00:00Terima kasih saudara, Anda masih menyaksikan kompas siang di segmen Mudik Gesit
00:04untuk melihat bagaimana pantauan mudik pada 2026 bersama saya, Niputu Trisnanda.
00:09Kendaraan arus mudik lebaran di gerbang tol Cikampek Utama atau Cikatama Jawa Barat terus meningkat.
00:15Sejak pagi hari, kendaraan pemudik yang bergerak dari Jakarta menuju arah tol Transjawa
00:20menyebabkan perlambatan laju kendaraan di sejumlah titik.
00:23Seluruh gardu tol di gerbang tol Cikampek Utama telah dibuka untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan
00:31dan juga untuk mempercepat arus transaksi.
00:34Rekayasa lalu lintas berupa kontraflow diberlakukan dari KM36 hingga KM70
00:42dan dilanjutkan dengan sistem one-way dari KM70 sampai KM263.
00:49Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas
00:53dan memastikan saldo uang elektronik mencukupi
00:57serta mempersiapkan bahan bakar sebelum perjalanan.
01:00Pemudik juga diingatkan untuk beristirahat di res area atau pos pelayanan jika merasa lelah.
01:08Hari ini akan diberlakukan one-way nasional dari KM70 hingga KM414 Kalikangkung.
01:34Untuk mengetahui situasi budi kelebaran terkini sudah terhubung jurnalis Kompas TV
01:39Renata Panggalo dan juru kamera Bimo Wicaksana.
01:42Renata dari Gerbang Tol Cikampek Utama, bagaimana pantauannya?
01:46Apakah sudah mulai ada kepadatan dan sistem one-way ini sudah mulai diberlakukan
01:50atau ada mekanisme lain lagi?
01:55Iya putuh, kalau memang dari tadi pagi ini sudah terlihat ya kepadatan kendaraan
01:59apalagi yang mengantri di Gerbang Tol Cikampek Utama
02:02karena memang pada hari ini tanggal 18 Maret sudah diprediksi menjadi puncak arus mudik lebaran 2026
02:08baik itu dari jasa marga ataupun dari kepolisian.
02:12Dan untuk mengakomodasi kepadatan kendaraan yang ada di Gerbang Tol Cikampek Utama
02:19memang dari jasa marga ini sudah mengoperasikan atau menyiagakan 22 gardu tol
02:24yang bisa dimanfaatkan untuk melintas ke arah timur Pulau Jawa.
02:28Tapi tentunya para pemudik ini juga diingatkan untuk mengisi uang elektroniknya
02:33dengan saldo yang cukup agar tidak menimbulkan kepadatan yang semakin panjang.
02:38Dan juga putuh dan juga saudara untuk rekayasa lelintas memang sampai saat ini
02:42untuk tol Jakarta Cikampek sudah diberlakukan dua sistem.
02:46Yang pertama untuk kontraflow yang diaktifkan dari tadi sekitar pukul 00 dini hari
02:53itu dari kilometer 36 hingga kilometer 70 tempat kami melaporkan.
02:57Kemudian juga dibuka menjadi tiga lajur untuk kontraflownya.
03:02Dan untuk sistem one way putuh dan juga saudara ini diperlakukan sejak kemarin sore
03:07sekitar pukul 15 lewat 18 menit.
03:09Dari kilometer 70 hingga kilometer 263 tol pejagan Pemalang.
03:16Dan tentunya ini masih akan menunggu lagi diskresi dari kepolisian
03:20untuk flag off dari sistem one way yang diberlakukan akan secara nasional
03:26hingga kilometer 414 gerbang tol kali kangkung.
03:30Untuk beberapa titik lainnya putuh dan juga saudara kami juga sudah mencatat
03:34ada beberapa titik yaitu di kilometer 48 hingga kilometer 51 terlihat padat.
03:39Ini ada kepadatan volume lalin.
03:41Kemudian di kilometer 52 hingga 57 ini ada antrean masuk untuk rest area.
03:46Dan sayangnya memang untuk rest area 57A ini diberlakukan sistem buka tutup
03:52karena sudah penuh begitu parkirannya.
03:54Dan untuk para pemudik yang ingin mengecek di mana kemudian rest area yang terdekat
03:59di titik mereka ini bisa menggunakan aplikasi trafoy untuk memastikan
04:03agar kantong-kantong parkir ini masih tersedia.
04:06Dan untuk rest area terdekat di titik kami memang ini ada di kilometer 72A dan kilometer 86A.
04:13Jadi bisa dimanfaatkan untuk Anda yang nanti segera melintas di gerbang tol Cikampek Utama Putu.
04:21Baik, terima kasih sampai dengan saat ini.
04:24One way masih diberlakukan sampai dengan area atau KM263 di tol penjagaan
04:29dan nanti akan menunggu diskresi untuk kemudian dilanjutkan sampai dengan one way nasional.
04:34Terima kasih laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Renata Panggolo dan juga Juru Kamera Bimo Wicaksana.
04:39Tetap hati-hati, selamat bertugas kembali.
Komentar