Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Untuk membeli saham di Indonesia, kamu harus melalui perusahaan sekuritas resmi yang terdaftar dan diawasi OJK, bukan membeli langsung ke Bursa Efek. Sekuritas berperan sebagai perantara, mencatat transaksi, dan menjaga keamanan dana. Kamu juga membutuhkan RDN, rekening khusus di bank atas nama kamu sebagai dompet transaksi. Contohnya, aplikasi Stockbit menawarkan fitur lengkap dan ramah pengguna. Saham yang dibeli akan tersimpan aman di KSEI.
Transkrip
00:00Pernah nggak? Kamu pengen beli saham langsung, eh ternyata nggak bisa.
00:04Banyak banget yang mikir beli saham itu kayak beli jajanan di warung.
00:09Tinggal tunjuk, bayar, selesai.
00:12Aku dulu juga sempat mikirnya begitu lho, tapi pas beneran coba, ternyata harus lewat yang namanya sekuritas.
00:19Nggak bisa langsung ke bursa efek Indonesia kayak kamu beli es teh di pinggir jalan.
00:23Nah, analoginya gini, saham itu kayak permen dan sekuritas itu tokonya.
00:30Jadi kita nggak bisa beli permennya ke pabrik harus lewat toko dulu.
00:35Sama banget kayak beli saham ada perantaranya.
00:38Setuju, dan sekuritas itu memang udah punya izin resmi.
00:41Mereka terhubung langsung ke bursa efek, jadi prosesnya terjamin, nggak asal-asalan.
00:47Buat pemula kadang suka bingung kenapa ribet banget padahal tujuannya biar aman.
00:52Kalau dipikir-pikir, kenapa sih harus banget lewat sekuritas?
00:57Kenapa nggak bisa langsung aja beli ke pasar sahamnya?
01:00Soalnya, bursa efek itu nggak sembarangan nerima pembeli.
01:05Harus lewat pintu resmi alias sekuritas supaya semua transaksi tercatat dan jelas sumbernya.
01:11Plus, sekuritas juga bikin kita lebih aman dari penipuan.
01:15Benar juga, sekuritas ini kan diawasi OJK.
01:18Jadi, uang kita dipisah, nggak dicampur sama punya orang lain.
01:24Dan kalau ada masalah juga, jelas perlindungannya.
01:28Sekuritas yang nyatat semua transaksi kita.
01:31Jadi, kalau lupa pernah beli apa, tinggal cek di sana.
01:34Buat aku, fitur pencatatan itu penting banget.
01:37Pernah kejadian, temen aku bingung sahamnya hilang padahal ternyata lupa jual.
01:42Kalau nggak ada sekuritas, bisa makin repot urusannya.
01:46Omong-omong soal sekuritas, dari sekian banyak yang ada di Indonesia,
01:50aku pribadi suka banget sama Stockbit.
01:52Menurutku, fiturnya lengkap dan user-friendly.
01:56Wah, aku juga pakai Stockbit sih.
01:58Selain tampilannya enak dilihat, fitur chart sahamnya detail,
02:03ada broker summary, terus ada kayak media sosial buat diskusi saham di aplikasi yang sama.
02:09Nyari info jadi gampang.
02:11Nah, yang aku suka lagi, itu fitur screenernya.
02:15Kita bisa cari saham sesuai kriteria yang kita mau.
02:19Jadi nggak asal tebak.
02:21Kapan-kapan seru nih, kalau kita bedah satu-satu fiturnya.
02:25Boleh banget.
02:26Dan serunya lagi, walaupun kita sama-sama suka Stockbit,
02:30ini murni pendapat pribadi ya.
02:32Nggak di-endorse.
02:33Tapi jujur, buat pemula maupun yang udah lama,
02:37fiturnya memang membantu banget.
02:39Ngomong-ngomong soal beli saham,
02:41ternyata ada satu hal penting lain yang butuh banget diperhatiin,
02:45yaitu RDN, atau rekening dana nasabah.
02:49Kamu udah tahu soal ini?
02:51Iya.
02:51RDN itu kayak dompet khusus buat transaksi saham, kan?
02:55Rekeningnya atas nama kita sendiri,
02:57disimpan di bank, bukan di sekuritas.
03:00Jadi kalau ada apa-apa sama sekuritas,
03:03uang kita tetap aman.
03:05Persis, dan OJK juga yang mengawasi.
03:08Jadi sistemnya jelas dan transparan.
03:12Aku suka karena nambahin rasa aman
03:14kalau lagi trading uang dan saham jelas posisinya.
03:17Betul.
03:18Dan cara bikin RDN juga nggak ribet.
03:20Apalagi kalau daftar lewat aplikasi kayak Stockbit.
03:23Semua instruksi biasanya udah jelas di aplikasinya.
03:27Tinggal ikutin aja step by step.
03:29Biar makin kebayang,
03:30aku rangkum ya.
03:32Pertama,
03:33kita isi saldo di RDN.
03:35Setelah itu,
03:36buka aplikasi Stockbit.
03:38Pilih saham yang kita pengen.
03:39Misal saham Antam di harga 4.000 piah per lembar.
03:42Tapi ingat,
03:44minimal beli itu satu lot,
03:45alias 100 lembar.
03:47Jadi kalau saham Antam harganya 4.000,
03:50berarti buat satu lot harus keluar 400.000.
03:54Nah setelah berhasil beli,
03:56sahamnya langsung disimpan di KCI
03:59atau Kustodian Central Effect Indonesia.
04:02Jadi kayak gudang penyimpanan saham kita yang dijamin aman.
04:06Aku suka sistemnya transparan dan teratur banget.
04:09Semua ada catatan digitalnya.
04:12Jadi kalau tiba-tiba lupa,
04:14tinggal cek di aplikasi atau tanya ke sekuritas.
04:17Kalau disimpulkan,
04:19sekuritas itu perantara resmi buat beli saham,
04:22RDN itu dompet khusus,
04:24dan KSAI itu tempat penyimpanan saham kita.
04:28Prosesnya rapi banget ya.
04:30Lumayan jelas kok.
04:31Yang penting,
04:32jangan lupakan edukasi sebelum terjun.
04:34Banyak banget sumber gratisan buat belajar saham
04:37tanpa jualan mimpi.
04:39Setuju.
04:40Belajar dari sumber terpercaya itu kunci.
04:42Biar nggak gampang ketipu atau tergoda janji profit instant.
04:45Dan kalau masih bingung,
04:47jangan ragu buat tanya atau diskusi di komunitas.
Komentar

Dianjurkan