00:00Terima kasih telah menonton
00:30Awal tahun 2020 dam, Kabupaten Aceh Tengah menjadi sorotan
00:34Sebuah lubang yang semula kecil menjelma menjadi lubang raksasa
00:38Terus memanjang dan melebar hingga membelah darata
00:41Luasnya lubang besar kini memutus akses jalan utama desa
00:44Pindamanya ini menjadi tanda rapuhnya struktur tanah Aceh Tengah
00:48Sekaligus peringatan ancaman bencana di bawah permukaan
00:51Hasil kajian yang menunjukkan bahwa pada lokasi terjadinya longsor secara geologi
00:57Tersusun oleh batuan volkanik
01:00Didominasi oleh tufa dan pasir yang mudah pas
01:05Kemudian longsor juga terjadi karena dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi
01:11Serta lereng yang curah
01:13Ini kami mengimbau juga agar semua pihak dan masyarakat
01:18Muas padai terhadap kondisi ini
01:21Dan lebih peka terhadap terutama pada saat-saat terjadinya hujan
01:26Ancaman lubang raksasa muncul di saat Aceh belum sepurnya pulih
01:32Akibat dampak banjir badang dan tanah longsor yang melanda akhir tahun 2025 lalu
01:37Nanganan bencana di Aceh Tengah menjadi tantang yang besar
01:40Menilik anggaran yang dimiliki pemerintah daerah tahun 2025
01:44Alokasi anggaran untuk bencana yang berasal dari anggaran belanja tidak terduga
01:48Atau BTT sebesar 3,1 miliar rupiah
01:51Jumlah ini terbilang minim karena harus menopak upaya mitigasi, kesiap siagaan, hingga penanganan darurat
01:57Setelah bencana besar melanda akhir tahun 2025
02:00Olah anggaran pun berubah, melonjak signifikan menjadi 80,9 miliar rupiah
02:06Merespons kebutuhan penanggulangan pasca bencana
02:11Meski secara resmi Provinsi Aceh telah beralih status dari tanggap darurat ke fase pemulihan bencana
02:17Namun dampak banjir bandang dan tanah longsor masih membayangi hingga kini
02:21Di kecamatan Ketola, Aceh Tengah, warga desa Bergang, Karang Ampar, dan Pantan Reduk
02:26Masih terisolasi akibat jalan dan jembatan utama hancur
02:30Untuk keluar masuk desa, warga terpaksa bergelantungan di kabel seling
02:34Yang dipasang melintasi sungai dan menjadi satu-satunya akses beraktifitas
02:38Termasuk mengangkut hasil pertanian
02:40Sementara di Kabupaten Biran, lebih dari 20 hektare sawah di desa Tepin Rayak
02:46Camatan Pesangan Siblah Krueng
02:47Masih tertimbun pasir sisa banjir bandang
02:50Sawah yang seharusnya memasuki musim tanam, kini rata dan kering
02:54Demi bertahan hidup, para petani menanam semangka dan jagung
02:57Di atas lahan berpasir, meski risiko gagal panen, mengintai
03:01Di sektor pendidikan, dampak bencana juga terasa di Aceh Tamiang
03:05Siswa Madrasa Ibtidayah Negeri masih belajar di sekolah darurat
03:09Kondisi serupa terlihat di SMA Negeri 2 meredupi di jaya
03:12Siswa masih belajar di atas lumpur, beralaskan terpal, dan di dalam tenda darurat
03:17Meski sederet permasalahan pasca bencana banjir dan longsor belum usai
03:22Kini Aceh harus kembali dihadapkan pada ancaman baru, fenomena lubang raksasa
03:26Peristiwa geologi juga terjadi di desa pada Sari, Kecamatan Jatimegara
03:32Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada 2 Februari lalu
03:35Bencana tanah bergerak di picu hujan ekstrim, berusak sekitar 500 rumah
03:39Serta fasilitas umum seperti jalan, sekolah, dan pondo pesantren
03:43Hingga memaksa 1.700 warga mengungsi
03:46Pergerakan tanah belum sepenuhnya berhenti dan berpotensi terjadi bencana susulan
03:50Sementara pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat
03:54Menyiapkan hunian sementara dan merancang relokasi jangka panjang
03:58Rentetan bencana di beberapa titik di tanah air menjadi penanda bahwa mitigasi tak bisa ditunda
04:05Rentanan alam yang bertaut dengan cuaca ekstrim menuntut kesiap-siagaan dan upaya mitigasi yang berkelanjutan
04:11Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama agar ancaman bencana tak lagi berenggut nyawa
04:17Sebenarnya saya bersama dengan Pak Luki selaku Sekretaris Desa Ondok Balik ya Pak ya
04:37Dan juga dengan Kepala Dusun Aramiko dengan Pak Adi
04:40Saya ingin konfirmasi Bapak-Bapak
04:43Ini jalan yang dulu juga sempat digunakan warga
04:47Ceritanya ini jalan ini putus juga atau seperti apa Pak?
04:52Sekitar 2002 jalan ini dilalui
04:56Jalan utamanya ini dulu sebelum putus
05:00Setelah putus barulah pindah di jalur yang putus sekarang ini
05:04Saya luruskan Pak, artinya tahun 2002 jalan yang kita injek saat ini adalah jalan utama di Pondok Bali
05:12Putus karena lubang raksasa kemudian berpindah ke jalan yang ada SUTT-nya
05:17Iya, iya
05:18Dan sekarang putus lagi
05:19Putus lagi
05:20Dan baru ada jalan alternatif yang dibuat
05:23Iya
05:24Oke
05:25Artinya longsoran ini atau jalan putus karena lubang raksasa sudah terjadi dua kali?
05:30Dua kali
05:31Kita bisa lihat ya Pak ya, ujungnya ini bisa terlihat dari sini?
05:34Bisa-bisa
05:34Oke, kita akan coba lihat ya saudara
05:36Tapi ini masuk ke zona aman atau seperti apa?
05:41Kalau yang sebelah sini bisa dikatakan aman
05:45Cuma kalau yang sebelah sana itulah jatuh-jatuh aja
05:49Oke, kita akan coba lebih mendekat
05:51Luar biasa dalam ya Pak ya?
05:58Itulah tanahnya
06:00Sedalam ini Pak?
06:00Namun kalau yang sebelah sana
06:02Rasaan lebih dalam
06:04Saya tunjukkan dulu yang ini ya
06:08Ini adalah jalan utama yang pada tahun 2002 sempat digunakan
06:13Dan terputus
06:14Dan bisa Anda lihat begitu dalam
06:16Lubang yang ada bahkan sudah tumbuh pohonan ya Pak?
06:20Iya
06:20Air dari lubang tadi Pak?
06:28Yang berwarna coklat itu ya?
06:42Yang berwarna coklat itu ya?
06:43Ya
06:44Airnya kan nggak bisa sekali
06:45Air dry naso tadi ya Pak ya?
06:50Pak Luki tadi juga kita sudah berbincang ya Pak?
06:55Dengan beberapa warga
06:56Untuk di desa Pondok Balik ini sendiri jumlah warga secara total ada berapa?
07:01Secara total keseluruhan 970
07:04970
07:05970
07:06970 jiwa
07:09970 jiwa
07:10Untuk yang mungkin sudah dipetakan Pak yang berada bisa dikatakan mungkin di daerah-daerah rawan jumlahnya mungkin kisaran berapa?
07:16Kisaran mungkin 15 kakak mungkin ada Pak
07:20Artinya kurang lebih ada 15 kakak yang berada di daerah yang bisa dikatakan tidak amat karena dekat dengan dulu Pak asasah
07:27Tapi ketika warga berharap di relokasi apakah mungkin pemerintah desa ataupun mungkin pemerintahan dusun juga membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat Pak untuk menyediakan tempat tinggal atau seperti apa?
07:40Ya harapan kami sebagai pemerintah kampung Pondok Balik ya
07:43Sendiri ya kami berharap untuk pemerintah pusat untuk memfasilitasi warga yang resah inilah mendengarkan keluh resah masyarakat yang selama ini berjarak kurang lebih 100 meter dari titik lokasi ini
08:01Supaya untuk didengar itu kami meminta untuk pemerintah pusat untuk membuat secepatnya lah akses jalankan
08:10Karena untuk membawa hasil bumi kami ini inilah jalan satu-satunya ini
08:14Ini satu-satunya?
08:15Satu-satunya jalan ini
08:16Masyarakat Ketol pada umumnya membawa hasil panen mereka
08:21Ya inilah jalan satu-satunya untuk diakses ke luar
08:24Kalau kita tarik garis lurus ya dari Pondok Balik ini
08:32Nah ini kan kita lihat ada 700 meter ke arah barat dan juga 1 kilometer ke arah timur pemukiman ya
08:41Apakah itu juga artinya saat ini warga sudah harus mulai direlokasi?
08:45Terima kasih telah menonton!
Komentar