Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Wasekjen Demokrat Afriansyah Noor menegaskan, pertemuan tersebut dilakukan tanpa izin maupun pemberitahuan kepada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Afriansyah, pertemuan itu berlangsung secara spontan saat dirinya singgah di Solo dalam perjalanan kembali ke Jakarta usai menghadiri kegiatan The Yudhoyono Institute di Pacitan, Jawa Timur.

"Saya tidak minta waktu atau lapor sama Pak SBY karena memang spontan saya menghubungi Pak Syarif itu ketika saya sampai di Solo. Nah, saya habis berkunjung ke salah satu SPPG yang ada di Kota Solo bersama Wali kota Solo begitu," kata Afriansyah dalam wawancara di Kompas Petang, Minggu (8/2/2026).

Afriansyah mengaku menghubungi ajudan Presiden Jokowi secara pribadi untuk meminta waktu bertemu.

Ia menyebut pertemuan tersebut murni sebagai silaturahmi pribadi.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

#sby #jokowi #demokrat

Baca Juga [FULL] Ahmad Habibie Soal Jadi Kiper Terbaik-Final Piala Asia Futsal 2026 di https://www.kompas.tv/olahraga/649404/full-ahmad-habibie-soal-jadi-kiper-terbaik-final-piala-asia-futsal-2026



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/649416/wasekjen-demokrat-sowan-ke-jokowi-tanpa-pemberitahuan-ke-sby
Transkrip
00:00Mas Adi, saya tahan dulu karena sudah bergabung bersama kami melalui sambungan telepon ini bergabung bersama kita, Mas Adi.
00:05Wasek Jendemokrat, Pak Arfian Sahnur. Selamat sore.
00:11Selamat sore, Mas Hasir.
00:13Pak Arfian Sahnur, ini yang kita diskusikan dengan Mas Adi Prajito di studio.
00:18Ini SBI, tapi Anda malah soan ke Jokowi begitu.
00:25Ini ketemunya untuk apa nih? Boleh dijelaskan? Agendanya apa?
00:30Gimana-gimana diulangin, Mas? Terputus-putus, Mas?
00:32Soan ke Solo ketemu Jokowi Dodo, ini agendanya apa?
00:37Jadi gini, saya secara pribadi mampir ke Solo karena mau pulang ke Jakarta dari kami lakukan diskusi dengan The Yudhoyono Institute di Pacitan.
00:50Nah, tentunya sebagai yang pernah menjadi anak buah Pak Jokowi di periode 2022-2024,
00:58saya kebetulan sampai di Solo, saya telponlah Aju dan Pak Sarif untuk menghubungi agar bisa saya bersilaturahmi dengan Pak Jokowi sebagai mantan atasan saya, ya kan?
01:12Nah, dulu juga Pak Jokowi pernah menikahkan putra-putri saya menjadi saksi menikah.
01:18Nah, tentunya hubungan emosional pribadi ini kan saya terus bangun silaturahmi-nya, Mas Nasir.
01:23Pak Friansa, ini soalnya sudah sepengetahuan atau atas izin Pak SBE tidak? Karena sebelumnya kan ketemu tuh sama Pak SBE.
01:32Oh tidak, saya tidak minta waktu atau lapor sama Pak SBE karena memang spontan saya menghubungi Pak Sarif itu ketika saya sampai di Solo.
01:41Nah, saya habis berkunjung ke salah satu SPPG yang ada di kota Solo, bersama wali kota Solo. Begitu.
01:51Oke, berarti spontan ya tanpa sepengetahuan dari...
01:53Spontan, spontan.
01:54Oke, tanpa sepengetahuan dari SBE.
01:56Pembahasannya apa nih, Pak Friansa?
01:59Boleh diinformasikan kepada kami pembahasannya apa dan berapa lama ini berdiskusi dengan Jokowi-Dodo?
02:06Ya, pembahasannya soal urusan pribadi, soal ya silaturahmi lama nggak jumpa, bertanya bagaimana kesehatan Pak Jokowi.
02:15Beliau juga sebaliknya bertanya begitu.
02:18Kemudian kita ngobrol panjang lebar soal ya yang sudah-sudah kemarin.
02:22Yang artinya saya kembali lagi ke Wakil Menteri Ketenaga Kerjaan di Kabinet Pak Prabowo yang sebelumnya juga saya menjadi Wakil Kepala Badan Halal.
02:33Oke.
02:33Nah tentunya ini ngobrol-ngobrol biasa.
02:36Ngobrol-ngobrol biasa begitu ya.
02:38Tapi kalau sebelumnya kan Pak SBE sendiri kan secara lantang begitu menyatakan mendukung Prabowo Subianto begitu.
02:45Tapi tidak membawa nama Gibran di situ.
02:49Jadi soal partai, saya juga tidak terlalu mau mencampuri ya.
02:54Karena memang saya bukan kapasitas sebagai orang yang mengambil keputusan.
03:00Meskipun Anda wasekjen demokrat ya?
03:01Wasekjen.
03:02Ya, walaupun saya Wakil Sekjen yang saat ini diberi amana oleh Pak AHY ya kan.
03:08Oke.
03:09Nah dalam hal ini memang saya tidak masuk kepada urusan-urusan soal politik ya kan.
03:13Tapi ketika di luar wartawan bertanya ya saya jawab seperti yang saya sampaikan di kompas itu.
03:19Mas Nasir.
03:20Oke, jadi Pak SBE sendiri mendukung Prabowo saja atau mendukung satu paket nih Prabowo dan juga Gibran?
03:27Pengen dengar dari wasekjen demokrat nih.
03:30Kalau saya sementara ini berasumsi kami di kabinetnya Pak Prabowo Gibran ini melaksanakan tugas yang diberikan Pak Prabowo terhadap kami yang ada enam orang dari Wakil Menteri dan empat orang.
03:46Orang satunya Menko, tiga aranya Menteri.
03:49Kami menjalankan tugas agar selesai semua tugas-tugas ini sampai dengan periode 2029.
03:55Jadi tidak ada bicara apa-apa.
03:57Oke baik.
03:58Terima kasih ya Fudan Sonur wasekjen Partai Demokrat dan juga Mas Adi Purno analis politik.
04:03Politik telah berbagi informasi dan perspektifnya di Kompas Petang.
04:07Salam sehat semuanya.
04:09Baik Mas.
Komentar

Dianjurkan