00:00Caimin ingatkan dampak bencana bisa ciptakan kemiskinan baru.
00:04Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat,
00:07Abdul Muhaymin Iskandar, atau yang akrab di Sapa Caimin,
00:10mengingatkan bahwa rentetan bencana yang menimpa di berbagai wilayah Indonesia
00:14pada awal tahun ini berpotensi memicu kemunculan kemiskinan baru di tengah masyarakat.
00:20Hampir tidak pernah target-target bisa terpenuhi dengan baik.
00:25Jadi, pengalaman 20 tahun terakhir, bahkan 55 tahun terakhir,
00:34kita mengalami berbagai kegagalan-kegagalan yang fundamental.
00:39Karena itu, dengan gerakan Indonesia Berdaya ini, kita tidak ingin mengulangi kegagalan.
00:46Perlihatan itu disampaikan pada peluncuran program kolaborasi Indonesia Berdaya
00:51yang dihadiri Caimin secara online pada Kamis 12 Februari 2026.
00:56Program tersebut berlangsung di Jakarta.
00:58Secara daring, Caimin menegaskan,
01:01meskipun angka kemiskinan nasional telah turun menjadi sekitar 8,25% per September 2025,
01:08ancaman baru tetap mengintai akibat dampak berulangnya bencana alam
01:12seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrim.
01:15Ia menekankan bahwa kondisi itu bisa menghambat target pengentasan kemiskinan ekstrim
01:20menjadi 0% di tahun 2026, jika tidak ditangani dengan strategi pemberdayaan yang kuat.
01:27Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan bahwa
01:31selama bulan pertama tahun 2026,
01:34telah terjadi 205 kejadian bencana di berbagai daerah,
01:37dengan banjir sebagai jenis bencana yang paling sering terjadi.
01:41Untuk itu, Caimin menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen pemerintah
01:45dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahterahan
01:49dan memperkuat ketahanan sosial ekonomi warga.
01:52Ia juga menggarisbawahi bahwa penanggulangan kemiskinan tidak cukup
01:56hanya mengandalkan angka statistik,
01:58tetapi harus dilengkapi program pemberdayaan yang berkelanjutan
02:01untuk mencegah kemiskinan menjadi realitas struktural
02:05di berbagai komunitas berdampak bencana.
02:11Terima kasih telah menonton!
Komentar