Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Two siblings, Ali and Zahra, who agreed to keep the matter of Zahra's missing shoes a secret, which Ali had brought in for repair. To solve the problem, they decided to share Ali's worn-out shoes. Zahra would wear them in the morning during her school schedule, and after returning home, she would run as fast as she could so Ali could wear them to school in the afternoon. New hope emerged when Ali learned of an inter-school running competition with a prize of a pair of shoes for the third-place winner. Ali signed up, determined to win the competition so he could buy Zahra new shoes.
Transcript
00:05I
00:06I
00:08Assalamualaikum Pak Nyetor
00:09Waalaikumsalam Lid
00:15Eh Lid, bukan yang itu, yang di bawah
00:18Utang minggu talu aja belum dibayar
00:20Ini saya ingin utang maning
00:22Pak Lid berat, ngasih kentang lagi
00:36Kau bisa pakai sepatu
00:41Dulu
00:42Kita
00:43Ganti harus
00:45Kau pulang
00:51Sekolah
00:54Kalau mas gak ilangi sepatuku
00:56Tidak akan terjadi
00:58Yowes
00:59Mas minta maaf ya
01:00Mas takut kalo telat
01:15Enggak-enggak terbang tinggi
01:16Kenapa terlambat lagi?
01:19Bohong kamu ya
01:23Saya mau ikut pembalari maraton pak
01:26Gak bisa
01:27Bawa keseluruhan pak
01:28Saya bisa lari cepat pak
01:31Maaf pak
01:31Saya mau ikut pembalari maraton
01:34Maaf pak
01:37Baju bapak ini
01:39Bikin kerjaan aja kamu memang
01:45Sepatumu gak ada
01:47Terus aku itu gak lebih, pak
01:50Mas
01:51Aku pilih ke gomba lari maraton
01:53Juara tiganya dapat hadiah sepatu
01:55Dek
01:55Kejanji aku gak dapat juara tiga
01:56Tidak ada sepatunya buat kamu
01:58Kalo gak dapat juara tiga
01:59Gimana mas?
02:01Lek, laki-laki itu tidak boleh
02:03Punya mental tempe
02:04Mental loyo
02:08Aku gak mau malas banget lagi mas
02:11Is what I will like
02:14Is what I will like
02:28You
Comments