Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, saksikan Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa Ramadan 2026 di link ini https://www.youtube.com/watch?v=WB6aEb8gsb4



IKN, KOMPAS.TV - BMKG mengungkapkan hasil pantauan hilal pada Selasa 17 Februari 2026. Pihak BMKG mengungkapkan bahwa hilal tidak terlihat pada hari ini. Maka Rabu, 18 Februari 2026 akan dilakukan pemantauan hilal kembali.

Untuk pertama kalinya, Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjadi salah satu titik pemantauan hilal rukyatul hilal nasional untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah pada hari ini.

Pemantauan dipusatkan di Masjid Negara IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanwil Kemenag Kalimantan Timur bekerja sama dengan instansi terkait dan ormas Islam.

Untuk mengetahui hasil pemantauan hilal, sudah bergabung Skandar Amir Dahlan, Jurnalis KompasTV.

#ikn #pantauanhilal #bmkg

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651288/hilal-tak-terlihat-di-ikn-bmkg-jadwalkan-pantauan-ulang-pada-18-februari-2026
Transkrip
00:00Ke wilayah Indonesia Tengah ada pemantauan hilal salah satunya dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara.
00:05Di IKN pemantauan hilal dilakukan di dua titik saudara yaitu di Masjid IKN dan di Rusun ASN 1.
00:13Ini merupakan pertama kalinya wilayah IKN digunakan sebagai lokasi pengawatan hilal.
00:19Pada 11 Januari lalu masjid ini digunakan untuk sholat subuh berjamaah perdana
00:24yang diimami langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
00:32Kita akan pantau di IKN di Ibu Kota Nusantara ada Iskandar Amir Dahlan.
00:40Iskandar saat ini seperti apa proses yang berlangsung di IKN sebagai titik perdana ya?
00:47Perdana IKN digunakan sebagai titik pemantauan hilal.
00:52Ya baik Friska dan saudara pengamatan hilal di Tower ASN 1 Ibu Kota Nusantara
00:59belum terlihat hasil pengamatan tim BNKC menggunakan teropong astronomi hilal berada di minus 1,481 derajat
01:09atau di bawah ufuk.
01:10Diperkirakan konjungsi akan terjadi pada pukul 8 malam jika konjungsi terjadi setelah matahari terbenam
01:18pengamatan hilal akan dilakukan pada 18 Februari atau besok.
01:23Pantauan hilal yang dilakukan di Tower ASN 1 Ibu Kota Nusantara hingga saat ini belum terlihat.
01:29Hasil pengamatan tim BNKC menggunakan teropong astronomi hilal masih berada di minus 1,4481 derajat
01:38atau di bawah ufuk.
01:39Perkiraan konjungsi akan terjadi pada malam hari ini jam 8 Wita setelah konjungsi terjadi setelah matahari terbenam
01:47pengamatan hilal akan dilakukan pada 18 Februari atau besok.
01:52besok diperkirakan ketinggian hilal sudah mencapai 8 derajat atau sudah terlihat di atas ufuk.
02:05Demikian wawancara kami dengan pengamat satu meteorologi dan biogisika BNKC Balikpapan
02:10Muhammad Al-Fatan Werdi Tadea.
02:15Untuk hari ini tanggal 17 itu karena ketinggian hilalnya masih di minus 1 ya Pak ya
02:20di minus 1,481 derajat di lokasi kita di gedung ASN1 itu ketinggiannya masih di bawah ufuk
02:28jadi tidak mungkin terlihat walaupun cuacanya cerah juga tidak mungkin terlihat.
02:32Seperti itu.
02:32Jadi ini tidak terlihat bukan karena cuaca mendung ini?
02:35Bukan karena cuaca mendung itu salah satu faktor juga.
02:37Cuma di sini kan ketinggian hilal masih di bawah ufuk jadi tidak akan terlihat.
02:41Cuma di sini karena konjungsinya itu di jam 8 malam nanti Pak.
02:45Jam 8 malam.
02:46Jam 8 malam konjungsi atau istimanya.
02:47Nah kalau konjungsi terjadi setelah matahari terbenam,
02:52otomatis kan konjungsinya jam 8 malam terjadi setelah matahari terbenam.
02:56Itu berarti pengamatan hilal akan dilaksanakan di tanggal 18 lagi nanti.
03:02Besok hari?
03:02Besok hari.
03:04Akan mengakakan pengamatan hilal lagi.
03:06Dan besok itu menurut data yang kami hitung itu ketinggian hilal sudah di 8, sekian derajat.
03:11Sudah plus berarti ya?
03:13Siap, sudah plus. Sudah di atas ufuk.
03:16Karena masih di bawah ufuk di IKN, maka hilal ini kan akan dipantau besok 18 Februari.
03:24Iskandar bisa dijelaskan bagaimana persiapan untuk pemantauan hilal esok hari?
03:30Untuk pantauan hilal esok hari tidak berbeda dengan hari ini,
03:34dimana waktu DNKG nantinya akan menggunakan teropong astronomi untuk memastikan hilal sudah terlihat atau sudah di atas ufuk.
03:44Sehingga bisa dipastikan untuk masuk ke bulan Ramadan.
03:48Terus ya?
03:49Baik, terima kasih Iskandar sudah melaporkan dari IKN.
03:56Yang IKN pada tahun ini pertama kalinya dilakukan pemantauan hilal di sana.
04:02Tadi dari laporan Iskandar Amir Dahlan, jurnalis Kompas TV, bahwa hingga saat ini masih di bawah ufuk sehingga pemantauan hilal
04:09akan dilakukan esok hari.
04:10Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan