Skip to playerSkip to main content
  • 8 hours ago
Menlu: Anggota Board of Peace Tidak Diwajibkan Bayar Iuran
Transcript
00:00I don't know what this is going to be...
00:04Menteri Luar Negeri Sugiyono menyebut bahwa hingga saat ini
00:08belum ada kontribusi finansial yang diberikan Indonesia
00:11kepada Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace.
00:15Ditemui di Washington DC, Amerika Serikat,
00:18Jumat 20 Februari waktu setempat,
00:20Sugiyono mengatakan bahwa Indonesia dapat menjadi anggota dewan tersebut
00:24tanpa harus memberikan kontribusi finansial.
00:27Namun, ia tak menampik bahwa Dewan Perdamaian
00:30menawarkan calon anggotanya untuk membayar 1 miliar dolar Amerika.
00:34Hanya saja itu bukan merupakan syarat utama atau kewajiban
00:38bagi anggota Dewan Perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut.
00:43Menurutnya, setiap negara memiliki cara berbeda
00:45untuk berkontribusi dalam Dewan Perdamaian.
00:49Menlu menyebut Indonesia berkontribusi melalui pengerahan pasukan
00:52sebagai bagian dari International Stabilization Force, ISF,
00:56yakni operasi militer gabungan untuk menstabilkan lingkungan sipil di Gaza.
01:01Jadi, dari awal saya bilang,
01:03ini yang namanya itu bukan yuran keanggotaan,
01:07bukan syarat keanggotaan, tidak.
01:10Kita sekarang sudah anggota,
01:12nggak perlu bayar juga nggak apa-apa.
01:13Jadi, kemarin itu yang dibicarakan soal,
01:15ini bukan kontribusi, ini on top of itu,
01:19yang 1 miliar itu.
01:20Ada negara-negara lain yang ingin kontribusi di situ.
01:24Dan sudah ada pledge, berapa kemarin, 5 atau 7?
01:28Ada yang uang, ada yang pasukan.
01:31Lebih lanjut, Menlu juga menegaskan bahwa Indonesia
01:34belum menyumbang iuran bagi rekonstruksi Gaza.
01:37Ada pun ada 9 negara yang menyatakan komitmen kontribusi
01:42dengan total mencapai 7 miliar dolar Amerika Serikat.
01:46Tim kantor berita antara mewartakan.
01:49Terima kasih.
01:51You
Comments

Recommended