00:00Saudara sehari jelang Hari Raya Idul Fitri Pemudik di Pelabuhan Merak semakin sedikit.
00:06Terlihat hanya 2 hingga 3 baris kendaraan mengantri di zona tunggu dermaga eksekutif Jumat siang.
00:16PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak telah mengantisipasi penurunan volume kendaraan Hamin 1 jelang lebaran.
00:24Meski kebijakan masa angkutan lebaran seperti pembagian golongan angkutan dan single ticket masih diterapkan,
00:31masa puncak arus mudik dinyatakan telah berakhir sejak Kamis malam.
00:36Walau demikian saudara sejumlah pemudik, ada yang masih memanfaatkan momen satu hari jelang Hari Raya untuk pulang kampung menghindari kepadatan.
00:53Sementara di Bandara Sultan Hasanuddin Maros, Sulawesi Selatan memperkirakan akan ada 196 penerbangan dengan total 25.671 penumpang.
01:06Angka ini terus menurun sejak puncak arus mudik terlewati pada tanggal 18 Maret.
01:11Data terbaru tanggal 19 Maret mencatat ada 260 pergerakan pesawat dan 31.425 penumpang yang akan mudik melalui bandara ini.
01:23Data ini meningkat 1,6 persen jika dibandingkan waktu yang sama di tahun 2025 dengan tujuan penerbangan didominasi Jakarta, Surabaya,
01:33dan Kendari.
01:43Kita perbarui pantauan arus mudik di dua titik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten ada jurnalis Kompas TV Edwin Chan dan
01:51juru kamera Julian Fernando.
01:53Sementara di Bandara Sultan Hasanuddin Maros, Sulawesi Selatan ada jurnalis Kompas TV Linda Wirawan dan juru kamera Taufik Asdar.
01:59Kita akan ke Merak terlebih dahulu.
02:02Edwin, bagaimana suasana di sana hari ini?
02:05Apa masih ada pemudik yang akan menyebrang?
02:11Selamat siang menjelang sore Bella dan juga saudara Sapa dari matahari cerah di Merak.
02:17Dan kondisi ini juga masih digunakan secara efektif oleh para pemudik yang memang berangkatnya lebih lambat gitu ya dibanding pemudik
02:25-pemudik lainnya.
02:25Memang disampaikan oleh PTSDP Indonesia Ferry bahwa puncak arus mudik telah selesai pada waktu Kamis malam.
02:33Jadi memang hari ini kita lihat pada pukul 15.13 di tempat saya melaporkan sekarang yakni dermaga eksekutif dari Prabowo
02:39Merak ini hanya terhadap sisa 1 hingga sampai 3 baris paling banyak.
02:43Untuk kantong parkir yang ada di depan dari hub menunggu Sosoro ini adalah jalan masuk menuju kapal di jalur ekspres
02:53seperti itu Bella dan juga saudara.
02:54Dan tadi kalau kami pantau juga di dermaga-derbaga reguler ada 7 dermaga yang masih dioptimalisasi oleh PT SDP.
03:00Ini juga sama.
03:01Ada tren penurunan volume kendaraan di tanggal 20 yakni Hamin 1 dari Hari Raya Idul Fitri sebagaimana yang telah ditetapkan
03:11di sidang isbat kemarin.
03:12Bella dan juga saudara ini penting untuk kita ketahui bersama bahwa memang walaupun dari depan masuk ke dalam antrian dermaga
03:22ini termasuk lengang.
03:23Tapi ini sebenarnya juga menjadi benefit bagi para pemudik yang berangkatnya pada hari ini karena memang jadinya antrennya lebih cepat.
03:30Dan untuk kebijakan dari TBB yakni tiba bongkar dan berangkat yakni tidak ada kapal yang kemudian menjemput gitu ya.
03:37Jadi memang kapal dari Bakauheni tiba di Merak lalu kembali jika kemarin diterapkan seperti itu.
03:44Nah disampaikan oleh PT SDP secara situasional ini akan diberhentikan jika memang antren kendaraan tidak lagi penuh.
03:50Jadi untuk bagi para penumpang terutama yang mereka yang menyeberangi kapal pada hari ini itu akan sampai lebih cepat karena
03:57TBB tidak lagi diberlakukan.
03:59Lalu yang kedua Bella dan juga saudara informasi penting dan yang perlu dicermati oleh para calon pemudik yang masih ingin
04:04mengejar waktu gitu ya.
04:05Mengejar hari sebelum Hari Raya besok merayakan bersama keluarga di rumah adalah untuk kebijakan single ticketing atau pembelian harga flat
04:14itu masih diberlakukan.
04:15Dan untuk zonasi dari masing-masing kendaraan golongan-golongannya juga masih dibagi hingga efektif hari ini 20 Maret 2026 pukul
04:2423.59.
04:25Jadi untuk kelengangan dari dermaga nerbaga dan pembagian berdasarkan kategori kendaraan itu masih bisa dimanfaatkan oleh para pemudik.
04:35Kemudian jangan lupa bagi para pemudik untuk dapat menjaga kesehatan karena hari ini masih berpuasa jika masih menjalankannya untuk berhati
04:42-hati karena ini panas sekali di sini.
04:44Jadi itu yang mungkin bisa kami sampaikan Bella kami meskipun memantau arus mudik terakhir sebelum Hari Raya edu fitri besok.
04:49Kembali ke studio.
04:50Nah itu tadi kalau dari Merak berarti sudah tidak terlalu padat seperti itu dan sangat lengang hanya ada satu atau
04:57dua jalur mobil yang bisa masuk ke dalam kapal nantinya.
05:01Kita akan ke Bandara Sultan Hasanuddin Maros ada Linda Wirawan dan juru kamera Taufik Asdar di sana.
05:07Linda situasi di Bandara Sultan Hasanuddin ada seberapa besar penurunan jumlah penumpang kalau dibandingkan saat puncak arus mudik dan rute
05:15mana saja sih yang jadi favorit penumpang?
05:19Baik Bella dan juga saudara kalau kita berbicara mengenai data dari penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Maros, Sulawesi Selatan memang
05:27kalau hari ini tanggal 20 Maret 2026 ini mengalami penurunan yang sangat-sangat signifikan
05:32kalau dibandingkan dengan hari kemarin 19 Maret dan juga puncak arus mudik di tanggal 18 Maret 2026 kemarin.
05:39Hari ini prediksi dari pihak Bandara Sultan Hasanuddin akan ada total sebanyak 196 pergerakan pesawat dengan prediksi 25.671 pergerakan
05:50penumpang yang akan mudik ke kampung halamannya melalui transportasi udara di Bandara Sultan Hasanuddin Maros.
05:56Dan kalau kita lihat dengan data realisasi pergerakan pesawat atau pergerakan penumpang pada hari Kamis 19 Maret 2026 kemarin memang
06:05ada penurunan yang sangat signifikan.
06:06Karena kemarin ada sebanyak 260 pergerakan pesawat dan juga 31.425 pergerakan penumpang dengan ada tambahan extra flight sebanyak 5
06:18realisasi penerbangan.
06:20Jadi memang kalau kita bandingkan dengan data kemarin hari ini cukup menurun seperti itu.
06:24Kalau data akumulatif selama masa arus mudik berlangsung dari tanggal 13 Maret sampai 19 Maret 2026 kemarin data yang kami
06:34dapatkan yaitu ada sebanyak 1.860 pergerakan pesawat dan ini memang meningkat dibandingkan dengan tahun 2025.
06:43Yang hanya memiliki 1.673 pergerakan pesawat sehingga akhirnya memang kalau kita lihat ada kenaikan sebesar 11,2 persen.
06:52Sedangkan untuk pergerakan penumpang kalau di tahun 2026 ada sebanyak 242.602 penumpang dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2025 juga kembali
07:03mengalami kenaikan.
07:04Karena kalau di 2025 hanya 223.054 penumpang ini berarti ada kenaikan sebesar 8,8 persen dengan top rute yaitu
07:16Jakarta, Surabaya dan juga kendari.
07:18Kembalikan Dabela.
07:19Baik, itu tadi penjelasan dari jurnalis Kompas TV Linda Wirawan dari Makassar.
07:25Sebelumnya ada Edwin yang ada di Merak.
07:26Terima kasih teman-teman, sangat bertugas kembali dan salam sehat.