- 4 jam yang lalu
Drama religi serial tv terbaru tahun (2026)
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00:00Hatinya buku
00:00:30Kalau perlu sekalian aja bikin nangis
00:00:32Ngamuk-ngamuk jembek-jembekkan
00:00:33Supaya tangan heboh
00:00:34Jadi tunggu apa lagi bunda-bundaku
00:00:36Sayangku cintaku manisku
00:00:37Langsung aja ini semuanya barang-barangnya ready
00:00:40Gak ada PO-PO
00:00:41Mumpung stok yang ada langsung diborong semuanya
00:00:43Karena ini adalah harga promo
00:00:45Promonya amber seambel-ambernya
00:00:47Ini bisa di
00:00:49Ini adalah panci anti huru hara
00:00:51Alias panci anti leket
00:00:53Iya pokoknya kamu cross check lagi semuanya
00:00:55Jangan sampai nanti kita turun
00:00:56Sekarang itu boring dan pindah ke channel lain
00:00:58Langsung dicek kata aja
00:01:00Karena COD juga bisa pengirman
00:01:02Langsung dari kebut jeruk
00:01:03Oke
00:01:08Iya pokoknya sekali lagi saya bilang
00:01:10Jangan sampai ada kesalahan
00:01:11Ingatin juga yang lain
00:01:20Masa mendadak nera sumber gak bisa dihubungin?
00:01:23Aduh gini deh
00:01:25Kamu kirim alamat rumahnya ke saya
00:01:26Biar saya yang samperin kesana
00:01:27Kalian gimana sih
00:01:28Jangan-jangan penyerah dong
00:01:29Iya ya
00:01:31Yaudah
00:01:31Oke
00:02:00Jangan lupa
00:02:13Terima kasih telah menonton!
00:02:32Terima kasih telah menonton!
00:03:01Mbak Talia tadi katanya mau mampir dulu ke rumah narasumber utama alias istri saya sampai detik ini belum bisa dihubungin.
00:03:10Tapi kita 10 menit lagi on air loh.
00:03:12Cepetan kamu telpon.
00:03:1310 menit?
00:03:14Iya.
00:03:42Iya, iya, iya, iya.
00:03:44Maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, keliru, keliru, keliru, keliru, iya, ini, ini, Pak Thalia, Pak Thalia.
00:03:53Gimana?
00:03:56Mas, kok nomor Mbak Thalia nggak aktif, perasaan tadi pagi saya telpon, dia masih nyambung lho.
00:04:33Oh, sebaiknya istirahat aja dulu.
00:04:39Ini kenapa saya ada di sini ya?
00:04:42Ibu mengalami trauma setelah kecelakaan, dan pelipis ibu yang luka sudah kami obatin.
00:04:48Dari hasil CT scan, tidak ditemukan retak ataupun tulang patah.
00:04:55Organ dalam juga seluruhnya baik.
00:04:58Kesilakannya ibu alamin sangat patah, tapi syukurlah ibu masih bisa diselamatkan.
00:05:06Dan ini semua keajaiban dari Allah.
00:05:08Dari mana dokter tahu kalau kecelakaan saya itu fatal?
00:05:13Dari orang yang menolong ibu, dan menceritakan semua kronologi kecelakaan.
00:05:20Orang itu masih ada di sini dok?
00:05:22Ada abu di depan.
00:05:34Kamu yang bawa saya ke sini?
00:05:37Iya.
00:05:39Mobil kamu hampir melabrak mobil saya, lalu saya menghindar, tapi ternyata mobil kamu melabrak trotor, lalu terbalik.
00:05:46Oh, jadi gara-gara kamu saya kayak gini?
00:05:48Kok jadi salah saya?
00:05:49Kok nggak ngerasa salah?
00:05:51Loh, tung, tung, tung, tung, tung, tung, tung, ini kayaknya ada yang nggak clear di sini nih.
00:05:55Saya menyetir di jalur yang benar dan sesuai dengan rambu lalu lintas.
00:06:01Tapi kamu, pada saat saya mau belok, kamu malah ngebut lurus.
00:06:06Kamu sengaja menerobos lampu merah ya?
00:06:08Lampunya udah kuning kok.
00:06:11Lampu kuning itu artinya warning.
00:06:13Hati-hati pelan-pelan, bukan yang malah ngebut.
00:06:15Udah apaan sih, kenapa jadi kamu yang nasihatin saya?
00:06:19Ya, saya...
00:06:21Eh, lebih baik kamu istirahat dulu aja.
00:06:26Udah apaan sih?
00:06:28Udah, saya tuh maunya kamu ganti rugi dulu.
00:06:32Kok saya ganti rugi?
00:06:34Memang harus ganti rugi?
00:06:35Loh orang saya nggak salah.
00:06:36Ya kamu harus tanggung jawab, karena kamu jaga salah.
00:06:38Saya sudah berbaik hati membawa kamu ke rumah sakit.
00:06:42Jadi saya harus ganti rugi?
00:06:44Nih, nih, ini tas kamu.
00:06:46Semua handphone kamu ada di dalam sana.
00:06:47Saya nggak buka-buka.
00:06:48Nggak aneh-aneh.
00:06:49Bentar.
00:06:55Cinta ini gue paling udah lewat.
00:06:57Aluh, aluh.
00:07:01Amat, ayo.
00:07:03Apa nggak sebaiknya kamu istirahat dulu aja ya?
00:07:07Tidak, ayo.
00:07:09Tidak, ayo.
00:07:26Tidak, ayo.
00:07:28Makanya ya!
00:07:30Tidak, gimana program?
00:07:31Presenter yang gantiin saya siapa?
00:07:33Narasumber? Narasumber gimana?
00:07:37Tidak, Tidak.
00:07:39Tidak, Tidak.
00:07:39Tidak, gimana sih?
00:07:40Tidak, gimana saya, Tidak.
00:07:42Are you okay?
00:07:48Saya nggak apa-apa, Mas.
00:07:52Itu kenapa?
00:07:56Iya, ini tadi.
00:07:57Tadi saya kecelakaan gara-gara saya buru-buru.
00:08:01Saya dibawa ke rumah sakit sama orang.
00:08:03Pas saya sadar handphone saya rusak, Mas.
00:08:06Beneran, kamu nggak apa-apa.
00:08:09Alia, lain kali,
00:08:11kalau kamu tahu segala sesuatu nggak lagi on track,
00:08:14kamu langsung report ke saya.
00:08:16Jadi saya bisa menyiapkan plan B untuk acara kamu.
00:08:19Biar nggak berantakan kayak gini.
00:08:21Ya, saya juga maunya gitu, Mas.
00:08:22Siapa yang tahu saya bakal kecelakaan dan handphone saya rusak?
00:08:26Saya juga nggak mau kayak gini, Mas.
00:08:29Talia.
00:08:30Pak.
00:08:32Talia, tunggu.
00:08:33Talia.
00:08:38Ngetinggal lagi.
00:08:40Assalamualaikum.
00:08:41Kamu udah sampai kantornya, Nak?
00:08:43Ya, makasih ya, Nak ya.
00:08:45Kalau ada apa-apa, kamu hubungin Tanda aja ya.
00:08:48Iya.
00:08:49Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:08:55Kamu ada interview kerjaan lagi?
00:08:58Yang semangat ya, sayang ya.
00:09:00Ibu doain semuanya lancar.
00:09:02Makasih ya, Bu.
00:09:03Iya.
00:09:06Oh iya, Bu.
00:09:07Ibu berubah pikiran ya.
00:09:09Maksud kamu?
00:09:10Aku kan sama Mas Reynolds udah setahun tunangan, Bu.
00:09:14Nggak enak loh selalu ditanyain sama keluarganya kapan nikah.
00:09:17Sabar ya, sayang ya.
00:09:19Ibu nggak mikirin perasaan aku ya.
00:09:22Karena ya, sayang.
00:09:23Bukannya ibu nggak ngertiin perasaan kamu.
00:09:26Ibu tuh seneng kamu udah dapet jodoh.
00:09:29Tapi kan ibu juga harus mikirin Talia.
00:09:31Masa kamu tega sih ngelangkaiin kakak kamu sendiri?
00:09:35Ibu yakin, Renal pasti mau nungguin kamu.
00:09:38Dia kan cinta banget sama kamu, sayang.
00:09:41Kalau aku nunggu kakak Talia nikah, pasti bakal lama banget, Bu.
00:09:44Siapa tahu aja jodoh kakak kamu sebenernya lagi dateng.
00:09:48Gimana kak Talia mau move on kalau dia masih terjebak sama masa lalunya?
00:09:53Wih, jangan gitu ah.
00:09:54Ibu nggak percaya sama aku.
00:09:56Aku punya butikinya.
00:10:06Coba ibu liat fotonya.
00:10:21Ibu udah sering liat foto ini.
00:10:24Terus ibu nggak tahu apa artinya.
00:10:27Katalia belum move on, Bu.
00:10:32Semenjak Mas Arga tunangannya Katalia meninggal,
00:10:36Katalia udah nggak kayak dulu lagi.
00:10:38Nggak mikirin laki-laki dan pernikahan.
00:10:40Cuma mikirin kerja-kerja terus.
00:10:43Udah ya, kita nggak usah bahas ini lagi.
00:10:46Lebih baik sekarang kamu siap-siap biar kamu nggak telat.
00:10:51Kamu mau ada interview kerjaan kan?
00:10:53Pokoknya ibu selalu doain, kamu lancar dan sukses.
00:10:58Ya sayang ya, udah sana jalan lagi.
00:11:01Aku pamit ya, Bu.
00:11:02Ya, liat ya sayang.
00:11:11Mbak Talia!
00:11:14Kenapa, Tik?
00:11:16Ada tamu di lobby.
00:11:17Katanya mau ketemu sama Mbak Talia.
00:11:19Loh, siapa?
00:11:20Ya ilah, tadi siapa yang namanya ya?
00:11:24Loh, saya tadi gugup soalnya udah disuruh buru-buru,
00:11:28ngasih tahu Mbak Talia.
00:11:30Tapi katanya ini urusan penting.
00:11:32Ayo kita ke sana.
00:11:33Ya, ya, ya, ayo.
00:11:36Mana orangnya?
00:11:37Hmm.
00:11:40Nah, tadi orangnya beneran di sini kok, Mbak?
00:11:43Ya, mungkin udah pulang.
00:11:48Yaudah ya.
00:11:49Hah, apa itu orangnya?
00:11:51Arah jam 12.
00:11:56Itu yang lagi duduk ya?
00:11:58Hmm.
00:12:03Bang, mau saya temenin ke sana?
00:12:04Nggak apa-apa, saya sendiri aja.
00:12:06Tik, ini saya titip ke orang IT ya,
00:12:09minta dibenerin.
00:12:09Soalnya handphone saya ini datanya penting banget.
00:12:12Oke.
00:12:13Oke.
00:12:14Terima kasih ya.
00:12:15Ya, siap-siap.
00:12:28Anda yang mau ketemu sama saya?
00:12:30Ada perlu apa ya?
00:12:51Kamu ngapain datang ke sini?
00:12:54Jangan marah dulu.
00:12:57Apa kamu yang namanya Talia?
00:12:59Iya.
00:13:00Kamu mau apa?
00:13:01Mau nyari masalah lagi?
00:13:03Saya paham kalau kamu masih kesal.
00:13:05Tapi,
00:13:07maksud saya ke sini tuh,
00:13:08saya tidak ingin membahas soal yang tadi.
00:13:10Jadi kita lupakan dulu masalah tadi ya.
00:13:12Mana bisa saya ngelupain kejadian tadi
00:13:14yang udah bikin mobil saya rusak.
00:13:17Tapi saya yakin betul
00:13:18kalau kamu tahu
00:13:19cerita sebenarnya seperti apa.
00:13:21Jadi,
00:13:22saya nggak salah.
00:13:23Jelas kamu salah
00:13:24dan saya minta pertanggung jawaban
00:13:26atas hal yang udah menimpa mobil saya.
00:13:29Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu, tunggu.
00:13:31Tunggu.
00:13:31Kenapa lagi?
00:13:33Jadi, sebenarnya
00:13:34saya kesini tuh
00:13:36karena diminta sama ibu kamu.
00:13:40Kamu kenal ibu saya?
00:13:43Jangan bohong ya.
00:13:45Saya kenal dengan ibu Desi Wulandari
00:13:49dan beliau langsung yang meminta saya
00:13:51untuk bertemu dengan kamu
00:13:52dan mengajarkan kamu mengaji.
00:13:59Ini jangan-jangan kamu sengaja kan?
00:14:01Kamu sengaja ngarang cerita
00:14:03supaya saya nggak nuntut kamu
00:14:05buat perbaikan mobil saya.
00:14:06Iya kan?
00:14:07Tidak.
00:14:08Ya, saya jelasin dulu.
00:14:13Tidak perlu.
00:14:29Tidak perlu.
00:14:45Tidak perlu.
00:14:54Tidak perlu.
00:15:00Bisa saya jelasin sebentar
00:15:02Mau jelasin apa lagi?
00:15:05Jadi saya benar-benar kaget
00:15:09Pada saat saya menerima surat dari Ibu Desi
00:15:13Ternyata alamat yang dituju itu adalah kantor kamu
00:15:17Dan saya tambah kaget lagi juga
00:15:20Karena ternyata orang yang saya cari itu
00:15:22Talia Ramadhani itu adalah kamu
00:15:28Tapi saya gak percaya
00:15:39Ini kenapa tombol bantuan ini gak berfungsi ya?
00:15:44Seharusnya sih kamera pengawas juga udah melihat ya
00:15:47Kalau misalnya terjadi apa-apa
00:15:49Itu sekolahnya gimana?
00:15:52Insya Allah pasti akan ada jalan ya
00:15:59Masa mau handphone lagi
00:16:08Gak ada sinyal
00:16:10Ya terus gimana dong?
00:16:33Ini kalau misalnya ambil tenang livinya jatuh terus kita berdua mati disini gimana?
00:16:38Kamu tenang dulu kamu jangan emosi
00:16:39Kalau kamu emosi kamu semakin panik
00:16:41Barusan saya baru aja ngadepin kecelakaan
00:16:43Terus sekarang saya harus berhadapan lagi sama maut
00:16:47Innalillahi wa innalillahi wa inna ilahi roji'un
00:16:49Kamu tuh belum berharap kita belum meninggal disini
00:16:53Bukan itu maksud saya
00:16:56Ucapan innalillahi wa inna ilahi roji'un itu artinya adalah bahwa kita sesungguhnya itu milik Allah dan kita akan kembali
00:17:04kepada Allah
00:17:04Jadi ucapan tersebut bisa digunakan tidak hanya pada saat melihat orang yang meninggal
00:17:09Tapi pada saat kita terkena musibah
00:17:11Melihat bencana
00:17:13Ataupun segala sesuatu yang membuat kita kaget
00:17:15Kita bisa mengucapkan itu
00:17:17Kamu itu malah bikin saya semakin takut
00:17:19Bisa gak sih di situasi kayak gini
00:17:20Gak usah bilang soal kematian
00:17:23Oke kamu tenang
00:17:24Ikuti saya
00:17:25Teng nafas
00:17:27Bawang nafas
00:17:28Teng nafas
00:17:29Bawang nafas
00:17:30Pejamkan matamu
00:17:32Pejamkan matamu
00:17:34Kamu jangan macem-macem ya
00:17:36Enggak
00:17:37Pecah sama saya
00:17:38Pecah sama saya
00:17:39Kita tutup mata
00:17:42Kita lantunkan Asma'ul Husna
00:17:45Ya
00:17:48Asma'ul Husna
00:17:50Kamu bisa kan
00:17:51Kamu hafalkan
00:17:54Kalau Talia masih takut
00:17:57Karena ruangan gelap
00:17:59Talia lantunkan Asma'ul Husna aja ya
00:18:01Biar Talia bisa tenang
00:18:08Kita coba ya
00:18:10Ya Allah
00:18:12Ya Rahman
00:18:15Ya Rahim
00:18:17Ya Malik
00:18:18Ya Malik
00:18:21Ya Kudus
00:18:22Ya Salam
00:18:24Alhamdulillah
00:18:25Ya Mubin
00:18:25Ya Muhaimin
00:18:27Ya Aziz
00:18:30Ya Jabar
00:18:32Ya Mutaqabbir
00:18:35Ya Khudi
00:18:36Ya Mari
00:18:38Ya Musawwir
00:18:40Ya Ghofar
00:18:42Ya Khohar
00:18:46Alhamdulillah
00:18:49Kamu gak apa-apa?
00:19:09Talia
00:19:10Talia
00:19:11Tunggu
00:19:11Talia
00:19:12Tolong kasih aku kesempatan untuk ngomong sama kamu
00:19:15Untuk menjelaskan semuanya
00:19:15Talia
00:19:16Aku gak mungkin mengabaikan amanah dari orang tua kamu
00:19:19Talia
00:19:19Talia please
00:19:20Tunggu
00:19:20Talia
00:19:21Soal itu
00:19:22Biar saya yang bicara sama ibu saya
00:19:24Kalau saya gak mau diajarin ngaji sama kamu
00:19:27Karena saya tahu
00:19:28Kamu itu arogan
00:19:29Udah tahu salah tapi gak mau minta maaf
00:19:32Bahkan kamu gak mau ganti rugi kerusakan mobil saya
00:19:39Lepasin
00:19:41Lepasin sih
00:19:41Bilang lepasin gak?
00:19:43Gak usah ngomong saya
00:19:44Saya bilang lepasin
00:19:47Udah
00:20:02Gak usah ngomong saya
00:20:10Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:20:11Astagfirullahaladzim
00:20:16Dabble shot espresso dan croffal kesukaan kamu
00:20:20Terima kasih
00:20:22Oh iya, aku sekalian mau ngabarin
00:20:25Kalau hari ini, aku baru aja dapet sponsor besar
00:20:29Aku jadi makin semangat deh
00:20:30Bikin plan baru buat program yang lagi aku handle
00:20:40Soal Thalia hari ini
00:20:43Itu kacau banget ya
00:20:46Wah, pasti dampaknya besar banget tuh
00:20:49Apalagi sponsor
00:20:50Bisa-bisa pada kabur gara-gara masalah itu
00:20:54Apa yang dialami sama Thalia
00:20:56Itu sebuah musibah
00:20:59Saya yakin kok
00:21:00Pasti sponsor itu bisa memahami
00:21:04Mas Fanny pilihan Thalia juga
00:21:06Saya yakin banget sih
00:21:07Kalau Thalia itu perempuan yang berbakat
00:21:09Buktinya, semua program dia bisa kan
00:21:12Ratingnya selalu tinggi
00:21:14Dan dia juga selalu perform
00:21:16Ya tapi program aku juga bagus kok
00:21:19Rating program kamu
00:21:21Gak akan bisa mengejar rating programnya Thalia
00:21:25Padahal biaya penayangan kamu itu udah besar banget loh
00:21:28Karena kamu sering keluar kota
00:21:35Datang kesini niatnya mau caper
00:21:38Malah dibanding-bandingin sama Thalia
00:22:00Aduh, aduh, aduh, aduh, sorry, sorry, sorry, sorry
00:22:03Aku gak sengaja
00:22:05Ayo oke
00:22:08Cynthia
00:22:10Ini tangga tuh ada pegangannya
00:22:12Kalau sampai kamu jatuh
00:22:13Kamu bisa pegangan sama railing tangga
00:22:15Gak perlu sampai dorong kamu kan
00:22:18Aduh
00:22:18Lagi aku tuh sakit
00:22:20Jadi gak sempet
00:22:21Tapi kalau lain kali
00:22:23Kamu nyari awasan lagi untuk ngerjain aku
00:22:28Aku gak akan tinggal diam
00:22:46Lain kali kalau ada apa-apa
00:22:48Kamu langsung telfon ibu dong nak
00:22:50Biar ibu bisa langsung nyamperin kamu
00:22:53Ya maaf bu
00:22:55Ya abisnya tadi tuh nahan kesel banget
00:22:57Karena ketemu sama cowok super ajaib yang ngeselin banget
00:23:01Gara-gara dia aku jadi kecelakaan
00:23:03Dan mobil aku jadi rusak bu
00:23:05Ya Allah
00:23:06Terus?
00:23:07Ya terus dia nekat dateng ke kantor
00:23:10Terus ngerang cerita katanya dikenal sama ibu
00:23:12Terus dia buat amanat buat ngajarin aku ngaji
00:23:16Kiblat
00:23:18Kiblat apa maksudnya?
00:23:19Iya orangnya ibu suruh nemuin kamu di kantor
00:23:22Buat ngajarin ngaji kamu itu kiblat
00:23:24Dia ustad muda
00:23:34Hei ibu
00:23:35Ibu talinya udah gede
00:23:37Masa masih harus belajar ngaji?
00:23:39Kamu gak usah banyak protes
00:23:41Sekarang kamu ke teras belakang sana
00:23:43Karena kasian
00:23:44Ya udah lama nunggu
00:23:45Udah sana
00:23:47Udah sana
00:23:48Bu
00:24:07Saya udah tiga kali ketemu sama kamu hari ini
00:24:10Dan saya udah nyerah
00:24:13Jadi kalau kamu gak mau bikin saya stres
00:24:15Mending kamu pulang sekarang
00:24:17Mohon maaf
00:24:18Saya sudah lanjur berjanji
00:24:20Dan kalau janji itu tidak saya tepati
00:24:22Itu sama saja dengan dosa
00:24:24Ya tapi saya gak mau
00:24:26Talia
00:24:30Nak kiblat ini biarpun masih muda
00:24:33Tapi dia baru pulang belajar agama di Cairo loh nak
00:24:37Maaf ya nak
00:24:38Ngajarin Talia itu emang harus sabar
00:24:41Gak apa-apa Bu Desi
00:24:44Gak ya
00:24:44Saya gak mau diajari ngaji sama kamu
00:24:46Kalau muri ibu saya mau saya belajar ngaji
00:24:49Saya akan cari guru ngaji sendiri yang jauh lebih berkompeten
00:24:52Dan punya etika
00:24:59Maaf ya nak kiblat
00:25:00Talia itu sebenarnya baik
00:25:02Tapi memang keras kepala
00:25:05Butuh waktu aja
00:25:06Buat bikin dia nurut
00:25:08Justru sebenarnya saya yang gak enakku ibu
00:25:11Karena juga ilmu agama saya juga gak seberapa dibandingkan ayah saya
00:25:16Apa gak sebaiknya ibu menuruti kemauan Talia
00:25:19Untuk mencarikan guru yang lebih baik
00:25:20Di mata saya
00:25:22Kamulah yang paling cocok
00:25:23Masih muda udah jadi ustad
00:25:26Belajar agamanya di Cairo lagi
00:25:28Saya ini kan belajar agama karena permintaan ayah saya Bu
00:25:31Ya tapi ternyata keterusan
00:25:33Pokoknya kalau kita memang menuruti sesuatu yang baik
00:25:36Pasti nantinya hasilnya juga baik
00:25:39Insya Allah
00:25:41Sekarang gini aja
00:25:42Nak kiblat pulang aja dulu
00:25:44Biar urusan Talia
00:25:46Saya yang bujukin
00:25:58Siapa itu?
00:26:00Gak tau
00:26:07Masya Allah
00:26:08Masya Allah
00:26:09Qiblat
00:26:09Bambu
00:26:10Ahmad
00:26:15Assalamualaikum
00:26:16Waalaikum
00:26:18Masya Allah
00:26:21Masya Allah
00:26:22Masya Allah
00:26:23Kamu gimana kabarnya?
00:26:25Alhamdulillah
00:26:26Sehat
00:26:27Segera serangnya
00:26:28Kalian berdua gimana?
00:26:30Alhamdulillah
00:26:31Alhamdulillah
00:26:33Kapan kamu pulang dari Cairo?
00:26:35Kemarin baru juga sampai
00:27:05Oh
00:27:06Assalamualaikum Ustaz
00:27:07Waalaikumsalam
00:27:08Barusan ada kabar dari rumah Ustaz
00:27:12Buasannya pingsan lagi
00:27:13Ustaz ditunggu di rumah sekarang
00:27:35Ustaz
00:27:37Berita penting apa yang mau kamu sampaikan ke kiblat?
00:27:41Sebenernya ini kabar buruk
00:27:43Ya Allah
00:27:45Ya Allah
00:27:46Kabar apa
00:27:48Man?
00:27:51Jujur saya
00:27:52Saya sebenarnya sangat
00:27:53Berat sekali untuk menyampaikan ini semua
00:27:56Tapi demi kebaikan
00:27:58Saya harus menyerahkan
00:28:01Surat keterangan dari rumah sakit Sudan ini ke kiblat
00:28:28Astagfirullah
00:28:29Assalamualaikum
00:28:34Kiblat mengidap HIV
00:28:43Jadi dulu saya
00:28:46Kiblat
00:28:47Dan Usman
00:28:49Pernah jadi volunteer ke Sudan
00:28:53Tapi kiblat sakit dan harus dirawat di klinik kecil di sana
00:28:57Ternyata
00:28:58Di daerah sana itu
00:29:01Rasio penderita HIV-nya sangat tinggi
00:29:04Bambu
00:29:05Dan kiblat tertular HIV
00:29:08Dari jarum suntik yang kurang steril
00:29:13Astagfirullahaladzim
00:29:15Mat
00:29:17Biar berita ini saya yang sampaikan ke kiblat
00:29:20Saya bakal nyari kondisi yang pas
00:29:23Dan waktu yang pas
00:29:24Kamu lihat sendiri tadi
00:29:27Iblunya kiblat
00:29:29Sekarang lagi sakit
00:29:33Ya
00:29:34Dari lelah
00:29:36Dari lelah
00:29:51Dokter Imam baru pulang
00:29:53Beliau bilang
00:29:55Kondisi ibumu tidak stabil
00:29:58Banyak berpikir katanya
00:30:03Kiblat
00:30:06Bu
00:30:09Kiblat disini bu
00:30:10Kamu gak lupakan
00:30:14Sama apa yang selalu ibu inginkan
00:30:17Ibu ingin kiblat segera menikah
00:30:23Tapi sampai sekarang
00:30:25Bang
00:30:26Jodohnya belum tepat
00:30:32Kiblat
00:30:33Kiblat
00:30:34Ada beberapa hal
00:30:36Yang belum pernah ayah sampaikan sama kamu
00:30:41Jadi ayah dulu
00:30:42Punya sahabat namanya Pak Tirta
00:30:46Pak Tirta
00:30:48Pak Tirta ini selalu baik sama ayah
00:30:49Bahkan
00:30:52Pesantren baik itu Naim ini
00:30:55Didirikan di atas tanah wakafnya
00:30:57Dulu waktu kami masih sama-sama muda
00:31:00Kami saling berjanji
00:31:03Bahwa kami akan menjodohkan anak-anak kami
00:31:12Kelak ketika mereka sudah dewasa
00:31:17Jadi Ananda
00:31:19Sebetulnya yang ayah-ayah ingin sampaikan sama kamu
00:31:21Sudah ada perempuan baik
00:31:25Yang akan menjadi jodoh kamu
00:31:28Insya Allah
00:31:38Nah
00:31:39Ibu gak tahu
00:31:42Kapan Allah panggil ibu
00:31:45Tapi
00:31:47Sebelum mendatang waktunya
00:31:49Ibu ingin lihat
00:31:52Aku menikah
00:31:59Aku sampaikan
00:32:02Begitu ingin terbagi
00:32:05Ibu ingin terbagi
00:32:07Menjengahkan hasrati
00:32:09Apa kamu mau
00:32:11Menikah dengan anak perempuan sahabat ayah itu
00:32:18Hatinya
00:32:20Begul
00:32:27Dan jika wujudnya menjelma
00:32:31Pada sebentuk hati
00:32:35Bukankah itu amanah dari yang kuasa
00:32:42Menjaganya
00:32:46Menjaganya
00:32:48Insya Allah kibu bersedia
00:32:50Tidak
00:32:54Ibu ingin terbagi
00:32:56Mungkin saja ini kau dengar
00:33:00Melewati semesta ini
00:33:03Aku sampaikan
00:33:07Apa boleh
00:33:08Jika aku kenalan dulu dengan anak sahabat ayah
00:33:11Baik
00:33:12Ayah akan hubungi ibu
00:33:20Mungkin saja ini
00:33:35Mungkin saja ini
00:33:42Ibu serius, Talia mau dijodohin
00:33:46Tapi ibu ini udah 2026, generasi beta aja udah lahir
00:33:51Masa iya nasib aku kayak gadis jaman dulu?
00:33:54Ya gimana dong sayang, ini kan amanat dari almakmu ayah kamu yang udah janji sama sahabatnya
00:34:02Gak apa-apa kali ya, kenalan dulu, siapa tau aja kalian cocok
00:34:11Ya kalau ema iya, ini amanat dari ayah
00:34:16Kenapa ibu baru bilang sekarang?
00:34:19Ya sebenarnya ibu juga
00:34:21Kenapa ibu baru bilang setelah aku udah pacaran bahkan tunangan sama Arga
00:34:32Maaf ya sayang, ibu juga baru tau dari sahabat ayah kamu yang barusan telepon ibu tadi
00:34:38Beliau menyampaikan niatnya bahwa saat ini istrinya sedang kritis dan ingin sekali menikahkan anak mereka
00:34:47Ini berita yang baik, aku setuju banget
00:34:50Katalia harus segera move on dari mas Arga biar dirima jodohnya
00:34:54Perasaan itu gak bisa dipaksain, Nay
00:34:57Buat apa nikah kalau gak cocok, kalau gak cinta
00:35:01Nikah aja tujuannya untuk masa depan, seumur hidup
00:35:05Kalau katalia pengen dimengerti perasanya, bisa ngelakuin hal yang sama gak?
00:35:17Maksud kamu?
00:35:18Aku udah setahun tunangan sama mas Reynolds
00:35:21Tapi ibu gak bolehin aku nikah duluan
00:35:23Karena katanya gak baik ngelangkain kakak perempuan
00:35:26Aku gak mau nunggu lama lagi kak
00:35:29Dan kakak gak pernah kan kepikiran soal ini
00:35:31Enggak kan?
00:35:32Udah, udah, udah
00:35:32Udah
00:35:33Udah ya, kalian gak usah ribut ya
00:35:36Oke
00:35:47Makinkan ayah, sayang ya
00:35:49Ya, papa
00:36:07Maaf
00:36:08Ada berita penting abad ya
00:36:10Saya jadi penasaran
00:36:26Wahidah
00:36:29Kamu masih ingat
00:36:31Wahidah
00:36:35Iya, wahidah
00:36:36Yang dulu saya taksir
00:36:38Tapi dia naksirnya sama kamu
00:36:41Dia gak tau aja ya, Mat
00:36:43Kalau saya itu lebih ganteng dari Qiblat
00:36:46Iya, iya
00:36:47Saya ingat, ada apa?
00:36:50Ya, jadi
00:36:50Wahidah ini
00:36:52Dia minggu depan mau menikah sama Salahuddin
00:36:57Mahasiswa dari Pakistan
00:36:59Alhamdulillah, Masya Allah
00:37:01Akhirnya menikah juga
00:37:03Terus
00:37:07Kabupatenya aja kamu bilang penting, Mat
00:37:09Apa ada lagi?
00:37:11Iya, itu berita penting, Blat
00:37:13Seenggaknya penting buat saya
00:37:15Saya kan dulu naksir banget sama Wahidah
00:37:18Iya
00:37:20Jadi
00:37:21Ahmad datang kesini tuh
00:37:24Karena
00:37:25Kangen sama kita
00:37:27Iya kan, Mat
00:37:27Iya
00:37:28Iya
00:37:29Kami juga akan, Mat
00:37:31Senang kamu besar banget lagi
00:37:32Oh
00:37:34Ini Blat
00:37:35Oh iya
00:37:36Buku-buku dari Ahmad
00:37:37Ini
00:37:38Saya bawa buat kamu
00:37:41Alhamdulillah
00:37:42Masya Allah
00:37:43Repot-repot loh ini loh
00:37:44Alhamdulillah
00:38:10Alhamdulillah
00:38:11Wah
00:38:11Rejeki
00:38:14Ditunggu sama orang rumah
00:38:16Maaf ya
00:38:18Salam sama bapak ibu kamu ya
00:38:22Ya
00:38:23Ya Allah
00:38:25Ya Allah
00:38:26Terima kasih banyak
00:38:27Makasih
00:38:27Tengah banget
00:38:28Sam
00:38:28Mat, terima kasih banyak
00:38:32Namun
00:38:34Salam sama
00:38:39Salam
00:38:55Salam
00:38:57Allah
00:38:59Ibu anggota Dewan yang terkenal jadi role model kita, ternyata diselingkuhin.
00:39:08Berarti kita harus mau servis dong?
00:39:11Betul. Jadi kita tetap harus menghormati narasumber kita.
00:39:14Pokoknya kita kasih apapun yang mereka mau, yang dia mau, dan kita bikin dia nggak boleh bete sepanjang life.
00:39:22Karena saya yakin rating kita pasti akan gacon.
00:39:28Siap.
00:39:29Oke, kalau gitu meeting kita selesai. Terima kasih semuanya.
00:39:33Sama-sama.
00:39:41Ah, Mbak, HP Mbak udah aman kan?
00:39:44Soalnya tadi orang IT bilang kalau data-data di HP Mbak itu masih aman.
00:39:49Aman, Koti. Makasih ya.
00:39:51Sama-sama.
00:39:53Iya, halo?
00:39:55Iya, iya. Iya, saya sendiri.
00:39:58Oh, biaya rincian kerusakan mobil ya?
00:40:01Udah dikirim ke saya.
00:40:02Sorry, sorry, sorry. Belum saya lihat.
00:40:04Yaudah, saya cek.
00:40:05Nanti saya kabarin lagi ya.
00:40:08Ya, terima kasih.
00:40:21Tiga puluh lima juta?
00:40:25Tiga puluh lima juta?
00:40:25Semuanya ini?
00:40:30Berapa, Mbak?
00:40:31Sebutin lagi?
00:40:31Tiga puluh lima juta, Tih.
00:40:35Tiga puluh lima juta?
00:40:37Tiga puluh lima juta, boleh dicampur pakai daun nggak sih, Mbak?
00:40:40Kiblat di mana?
00:40:42Oh, arah sana, Mbak.
00:40:43Arah barat?
00:40:45Bukan kiblat itu, Tih.
00:40:47Kiblat yang waktu itu pernah datang ke sini nyariin saya.
00:40:53Oh, Ustadz yang ganteng itu ya.
00:40:56Tih, pokoknya kamu langsung cek resepsionis.
00:40:58Kamu cek data tamu yang pernah datang waktu dia datang.
00:41:01Saya pengen cek.
00:41:01Siapa tahu di situ ada informasi.
00:41:03Saya pengen samperin dia.
00:41:03Siap, Mbak.
00:41:05Sebentar ya.
00:41:05Oke.
00:41:08Sampai jumpa.
00:41:08Sampai jumpa.
00:41:17Terima kasih telah menonton
00:41:41Assalamualaikum
00:41:43Waalaikumsalam
00:41:46Saya mau cari kiblat
00:41:48Oh, banyak kemestid aja, lurus
00:41:51Nanti belok kiri agak nyerang ke kanan ya
00:41:56Maksud saya, saya cari orang yang namanya kiblat
00:42:00Oh, Ustadz kiblat
00:42:03Iya
00:42:04Kalau selain Ustadz kiblat gimana?
00:42:07Misalnya nyari saya, Ustadz bambu
00:42:10Saya sama Ustadz kiblat itu sama-sama lulusan kairo
00:42:14Dan Alhamdulillahnya sama-sama ganteng
00:42:17Sebelas-dua belas
00:42:19Tapi saya nyarinya Ustadz kiblat
00:42:22Iya, saya mau minta pertanggung jawaban sama dia
00:42:27Astagfirullahaladzim
00:42:30Maksudnya gimana, Pak?
00:42:32Boleh langsung dipanggil aja nggak Ustadz kiblatnya?
00:42:34Soalnya saya udah nggak ada waktu lagi
00:42:37Masalahnya, Ustadz kiblat itu lagi ada keperluan di luar pesantren
00:42:43Oh, yaudah kalau gitu saya tunggu di sini
00:42:46Mau teh atau kopi?
00:42:48Nggak usah, makasih
00:42:50Baiklah kalau gitu saya tinggal sebentar ya
00:42:52Soalnya saya itu harus ngajak santri di sini
00:43:03Mbaknya beneran nggak mau nyari saya
00:43:05Selain saya lulusan kairo
00:43:07Saya itu lulusan korea juga
00:43:09Nggak, saya nyari Ustadz kiblat dan nunggu di sini aja
00:43:14Baiklah
00:43:16Saya permisi
00:43:17Assalamualaikum
00:43:18Waalaikumsalam
00:43:36Assalamualaikum
00:43:39Waalaikumsalam
00:43:40Ini Mbak Thalia ya
00:43:42Presenter acara bibir Thalia itu ya
00:43:47Saya sering lihat Mbak Thalia
00:43:48Tegas dan smart banget
00:43:50Nggak, biasa aja kok
00:43:54Saya permisi ya
00:43:55Iya Mbak
00:43:59Halo
00:44:02Iya, ini saya lagi di luar
00:44:04Aduh, meetingnya nggak bisa ditunda dulu, Pak
00:44:09Ya udah, kalau gitu saya ke kantor sekarang ya
00:44:12Iya, iya, terima kasih
00:44:15Waalaikumsalam
00:44:16Ah, Bu
00:44:17Bu, permisi saya mau tanya
00:44:19Ya
00:44:20Kalau jalan ini ada angkot yang lewat nggak ya?
00:44:23Ada, Neng
00:44:24Tapi jarang
00:44:25Setengah jam
00:44:26Atau sejam sekali baru lewat
00:44:30Kalau gitu
00:44:31Ojek motor
00:44:33Ada
00:44:33Harus jalan dulu, Neng
00:44:35Itu juga 300 meter dari sini
00:44:40Ah, iya
00:44:41Makasih ya, Bu
00:44:42Sia, Neng
00:44:43Iya
00:44:54Akhirnya
00:44:56Bang
00:44:57Ojek, Bang
00:44:58Boleh
00:45:03Boleh
00:45:04Itu, itu ojek saya
00:45:05Pak
00:45:06Pak ojek
00:45:11Mimpi apaan sih gue semalam
00:45:14Terus sekarang udah jalan 300 meter
00:45:16Ojeknya malah diambil sama orang
00:45:18Ah
00:45:20Mapes banget sih gue
00:45:25Tidak
00:45:27No, No, No
00:45:34Tidak
00:45:41Tidak
00:45:42Ah!
00:45:43Oh!
00:45:48Oh!
00:45:49Oh!
00:46:13Oh!
00:46:14Satu kata bertulis cinta telah merasukiku
00:46:21Tak berwujud tak tersambuh
00:46:24Kamu ngapain disini?
00:46:26Nyariin kamu lah!
00:46:29Dih usah GR
00:46:30Saya tuh nyariin kamu karena saya mau ngajakin kamu ke bengkel
00:46:33Tempat saya benerin mobil
00:46:35Kamu tau perbaikan mobil saya itu harganya malam banget
00:46:38Kan kesilakannya bukan karena saya
00:46:40Ya tapi kalo misalnya waktu itu kamu gak nyelonong gitu aja
00:46:44Saya gak bakal kecelakaan
00:46:45Aduh kamu tuh gak usah ngeyel deh
00:46:47Udah tinggal tanggung jawab aja
00:46:48Masalahnya terlalu mahal kalo saya tanggung sendiri
00:46:52Gimana sih sih udah jauh-jauh lo datang kesini
00:46:54Untuk ketanggung sama kamu untuk minta pepanggung jawaban?
00:46:56Masa saya harus ganti rugi semuanya?
00:46:58Gimana kamu harus ganti rugi?
00:46:59Oh!
00:47:00Aduh!
00:47:01Aduh!
00:47:02PEMBICARAAN
00:47:07KITU
00:47:09Aduh!
00:47:11Bayu, bayu, bayu, bayu!
00:47:12Aduh!
00:47:13Aduh!
00:47:13Gue kamu kecingan, kubusin aja ya!
00:47:15Gue leparin bayu nya!
00:47:16Ya enggak, enggak, enggak
00:47:16Gue kerasa, aminnya gede banget ini!
00:47:18Ya ini gede banget kan!
00:47:19Bukan nggak tau hujanak,
00:47:21Gapin ini lagi peka bayu naku!
00:47:22Kamu pakai jaket, kamu pakai jaket, saya
00:47:23Kamu pakai jaket, saya
00:47:23Mau bisa ngejel dari sini
00:47:24Aduh!
00:47:25Ayo!
00:47:25Ayo!
00:47:33Loh,
00:47:35saya gak berhenti?
00:47:36Kamu masih kedinginan ya?
00:47:40Saya gak peduli kedinginan.
00:47:42Asal kamu mau ganti rugi.
00:47:45Tapi kan masalahnya saya gak salah.
00:47:47Iya.
00:47:58Bajuk kamu basah semua.
00:48:00Kamu pakai ini.
00:48:01Dulu aja untuk sebentar ya.
00:48:20Kamu masih antar pulang ya?
00:48:23Jelasin dulu ya masalah ganti rugi.
00:48:25Totalnya 35 juta Oh.
00:48:27Udah deh gini aja.
00:48:2880% kamu,
00:48:3020% saya.
00:48:31Gimana?
00:48:32Ayo!
00:48:54Allah.
00:48:57Kok berhenti disini?
00:48:58Ya kan kamu gak menderung pulang.
00:49:00Ini sekarang itu dari terminal.
00:49:01Kamu sudah ke atas aja.
00:49:03Dan Alhamdulillah juga cuaca lebih bagus kok.
00:49:07Saya tuh nyesel lah yang kenal sama kamu.
00:49:09Ini semoga aja.
00:49:10Kalo saya punya jodoh itu jauh lebih waras daripada cowok ajaib kayak kamu.
00:49:15Terima kasih.
00:49:50Terima kasih.
00:50:15Terima kasih.
00:50:44Kamu kenapa? Jangan sedih gitu. Cerita.
00:50:47Ayo, keluarin, keluarin. Cerita, cerita.
00:50:49Enggak, saya tuh cuma kepikiran aja.
00:50:52Gimana ya calon judo kamu? Pastinya cantik kan?
00:50:55Soalnya kamu juga ganteng.
00:50:56Sama kayak saya.
00:50:58Ya, baiklah.
00:50:59Ditip.
00:51:00Apa?
00:51:00Kalau ada adiknya, kenalin ke saya.
00:51:02Saya tuh baru ketemu besok.
00:51:04Kalau kamu gak ada acara, ikut aja besok. Yuk.
00:51:08Siap dong.
00:51:11Yaudah, saya ada kelas dulu ya.
00:51:13Mau meruja.
00:51:13Oh, silahkan, silahkan.
00:51:15Oke.
00:51:15Assalamualaikum.
00:51:16Waalaikumsalam.
00:51:18Kalau ada apa-apa.
00:51:19Cerita, keluarin.
00:51:21Keluarin.
00:51:21Ya.
00:51:22Jangan dipendam.
00:51:23Siap.
00:51:30Jadi selama ini Ibu Selina tidak tahu tentang kasus perselingkuhan suami ibu dengan penyanyi terkenal itu selama bertahun-tahun.
00:51:39Selama ini, saya percaya sama suami saya.
00:51:44Setelah pemberitaan yang masif terdengar, apa yang dirasakan oleh Ibu Selina?
00:51:48Karena mungkin selama ini pabrik tahu dan mengenal bahwa Ibu Selina itu sudah menjadi panutan karena memiliki keluarga yang harmonis
00:51:56dan juga diimpikan oleh semua orang.
00:51:58Saya merasa jadi wanita yang paling bodoh.
00:52:01Saya mengerti.
00:52:03Mungkin Ibu menganggap dia adalah orang yang paling bisa melindungi, tapi justru malah menyakiti teramat dalam.
00:52:10Selama suami saya dinas, dia aman karena didampingi sama ajudannya.
00:52:19Tapi, nanti mereka membohongi saya.
00:52:23Saya tidak menyangka suami saya tega membawa selingkuhannya setiap kunjungan ke luar negeri dan ke luar kota.
00:52:32Saya turut bersedih atas apa yang dirasakan oleh Ibu Selina.
00:52:35Tapi, ceritan suara hati Ibu ini mungkin sama dengan ceritan ratusan atau bahkan ribuan perempuan di luar sana yang menjadi
00:52:43korban perselingkuhan,
00:52:45tapi tidak berani berbicara atau bertindak untuk menyelamatkan perempuan-perempuan menjadi korban perselingkuhan.
00:52:51Apakah Ibu Selina bersedia untuk menceritakan lebih lengkap soal perselingkuhan ini?
00:53:00Saya bersedia.
00:53:04Saya speechless, Mbak Talia.
00:53:09Mbak, saya itu bingung antara harus bangga atau harus sedih.
00:53:16Tadi itu benar-benar gaganya menguras emosi dan perasaan banget.
00:53:20Tidak, pisah-pisahnya narasumber diritain aib suaminya sendiri.
00:53:26Itu memang tugas kita, T.
00:53:28Tadi saya emang sengaja membangun narasi sedih supaya akhirnya narasumber itu mau curhat sama kita.
00:53:34Saya yakin program kita ini pasti ratingnya tinggi.
00:53:43Luar biasa.
00:53:47Saya belum sedih ya, Mas.
00:53:53Good job, Talia.
00:53:54Kamu emang perempuan terbaik.
00:53:57Saya yakin program kamu ini akan menjadi nomor satu lagi.
00:54:03Terima kasih, Mas.
00:54:05Tapi kamu harus ingat.
00:54:07Jangan terlalu sibuk.
00:54:09Nanti kamu gak punya waktu, loh.
00:54:11Emang kamu betah kalau kamu ngejomblo terus.
00:54:18Oke, saya mau lanjut meeting lagi.
00:54:21Sekali lagi, congrats ya.
00:54:24Terima kasih, Mas.
00:54:31Terima kasih.
00:54:32Terima kasih.
00:54:34Terima kasih.
00:54:46Terima kasih.
00:54:55Terima kasih.
00:55:17Terima kasih.
00:55:19Terima kasih.
00:55:20Terima kasih.
00:55:25Terima kasih.
00:55:30Terima kasih.
00:55:46Terima kasih.
00:55:48Terima kasih.
00:55:51Terima kasih.
00:55:59Terima kasih.
00:56:07Terima kasih.
00:56:09Terima kasih.
00:56:11Terima kasih.
00:56:26Terima kasih.
00:56:35Terima kasih.
00:56:35Terima kasih.
00:56:42Meskipun hati kamu lagi gunda-gundala
00:56:45Harusnya kamu tetap senyum
00:56:47Kan mau ketemu jodoh buat masa depan
00:56:53Ibu doakan
00:56:55Insya Allah kamu bahagia sama dia
00:56:57Dan bisa menjadi suami yang baik
00:57:02Amin, amin, amin
00:57:04Ya Rabbal Alamin
00:57:05Ya Allah, Ya Rabbiya Karim
00:57:08Jadi Qiblat
00:57:11Sahabat ayah ini sangat baik
00:57:13Karena kebaikannya itulah
00:57:15Pesan tren kita bisa tumbuh menjadi besar
00:57:18Karena itu ayah ingin sekali
00:57:22Kamu menjalankan amanah ini dengan baik
00:57:25Aku akan berusaha ya
00:57:27Tapi jangan lupain saya kalau udah dapet jodoh
00:57:30Siapa tau dia punya adiknya
00:57:32Atau siapa aja lah yang bisa dijodohin sama saya
00:57:41Mas Pandi
00:57:42Talianya ada gak?
00:57:43Soalnya dari tadi saya teleponin gak dianggat
00:57:45Kak Talia tadi pergi sama ibu
00:57:47Katanya sih mau ketemu sama laki-laki yang bakal jadi calon suaminya
00:57:52Hah? Talia dijodohin sama siapa?
00:57:57Kurang tau deh kak
00:57:59Mereka pergi ke Lavish Cafe
00:58:02Oh ya makasih ya kan
00:58:04Selamat menikmati
00:58:05Selamat menikmati
00:58:06Selamat menikmati
00:58:27Selamat menikmati
00:58:30Selamat menikmati
00:58:34Selamat menikmati
00:58:42Selamat menikmati
00:58:44Selamat menikmati
00:58:47Selamat menikmati
00:58:55musik
00:59:17bener ini ruangannya pak
00:59:20insyaallah kayaknya ini
00:59:30ya
00:59:37assalamualaikum
00:59:40walaikumsalam
00:59:41dari pihak mempelahai pria ya pak
00:59:43ya
00:59:44mari silahkan duduk dulu pak
00:59:46karena pihak mempelahai wanita
00:59:47dan ibunya sedang ketolil sebentar
00:59:49mari
00:59:52jangan lupa
00:59:53yang saya tadi omongin di mobil
00:59:55kalau ada adiknya
00:59:56tetangganya
00:59:57yang bisa dijodohin sama saya
00:59:59kabarin ya
01:00:00anda silahkan
01:00:22assalamualaikum
01:00:26waalaikumsalam
01:00:27waalaikumsalam
01:00:27waalaikumsalam
01:00:28waalaikumsalam
01:00:28waalaikumsalam
01:00:29pak
01:00:31ibu
01:00:35terima kasih ya
01:00:37sudah menyempatkan waktunya
01:00:38untuk datang ke sini
01:00:39maaf loh jadi penuh
01:00:40tadi kami harus mampir dulu
01:00:42ke toilet
01:00:43oh gak apa-apa
01:00:44oh iya perkenalkan ini anak saya
01:00:50oh iya iya iya
01:01:00ini juga perkenalkan anak saya
01:01:17kamu
01:01:34jadi ini yang mau dijodohin sama tali ya
01:01:37bu gak ya bu
01:01:38tali gak mau punya suami yang super nyebelin
01:01:40dan ajaib kayak dia
01:01:42ibu juga perlu tahu
01:01:50maaf apa kedua anak kita
01:01:52sudah saling kenal
01:01:54iya pak kiai
01:01:56ternyata sudah
01:01:58jadi saya
01:02:00dapat nomor telepon
01:02:01nak kiblat
01:02:02dari teman saya
01:02:04beliau menginfokan
01:02:06bahwa nak kiblat ini
01:02:07adalah ustadz muda
01:02:08lulusan dari Cairo
01:02:10dan saya menelpon nak kiblat
01:02:12untuk minta tolong
01:02:13untuk dibimbing anak saya
01:02:15untuk belajar menggaji
01:02:17kalau ini saya baru tahu ini
01:02:44kenapa kamu minta seks ini?
01:02:48saya minta
01:02:49kamu sama saya
01:02:51sama-sama kompak
01:02:51untuk menolak kecuduan ini
01:02:54itu gak mungkin
01:02:56loh
01:02:56kenapa?
01:02:58saya gak mungkin
01:02:59menolak permohonan orang tua saya
01:03:00dan ini juga amanan
01:03:02dari almarhum ayah kamu
01:03:03yang sudah baik kepada keluarga saya
01:03:04kamu gak usah
01:03:06bawa-bawa almarhum ayah saya
01:03:10maaf
01:03:13tapi memang itu salah satu alasannya
01:03:15dan saya juga gak mungkin
01:03:17menolak permohonan ibu saya
01:03:19yang dimana penyakit
01:03:21udah semakin parah
01:03:33yaudah deh kalau gitu
01:03:36kita pakai cara lain
01:03:38untuk sementara
01:03:39kamu bilang sama orang tua kita
01:03:41kalau kamu udah punya calon yang lain
01:03:43kamu kenapa nolak perjodohan ini?
01:03:45ya kamu aja
01:03:46emang harus banget ya
01:03:48saya kasih alasan ke kamu
01:03:49kenapa saya gak mau perjodohan ini
01:03:50terus emang saya harus
01:03:51ngikutin sahan kamu
01:03:52yang dimana
01:03:53saya juga gak tahu alasannya apa
01:03:54enggak kan?
01:03:58ya karena saya gak mau nikah
01:03:59tanpa cinta
01:04:04jadi saya mohon sama kamu
01:04:06tolong ikutin permintaan saya
01:04:11oke?
01:04:15yuk
01:04:20oke
01:04:21dia
01:04:31tadi begitu kamu sama
01:04:33nak kiblat keluar
01:04:35ibu sama
01:04:37ibu hasanah
01:04:38kita sama-sama
01:04:40sudah memutuskan
01:04:42tanggal baik
01:04:43untuk
01:04:44pernikahan kalian
01:05:11sebelum itu
01:05:13ada yang mau
01:05:16disampaikan sama
01:05:17kiblat
01:05:18buat kita semua
01:05:36aku gak sanggup
01:05:38ngecewain ibu
01:05:42yang mau saya
01:05:44sampaikan
01:05:45adalah
01:05:46kalau
01:05:58kalau saya bersedia
01:06:00untuk menuruti
01:06:02semua permohonan ibu
01:06:04dan bapak
01:06:04untuk menikah
01:06:05dengan Thalia
01:06:06semua insan yang di sana
01:06:09mungkin saja ini kau dengar
01:06:13melewati semesta ini
01:06:17aku sampaikan
01:06:20begitu ingin
01:06:23berbagi
01:06:24berarti
01:06:24menjelaskan hasrati
01:06:28jiwa
01:06:28oh Tuhan
01:06:30bertemu
01:06:48selamat menikmati
01:06:51terima kasih
01:06:51terima kasih
Komentar