00:06Pemirsa Metro TV Jelang Lebaran Dufitris 1447 Hijriah
00:11Sejumlah bodoh transportasi dimulai banyak sekali para penumpang untuk melakukan perjalanan mudik
00:15Salah satunya ini kereta api yang berada di stasiun Tawang
00:19Dimana tadi menginformasikan untuk kedatangan ke arah Semarang di wilayah 24 Semarang
00:24Diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 19 Maret 2026
00:29Sementara untuk pada arus mudik atau arus balik ini terjadi nanti sekitar tanggal 23 Maret
00:36Untuk mengetahui informasi lengkapnya kita akan tanyakan langsung kepada manajer Humas Duf 4 Semarang
00:42Terkait dengan ada berapa kereta yang diberangkatkan
00:45Kemudian jumlah tingkat apakah masih tersedia untuk para pemudik
00:49Kita bertanya langsung dengan Bapak Lukman izin Pak terkait dengan persiapan arus mudik ini tiket kereta mas
00:55Ya di Daop 4 Semarang pada masa angkutan lembaran nanti
00:59Setiap perennya akan memberangkatkan 34 keberangkatan kereta api jarang jauh reguler
01:04Dan juga 2 kereta api tambahan
01:06Tempat duduk yang kami siapkan setiap perennya itu lebih dari 21.000
01:10Dan selama masa angkutan lembaran nanti 422.000 sekian kami siapkan tempat duduk kepada masyarakat
01:17Yang akan mengangkat duduk api dan jumlah tersebut meningkat 3%
01:21Bila dibanding periode yang sama tahun kemarin
01:23Sampai dengan saat ini dari 422.000 tempat duduk yang kami siapkan tadi
01:28Sudah terpesan sebanyak 73% atau sekitar 309.000 tempat duduk tersebut
01:34Terkait dengan puncaknya ini untuk di Daop 4 Semarang terjadi di tanggal berapa?
01:38Daop 4 Semarang ini adalah mayoritas kota tujuan
01:42Wilayah kami mulai dari Tengah sampai Ceput adalah kota tujuan bagi para pemudik
01:47Oleh karena itu di masa mudik ini justru kedatangan yang lebih dominan dibanding keberangkatan
01:52Di data kami ada tanggal 19 Maret
01:55Sementara ini 22.000 lebih penumpang yang datang di wilayah Daop 4 Semarang
02:01Jangan penumpang yang berangkat itu malah di masa harus balik
02:0423 Maret ada sementara kami dan lebih dari 22.000 juga penumpang yang akan berangkat nanti
02:09Walaupun ini kan wilayah Jawa Tengah juga ada beberapa memang rawan bencana
02:13Persiapannya seperti itu?
02:15Di sepanjang 677 km jalur ketapi wilayah Daop 4 Semarang
02:19Kami mitigasi ada sekitar 13 daerah baton khusus
02:23Yang terjadi rawan bencana dan mayoritas adalah banjir
02:26Kami telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalisir potensi tersebut
02:31Agar tidak ada lagi gangguan bagi bencana ketapi
02:34Supaya yang kami lakukan adalah seperti meninggalkan jalur ketapi dari posisi sebelumnya
02:39Di Bukalongan itu atas sekitar 50 set ikan-bukti ikan rel
02:42Dan juga di daerah daerah lain-lain
02:43Kami juga memperbuat tanggul-tanggul arus diri kasih di kanan kiri rel
02:48Untuk apabila ada kenangan atau banjir
02:51Akhirnya lancar dan muka pengembangan jalur kita
02:53Sampai itu juga kami menyiapkan namanya alfamus alat material untuk siaga
02:58Kami menyiapkan petugas penjaga daerah baton khusus
03:01Yang sampai 24 jam di lokasi tersebut
03:04Kami juga langkah eksternal kami bekerjasama dengan PMKG
03:08Untuk memberikan informasi ambil cuaca dan juga BBBS pengelola air
03:13Untuk tadi langkah-langkah apabila diperlukan
03:16Nah pemirsa itu wawancara kami dengan manajer humas 24 Semarang
03:20Terkait dengan prediksi dimana untuk di 24 Semarang
03:24Ini puncaknya untuk kedatangan terjadi pada tanggal 19 Varet
03:30Sementara untuk arus balik terjadi pada 23 Maret 2026
03:34Dan memang tadi terkait dengan petikasi bencana
03:37Karena untuk wilayah 24 Semarang
03:38Ada beberapa titik yang memang rawan bencana
03:41Seperti banjir longsor yang sempat terjadi di wilayah Jawa Tengah
03:44Itu dari pihak KAI 24 Semarang
03:47Ini sudah memetakkan terkait dengan 13 titik pantauan
03:50Yang menjadi peringatan khusus
03:52Dan menjadi pantauan khusus
03:55Bagi berjalannya kereta api
03:58Dan untuk menjaga keamanan para pemudik
04:00Dari Semarang Jawa Tengah
04:08Terima kasih telah menonton
04:40Terima kasih telah menonton
05:11Terima kasih telah menonton
05:32Terima kasih telah menonton
05:33Terima kasih telah menonton
Komentar