Skip to playerSkip to main content
  • 2 months ago
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku harus banyak belajar dari pengalaman panjang Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. Gibran pun berkelakar, siapa pun presidennya, menterinya tetap Yusril.Hal itu disampaikan Wapres Gibran saat menghadiri acara peluncuran delapan buku perjalanan rekam jejak Yusril Ihza Mahendra, Sabtu (7/2).
Transcript
00:00For me, Prof. Yusril is a chef who is a chef and a chef of the field of law and law and law and law.
00:17As a child, I must learn a lot from him, from his experience.
00:27Beliau adalah guru besar hukum tata negara di usia 42 tahun.
00:37Beliau adalah pendiri Partai Bulan Bintang.
00:44Menteri Hukum dan Perundang-Undangan, Menteri Kehakiman dan HAM di era Presiden Gusdur dan Presiden Megawati.
00:59Menteri Sekretaris Negara di era Presiden SBE.
01:05Menko Hukum HAM Imigrasi dan Permas di era Bapak Presiden Prabowo.
01:11Jadi, siapapun Presidennya, Menterinya Prof. Yusril.
01:23Sehingga, seperti yang Bapak Presiden Prabowo sampaikan di kata pengantar beliau,
01:31pengabdian Prof. Yusril bukan semata soal jabatan, tapi sebuah pengabdian yang berkesinambungan.
01:44Lintas rezim.
01:50Lintas rezim yang hanya dapat dilakukan oleh seorang yang memiliki integritas.
01:58Kejernihan berpikir dan kesetiaan pada negara, bukan pada kekuasaan sesaat.
02:08Oleh sebab itu, saya yakin buku perjalanan yang berisi rekam jejak, gagasan, pemikiran, dan semangat Prof. Yusril selama 70 tahun ini
02:21akan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya.
02:28Karena Prof. Yusril hidup di era sejak mesin ketik, namun gagasan dan pemikirannya sampai sekarang masih relevan di era digital dan AI.
02:44Ini luar biasa, Bapak-Ibu tepuk tangan untuk Prof. Yusril.
02:47Terima kasih.
Comments

Recommended