Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV - Observatorium Bosscha mengungkapkan alasan pihaknya tidak melakukan pengamatan hilal pada 17 Februari 2026.

"Untuk penentuan awal bulan Ramadan 1447 Hijriah, hasil perhitungan astronomis memperlihatkan bahwa pada tanggal 17 Februari 2026, atau bertepatan dengan 29 Sya'ban 1447 Hijriah," ujar salah satu peneliti Observatorium Bosscha, Yatni Yulianti, pada Selasa (17/2/2026).

"Bulan akan terbenam terlebih dahulu dibandingkan dengan matahari, sehingga secara astronomis hilal tidak akan bisa diamati," lanjutnya.

Diketahui, Observatorium Bosscha biasanya menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam penentuan awal 1 Ramadan.

Baca Juga Awal Puasa Ramadan 2026 Sama atau Berbeda? Ini Data Hisab Hilal Kemenag dan BMKG pada 17 Februari di https://www.kompas.tv/info-publik/651033/awal-puasa-ramadan-2026-sama-atau-berbeda-ini-data-hisab-hilal-kemenag-dan-bmkg-pada-17-februari

#ramadan #observatoriumbosscha #sidangisbat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651178/alasan-observatorium-bosscha-tak-lakukan-pengamatan-hilal-17-februari-2026
Transkrip
00:00Secara astronomis, hilal tidak akan bisa diamati.
00:03Sebagai institusi pendidikan dan penelitian astronomi,
00:07Observatorium Puska ITB secara rutin melaksanakan kegiatan pengamatan bulan sabit muda,
00:13termasuk untuk penentuan bulan-bulan istimewa
00:17yang menjadi rujukan masyarakat dan kementerian agama Republik Indonesia.
00:22Untuk penentuan awal bulan Ramadan 1447 Hijriah,
00:27hasil perhitungan astronomis memperlihatkan bahwa pada tanggal 17 Februari 2026
00:33atau bertepatan dengan 29 Syakban 1447 Hijriah,
00:39bulan akan terbenam terlebih dahulu dibandingkan dengan matahari.
00:44Sehingga secara astronomis, hilal tidak akan bisa diamati.
00:48Oleh karena itu, Observatorium Puska tidak akan melaksanakan kegiatan pengamatan pada tanggal 17 Februari,
00:55namun tetap melaksanakan kegiatan pengamatan lanjutan pada tanggal 18 Februari 2026
01:02untuk kepentingan penelitian dan dokumentasi ilmiah.
01:49Ini citra matahari.
01:52Sebentar, kita menggunakan USB-nya akan menggunakan USB-nya.
02:00Kalau mengisi akurasinya, kita menggunakan filter mata.
02:07Sehingga...
02:08Kalau mau di-check, boleh saya ke-hombelnya?
02:12Pakai-pakai.
02:21Terima kasih.
02:43Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan