Tuhan berhitungku kemuliaan,
14:22Tidak ada lagi penderitaan,
14:24Mas Fals,
14:26Tapi kau sindum akan kiasakan di alam-amu,
14:30Haleluya,
14:34Haleluya,
14:36Tuhan berhitungku,
14:38Tuhan berhitungku,
14:41Tuhan berhitungku,
14:41Tuhan berhitungku,
14:44Tuhan berhitungku,
14:46Tuhan berhitungku,
14:48Terima kasih telah menonton!