00:00Oke, dan ini rumahnya saudara, saya akan coba, Pak Sutino, saya akan coba berbincang dengan penghuni rumah, apakah sempat mendengar ataupun merasakan sesuatu ketika lubang raksasa tersebut terbentuk.
00:16Assalamualaikum.
00:17Assalamualaikum, Kalem.
00:18Pak Sutino, Pak.
00:19Iya, iya.
00:20Dipo, Pak, dari Kompas TV, Pak.
00:22Iya, iya.
00:22Pak Sutino betul pemilik rumah ini, ya, Pak, ya?
00:25Betul, betul.
00:26Rumah terdekat dari lubang raksasa.
00:28Iya, iya.
00:30Saya ingin tanya, Pak, ketika longsoran terjadi, apakah Bapak mungkin melihat atau mendengar sesuatu, Pak?
00:36Iya, kalau malam mendengar, kalau pagi cepat melihat, gitu, ke sana.
00:41Malam itu mendengarnya seperti apa?
00:42Mendengar.
00:43Gemur, emuru, gitu.
00:44Ada suara gemuruh?
00:45Suara longsoran itu dengar, gitu.
00:48Dari jarak 100 meter terdengar?
00:51Dengar, terdengar.
00:52Selain suara gemuruh, ada mungkin getaran, Pak?
00:55Iya, getaran.
00:56Getaran itu.
00:57Getaran juga terasa?
00:57Udah getar, longsor, terus itu.
01:01Ketika itu, proses longsornya seperti apa yang Bapak lihat?
01:04Pokoknya, kadang-kadang 3 jam sekali, jatuh tanah dari atas, gitu, ke bawah.
01:12Bapak tinggal sama ibu?
01:13Sama ibu, sama anak yang dibawah sana tadi, kan?
01:16Dekat air besar, begitu banjir, mendekat di rumah, saya bawa kemarin, ya, nak.
01:20Bapak masih akan bertahan di sini, atau seperti apa?
01:23Itu belum tahu.
01:24Pindahnya kemana, belum tahu kita ini, kan?
01:28Ibu, mungkin ada tanggapan, Bu?
01:31Ibu akan tetap bertahan di sini, atau seperti apa, Bu?
01:34Ya, maunya ya bertahan di sini, tapi kayak mana lagi, gak dengerin kayak gitu, kan?
01:40Mau pindah, pindah kemana?
01:41Tidak ada tempat lain, Bu?
01:45Ya, Kak, mana?
01:46Tempat lain dibawah tadi, katanya besar.
01:50Tempat lain, ancamannya banjir.
02:04Ada satu bangunan lagi yang cukup dekat dengan lubang raksasa.
02:08Saya akan coba tanyakan, apakah pemilik bangunan ini juga sempat mendengar suara gemuruh ketika longsor terjadi?
02:18Demi sih.
02:22Assalamualaikum.
02:23Izin.
02:25Iya, Pak.
02:25Dengan Mas siapa?
02:26Mawan, Pak.
02:27Mas Mawan.
02:28Mas Mawan pemilik bangunan ini?
02:30Iya, Pak.
02:30Saya ingin tanyakan Mas Mawan, tadi saya sudah ke rumah Pak Sutino,
02:34bahwa beliau sempat mendengar suara gemuruh ketika longsoran terjadi.
02:38Apakah bang Mawan juga merasakan atau mendengar hal yang sama?
02:42Dengar juga Pak, sering itu, Pak.
02:44Ini bapak-bapak ini juga dia, kan?
02:45Bapak juga, kan?
02:46Bapak juga mendengar, Pak?
02:47Iya, mendengar.
02:48Bapak rumah yang ini?
02:49Iya, ini rumah.
02:51Oke.
02:51Masuknya getarannya sampai ke sini, dia.
02:53Kalau Pak jatuh, itu kan?
02:55Getarannya sampai ke sini?
02:56Iya.
02:56Saya ingin ke sini, ya, Pak.
02:58Getarannya sampai ke sini, Pak?
02:59Iya.
03:00Bapak dengan bapak siapa?
03:02Pak Selamat.
03:02Pak Selamat.
03:03Oke.
03:03Tinggal dengan ibu?
03:06Iya.
03:06Berdua saja?
03:07Iya, iya.
03:08Bisa diceritakan, Pak, saat itu ketika longsor terjadi, bapak bilang ada getaran.
03:13Ceritanya seperti apa?
03:14Pokoknya bergetar lah, sampai ke sini.
03:16Bergetar.
03:17Jam berapa itu, Pak?
03:18Kadang-kadang jam 5, jam 5 pagi, kan?
03:22Jam 5 pagi, malam.
03:24Sering.
03:25Sering.
03:26Sering.
03:26Kadang-kadang tiap malam pun, jatuh, tuh.
03:30Sampai saat ini?
03:31Iya.
03:32Sampai saat ini masih?
03:33Iya, tadi pagi pun masih.
03:36Pokoknya tiap hari lah, jatuh.
03:39Dan bapak, dengan mas Mawan juga tetap bertahan di sini?
03:44Iya.
03:44Kalau nggak, gimana lagi?
03:45Bapak lagi rumah di sini, Pak?
03:47Cuma ini rumah, cuman nggak.
03:49Oke.
03:50Kan harus bertahan kita di sini dulu.
03:52Ini kok udah bahaya, kenapa?
03:54Kalau udah bahaya, kecuali baru.
03:56Tapi bapak sama ibu, mohon maaf, tadi kan gemuruhnya setiap hari.
04:00Iya.
04:01Apakah ada muncul rasa takut ketika mendengar suara itu?
04:05Ya, kalau rasa takut kan ada, Pak.
04:06Takut, Pak.
04:07Mungkin nggak takut.
04:07Mungkin nggak kita, tanahnya udah keguguran kayak gitu, kita nggak takut.
04:12Sedangkan getaran seng pun dah.
04:15Setiap jatuh, getar seng.
04:17Kita pikir gempakan.
04:18Jauh ini mungkin ada imbawan gitu, Pak.
04:22Atau sosialisasi mungkin dari pemerintah?
04:24Iya, Pak.
04:25Sudah?
04:25Oh, belum ada, Pak.
04:26Belum ada, belum ada, belum ada, belum ada imbawan, kan?
04:29Belum ada ini, baru ada tanya-tanya ini, Pak Kak.
04:33Termasuk imbawan untuk pindah, belum ada?
04:34Belum.
04:35Belum, belum ada.
04:36Oke.
04:37Takut kan kami pun kan takut, masa nggak takut kayak gini, Pak Kak.
04:40Bagaimana nggak ada dari pemerintah, kemana kita mau pilih, Pak.
04:51Ada 2% juga, pemerintah siap, padahal penanganannya di persifat komprehensif.
04:59Tadi sudah disampaikan oleh tim, ada beberapa hal yang mau kita kejarkan, keritingnya, segala macam.
05:05Ada 3-4 item, bagi sekarang juga ada resumenya, segala macam, juga kita mesti lakukan penanganan cepat.
05:12Sekarang nggak, pekerjaan fisiknya sudah dilakukan.
05:16Nah, tadi kan, kalau saya tersantakan ada, terasa gempa ya.
05:20Jadi, area di situ kan memang, tidak 100% secure, gitu kan.
05:24Jadi, bahwa ini, kalau ini masih ada pergerakan air.
05:27Pergerakan airnya masih bisa stop.
05:29Ini adalah jalan utama yang pada tahun 2002 sempat digunakan dan terputus.
05:48Kami berharap untuk pemerintah pusat untuk memfasilitasi warga yang resah inilah,
05:53yang selama ini berjarak kurang lebih 100 meter dari titik lokasi ini.
05:59Terima kasih.
Komentar