Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 14 jam yang lalu
Transkrip
00:00Karena kalian belum sadar diri juga, aku punya banyak tenaga dan cara.
00:04Sampai anakku sebesar ini, aku saja nggak pernah mukul dia. Beraninya kamu?
00:08Gara-gara kamu memanjakannya, makanya dia jadi kurang ajar.
00:11Ikut-ikutan ngebully Sania.
00:13Kamu pikir aku ini ibu yang lemah?
00:15Mama, mama keren sekali.
00:18Mama Sania, Sania itu memang sombong.
00:21Akhirnya dia dibully.
00:23Itu artinya, kelakuannya memang nggak benar.
00:28Kalau begitu kasih buktinya.
00:31Nggak ada bukti, kan?
00:33Ada bukti, kak?
00:36Ada bukti nggak?
00:37Mama Sania, aku ini gurunya Sania.
00:41Jangan begitu ya.
00:42Cobalah ngomong baik-baik ya.
00:44Kenapa harus sampai mukul orang sih?
00:47Mama, bu Gina galak sekali sama aku.
00:51Tapi kalau sama Sanji dan teman-temannya lembut sekali.
00:56Dan ngasih mereka snack juga.
00:58Aku nggak dikasih, Mak.
01:01Anda itu gurunya.
01:03Sania di sekolah dibully tapi nggak pernah peduli.
01:05Jangan-jangan udah nerima suap dari orang tua lain ya?
01:09Eh, Mama Sania, kamu nggak boleh asal ngomong ya?
01:12Kalau kamu punya duit, investasi sekolah aja sendiri biar anakku sekolah di situ.
01:16Kalau mau nyalahin, ya salahin aja diri sendiri karena nggak punya kemampuan.
01:19Benar sekali.
01:20Di rumah orang tapi berani sekali main tangan pula.
01:23Dasar nggak tahu malu.
01:24Ibu, ngadepin orang kayak gini nggak boleh sungkan.
01:27Mending Ibu cepat panggil satpam.
01:29Suruh usir mereka aja.
01:30Kalau kamu bilang villa ini punyamu, aku pengen lihat satpam di sini kenal kamu apa nggak?
01:35Aku ini yang punya villa ini.
01:37Mereka pasti kenal aku.
01:39Masa iya kenal kamu?
01:44Selamat siang, Bu.
01:47Ini nggak mungkin.
Komentar

Dianjurkan