Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat masih terus terjadi.

Hingga kini, belum ada pihak yang mengibarkan bendera putih dalam pertempuran.

Iran sesumbar sanggup melanjutkan perang jangka panjang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Mengapa Iran begitu percaya diri mampu melawan Amerika Serikat dan Israel dalam perang jangka panjang?

Lantas apa strategi Iran untuk melawan Amerika Serikat dan Israel?

Iran, Amerika Serikat, dan Israel masih beradu kekuatan di medan perang.

Serangan demi serangan terus dilakukan. Baik Iran, Amerika Serikat, maupun Israel saling beradu strategi agar bisa memenangkan peperangan ini.

Lantas sampai kapan perang ini akan berakhir? Apakah harus menunggu lebih banyak korban jiwa baru berakhir, atau menunggu salah satu pihak mengakui kekalahan?

#iran #amerikaserikat #israel #perang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/657359/iran-siap-perang-panjang-lawan-amerika-serikat-dan-israel-apa-strateginya-begini-perkembangannya
Transkrip
00:00Bersama saya Asri Gunawan
00:01Saudara perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat masih terus terjadi
00:07Hingga kini belum ada pihak yang mengibarkan bendera putih dalam pertempuran
00:11Iran sumbar sanggup melanjutkan perang jangka panjang melawan Amerika Serikat dan Israel
00:18Lalu mengapa Iran begitu percaya diri mampu melawan Amerika Serikat dan Israel dalam perang jangka panjang
00:26Lantas apa strategi Iran untuk melawan Amerika Serikat dan Israel?
00:39Korps Garda Revolusi Islam Iran menggunakan rudal sejil untuk pertama kalinya
00:47Selama perang melawan Amerika Serikat dan Israel pada Minggu 15 Maret waktu setempat
00:53Korps Garda Revolusi Islam Iran juga meluncurkan gelombang ke-54 operasi janji sejati 4
01:00Dengan rudal Hebar Shekhan, Gader, dan Emad serta rudal Horam Shamer
01:07Serangan menargetkan beberapa situs strategis di Israel termasuk industri militer dan infrastruktur pertahanan
01:15Serta konsentrasi pasukan Israel
01:17Pasukan pertahanan Israel mengklaim telah mendeteksi rudal yang diluncurkan ke Israel
01:28Sementara di tengah gempuran Iran, pasukan Israel meledakan rumah yang diduga milik ayah dari tahanan Palestina Azmi Abu Leil
01:36Di dekat Hebron, Palestina
01:39Militer Israel menyerbu kawasan tersebut dan mengevakuasi penghuni rumah sebelum meledakannya
01:45Abu Leil adalah tahanan Palestina yang diduga melakukan serangan penembakan di dekat Bethlehem sekitar setahun yang lalu
02:00Presiden Donald Trump mengklaim militer Amerika Serikat telah menyerang sasaran militer di pulau Khark, Iran
02:06Namun Trump bilang bukan menyerang infrastruktur minyak
02:09Tapi pasukan Amerika Serikat bakal menyerang infrastruktur industri minyak di Iran di pulau tersebut
02:16Jika Iran terus memblokir kapal-kapal yang akan melintasi Selat Hormuz
02:24Pulau yang terletak di 28 km dari daratan Iran ini adalah nyawanya energi Iran
02:31Pulau Khark memproses 90% dari total ekspor minyak Iran dan menangani 950 juta barrel setiap tahun
02:40Pulau Khark dijaga sangat ketat dan rahasia oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC
02:48Dan hanya bisa diakses orang-orang yang memiliki izin keamanan resmi
02:58Sementara itu sebuah drone menyerang sejumlah fasilitas pengisian minyak di Fujairah, Uni Emirat Arab pada Sabtu waktu setempat
03:05Serangan tersebut mengakibatkan operasional bongkar muat minyak berhenti
03:10Serangan ke fasilitas bongkar muat ini terjadi beberapa jam setelah Amerika Serikat menyerang terminal ekspor minyak Iran di Pulau Khark
03:18Fujairah ini saudara adalah jalur keluar sekitar 1 juta barrel minyak mentah per hari
03:25Atau sekitar 1% permintaan minyak dunia dari Uni Emirat Arab
03:36Intelijen Iran menggelim telah menangkap sejumlah mata-mata musuh yang bersembunyi di beberapa wilayah
03:43Sejumlah barang bukti yang menguatkan tuduhan terhadap tersangka mata-mata musuh dalam operasi tersebut diamankan
03:50Iran menduga mata-mata tersebut terafiliasi jaringan intelijen yang bekerja untuk Amerika Serikat dan Israel
03:58Namun sejumlah ilmuwan nuklir Iran dikabarkan tewas akibat serangan Israel
04:04Hal tersebut diklaim oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
04:08Netanyahu berencana akan menyerang ilmuwan nuklir Iran lainnya
04:17Dan
04:29Dan
04:42Saudara, Amerika Serikat dan Israel dianggap unggul secara militer dibandingkan dengan Iran.
04:49Namun hingga saat ini, Amerika Serikat dan Israel belum mampu menumbangkan rezim di Iran.
04:56Dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel, Iran memakai strategi yang digambarkan sebagai perang atrisi saudara.
05:04Iran membuat konflik berlarut-larut dan berkepanjangan hingga melemahkan lawan dengan menguras sumber daya dan menimbulkan kerugian berkelanjutan sampai kemampuan
05:15bertempur lawan melebah.
05:19Selain itu, salah satu strategi Iran adalah menutup selat horbus.
05:24Iran juga menargetkan kapal-kapal asing yang melewati jalur utama ekspor minyak ini.
05:30Imbasnya lalu lintas pengiriman minyak tersendat dan memicu turbulensi harga minyak dan bahan bakar khususnya di Amerika Serikat.
05:39Amerika Serikat pun terpaksa menguras cadangan minyak strategisnya demi menurunkan harga BBM di negaranya.
05:50Selain itu, Iran diam-diam telah menghabiskan puluhan tahun untuk membangun bangker bawah tanah guna melindungi persenjataan rudalnya dari kehancuran.
06:00Namun nampaknya, Amerika Serikat dan Israel telah mengetahui lokasi ini.
06:06Pesawat tempur Amerika Serikat dan Israel dilaporkan terus beroperasi di atas puluhan pangkalan besar Iran.
06:12Amerika Serikat dan Israel diklaim telah menyerang bangker tempat penyimpanan rudal Iran.
06:20Para pengamat menyebut perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel ini sebagai perang asimetris.
06:28Iran meluncurkan sejumlah rudal dan drone kamikaze yang berbiaya murah untuk menyerang Amerika Serikat dan Israel.
06:37Sementara Israel memiliki Iron Dome untuk mencegat serangan Iran.
06:41Namun biaya operasional Iron Dome ini sangat mahal saudara, yakni mencapai Rp50.000 hingga Rp150.000 USD per intersepsi.
06:55Meski Iran telah kehilangan pemimpin tertinggi saat itu, Ayatullah Ali Khamenei akibat serangan Amerika Serikat dan Israel,
07:04namun nyali Iran ternyata tidak ciut.
07:08Iran terus melakukan serangan balasan kepada dua lawan perangnya tersebut.
07:14Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani menyebut,
07:18tekanan yang diberikan Trump justru akan memperkuat Iran.
07:36Media Iran melaporkan sisa-sisa pesawat tak berawak yang diduga MQ-9 Reaper buatan Amerika Serikat,
07:44diklaim telah dicegat oleh Sistem Pertahanan Korps Garda Revolusi Islam di Bandar Abbas pada Minggu 15 Maret waktu setempat.
07:53Puing-puing logam terbakar, sementara satu baterai yang terlihat bertuliskan US.
08:04Iran, Amerika Serikat dan Israel masih beradu kekuatan di medan perang.
08:10Serangan demi serangan terus dilakukan.
08:13Baik Iran, Amerika Serikat, Israel saling beradu strategi agar bisa memenangkan peperangan ini.
08:20Lantas sampai kapan perang ini akan berakhir?
08:23Apakah harus menunggu lebih banyak korban jiwa baru berakhir atau menunggu salah satu pihak mengakui kekalahan?
Komentar

Dianjurkan