Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI) menahan empat anggota TNI yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar kasus yang menimpa Andrie Yunus diusut tuntas.

Pasca penyiraman air keras, Andrie Yunus masih menjalani perawatan di High Care Unit Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Kondisinya dilaporkan stabil. Luka bakar yang mencapai 20 persen di bagian kanan tubuh juga telah ditangani.

Namun, kondisi yang cukup mengkhawatirkan terdapat pada luka bakar di mata kanan akibat trauma cairan asam, dengan tingkat kerusakan skala 3 dari 4.

#prabowo #jakarta #tni

Baca Juga Warga di Makassar Dapat Terror Geng Motor yang Bawa Samurai | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/658204/warga-di-makassar-dapat-terror-geng-motor-yang-bawa-samurai-borgol



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/658209/puspom-tni-tahan-4-anggota-kasus-aktivis-disiram-air-keras-prabowo-minta-diusut-tuntas-borgol
Transkrip
00:00Ini terorisme, iya kan?
00:02Tindakan biadab, harus kita kejar, harus kita usut.
00:07Harus kita usut.
00:09Sampai ke, bukan hanya pelaku lapangan, tapi apakah...
00:13Siapa yang nyuruh, siapa yang nyuruh, siapa yang bayar.
00:17Termasuk apabila ternyata yang melakukan itu aparat negara, Pak?
00:21Ya, jelas dong.
00:23Yang berseragam?
00:24Tidak akan dilindungi, tidak akan ada impunitas?
00:27Tidak akan.
00:28Bapak menjamin itu, Pak?
00:29Saya menjamin.
00:31Tapi sebaliknya, kalau ini provokator,
00:35yang bukan dari pemerintah, bukan dari aparat,
00:38jelas kita harus usut, Pak.
00:40Pasca penyeraman air keras, Andri Yunus masih dirawat
00:43di High Care Unit, Rumah Saki Cipto Mangunkusumo.
00:46Kondisi Andri dalam keadaan stabil.
00:48Luka bakar yang mencapai 20 persen,
00:49di bagian kanan juga sudah ditangani.
00:51Namun kondisian cukup mengkhawatirkan adalah luka bakar di mata kanan
00:55akibat trauma cairan asam dengan tingkat kerusakan
00:58skala 3 dari 4.
00:59Tim Liputan, Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan