- 4 jam yang lalu
Drama Religi terbaru tahun 2026
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:02Hatinya beku
00:18Kalau saya gak secepatnya ngasih tau kiblat soal penyakit HIV-nya
00:22Dia bisa nularin penyakitnya ke orang lain tanpa dia sadar
00:27Ini bahaya
00:31Assalamualaikum pak usat
00:33Waalaikumsalam ada apa
00:34Dapur banget kebakaran pak usat
00:36Ada amba-mba penyiar TV di dalamnya
00:44Astagfirullahaladzim ada-ada aja
00:47Belat
00:48Kenapa
00:50Dapur banget kebakaran
00:52Dentalnya ada di dalamnya
00:54Ayo
01:04Maaf ustaz pintu dapurnya emang udah rusak
01:06Kalau ditutup susah dibuka lagi
01:08Oh gitu
01:09Ini bahaya
01:11Aku juga tau
01:14Aduh-duh-duh
01:38Aduh-duh-duh
01:40Astagfirullahaladzim harian
01:43Tadi bertahanlah
01:56Astagfirullahaladzim harian
02:07Tadi bertahan
02:08Bisa aja. Tolong diperiksa. Apakah di luka apa yang ini?
02:15Titi?
02:17Iya, saya, Pak.
02:19Mana, Talia? Dan tadi saya hubungi, tidak bisa.
02:23Mbak.
02:25Mbak Talia. Ada kok, Pak? Iya, iya, iya. Ada, ada.
02:28Suruh dia ke ruangan saya sekarang. Saya mau ngomong sama dia.
02:32Iya, Pak.
02:34Iya.
02:36Talia.
02:43Pak, aku gak bisa ditelepon.
02:47Talia di mana, sih?
02:50Hah?
02:51Mas Vandi, Mas Vandi, Mas Vandi, Mas Vandi.
03:08Ya, Titi. Ada apa?
03:10Mas Vandi, Mas Vandi tahu nggak Mbak Talia sekarang tadi di mana?
03:13Itu, Pak Adam. Minta ketemu sama Mbak Talia.
03:18Disuruh ke ruangannya. Saat ini juga.
03:21Tolongin, Titi.
03:22Oke, Titi.
03:23Saya tahu Talia di mana.
03:25Saya jemput Talia sekarang, ya.
03:26Saya pastiin Talia sampai kantor si depannya.
03:29Terima kasih, Mas Vandi.
03:31Sama-sama, Titi.
03:37Talia.
03:41Talia, kamu nggak apa-apa.
03:44Dapur gimana?
03:45Dapur nggak apa-apa.
03:46Kamu nggak usah mikirin dapur. Kamu istirahat aja dulu, ya.
03:48Saya nggak apa-apa.
03:49Nah, Talia.
03:50Itu muka kamu aja masih cemong.
03:53Talia.
03:55Talia.
03:56Ya.
03:57Talia.
03:58Talia, sudah.
03:59Kamu mau kemanis. Kamu istirahat aja dulu.
04:00Udah sih. Saya mau ngecek ke dapur. Kamu nggak usah ikut campur, deh.
04:04Saya dapur tanggung jawab kami.
04:05Kamu istirahat aja dulu, ya.
04:07Kami bahaya sekali, Bang.
04:08Oke, saya bilang saya udah nggak apa-apa.
04:10Oke.
04:13Talia.
04:14Talia.
04:15Talia, tunggu.
04:16Talia.
04:17Talia, tunggu, tunggu, tunggu.
04:18Saya khawatir kondisi kamu.
04:19Tadi kamu sempat pingsam, loh.
04:21Tunggu, ya.
04:21Kamu bisa stop nggak ngatur saya?
04:24Ini jangan mentang-mentang kamu mau dijodohin sama saya.
04:27Terus kamu bisa seenaknya ngatur-ngatur saya gitu aja.
04:29Iya.
04:31Ini bukan masalah perjodohan.
04:33Ini masalah kesehatan.
04:35Saya hanya peduli tentang kesehatan kamu.
04:37Kalau saya nggak peduli, saya nggak akan menolongin kamu tadi di sana.
04:40Saya biarin aja kamu di sana.
04:47Maksud?
04:48Maksud kamu, kamu yang...
04:51Kamu yang nyelamatin saya tadi?
05:10Terima kasih kamu udah mau menyelamatin saya.
05:14Terima kasih kembali.
05:16Oh, tuh jangan-jangan kamu emang sengaja nyelamatin saya.
05:19Supaya saya ngerasa saya berhutang nyawa sama kamu.
05:22Terus saya nurut sama kamu.
05:23Terus saya mau...
05:23Saya mau menerima perjodohan ini.
05:25Gitu?
05:26Iya?
05:28Iya nggak?
05:29Jangan!
05:29Iya, kamu tuh...
05:40Oh...
05:41Hmm...
05:42Sorry, ini...
05:45Ini kamu...
05:45Tangan kamu luka.
05:49Kenapa?
05:49Saya bilang ini gara-gara kamu nyelamatin saya tadi.
05:54Saya mau lihat.
05:55Saya lihat.
05:55Nggak, usah.
05:56Nggak, usah.
05:56Nggak, jangan-jangan.
05:57Nggak, dikis aja saya mau lihat.
05:59Nggak, jangan.
06:00Aku perlu...
06:01Iya, iya, iya, udah.
06:01Oke, oke, oke.
06:02Saya nggak akan lihat.
06:06Ya, Rasti.
06:07Semua yang terjadi itu gara-gara kamu.
06:09Itu gara-gara salahnya?
06:10Ya, pokoknya ini semua gara-gara kamu.
06:12Talia.
06:13Tunggu, tunggu.
06:14Ow!
06:23Jangan pernah maksa, Talia.
06:24Nggak, maksa.
06:25Nggak, iya, iya, iya.
06:26Oh, Mas Fandi.
06:29Mas Fandi kok masih di sini?
06:33Saya mau jemput kamu.
06:34Soalnya tadi saya dengar kamu lagi ada di Dampur yang lagi kebakaran.
06:39Benar, kamu baik-baik aja.
06:40Saya hantar ke dokternya sekarang ya, biar kamu diberkisah.
06:44Nggak perlu, Mas.
06:48Talia.
06:49Tal.
07:00Terima kasih.
07:03Talia.
07:03Nih.
07:05Kamu meninggalkan barang-barang kamu tadi di pendopo.
07:08Ada santri yang menemukannya.
07:15Makasih, ya.
07:17Talia.
07:19Lebih baik kamu ikut saya sekarang, ya.
07:21Saya baik-baik aja kok, Mas.
07:23Kita nggak perlu ke rumah sakit, ya.
07:34Yon.
07:37Bagaimana keadaan kamu, Nam?
07:40Kamu nggak apa-apa, Nak?
07:42Hah?
07:42Bagaimana keadaan kamu?
07:44Saya baik-baik aja kok, Bu.
07:46Tapi saya minta maaf, ya.
07:49Atas musibah yang terjadi.
07:52Mungkin kalau tadi saya nggak teledur di dapur,
07:54Semua ini nggak akan kejadikan.
07:57Nggak perlu minta maaf, Natalia.
07:58Yang terpenting keadaan kamu sekarang.
08:01Semua yang terjadi itu atas pengetahuan Allah.
08:04Selalu ada hikmahnya.
08:05Kalau soal dapur ini, kita perbaiki lagi nanti.
08:08Yang paling pokok, yang paling penting itu keselamatan Natalia.
08:12Itu.
08:13Tapi, Bu.
08:15Pak Yayi.
08:17Saya janji, saya bakal bertanggung jawab.
08:20Dan membantu renovasi dapur ini.
08:22Oh, jangan, jangan, jangan.
08:24Natalia tidak perlu merasa bersalah atau mau ganti rugi.
08:27Jangan.
08:28Kalau soal dapur ini,
08:31Memang sudah lama pengen air renovasi ini.
08:34Iya kan?
08:35Sebaiknya, sekarang Natalia istirahat di rumah itu.
08:38Iya.
08:39Ayo.
08:40Ayo.
08:44Makasih ya.
08:49Saya mau bicara empat mata sama kamu.
08:59Saya sudah dengar obrolan kamu sama Talia.
09:03Intinya,
09:04Talia bilang semuanya terjadi gara-gara ulang kamu.
09:12Saya gak ngerti maksud kamu.
09:14Kamu gak usah pura-pura depan saya.
09:18Semua ini pasti rencana kamu kan?
09:20Untuk ngejebak Talia.
09:22Apa?
09:23Ini, saya makin gak ngerti nih maksud kamu kemana nih.
09:25Maksudnya apa ya?
09:26Gimana?
09:30Masih aja ya.
09:32Pura-pura lugu.
09:34Kamu sengaja kan?
09:35Mau ngejebak Talia,
09:37terus kamu mau celakai Talia.
09:39Terus kamu datang seakan-akan sebagai palawan kesiangan.
09:43Supaya Talia ngerasa berhutang budi sama kamu.
09:46Jadi,
09:47mau gak mau Talia harus terima perjodain kalian.
09:49Bukan begitu?
09:53Astagfirullahaladzim.
09:54Bolehlah,
09:55dari luar
09:55kamu terlihat Talia.
09:57Tapi kita gak tahu kan?
09:58Hati manusia seperti apa.
10:03Sekali lagi saya tegasin sama kamu.
10:06Saya gak akan tinggal diam.
10:09Kalau kamu sampai berbuat licik
10:11dan memaksa Talia untuk menerima perjodohan kalian.
10:35Terima kasih telah menonton.
10:55Terima kasih telah menonton.
11:20Mas Pandi kenapa gak pernah kasih tahu
11:22kalau ini soal Pak Adam?
11:24Tadi saya mau ngomong,
11:26cuma saya mau mastiin dulu keadaan kamu.
11:28Karena keadaan kamu lebih penting.
11:30Yaudah, kalau gitu kita berangkat sekarang ya.
11:32Eh, kamu gak usah khawatir ya.
11:34Nanti biar saya dampingi ketemu sama Pak Adam.
11:37Talia!
11:43Kamu tuh mau ngapain lagi sih?
11:45Kurang puas ya hari ini tuh
11:46kita udah berantem seharian.
11:48Saya gak mau berantem sama kamu.
11:50Terus mau ngapain lagi?
11:51Hmm?
11:52Oh, saya tahu kamu mau nuntut saya
11:53buat tanggung jawab atas kerusakan
11:55kebakaran yang tadi di Dapur di Santri ya?
11:57Iya, saya akan tanggung jawab.
11:59Saya akan bantu renovasi.
11:59Tapi sebentar saya tuh masih harus
12:01yang ada diselesaikan dulu.
12:02Kerjaan saya tuh masih...
12:20Saya hanya mau mengganti
12:22Pas Minah kamu yang terbakar
12:23dengan Pas Minah yang baru.
12:26Talia, ayo kita pergi.
12:28Masih ada masalah di kantor
12:30yang harus kita selesaikan.
12:35Makasih.
12:49Assalamualaikum, Ustadz.
12:50Waalaikumsalam.
12:51Ustadz Bambu, ini buku-buku Ustadz
12:53yang ketinggalan di kelas.
12:55Oh, makasih ya, Winda.
12:57Sama-sama, Ustadz.
13:00Winda!
13:04Tunggu, kamu lihat amplop
13:06yang ada di dalam buku ini enggak?
13:08Yang tulisannya untuk...
13:10Ustadz Ciblat?
13:11Iya bener, buat Ustadz Ciblat.
13:13Suratnya kamu lihat enggak?
13:15Surat apa yang kamu cari?
13:16Tunggu.
13:22Ustadz Ciblat.
13:33Ustadz Ciblat.
13:43Ustadz Ciblat.
13:46Mesti kamu belakang ini suka error-error kayak gitu?
13:50Blat, saran saya kamu mending ke ruang kesehatannya sekarang.
13:54Takutnya luka kamu malah jadi infeksi.
13:57Apa sih, gak usah lebay deh orang.
13:59Cuman luka kegores kecil doang.
14:01Apaan sih?
14:02Gak usah lebay, gue mau ngajar lo dah.
14:05Lo kenapa?
14:07Blat, jaga jarak.
14:09Siapa?
14:11Bambu, istighfar.
14:13Blat, coba sini dulu kita ngobrol.
14:20Kamu kenal dengan laki-laki yang ngejemput Talia tadi?
14:24Itu Fandi, atasannya Talia.
14:26Oh.
14:27Kamu yakin dia bukan pacarnya Talia?
14:38Bukan, Bu.
14:40Ibu, kamu khawatir.
14:42Jangan-jangan laki-laki yang kamu sebut atasantalia tadi
14:47akan menggaguh perjodohan kalian.
14:54Atau begini ya,
14:57bagaimana kalau tanggal pernikahan kalian
15:00kita maju kan, kita percepat?
15:12Qiblat paham perasaan ayah dan ibu saat ini.
15:17Tapi Qiblat minta ayah dan ibu untuk bersabar.
15:22Percayakan kepada Qiblat.
15:23Karena Qiblat juga gak mau memaksakan
15:26perasaan Talia
15:28jika memang Talia
15:30belum ikhlas
15:31untuk menerima perjodohan ini.
15:33Dan Qiblat janji
15:34Qiblat akan melakukan
15:36yang terbaik
15:38yang Qiblat bisa
15:39untuk meyakinkan Talia
15:42bahwa Qiblat
15:44adalah
15:44pendamping Talia.
15:51Sebelumnya,
15:52apakah kamu sudah menonton
15:54press conference
15:55yang dibuat oleh narasumber
15:56Bibir Talia episode kemarin?
15:58Ibu Selimah
16:03Pertama-tama,
16:05saya dengan ini menyatakan
16:06apa yang saya sampaikan
16:09di acara Bibir Talia
16:11adalah semuanya
16:13tidak benar.
16:14Saya terpaksa
16:16berbicara seperti itu
16:17karena ada pemaksaan
16:19dari Mbak Talia
16:20sebagai host
16:21sebelum acara dimulai.
16:24Oleh karena itu,
16:25saya menuntut
16:26agar Mbak Talia
16:28dan pihak stasiun
16:29untuk menurunkan
16:31dokumentasi tayangan
16:32serta meminta maaf
16:34di semua media.
16:36Terima kasih.
16:41Pak,
16:42Pak itu semua gak benar.
16:44saya gak pernah memelintir cerita
16:46ataupun memprovokasi
16:48seperti yang mereka bilang.
16:49Semua sudah sesuai
16:50dengan apa yang diceritakan
16:51oleh narasumber.
16:53Kalau semuanya sudah sesuai,
16:55kenapa ada press conference
16:57seperti itu?
16:59Ya justru itu juga
17:00yang bikin saya bingung, Pak.
17:01Semua informasi dari narasumber
17:03tentang rumah tangga
17:04ataupun suaminya
17:05sudah kami catat
17:07sesuai dengan SOP, Pak.
17:08Tapi yang terjadi sekarang,
17:10semua mata memandang jelek
17:11ke Victoria TV.
17:12Dewan Direksi
17:13meminta kamu
17:15untuk mengikuti
17:15perintah mereka
17:16agar membuat
17:17video permintaan maaf
17:19secara terbuka.
17:23Dan dengan berat hati,
17:26saya harus bilang
17:27kepada kamu
17:28kalau program kamu
17:30terpaksa
17:31saya hantikan.
17:37maaf, Pak.
17:38Apa nggak ada pertimbangan lain?
17:40Talia punya bukti lho, Pak.
17:42Kalau tayangan tersebut
17:43sudah sesuai dengan SOP.
17:45Ini udah keputusan Direksi
17:47dan tidak bisa diganggu-gugan.
17:49Pak, saya mohon
17:50sekali lagi berikan pertimbangan, Pak.
17:52Talia,
17:53kamu nggak punya pilihan lain sekarang
17:55selain mengikuti
17:56perintah Direksi.
17:57atau mereka akan memutuskan
17:59kalau kamu
18:00akan dipecah
18:01secara tidak terhormat.
18:09Tunggu itu, saya permisi.
18:13Talia,
18:16permisi, Pak.
18:24Talia.
18:27Mas,
18:28Bu Celina nggak bisa dihubungin.
18:31Kayaknya dia ngobluk nomor saya deh, Mas.
18:33Tak,
18:34kamu tenangin diri kamu dulu, ya?
18:36Tapi Mas,
18:37saya tuh ngerasa
18:38ini ada yang janggal.
18:39Saran saya,
18:41lebih baik kamu ikuti
18:42permintaan Dewan Direksi
18:44untuk membuat video permintaan maaf.
18:47Supaya masalahnya
18:48nggak melebar kemana-mana, Tal.
18:49Ya, nggak bisa gitu dong, Mas.
18:51Ini sama aja
18:52saya mempertaruhkan
18:53harga diri saya
18:53dan merusak reputasi saya
18:55yang saya udah bangun selama ini.
18:57Tapi kita nggak punya
18:58pilihan lain, Tal.
18:59Kalau kamu nggak ikutin
19:00permintaan mereka,
19:02kamu bisa dikeluarin
19:03dari Victory TV
19:04dengan tidak terhormat.
19:10Bukannya kamu
19:11masih punya banyak mimpi
19:13yang akan kamu raih di sini.
19:16Anggap aja ini cobaan, Tal.
19:18Untuk kamu bisa melangkah
19:20lebih tinggi lagi.
19:21Saya minta waktu
19:22untuk ngumpulin
19:24semua bukti-bukti.
19:26Karena saya yakin
19:27tayangan terakhir kita
19:29itu nggak salah.
19:31Dan saya berani
19:32mempertanggungjawabkan itu.
19:44Suratnya Qiblat.
19:49Kalau ada yang nemuin
19:51terus baca
19:52bisa heboh
19:57satu pesenter ini.
20:04Assalamualaikum.
20:05Assalamualaikum.
20:06Bambu.
20:09Assalamualaikum.
20:10Waalaikumsalam.
20:12Tapi nggak apa-apa.
20:13Kebetulan kita ketemu di sini.
20:15Abah mau ngobrol-ngobrol.
20:18Soal apa ya, Abah?
20:20Begini.
20:21Sebetulnya Abah ini
20:22mau minta tolong sama kamu.
20:24Kamu kan sahabat baiknya Qiblat.
20:26Tolong yakinkan Qiblat
20:29agar dia segera menikah
20:31sama Talia.
20:32Itu yang pertama.
20:34Yang kedua
20:35nilai tinah bambu
20:37tolong bantu Qiblat
20:38meyakinkan Talia
20:39agar mereka segera menikah.
20:42Abah ini khawatir sekali
20:43sama kesehatan ibunya Qiblat.
20:45Takut semakin menurun.
20:48Mau ya?
20:49Ya.
20:51Insya Allah Abah.
20:54Saya
20:55nanti coba yakinkan Qiblat
20:57soal ini.
20:58Amin.
20:59Terima kasih ya.
21:01Assalamualaikum.
21:02Waalaikumsalam.
21:04Ya Allah
21:05saya makin bingung
21:07kalau Qiblat
21:09dikasih tahu
21:10dia akan haib.
21:11Nanti
21:12bisa jadi dia nggak nikah
21:14dan ibunya Qiblat
21:16bisa sekarat.
21:17pusing saya
21:19gimana ini ya Allah.
21:24Mana ya tadi
21:26antingku
21:27sebelahnya
21:28pegacara
21:28hilang lagi.
21:30Tadi aku terakhir
21:31disini ya
21:32berdirinya apa
21:33di bawah meja ya.
21:39Iya.
21:40Iya pak.
21:41Iya saya udah liat
21:43press conference
21:44nya Guus Elina pak.
21:45Very impressive
21:46Farody.
21:47Rencana kita
21:48berhasil dengan baik pak.
21:50Saya dapet info
21:51kalau Big Ody
21:51tuh marah banget
21:52sama Talia.
21:53Bahkan
21:54mereka tuh
21:55menekan Talia
21:56untuk minta maaf
21:56secara resmi.
21:59Untuk langkah selanjutnya
22:00tunggu info dari saya ya pak.
22:10iya iya pak iya.
22:12Saya janji
22:12saya akan
22:13perbaiki nama
22:14Farody Gamal
22:15di program saya nanti.
22:18Oke.
22:21Oh jadi
22:23Mbak Sintia
22:25ada di balik
22:27press conference
22:28Bu Selina
22:29yang menyeret.
22:30nama Mbak Talia
22:32dan program
22:33Bibir Talia.
22:35Parah banget.
22:39Ah
22:40Titi
22:40Mbak
22:42Mbak Talia
22:45Titi
22:49Titi
22:50kamu ngapain sih
22:51lari-lari ke Gido
22:52Titi
22:52punya info penting
22:54yang infonya
22:55lebih penting
22:56dari info terpenting
22:56di negara kita
22:57Mbak
22:58Info apaan ini?
23:06Kamu yakin?
23:07Makin
23:08Kamu gak salah jatuh kan?
23:10Enggak
23:10Titi ada putihnya
23:12Nih ada
23:13tadi
23:13tadi rekam gue
23:14Yaudah mana
23:15coba liat
23:18mana Titi
23:21di mana Titi
23:26di mana Titi
23:28di mana Titi
23:43Titi
23:43Titi
23:44Titi
23:45Makin
23:46Cuma
23:47iya
23:47yaudah gini aja
23:48nih
23:48biar saya bicara
23:49sama Sintia
23:50ya
23:50gini deh
23:52sekarang
23:53kamu kumpulin
23:54semua data
23:55dan dokumen
23:56ya
23:56pokoknya
23:57yang ada
23:58membuktikan
23:58kalau misalnya
23:59pekerjaan kita kemarin
24:00itu udah sesuai
24:01dengan SOP
24:02saya butuh seluruh
24:03bukti itu
24:04untuk dikasih ke Padang
24:05supaya program kita
24:07itu gak diberantikan
24:08oke
24:10oke Mbak
24:11Sint
24:11yaudah kamu cari bukti
24:13sekarang
24:13iya
24:14iya
24:14iya
24:15cari ya
24:21iya
24:34iya
24:35kibat
24:36Steve
24:40eh
24:41ya ampun
24:42kibat
24:43kamu apa kabar
24:44ibu sama ayah
24:45gimana kabarnya
24:46Alhamdulillah
24:48baik
24:48kita semua baik
24:49ya cuman mungkin
24:50ibu aja
24:51kadang-kadang suka
24:52kamu kondisinya
24:55kamu sendiri gimana
24:57sehat ya
24:58sehat-sehat
24:59Alhamdulillah
24:59sehat
25:00keluarga sehat
25:01semua kan ya
25:01Alhamdulillah
25:02iya
25:03ibu sakit
25:05iya
25:06syafakillah ya
25:07buat ibu
25:07semoga Allah
25:09mengangkat penyakitnya
25:11terima kasih
25:13oh iya
25:16kamu inget gak
25:17ini tuh tasbih
25:18dari kamu
25:19waktu aku ulang tahun
25:20kamu ngadoin aku gitu
25:22waktu itu loh
25:23waktu
25:23tahun terakhir
25:24kita di Cairo
25:25inget kan
25:25Masya Allah
25:26iya
25:27tapi maaf ya
25:29tadi tuh nyangkut
25:30jadinya
25:30putus deh
25:32gak apa-apa
25:35Masda
25:35maaf banget
25:37aku gak bisa lama-lama
25:38karena
25:39aku harus mengajar
25:40kasihan anak-anak
25:41kalau menunggu
25:43iya
25:43gak apa-apa
25:44aku juga tahu
25:45pasti kamu
25:46gak mau telat kan
25:49iya
25:50kamu
25:51kamu langsung
25:52rumah aja
25:53ayah ibu
25:54pasti senang sekali
25:55bisa melihatkan
25:55di dalam kamu
25:56ya
25:59Assalamualaikum
25:59Waalaikumsalam
26:16Waalaikumsalam
26:16Kiblat masih gak berubah
26:21masih paling on time
26:29cinta itu
26:30harus dinyatakan
26:32kalau disembunyikan
26:33mana bisa
26:35ntar menuju halal
26:36saya tuh yakin
26:37blad
26:38seribu satu persen
26:39kalau pusna juga
26:40cinta sama kamu
26:41kalau gak
26:42mana ada sih
26:43orang yang rela
26:45masakin kamu
26:46setiap hari
26:46kalau gak ada perasaan
26:48jadi menurut kamu gimana
26:53menurut saya
26:54kamu nyatain
26:56perasaan kamu
26:58ajakin husna serius
27:00saya rela kok
27:01bantu nyariin
27:02cincin buat husna
27:03jadi pas ntar kita pulang
27:05tuara kamu yang di Bogor
27:08tinggal nyiapin buat potkah
27:11kebetulan
27:12kita ketemu disini
27:13saya sekalian
27:15mau ngenalin
27:16calon suaminya husna
27:23namanya
27:24Rifai
27:33rencananya
27:34selesai kuliah
27:36husna
27:36mau mereka itu
27:37mau langsung menikah
27:51ini ibu
27:52semoga
27:53ibu hasana
27:54dan pak kiai
27:55berkenannya
27:55menerima oleh-oleh saya
27:56masya Allah
27:58terima kasih
27:59nah husna
28:01tapi
28:02ini nanti
28:03boleh ya
28:04sebagian
28:05ibu kasihkan
28:06untuk calon besan ibu
28:09ini kan banyak sekali
28:17oh
28:18boleh
28:19boleh
28:23saya juga sudah dengar
28:25soal perjodohan kiblat
28:27dengan
28:29anaknya sahabat pak kiai
28:31benar
28:32mohon doa juga
28:34dari naosna
28:35agar mereka
28:36saling dekat
28:37dan segera menikah
28:44saya ikut doain yang terbaik aja
28:47amin
29:05kebetulan kita kata bodoh sini
29:08ada apa ya
29:10saya cuma mau make sure
29:11apa benar
29:13kamu yang udah mempengaruhi
29:15ibu selina
29:15sampai akhirnya
29:17dia bikin press conference
29:18yang berimbas
29:20sama victoria tv
29:21buktinya mana
29:22saya punya saksi
29:24saksinya udah
29:25mau bayar
29:26saya gak selici kamu ya
29:29lebih baik sekarang
29:30kita ketemu
29:31sama padan
29:32dan juga saksi
29:33ayo kami kecaya
29:34apaan sih
29:35lepasin
29:36kalau kamu gak rasa benar
29:37ayo kecaya
29:38apa sih
29:38lepasin gak
29:39lepasin
29:48Thalia
29:51Thalia
29:52kamu gak apa
29:53sini aku bantuin
29:56lepasin
29:56kamu tuh gak usah drama ya
29:58maksudnya apa sih
29:59aku tulus
30:01mau bantuin kamu
30:01kok kamu akan marah-marah
30:03sama aku
30:04justru kamu tadi
30:05yang dorong saya
30:06tega ya
30:07kamu nuduh aku
30:08Sintia
30:09kamu yang tega
30:09sama saya
30:12cukup cukup
30:13Thalia
30:14kenapa kamu malah bikin onar lagi disini
30:16tapi ini bukan salah saya pak
30:18terus maksudnya apa
30:20kamu mau ngelampar kesalahan kamu ke aku
30:22gitu
30:22cukup cukup
30:24kalian jangan saling menyalahkan
30:25dan kamu
30:26lebih baik kamu fokus
30:28ke persiapan pemerintahan maaf kamu aja
30:30saya gak akan memberikan waktu yang lebih lama lagi
30:32jadi seharusnya kamu patuhi perintah direksi
30:36tapi pak
30:37pak
30:37pak
30:37pak
30:41mas
30:42mas
30:43mas
30:43mas
30:44mas
30:46tapi
30:48terus saya bisa jalan sendiri mas
30:49gak usah nge-yer
30:51kaki kamu masih sakit itu
31:04we'll see
31:05abis ini
31:06karir kamu gak akan selamat
31:08Thalia
31:08dan aku
31:09akan bikin
31:10mas Fandi
31:11berpaling dari kamu
31:18mas turun saya disini
31:22kamu yakin
31:26ya dah
31:26pelan-pelan
31:32kamu saya hantar ke rumah sakit ya
31:34buat apa mas
31:36seharian ini kamu udah calah kedua kali loh
31:38jadi lebih baik kamu diperiksa secara intensif
31:41ya jadi kalau ada apa-apa
31:42bisa langsung ditangani
31:45saya gak apa-apa kok
31:46mas Fandi gak usah khawatir
31:48kalau gitu saya hantar pulang
31:50oke
31:50mas maaf tapi saya butuh waktu sendiri
31:53apalagi saya juga harus mikirin soal permintaan
31:56maaf yang diminta sama Pak Adam
31:58tapi saya
31:59mas Fandi juga pasti menginginkan hal yang sama kan
32:04kalau gitu saya permisi
32:14assalamualaikum
32:15bu
32:18ibu Thalia udah pulang
32:26bu
32:29oh my god
32:31oh my god
32:32nah
32:33kamu baru pulang juga
32:37eh
32:38eh kamu kenapa
32:41gak apa-apa Kak
32:42itu cidat kamu
32:44aku coba
32:45Kak
32:46aku gak kenapa-napa
32:50Nay
32:54aku yakin
32:55pasti Renald yang udah ngelakuin semua ini ke Kak Naya
32:59tapi Kak Naya sengaja nutupin itu semua
33:06Nay
33:07Nay
33:08aku cuma mau baca keadaan kamu
33:10Nay
33:10Natalia kepo
33:11Nay
33:16Nay
33:17Nay
33:19Nay
33:20Kamu kenapa
33:22hah
33:22Natalia kepo
33:23cerita sama aku Nay
33:25Nay
33:25kalau keadaan kamu kayak gini aku gak akan tinggal diem
33:28gak mungkin aku ngebiarin adik aku disakitin sama orang lain
33:32Nay
33:33please
33:34jujur sama aku siapa yang udah ngelakuin ini sama kamu
33:38Renald ya
33:40apaan sih Kak
33:40Nay
33:42jujur ya
33:42dari awal kamu berhubungan sama Renald
33:45aku udah ngerasa ada yang aneh sama dia
33:47dan sekarang keadaan kamu kayak gini
33:49aku jadi makin curiga sama dia
33:51cukup Kak
33:52jangan dapet kakak cuma mau ngurus sakin ke bahagian aku
33:55justru aku kayak gini karena aku peduli sama kamu Nay
33:58kakak selama aku di rumah ini kakak cuma anggap aku orang asing
34:02seolah-olah aku bukan siapa-siapa
34:04ibu juga
34:05cuman sok baik berperan penting sebagai ibu sambungku
34:08cuman sok ikhlas aja
34:21kamu jangan pernah nandu ibu kayak gitu
34:24aku tau posisi ibu itu gak gampang nerima kamu anak dari istri kedua ayah
34:33tapi ibu cinta sama kamu dan terlanjur sayang sama kamu sama kayak ibu sayang sama aku
34:40kamu boleh gak ngehargain ibu tapi kamu jangan pernah nyakitin ibu
34:52ibu
34:53ada apa ini
35:01ibu tanya aja sama anak kandung ibu
35:04ah
35:07astagfirullahaladzim
35:10ada apa sih sebenernya
35:17kalian
35:24kamu mau kemana Nay
35:26aku mau pamit
35:28biar hidup kak Talia sama ibu bisa lebih tenang tanpa aku dianggap beban
35:31hei
35:33gak ada satupun di dunia ini yang nganggap kamu itu beban
35:36kamu itu bagian dari keluarga
35:40kak Nayah
35:41Nay
35:44kak Nayah
35:45Nay
35:46kak Nayah
35:47hei hei hei hei hei
35:49kamu mau pergi kemana nak
35:50ingat
35:51di luar sana tuh kamu gak punya siapa-siapa
35:54cuma ibu sama kak Talia yang jadi keluarga kamu
35:57jadi karena aku gak punya siapa-siapa di luar sana bu
36:00ibu sama kak Talia berhak untuk ngeremehin aku
36:03ya ampun nah kamu cuma salah paham aja
36:06bu
36:08aku capek dikasihani sama orang-orang munafik di rumah ini
36:15astagfirullahaladzim
36:15kak Nayah
36:16nah
36:23nah
36:24nah
36:24nah
36:24nah
36:25nah
36:25nah
36:26nah
36:26nah
36:26nah
36:27nah
36:29jangan pergi nak
36:30ibu minta maaf ya sayang ya
36:32kalau memang ada kata-kata Talia yang menyinggung perasaan kamu nak
36:36ingat
36:37ibu sama Talia tuh sayang banget sama kamu
36:40aku tetep mau pergi ibu
36:42mau pergi kemana
36:44ibu gak perlu tahu
36:45terus
36:46nanti kalau ada apa-apa sama kamu gimana
36:50ibu gak perlu khawatirin aku
36:54kak Nayah
37:03kak Nayah
37:04kak Nayah
37:04kak Nayah
37:05kak Nayah
37:06kak Nayah
37:07kak Nayah
37:10kak Nayah
37:12kak Nayah
37:13kak Nayah
37:13kak Nayah
37:28kak Nayah
37:29buat kamu
37:34aku milir
37:42Ya ampun
37:44Ini buku bagus banget
37:47Aduh, terima kasih
37:49Alhamdulillah
37:50Aku tuh nyari buku ini
37:51Udah susah banget dimana-mana udah gak ada
37:54Dan bahkan di online pun
37:55Itu kita harus PO dan butuh waktu yang lama
37:58Alhamdulillah, terima kasih
38:00Alhamdulillah juga
38:01Kalau buku itu bermanfaat buat kamu
38:04Sangat bermanfaat
38:07Bersambungnya
38:08Oh iya
38:10Terus biang dari kamu yang putus itu
38:12Udah aku benerin lo jadi gelang
38:14Jadi aku masih bisa zikir deh
38:23Kamu
38:25Berapa lama gak jadi disini
38:27Kenapa
38:28Gak ditemani oleh Rifai
38:40Aku batang nikah sama Rifai
38:45Karena ternyata dia
38:47Lebih memilih untuk menikahi perempuan lain
38:58Maaf
39:01Maaf
39:02Maaf banget
39:03Maaf sekali
39:04Aku bener-bener gak tau soal itu
39:06Aku minta maaf
39:08Gak apa-apa
39:10Aku yakin
39:12Sebaik-baiknya rencana manusia
39:15Tetap rencana Allah yang paling baik
39:18Aku juga udah move on kok
39:19Aku udah ngelupain semuanya
39:22Dan aku juga yakin
39:25Allah akan mengganti
39:27Dengan yang lebih tepat
39:36Soal perjodohan Kak
39:38Assalamualaikum
39:41Waalaikumsalam
39:41Nak
39:42Saya seneng banget denger kamu datang kesini
39:45Santri dan santri watikun
39:48Pasti semangat banget belajarnya
39:50Karena kedatangan guru
39:51Yang pintar
39:53Dan sabar kayak kamu
39:54Bisa aja ujinya
39:57Bambu kayak gitu
39:58Supaya dapet ole-oleh
40:00Sebenarnya pasti
40:01Tunggu-tunggu
40:02Saya juga
40:03Mohon jangan terlalu jujur
40:05Saya juga bawa ole-oleh loh buat kamu
40:07Beneran
40:12Aduh
40:13Ini memang
40:14Rejeki pria
40:15Soleh
40:16Nantan panrupawan
40:17Seperti saya
40:18Makasih Usna
40:20Sama-sama
40:49Sama-sama
40:51Kak
40:52Ibu masih belum bisa
40:54Ngubungin Kak Naya nih
40:55Renal juga sama
40:56Kamu bisa kan
40:58Bantu hubungin dia
40:59Buat bujukin
41:01Biar dia mau pulang nak
41:03Kak Naya itu pergi dari rumah
41:05Karena dia cuman mikirin dirinya sendiri
41:09Bahkan dia gak mau dengerin orang lain
41:11Kalau ibu terus-terusan khawatir sama dia
41:15Coba ngertiin Kak Naya terus
41:17Bahkan nyariin dia terus
41:18Aku tuh cuman takut
41:19Kalo dia tuh ngerasa besar kepala
41:21Dan gak ngerasa apa
41:22Salahnya dia
41:27Jadi ibu gak perlu
41:28Terlalu khawatir
41:34Talia juga mau minta maaf sama ibu
41:36Kalo Talia
41:39Minta ibu ngertiin
41:40Talia bakal berhenti
41:41Belajar ngaji di pesantren
41:44Karena itu cuman bikin Talia ngerasa bersalah
41:46Dan
41:47Dan Talia ngerasa jadi beban aja disana
41:55Terlalu khawatir
41:57Tolong
41:57Tolong kebakaran
42:02Astagfirullahaladzim
42:03Kenapa kamu baru cerita sekarang
42:05Ya Allah
42:06Kamu gak apa-apa kan
42:08Gak ada lu kebakar
42:12Buk
42:13Mantusan dari kemarin
42:14Aku perhatiin
42:15Jalan kamu agak aneh
42:17Kaki kamu gak apa-apa
42:19Enggak
42:20Enggak
42:20Talia tuh gak apa-apa
42:22Ibu gak usah ngelatir
42:23Iya kemarin emang
42:25Talia sempet jatuh di tangan kantor
42:27Tapi baik-baik aja kok
42:29Nih
42:29Udah dikasih salap anti nyeri juga
42:31Jadi ibu udah gak usah ngelatir
42:34Talia baik-baik aja
42:35Ya Allah
42:36Dan kali hati-hati ya
42:39Aku gak mau cerita sama ibu masalah Cynthia
42:47Karena ibu pasti jadi ikut kepikiran
42:51Eh bu
42:52Talia juga sekarang mau ke pesantren
42:55Talia mau tanggung jawab sama kesalahannya Talia
42:58Dan juga mau bantu biaya renovasi
43:00Oke
43:01Ibu ikut ya nak
43:07Atas kesalahan Talia
43:09Saya memohon maaf atas kejadian
43:12Kebakaran yang terjadi di area
43:15Dapur Santriwati ya bu
43:17Pak
43:18Gak apa-apa ibu
43:19Ini cuma musibah
43:21Semua diketahui oleh Allah
43:25Kami semua gak ada yang menyalahkan Talia
43:27Tapi mau gimana pun juga
43:29Itu tetap tanggung jawab saya
43:33Dan
43:36Saya mau bantu
43:38Untuk renovasi
43:39Jangan
43:40Jangan Natalia
43:45Jadi Natalia
43:47Tidak perlu berpikir
43:49Untuk memberikan dana
43:50Di pesantren ini
43:51Karena pesantren ini
43:53Sebetulnya sudah settle
43:55Sudah mumpuni
43:57Sudah mapan
43:58Pesantren kita ini
44:00Sudah bisa mengurus dirinya sendiri
44:02Ada dana iuran bulanan
44:05Ada dana infak
44:07Ada dana sadakoh
44:08Dan yang lain-lain sebagainya
44:12Ada satu lagi
44:13Pak Firta ehnya Talia
44:15Punya andil besar
44:17Pada pesantren ini
44:18Betul Bu Desi
44:20Sekarang
44:21Kita bahas dengan ini saja ya
44:23Karena hari ini
44:25Saya dan suami saya senang banget
44:27Karena Bu Desi sama Talia datang kesini
44:29Kami juga betah disini Bu
44:31Apalagi pas
44:33Tadi kami datang
44:34Saya sempat melihat
44:35Ada bunga-bunga anggrek di depan
44:37Cantik banget
44:38Bu Desi suka juga ya
44:39Iya
44:39Saya masih ada
44:42Anggrek yang langka
44:43Di taman
44:44Mari saya tunjukkan
44:46Mari boleh
44:47Mari
44:55Kalau gitu
44:56Sekalian saya juga mau jalan-jalan
44:59Di sekitar pesantren
45:00Baik
45:01Silahkan
45:02Permisi
45:03Assalamualaikum
45:04Waalaikumsalam
45:14Assalamualaikum
45:18Waalaikumsalam
45:19Ya
45:23Waalaikumsalam
45:27Waalaikumsalam
45:28Kamu udah lama
45:31Kamu
45:33Bagus pake pasmina gini
45:35Cocok sekali
45:44Ya udah
45:45Kalau gitu
45:45Saya lepas aja
45:46Ya
45:50Daripada kamu ngeliatin saya terus
45:51Ya
45:53Lagian saya juga pake
45:55Pasmina tuh cuman buat
45:58Menghormati
45:58Lingkungan pesantren aja
46:00Kok nggak
46:01Nggak ada maksud yang lain
46:03Ya
46:05Ya gitu
46:06Iya
46:09Saya juga
46:10Nggak nanya sih alasannya kenapa
46:11Saya hanya menyampaikan
46:13Kalau kamu
46:17Bagus pake pasmina
46:19Cocok
46:21Ya
46:23Gimana ya
46:24Kayak
46:25Mendekati sempurna
46:26Karena sempurna itu milik Allah
46:28Subhanahu wa ta'ala
46:29Sisanya milik kamu
46:30Nggak apa-apa
46:32Apa namanya
46:33Jadi saya
46:33Tolong buat
46:34Jangan dilepas
46:39Apa ini
46:40Ini isinya obat
46:42Buat ngobatin lengan kamu yang kemarin
46:45Takutin infeksi
46:46Oh
46:50Nggak
46:51Nggak maksudnya
46:52Jangan salah paham
46:53Bukannya
46:54Bukannya so baik
46:55Cuman
46:55Saya cuman nggak mau
46:57Kalau misalnya
46:58Saya tuh berhutang budi
47:00Sama orang gitu
47:00Iya
47:02Paham kan
47:03Paham
47:04Iya paham
47:04Saya tadi mau mengucapkan
47:06Alhamdulillah
47:08Terima kasih
47:13Ini apa nih
47:14Ini
47:16Saya cuman mau bantu
47:18Buat renovasi dapur
47:21Insya Allah
47:22Talia
47:23Talia tunggu sebentar
47:25Talia
47:26Talia
47:27Talia tunggu
47:28Talia please
47:28Tolong
47:29Sebentar sebentar sebentar
47:30Talia
47:31Saya nggak bisa menerima uang ini
47:32Ini itu tanggung jawab saya sama pesantren
47:35Kalau kamu nggak mau menerima uang ini sama si kamu nggak mau ngehargai saya
47:38Bukan kayak gitu
47:39Bukan kayak gitu Talia
47:40Talia
47:41Gini lah
47:41Nah itu namanya musibah
47:43Musibah itu kecelakaan
47:44Bukan rencana kita
47:45Jadi kita harus belajar ikhlas
47:47Kita harus menerimanya
47:48Dan kita semua nggak ada yang harus bertanggung jawab
47:52Tapi saya nggak mau menerima uang yang udah saya kasih ke kamu
47:54Jadi tolong kamu terima aja
47:56Karena saya nggak mau dikejar sama rasa bersalah
47:58Oke
47:59Nah
47:59Kamu harus belajar ikhlas
48:01Supaya kamu nggak dikejar rasa bersalah
48:03Tolong
48:03Saya mohon
48:04Saya nggak mau menerima uang itu
48:06Saya mohon
48:07Saya nggak mau menerima uang itu
48:08Talia, saya mohon
48:08Gila saya
48:09Saya mohon
48:10Pegang
48:10Kau ulang
48:11Terima kasih
48:41Oh hasilnya lebih cantik ya
48:42Oh iya kenalin
48:44Saya Husna
48:45Makasih ya
48:46Saya Talia
48:47Kamu ngajar disini juga
48:49Iya tapi jadi guru sementara
48:52Saya sama Husna ada kelas lagi
48:55Jadi kita harus buru-buru
48:57Ini kamu jangan lupa bawa penyakamu tadi
49:00Tinggal lagi-lagi ya
49:01Yuk
49:04Mari
49:04Mari mbak
49:05Iya
49:11Kiblat bilang
49:12Katanya saya harus titipin ini ke kamu
49:14Jadi nanti setelah dia ngajar
49:17Baru dia ambil amplop ini dari kamu
49:20Siap
49:23Kebetulan
49:23Selain dikenal tampan dari lahir
49:26Saya juga dikenal amanah orangnya
49:28Insya Allah titipan ini bakal saya sampaikan ke Kiblat
49:32Makasih ya
49:33Ternyata kamu itu
49:35Sahabat yang terbaik buat Kiblat
49:41Kamu kalau
49:42Buji jangan terlalu berlebihan
49:44Soalnya
49:44Saya rasanya pengen terbang
49:50Kalau gitu saya bermisi ya
49:52Assalamualaikum
49:53Waalaikumsalam
49:56Ya Allah
49:58Semoga saya dapat calon jodoh adiknya Talia
50:02Sepupunya
50:03Atau enggak tetanggan juga
50:04Enggak apa-apa ya Allah
50:05Yang penting manisnya kayak Talia
50:07Amin
50:22Biar malalamin
50:23Ya halo
50:26Iya kenapa
50:29Hari ini syuting terakhir program di Birtalia
50:33Ya kalau emang ini udah jadi keputusan seluruh Dewan Direksi
50:38Saya ikhlas
50:39Hari ini saya akan syuting
50:42Terakhir untuk program Bipir Talia
50:44Dan juga penuntupan
50:48Terima kasih
51:04Pemirsa sekalian
51:05Baik yang ada di studio ataupun di rumah
51:07Terima kasih
51:08Karena telah setia menemani acara Bipir Talia selama 3 tahun ini
51:13Saya selaku presenter dan juga produser
51:16Meminta maaf
51:18Atas kegaduhan yang terjadi yang melibatkan Ibu Selina
51:21Dan juga baru digamal
51:23Dengan sepenuh hati
51:24Saya meminta maaf
51:26Dan berjanji
51:27Kedepannya saya akan memberikan program TV yang jauh lebih baik dan bermanfaat
51:32Saya Talia Ramadhani
51:33Dan segenap kru yang bertugas di acara Bipir Talia
51:37Kami pamit undur diri
51:39Stay healthy
51:41And stay happy
51:43Terima kasih
52:15And stop
52:23Titi yakin
52:25Pasti Mbak Talia akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar dari ini
52:51Kenapa tiba-tiba program Talia selesai
52:55Ini gara-gara kamu datang ke kantor saya kemarin ya
52:57Saya jadi digosipin satu kantor
52:59Karena saya dikira bawa pacar ke kantor
53:02Gak jangan-gak jangan karena itu ya
53:06Assalamualaikum
53:08Waalaikumsalam
53:10Titipan dari Talia
53:11Kenapa diterima?
53:13Blat
53:13Namanya juga amanah
53:15Talia titipin di saya
53:17Ya saya sampaikan ke kamu
53:24Bapak Kalcer
53:25Eh itu gak enak banget manggilnya Mas Kalcer
53:28Saya dengar kabar soal Talia
53:30Saya mau ketemu sama Talia
53:32Oh
53:32Gimana Talia?
53:34Iya mas
53:35Mbak Talia
53:38Lagi sedih
53:39Terima kasihan
53:40Ini tadi Titi habis beli incis
53:42Kayak kebut Mbak Talia
53:43Biar Mbak Talia gak sedih lagi
53:46Titi titipin ke Mas Kalcer aja ya
53:51Kenapa dengan dia?
53:53Ini Talia dimana?
53:54Mbak Talia lagi di taman
53:55Dia gak mau ngeliat studio lima yang mau digilir set
53:59Selamanya Mas
54:01Ini titipin ya
54:02Kasih ke Mbak Talia ya
54:03Biar dia senyum lagi
54:06Terima kasih
54:07Sayang terima kasih
54:37Sampai jumpa
54:41Saya tau kamu lagi sedih
54:43But
54:43Life must go on
54:45Kamu wanita berbakat Talia
54:47Saya yakin kok
54:49Masih banyak program kedepannya yang bisa kamu buat
55:03Saya
55:05Saya sebagai produser gak bisa berbuat apa-apa Mas
55:10Nah kan saya harus meminta maaf
55:12Di depan publik atas kesalahan yang gak salahkuin
55:16Talia
55:16Talia
55:17Kamu jangan salah paham
55:20Saya gak ngebelain Pak Adam
55:22Saya sebagai head kamu
55:23Malah saya setuju
55:25Kalau kamu melakukan itu
55:26Biar semua masalahnya selesai
55:30Talia
55:31Sudah ya mas
55:33Sudah ya mas
55:33Saya perlu dibahas lagi
55:37Talia tunggu
55:38Jangan pergi dulu
55:41Talia
55:42Mas
55:45Maaf mas
55:47Saya butuh waktu sendiri
55:51Talia
55:58Asal kamu tahu
55:59Semua yang saya lakukan ini
56:03Demi kebaikan kamu Talia
56:07Karena saya gak mungkin
56:09Hancurin impian wanita yang saya cintai
56:21Maaf
56:23Maaf kalau
56:25Kalau saya menyatakan perasaan saya ini
56:29Saya gak bisa bohongin perasaan saya
56:39Perasaan ini udah lama saya benar
56:41I love you Talia
56:44I love you Talia
57:11Tuhan
57:13Tuhan
57:14Tertemukan aku
57:15Selamat
57:17Tuhan
57:20Hatinya
57:21Begul
57:27Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar