Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Persiapan pasokan BBM untuk periode Maret, termasuk masa mudik Lebaran, telah dilakukan sejak awal tahun 2026.

Sejak Januari 2026, Pertamina Patra Niaga menyebut sekitar 90%-95% pasokan telah diamankan melalui kontrak jangka panjang, sementara sisanya dipenuhi melalui skema spot.

Dari sisi produksi, Pertamina memastikan kilang saat ini dioperasikan pada kapasitas maksimal. Kapasitas produksi kilang mencapai sekitar 1,1 juta barel per hari. Sementara itu, pengadaan dilakukan secara berkelanjutan dengan skema pengisian ulang tiap bulan, sehingga stok tetap terjaga melalui sistem yang bersifat rolling.

Di sisi konsumsi, Pertamina Patra Niaga memproyeksikan konsumsi BBM jenis gasoline, seperti Pertalite dan Pertamax, akan meningkat sekitar 12% selama periode mudik Lebaran.

Sementara itu, konsumsi gasoil seperti solar, biosolar, dan dex justru diperkirakan turun sekitar 14,5 persen. Penurunan ini dipengaruhi kebijakan pembatasan operasional angkutan barang yang diterapkan oleh Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia selama periode Lebaran.

Kemudian, konsumsi LPG diperkirakan naik sekitar 4 hingga 5 persen, sementara avtur meningkat sekitar 2,8 persen. Hal ini juga dipengaruhi banyaknya penerbangan tambahan atau extra flight dari maskapai di berbagai bandara besar.

Selain itu, konsumsi minyak tanah atau kerosin juga diprediksi naik sekitar 4,2 persen.

Dalam hal ini, Pertamina menyiapkan berbagai infrastruktur distribusi. Tercatat sekitar 7.800 SPBU disiagakan. Perusahaan juga menambah layanan distribusi melalui 95 unit modular BBM dan 61 kios Pertamina Siaga yang tersebar di 64 titik.

Selain itu, sekitar 200 unit motoris atau Pertamina Delivery Service disiapkan untuk menjangkau wilayah macet, terutama di jalur tol.

Untuk LPG, Pertamina mengoperasikan sekitar 6.600 agen, termasuk 6.300 agen LPG Siaga. Sementara untuk minyak tanah, disiapkan 223 agen guna memastikan pasokan tetap terjaga.

#pertamina #mudik #bbm

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657676/dipersiapkan-sejak-januari-2026-pertamina-pastikan-pasokan-bbm-aman-saat-mudik-lebaran
Transkrip
00:00PT. Pertamina Patraniaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak nasional dalam kondisi aman
00:05pada masa Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
00:09Masyarakat diminta tidak khawatir menghadapi arus mudik
00:12karena ketersediaan energi telah dipersiapkan sejak jauh hari.
00:21Persiapan pasokan BBM untuk berjadwal Maret, termasuk masa mudik lebaran,
00:25sudah dilakukan sejak awal tahun 2026.
00:27Sejak Januari 2026, sekitar 90 hingga 95 persen pasokan sudah diamankan
00:33melalui kontrak jangka panjang oleh PT. Pertamina Patraniaga.
00:38Sementara sisanya dipenuhi melalui skema spot.
00:41Dari sisi produksi, PT. Pertamina Patraniaga memastikan kilang Pertamina saat ini dioperasikan pada kapasitas maksimal.
00:49Kapasitas produksi kilang saat ini mencapai sekitar 1,1 juta barel per hari.
00:54Sementara itu, pengadaan dilakukan secara berkelanjutan dengan skema pengisian ulang tiap bulan
00:59sehingga stok tetap terjaga melalui sistem yang bersifat rolling.
01:04Di sisi konsumsi, PT. Pertamina Patraniaga memproyeksikan konsumsi bahan bakar minyak jenis gasolin
01:10seperti Pertalite dan Pertamax akan meningkat sekitar 12 persen selama mudik lebaran dibandingkan rata-rata normal harian.
01:17Kami sudah siapkan BBM Obonel Biji untuk Ramadhan Yul Fitri ini sejak Pasca, Natal, dan Tahun Baru.
01:27Jadi kalau kita sampaikan hari ini, stok itu di atas 21 hari, itu sebetulnya akan rolling terus ada tempat penyi
01:35siap.
01:35Pertama, perlu diketahui bahwa untuk Patraniaga melakukan kontrak pengadaan itu sifatnya ada dua.
01:47Ada yang term, long term, ada yang sport-spot. Banyakan yang long term daripada yang sport.
01:5690, hampir 90 sampai 95 persen itu sudah term, sudah ngelock sebetulnya.
02:04Kenaikan konsumsi ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik dan balik.
02:11Sementara itu, konsumsi gasoil seperti solar, biosolar, dan DEX justru diperkirakan turun sekitar 14,5 persen.
02:18Penurunan ini dipengaruhi kebijakan pembatasan operasi nolak angkutan barang yang diterapkan oleh pemerintah selama periode lebaran.
02:27Kemudian LPG diperkirakan naik sekitar 4 hingga 5 persen.
02:31Aftur naik sekitar 2,8 persen, salah satunya karena banyaknya ekstra flight dari maskapai di semua bandara besar khususnya.
02:39Selain itu, konsumsi minyak tanah atau kerosin juga diprediksi naik sekitar 4,2 persen.
02:45Dalam hal ini, Pertamina menyiapkan berbagai infrastruktur distribusi.
02:50Tercatat sekitar 7.800 SPBU disiagakan.
02:53Perusahaan juga menambah layanan distribusi melalui 95 unit modular BBM dan 61 kiosk Pertamina Siaga yang tersebar di 64 titik.
03:03Selain itu, sekitar 200 unit motoris atau Pertamina Delivery Service disiapkan untuk menjangkau wilayah macet terutama di jalur tol.
03:11Untuk LPG, Pertamina mengoperasikan sekitar 6.600 agen, termasuk 6.300 agen LPG siaga.
03:19Sementara untuk minyak tanah, disiapkan 223 agen guna memastikan pasukan tetap terjaga.
03:25Pertamina juga mengoperasikan 2.074 SPBU yang buka 24 jam, baik di jalur tol maupun non-tol.
03:32Selain itu, sekitar 200 unit mobil tanki disiagakan di berbagai titik untuk mengantisipasi lonjakan permintaan maupun gangguan distribusi.
03:44Kesiapan ini sudah dilakukan cukup jauh-jauh hari, termasuk juga kesiapan stok untuk BBM yang sepanjang berbagai saat gas Ramadhan
03:54Inggru Fitri.
03:55Dan dalam kesempatan ini juga kami menyampaikan bahwa stok aman, para konsumen, pelanggan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir untuk menjalankan
04:05ritual moodingnya kembali ke kampung halaman hingga nanti di arus balik.
04:10Kemudian ada layanan tambahan bagi pemudik melalui seram BIMai Pertamina yang tersedia di 43 titik, terutama di jalan tol serta
04:19beberapa lokasi wisata, bandara, pelabuhan, dan stasiun.
04:23Adi Wahadi, Kompas TV, Karawang, Jawa Barat
Komentar

Dianjurkan