Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 32 menit yang lalu
Seorang dokter profesional bernkarnasi menjadi berandalan tidak berguna | Dub Indo Full eps

Bantu support akun kecil ini 👍🏻
Transkrip
00:00:00Faris, bangun!
00:00:06Heh, cepat bangun!
00:00:11Cepat bangun!
00:00:17Bukannya aku sudah mati?
00:00:19Ditusuk pasien gila rumah sakit.
00:00:22Ini di mana?
00:00:24Aduh, kepalaku sakit banget.
00:00:30Tuan, aku gak punya uang.
00:00:32Cepat bayar!
00:00:33Tuan, aku beneran gak punya uang sepeserpun.
00:00:37Kalian mau apa?
00:00:39Cepat minggir!
00:00:40Aku mohon, jangan sakit dan jujurku.
00:00:43Aku dokter tradisional ternama.
00:01:01Malah reinkarnasi jadi berandalan gak berguna.
00:01:03Dibenci orang tua dan penjudi yang terlilih utang.
00:01:05Dasar gak berguna sama sekali.
00:01:09Hah, bijihan? Nenekku di mana?
00:01:10Iya, kamu sekarang peduli sama nenekmu.
00:01:14Cepat kasih tau aku.
00:01:16Faris, dengar ya.
00:01:17Orang tuamu sudah gak mau lagi.
00:01:19Nenekmu umurnya hampir 70 tahun.
00:01:22Demi dirimu dia menderita selama ini.
00:01:24Sekarang dia sampai terluka parah gara-gara kamu.
00:01:26Aku dengan baik hati membawa dia ke rumah sakit.
00:01:28Tapi malah ketahuan dia kena penyakit mematikan.
00:01:31Aku ke rumah sakit sekarang.
00:01:33Eh?
00:01:34Buat apa kamu ke sana?
00:01:36Hah, biaya operasi nenekmu totalnya 100 miliar.
00:01:39Kalau hari ini gak bayar, dia bisa meninggal.
00:01:43Nenek rela berkorban demi pria di tubuh ini.
00:01:46Sekarang aku yang hidup di sini.
00:01:47Aku gak bisa diam saja melihat nenek meninggal.
00:01:49Tapi pria ini cuma berandalan sama sekali gak punya keahlian.
00:01:52Dalam waktu singkat, mana bisa kumpulin uang sebanyak itu?
00:01:55Soal yang aku bilang tadi.
00:01:57Sudah kamu pikirkan belum?
00:01:59Pihak wanita memang lumpuh.
00:02:02Tapi ia lumayan kaya.
00:02:03Kalau kamu mau menikahinya, hari ini kalian bisa langsung rusur at nikah.
00:02:08Apa? Aku ini pria sejati.
00:02:11Kamu suruh aku jadi menantu?
00:02:12Hah? Masuk ke keluarga istri?
00:02:13Binatang pun pasti gak mau.
00:02:15Ah, ampun.
00:02:17Sayang sekali.
00:02:20Padahal pihak wanita bilang, asal mau jadi menantu mereka,
00:02:23kamu bisa minta uang mahar sesukamu.
00:02:25Hah? Tunggu sebentar.
00:02:27Aku belum selesai ngomong.
00:02:29Binatang gak mau.
00:02:30Tapi aku mau.
00:02:32Aku suka hidup di tanggung wanita kaya.
00:02:33Tapi wanita yang butuh suami, entah sudah berapa umurnya?
00:02:37Kalau gak bisa lakuin itu, gimana?
00:02:40Wanita yang akan kamu nikahi?
00:02:43Itulah dia.
00:02:53Calon istriku ternyata cantik banget.
00:02:55Besara, kamu yakin mau nikah sama berandalan itu?
00:03:03Sejak orangtuaku meninggal, aku yang ambil alih grup Wijaya.
00:03:08Cuhan selalu mengawasiku, dia mau rebut posisiku sebagai pewaris tunggal.
00:03:13Asalkan aku punya suami, itu satu-satunya cara kendaliin situasi.
00:03:18Varis itu cuma berandalan.
00:03:20Dia bahkan gak pantas dibandingkanmu.
00:03:22Gimana kalau aku carikan pria lain yang lebih baik?
00:03:24Gak usah.
00:03:25Semua pria sama saja.
00:03:27Dia saja.
00:03:28Oh iya, mulai hari ini, kamu jadi sepupu yang merawatku.
00:03:33Jangan sampai ketahuan.
00:03:35Wanita yang akan kamu nikahi, itulah dia.
00:03:47Calon istriku ternyata cantik banget.
00:03:52Bos, dia datang.
00:03:56Nanasara, ini dia Faris.
00:04:00Kalian ngobrol saja, aku gak akan mengganggu.
00:04:07Aduh.
00:04:07Maafkan aku, kamu terlalu cantik.
00:04:15Aku jadi gak bisa fokus.
00:04:21Ada hal yang harus aku jelaskan dulu.
00:04:24Aku bukan orang kaya.
00:04:26Kalau kita benar-benar menikah, kamu harus merawatku seumur hidup.
00:04:31Sudah kamu pikirkan baik-baik?
00:04:32Aku sudah memikirkannya.
00:04:34Aku bersedia merawatmu.
00:04:35Aku bersedia dinikahi dan merawatmu.
00:04:36Tapi, aku minta uang mahar seratus miliar.
00:04:41Seratus miliar?
00:04:42Kamu merampok ya?
00:04:44Coba lihat cermin dulu, kamu pantas atau gak?
00:04:46Jangan ngomong seperti itu.
00:04:48Hah?
00:04:48Kalau pria menikahi wanita, wanita juga dapat mahar.
00:04:51Jadi kalau wanita menikahi pria, tentu saja harus ada mahar juga.
00:04:54Lagipula, kalau aku sudah punya kerjaan, bakal aku kembaliin.
00:04:58Siapa pun tahu kamu itu berandalan gak berguna.
00:05:00Tunggu kamu bisa kembaliin uang lebih baik tunggu babi bisa panjat pohon.
00:05:04Dia memang sama seperti rumornya.
00:05:06Berandalan yang serahkan dan tamak.
00:05:08Tapi Johan sudah mulai beraksi.
00:05:10Aku harus cepat-cepat menikah.
00:05:13Kakak, kasih saja dia.
00:05:15Tapi, serahkan.
00:05:22Wah, aku punya uang.
00:05:24Punya uang, kelakuan yang langsung begini berandalan gak akan berubah.
00:05:34Karena kamu setuju, ayo urus surat nikahnya.
00:05:36Oke.
00:05:45Ayo pergi.
00:05:46Ayo ikut nenek.
00:05:47Cepat cerai sekarang.
00:05:48Ayo, ayo ikut nenek.
00:05:54Cepat cerai sekarang.
00:05:55Nenek, kenapa gak berbaring di rumah sakit?
00:05:57Buat apa datang ke sini?
00:05:58Kalau nenek gak datang, mana mungkin nenek tahu kamu dinikahi sama wanita.
00:06:02Nenek, kesehatanmu yang paling penting.
00:06:04Aku sudah punya uang.
00:06:05Aku akan langsung urus operasimu.
00:06:06Bibi Jihan sudah kasih tahu aku semuanya.
00:06:08Kenapa kamu demi dapat uang?
00:06:10Rela jual diri dan dinikahi wanita itu.
00:06:12Aku gak tegak lihat kamu seperti ini.
00:06:14Umum nenek sudah gak panjang lagi.
00:06:16Jangan mengorbankan kebahagiaanmu, ya.
00:06:18Kalau aku datang lebih cepat, aku bisa mengobatinya dengan mudah.
00:06:21Gak akan sampai stadium akhir.
00:06:23Dan satu-satunya cara harus operasi.
00:06:24Ayo, kalian hari ini harus cerai.
00:06:28Sekalipun nenek harus mempertaruhkan nyawa.
00:06:30Jangan sampai mengorbankan kebahagiaanmu.
00:06:31Jangan ngomong begitu.
00:06:32Nenek, nenek pasti baik-baik saja.
00:06:34Aku sekarang punya 100 miliar.
00:06:35Pasti bisa menyembuhkan penyakitmu.
00:06:36Aku gak bisa biarin kamu masuk ke cepatkan lain.
00:06:40Seumur hidupmu harus mengurus wanita lumpuh itu.
00:06:43Eh, nenek, tenang dulu.
00:06:47Istriku ini bisa langsung punya uang 100 miliar.
00:06:49Hidupku mulai sekarang, pasti lebih baik.
00:06:52Ini semua salah nenek.
00:06:53Karena penyakit nenek, kamu harus menderita.
00:06:58Asalkan nenek bisa sembuh.
00:06:59Ini bukan penderitaan buatku.
00:07:01Nenek, aku cuma tinggal punya nenek.
00:07:04Anggap saja demi aku.
00:07:06Fokus sama penyembuhanmu, ya.
00:07:07Aku sudah memikirkannya.
00:07:11Aku bersedia merawatmu.
00:07:12Aku bersedia dinikahi dan merawatmu.
00:07:14Tapi,
00:07:16aku
00:07:17minta uang mahar 100 miliar.
00:07:19Untung saja kamu suruh aku menyiapkan rumah ini lebih dulu.
00:07:22Faris itu terlalu serakah.
00:07:23Kalau dia tahu kamu kepala keluarga Wijaya,
00:07:26uang yang dia minta pasti lebih dari 100 miliar.
00:07:28Makanya,
00:07:29dia sama sekali gak boleh tahu aku ini siapa.
00:07:32Semua ini salah.
00:07:33Aku gak cari pria yang lebih baik untukmu.
00:07:34Gak apa-apa.
00:07:36Aku cuma memanfaatkannya.
00:07:38Kalau lagi ada situasi krisis saja.
00:07:40Aku gak berlihat menikah sama dia.
00:07:42Setelah urusan sama Johan selesai,
00:07:43aku akan cerai dengan dia.
00:07:55Cuma sayang saja,
00:07:57cincin yang dikasih orangtuaku.
00:08:00Seumur hidup ini gak akan pernah sempat dipakai.
00:08:02Orangtuamu benar-benar menyayangimu.
00:08:05Cincin ini harganya sekitar 30 miliar.
00:08:07Apa yang 30 miliar?
00:08:12Bukan apa-apa.
00:08:13Kami lagi ngobrol soal gaji para selbriti.
00:08:16Kelihatannya wanita di zaman apapun.
00:08:18Memang suka bergosip.
00:08:21Kalau gitu aku gak akan ganggu kalian.
00:08:23Rumahku ada di seberang.
00:08:24Kalau ada apa-apa, panggil aku saja.
00:08:25Karena kita sudah menikah.
00:08:34Aku tahu kamu menikahiku demi uang.
00:08:36Kebetulan, aku juga punya alasan terpaksa.
00:08:39Kupikir, kamu juga berharap peringkatan kita cuma pura-pura, iya kan?
00:08:43Dia gak mau aku menyentuhnya.
00:08:45Tapi dengan reputasi sekarang yang berendalan ini,
00:08:47wajar saja kalau dia gak mau.
00:08:50Kamu benar.
00:08:51Kuliat rumah ini.
00:08:52Ada dua kamar.
00:08:52Mulai sekarang aku tidur di kamar sebelah.
00:08:54Setiap bulan, aku bakal kasih kamu uang.
00:08:57Kamu gak perlu merawatku.
00:08:59Sampai sini, aku harap kita sepakat.
00:09:02Punya istri cantik dan punya uang.
00:09:04Aku gak perlu melakukan apa-apa.
00:09:06Keberuntungan.
00:09:07Akhirnya datang juga padaku.
00:09:09Gak masalah.
00:09:10Kalau gitu aku kesana dulu.
00:09:12Aduh.
00:09:14Zara.
00:09:17Kamu kenapa?
00:09:18Coba aku lihat.
00:09:19Lepaskan aku.
00:09:20Kamu kesakitan gini.
00:09:21Kenapa kalau aku mau lihat?
00:09:24Jangan sentuh aku.
00:09:25Dasar bajingan.
00:09:26Cuma disentuh sedikit saja.
00:09:27Reaksinya begitu.
00:09:28Tenaga berontakmu.
00:09:29Bahkan kalah dari anak kucing.
00:09:30Dia pasti sangat menderita.
00:09:32Diam dulu.
00:09:33Kalau terus begini,
00:09:34aku gak janji.
00:09:34Gak akan macam-macam.
00:09:35Berlian sebesar telur burung.
00:09:52Berlian sebesar telur burung.
00:09:54Berlian sebesar ini kelihatan palsu.
00:09:56Hah?
00:09:57Hah.
00:09:58Aku mengerti sekarang.
00:09:59Kalian para wanita paling suka perhiasan mainan seperti ini.
00:10:01Nanti kalau aku sudah punya uang,
00:10:03aku akan beliin yang asli.
00:10:04Oh, baiklah.
00:10:15Jangan sentuh aku lagi.
00:10:17Nona,
00:10:18aku bukan mau sentuh kamu.
00:10:20Aku sedang mengobatimu.
00:10:21Kalau kakimu begini terus,
00:10:22benar-benar bisa lumpuh.
00:10:23Faris,
00:10:30kalau kamu berani macam-macam,
00:10:32aku gak akan membiarkanmu.
00:10:33Jangan melotap begitu, Nona.
00:10:57Coba rasakan,
00:10:58seharusnya sudah gak sakit lagi, kan?
00:10:59Mana mungkin.
00:11:05Kayaknya beneran gak sakit lagi.
00:11:08Aku sudah bilang kan?
00:11:09Selama ada jarum peraku,
00:11:10semua rasa sakit bisa kusembuhkan.
00:11:13Bukannya kamu cuma berandalan?
00:11:15Kenapa bisa tahu ilmu pengobatan?
00:11:17Memangnya berandalan kenapa?
00:11:18Berandalan juga punya cita-cita tau.
00:11:20Sejak kecil aku sering baca buku medis.
00:11:21Pokoknya,
00:11:22lama-lama jadi paham.
00:11:23Benarkah?
00:11:24Cuma baca buku medis saja langsung bisa.
00:11:26Tentu saja.
00:11:30Pokoknya,
00:11:32terima kasih sudah menolongku.
00:11:39Kakimu masih bisa disembuhkan.
00:11:41Asal mulai sekarang.
00:11:42Setiap hari aku tusuk jarum aku puntur.
00:11:44Dalam waktu 6 bulan,
00:11:45aku jamin kamu bisa berdiri lagi.
00:11:46Anggap saja ini balas budi.
00:11:47Karena kamu kasih 100 miliar.
00:11:49Tapi aku perjelas lagi,
00:11:50uang itu pasti akan ku kembalikan.
00:11:51Itu dua hal yang berbeda.
00:11:52Dia bukan cuma tahu pengobatan.
00:11:53Dia juga mau bantu sembuhin kakiku.
00:11:56Sepertinya dia.
00:11:57Gak kayak yang aku pikirkan.
00:12:04Kamu...
00:12:04Kamu mau ngapain?
00:12:07Gendong kamu keranjang untuk istirahat.
00:12:11Lepaskan aku.
00:12:12Turunkan aku.
00:12:13Hah?
00:12:22Kamu dasar mesum.
00:12:25Kenapa mukamu merah sekali?
00:12:26Jangan-jangan demam lagi.
00:12:28Coba aku cek.
00:12:34Sudah malam.
00:12:35Aku mau istirahat.
00:12:36Kamu cepat pergi.
00:12:37Kalau begitu,
00:12:39selamat tidur.
00:12:39Gimana?
00:12:53Masakanku lumayan, Kak?
00:12:55Lumayan.
00:12:56Oh ya,
00:12:56orang tuamu di mana?
00:12:57Sejak menikah,
00:12:58aku gak pernah melihat mereka.
00:12:59Orang tuaku
00:13:01sudah meninggal sejak lama.
00:13:04Pantas saja dia cuma bergantung sama sepupunya.
00:13:06Gak punya orang tua.
00:13:07Dan lumpuh pula.
00:13:08Kasian sekali.
00:13:08Untunglah dia bertemu aku.
00:13:11Gak apa-apa.
00:13:12Mulai sekarang,
00:13:12aku keluargamu.
00:13:13Aku akan merawatmu.
00:13:14Mengobati kakimu.
00:13:15Dan setiap hari masak makanan enak.
00:13:19Kalau senyum ternyata makin cantik.
00:13:21Dia benar-benar berbeda dari yang kubayangkan.
00:13:23Sayangkan.
00:13:28Kamu mau keluar?
00:13:30Aku harus cari pekerjaan.
00:13:32Kamu sudah kasih begitu banyak uang.
00:13:33Pasti tabunganmu habis.
00:13:35Tenang saja.
00:13:35Mulai sekarang aku yang cari uang.
00:13:38Di dekat sini ada klinik pengobatan tradisional.
00:13:40Dengan kemampuanku,
00:13:41masuk ke sana jadi dokter terkenal.
00:13:42Itu mudah sekali.
00:13:43Tunggu saja kabar dariku.
00:13:45Kalau ada apa-apa,
00:13:45telepon aku ya.
00:13:46Aku ingat klinik itu.
00:13:54Sudah aku beli juga.
00:13:55Kasih pekerjaan buat dia.
00:13:57Bos,
00:13:58bukannya kamu pura-pura menikah.
00:14:00Kenapa mau cariin dia kerjaan?
00:14:02Aku cuma mau lihat
00:14:02dia seperti ini sebenarnya karena uang.
00:14:05Atau orangnya memang seperti itu.
00:14:10Hei,
00:14:11kamu faris kan?
00:14:13Masih hidup.
00:14:14Kamu kelihatan miskin begitu.
00:14:17Hidupmu pasti susah ya?
00:14:22Sebaiknya kamu khawatirin dirimu sendiri dulu.
00:14:25Sepagi ini sudah ke klinik andrologi.
00:14:28Kayaknya kamu sudah nggak normal ya?
00:14:30Kamu?
00:14:31Seenggaknya aku bukan pria matri kayak kamu.
00:14:33Oh.
00:14:35Jadi kamu iri
00:14:36karena nggak ada yang kasih kamu uang.
00:14:38Sayang sekali.
00:14:39Bahkan kamu rengkarnasi 800 kalipun.
00:14:41Arwah juga.
00:14:41Nggak akan mau nikah sama kamu.
00:14:44Kamu?
00:14:48Faris,
00:14:49tunggu saja kamu.
00:14:53Lewongan dokter utama.
00:14:55Pria berumur 30 tahun,
00:14:57tinggi 186 cm.
00:14:59Punya kemampuan aku puntur.
00:15:00Bukannya ini jelas-jelas aku.
00:15:01Karena klinik ini sudah dibalik sama grup Wijaya,
00:15:06ini pertama kalinya buka luangan kerja keluar
00:15:08dan yang dicari malah dokter utama.
00:15:10Posisi sepenting ini,
00:15:11tapi syaratnya benar-benar rendah sekali.
00:15:14Direktur benar-benar sudah pikun.
00:15:16Aku nggak bakal biarkan orang kayak gitu
00:15:17tetap ada di klinik ini.
00:15:18Halo,
00:15:22nama aku Faris yang baru direkrut.
00:15:24Bagian resepsi ini suruh saya
00:15:26menemuimu untuk urus administrasi.
00:15:27Kamu,
00:15:28lapor saja ke Satpam.
00:15:31Satpam?
00:15:32Tapi loongan kerja yang kulihat
00:15:33membutuhkan kemampuan aku puntur.
00:15:35Aku bisa aku puntur
00:15:36dan ingin menyelamatkan orang.
00:15:37Makanya aku melamar kerja.
00:15:39Kamu,
00:15:40berandalan yang putus sekolah.
00:15:42Bisa aku puntur.
00:15:43Siapa yang percaya?
00:15:46Jadi Satpam saja.
00:15:47Kalau mau ya kerja,
00:15:48kalau nggak, keluar.
00:15:49Nenek masih perlu dirawat
00:15:49dan butuh uang lagi.
00:15:50Kaki Zara juga harus rutin dirawat.
00:15:53Sudahlah,
00:15:54untuk sementara aku jalani saja.
00:15:55Satpam saja.
00:16:01Aku nggak percaya.
00:16:03Dengan kemampuanku
00:16:03di klinik tradisional sebesar ini,
00:16:05aku nggak bisa jadi dokter.
00:16:07Tolong!
00:16:08Ada orang!
00:16:10Tolong!
00:16:11Bibi Jihan?
00:16:12Ini ada apa?
00:16:15Cucuku sayang.
00:16:16Setelah minum susu,
00:16:17dia langsung pingsan.
00:16:18Aku pegang pun,
00:16:20dia nggak mereaksi.
00:16:21Aku nggak tahu kenapa.
00:16:23Coba aku periksa.
00:16:25Gawat.
00:16:29Faris,
00:16:29kamu Satpamu ngapain?
00:16:31Aku harus pakai jarum ini.
00:16:32Denyut jantung bayi terlalu lemah.
00:16:33Cuma ini cara buat pertahanin nyawanya.
00:16:35Kalau nggak,
00:16:35takut terlambat.
00:16:36Hah?
00:16:37Faris!
00:16:38Kamu mau ngapain pegang jarum?
00:16:39Menjauh dari cucuku.
00:16:40Ini gagal jantung.
00:16:43Kami nggak punya lat kejut jantung.
00:16:44Cepat panggil ambulans dan rojokan.
00:16:45Kalau diruduk sudah terlambat.
00:16:46Sebelum sampai bayinya akan meninggal.
00:16:48Minggir,
00:16:48aku coba aku puntur.
00:16:50Cukup, Faris.
00:16:51Kamu dipecat.
00:16:54Bos,
00:16:54ini makan siangmu.
00:16:56Makan siangku sudah disiapin sama Faris.
00:16:58Kalau begitu saya ganti perbannya.
00:17:00Pagi ini sebelum Faris pergi,
00:17:01dia sudah ganti perbannya.
00:17:03Sepertinya Faris merawatku dengan baik.
00:17:05Dia,
00:17:06kalau tuntang merawat orang,
00:17:08dia memang cukup bagus.
00:17:09Oh iya,
00:17:10kamu sudah atur dia diterima di klinik?
00:17:12Iya,
00:17:12tapi dia nggak lolos wawancara.
00:17:14Makanya jadi Satpam.
00:17:17Satpam?
00:17:18Di dekat sini ada klinik tradisional.
00:17:20Dengan kemampuanku.
00:17:21Masuk ke sana jadi dokter terkenal.
00:17:23Itu mudah sekali.
00:17:24Tunggu saja kabar baik dariku.
00:17:25Kalau ada apa-apa,
00:17:26telepon aku ya.
00:17:26Baiklah,
00:17:29kalau dia bahkan nggak bisa jadi Satpam.
00:17:32Nggak perlu bekerja di klinik.
00:17:35Ayo,
00:17:36antar aku ke klinik untuk rehab.
00:17:38Beneran mau rehab?
00:17:40Bukankah mau ketemu Faris?
00:17:42Mau potong gaji?
00:17:45Bibi Jihan,
00:17:46tolong percaya sama aku.
00:17:47Biarkan aku coba aku puntur.
00:17:48Seorang dokter juga punya hati.
00:17:50Aku nggak mungkin tega
00:17:50membiarkan dia kehilangan nyawanya.
00:17:52Faris,
00:17:53sudah cukup belum?
00:17:54Kalau dia meninggal di klinik kita,
00:17:56kamu bertanggung jawab.
00:18:00Satpam,
00:18:01bawa berantalan ini keluar.
00:18:04Kamu membiarkan dia meninggal.
00:18:09Lepaskan dia.
00:18:12Sayang,
00:18:13kamu kenapa ke sini?
00:18:14Aku mau rehab.
00:18:15Ada apa ini?
00:18:17Gawat,
00:18:18cucuku nafasnya aneh.
00:18:19Dia kesulitan bernapas.
00:18:20Bibi Jihan,
00:18:21kalau kamu percaya aku,
00:18:22masih belum terlambat.
00:18:23Aku harus coba aku puntur.
00:18:24Aku yang akan bertanggung jawab.
00:18:25Kalau gitu,
00:18:26kamu coba saja.
00:18:29Demi menyelamatkan nyawa,
00:18:30dia nggak takut buat tanggung jawab.
00:18:32Faris,
00:18:33kamu cuma Satpam rendahan.
00:18:34Punya kemampuan sehebat ini,
00:18:35tapi istrimu malah orang cacat.
00:18:37Diam.
00:18:38Jangan menghina istriku.
00:18:39Satpam,
00:18:39bawa dua orang ini keluar.
00:18:40Mereka mengganggu klinik ini.
00:18:42Bawa ke kantor polisi.
00:18:43Jangan menyentuh istriku.
00:18:44Kenapa diam saja?
00:18:48Cepat usir mereka.
00:18:49Berhenti.
00:18:54Direktur,
00:18:55mereka menghalangiku menyelamatkan orang.
00:18:57Aku baru saja mau serahkan ke kantor polisi.
00:18:59Aduh,
00:18:59tamu terhormat datang.
00:19:00Kenapa nggak telepon dulu?
00:19:02Biar bisa kusambut.
00:19:05Direktur,
00:19:06nggak perlu terlalu sungkan.
00:19:09Direktur,
00:19:10bayinya gagal jantung.
00:19:12Aku mau atur ujukan ke rumah sakit terdekat.
00:19:14Mereka berdualah yang terus bikin keributan.
00:19:16Aku nggak bikin keributan.
00:19:18Kalau dirujuk sudah pasti terlambat.
00:19:19Harus segera pakai akupuntur.
00:19:20Kamu cuma satpam rendahat.
00:19:21Tahu apa kamu tentang akupuntur?
00:19:22Kalau bukan bikin keributan,
00:19:23lalu apa?
00:19:28Harus cepat pakai teknik akupuntur.
00:19:30Apa?
00:19:30Bu Zara kelihatannya dekat sama suaminya.
00:19:34Aku bakal kasih dia kesempatan.
00:19:36Lalu biarin Faris buktiin.
00:19:38Bu Zara bakal berhutang bodi pada aku.
00:19:40Faris,
00:19:41kamu benar.
00:19:42Dirujuk memang sudah terlambat.
00:19:43Faris,
00:19:43lakukan akupuntur.
00:19:44Gimana bisa kamu?
00:19:46Aku direktur klinik pengobatan ini.
00:19:48Kalau ada apa-apa,
00:19:49aku yang tanggung akibatnya.
00:19:51SL kan bisa menyelamatkan cucuku apapun.
00:19:53Nggak masalah.
00:19:54Faris,
00:19:55mulai akupuntur.
00:19:56selesai.
00:20:19Selesai.
00:20:20Untung tepat waktu,
00:20:22bayi itu seharusnya sudah baik-baik aja sekarang.
00:20:23dia sudah bangun.
00:20:27Baikah sudah bangun.
00:20:28bawa dia untuk diobservasi.
00:20:30Terima kasih.
00:20:32Terima kasih.
00:20:33Terima kasih.
00:20:34Surya,
00:20:35Surya,
00:20:40sebagai kepala departemen,
00:20:41kamu sudah melakukan kesalahan besar.
00:20:43Kamu diturunkan pangkatnya menjadi dokter.
00:20:45Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan.
00:20:47Itu cuma kesalahan kecil.
00:20:48Kesalahan kecil?
00:20:50Itu nyawa.
00:20:52Faris,
00:20:53terima kasih untuk hari ini.
00:20:54mulai besok.
00:20:56Kamu kepala dokter kita yang baru.
00:20:59Direktur?
00:21:00Dia cuma satpam.
00:21:01Mana bisa jadi dokter?
00:21:03Kamu direkturnya atau aku?
00:21:06Terima kasih, Pak.
00:21:08Terima kasih, Pak.
00:21:10Aku nggak akan mengecewakanmu.
00:21:11Asik.
00:21:12Ini yang aku maksud.
00:21:13Aku akan menunjukkan pada kalian semua
00:21:14apa yang bisa kulakukan.
00:21:16Dia sangat berani dan saleh.
00:21:17Mungkin aku yang salah menilainya.
00:21:23Apa?
00:21:26Terkesan sama suamimu.
00:21:30Pak Surya,
00:21:31lihat dia.
00:21:33Dia cuma seorang preman.
00:21:34Mana mungkin dia bisa?
00:21:36Pak Surya,
00:21:37Faris memiliki pengalaman.
00:21:39Dia cuma butuh kesempatan
00:21:41untuk membuktikan dirinya.
00:21:42Kenapa kamu harus permusuhan?
00:21:44Lalu,
00:21:45kamu pikir kamu siapa?
00:21:46Urus aja urusan sendiri.
00:21:47Diam.
00:21:48Apa kamu tahu siapa dia?
00:21:49Pak Surya,
00:21:50sepupuku ini
00:21:51cuma pasienmu.
00:21:53Hampir aja terpleset.
00:21:54Dia memperingatkanku.
00:21:57Jangan mengungkapkan identitasnya.
00:21:59Benar.
00:22:01Beraninya kamu berbicara
00:22:02pada tamu seperti itu.
00:22:04Lagi pula,
00:22:04bukankah kamu ingin melihat
00:22:05kemampuan Faris yang sebenarnya?
00:22:07Gampang.
00:22:08Aku akan mengaturnya secara pribadi.
00:22:09Ini ujian baginya.
00:22:10Dengan kemampuannya.
00:22:12Ini akan sangat mudah.
00:22:15Tetapi...
00:22:16Cukup.
00:22:17Bubar.
00:22:19Kembali bekerja.
00:22:20Pak Surya.
00:22:31Lain kali hati-hati.
00:22:33Jangan sampai ada yang tahu
00:22:34tentang hubungan kita.
00:22:36Oh,
00:22:36jadi kamu masih ingat kita?
00:22:38Kamu sudah permalukan aku
00:22:39di depan semua orang.
00:22:40Aku juga harus jaga muka.
00:22:41Nyawa seseorang dalam bahaya.
00:22:45Aku menggunakan banyak koneksi
00:22:46untuk menjadikanmu kepala departemen.
00:22:48Posisimu,
00:22:49Koya.
00:22:49Ini satu-satunya cara
00:22:50untuk menyelamatkanmu.
00:22:52Mulai sekarang,
00:22:53lakukan saja pekerjaanmu sendiri.
00:22:55Berhentilah mencampuri urusan orang lain.
00:22:57Kalau enggak,
00:22:58hubungan kita
00:22:58berakhir di sini.
00:23:00Apa maksudmu?
00:23:01Coba jelaskan.
00:23:02Bukan enggak mau kasih tahu kamu.
00:23:05Tapi kalau aku mengatakan yang sebenarnya,
00:23:07pekerjaanku sebagai direktur rumah sakit
00:23:08juga akan selesai.
00:23:10Kamu harus mengurus sendiri.
00:23:16Seorang petugas keamanan
00:23:17dan seorang cacat.
00:23:18Kenapa mereka begitu berbahaya?
00:23:21Selama kamu berada di klinik ini,
00:23:23aku akan memastikan kamu menderita.
00:23:28Aku di sini
00:23:29untuk aku pun terharianmu.
00:23:32Kenapa?
00:23:35Takut aku akan menggodamu?
00:23:37Enggak.
00:23:38Seorang gadis cantik yang tersipu malu.
00:23:40Pemandangan yang cukup indah.
00:23:45Para dokter mengatakan
00:23:46kakiku benar-benar enggak ada harapan.
00:23:49Mereka cuma penipu.
00:23:50Aku berbeda.
00:23:51Aku berjanji akan menyembuhkanmu.
00:23:54Lagi pula kakiku memang
00:23:56sudah enggak bisa ditolong.
00:23:57Enggak ada salahnya dicoba.
00:24:02Dia terlihat cukup tampan
00:24:05saat serius.
00:24:11Jangan bergerak.
00:24:12Kalau enggak tepat pada titiknya
00:24:13bisa jadi masalah serius.
00:24:14Kamu sakit.
00:24:17Oh, maaf.
00:24:18Maaf.
00:24:23Tunggu.
00:24:24Tadi kamu bilang sakit kaki.
00:24:26Apa kamu merasakan sakitnya?
00:24:31Iya, benar.
00:24:33Aku bisa merasakan sakitnya.
00:24:36Bagus sekali, sayang.
00:24:38Lihat.
00:24:39Sudah kubilang.
00:24:40Aku benar-benar ahli.
00:24:42Kamu.
00:24:43Kamu sebaiknya merangkat kerja sekarang.
00:24:46Astaga.
00:24:47Aku akan terlambat.
00:24:48Jaga diri baik-baik di rumah.
00:24:49Aku mau pergi.
00:24:54Begitu banyak dokter mengatakan
00:24:56enggak ada yang bisa mereka lakukan.
00:24:59Mungkinkah
00:24:59Faris benar-benar bisa menyembuhkan kakiku?
00:25:05Jadi si pecundang itu
00:25:07suami Zara,
00:25:09Faris.
00:25:10Benar.
00:25:11Itu orangnya.
00:25:13Johan,
00:25:15kalau kamu ingin menjebak Faris,
00:25:16kenapa datang kepadaku?
00:25:17Kamu ingin dia pergi, kan?
00:25:20Tapi yang enggak kamu ketahui,
00:25:22nama istri Faris,
00:25:23itu Zara.
00:25:24Sepupuku.
00:25:25CEO Misterius.
00:25:27Grup Wijaya.
00:25:29Apa?
00:25:32Pantas saja.
00:25:33Pantas saja kalau
00:25:34Direktur Rumah Sakit Tua itu
00:25:35sangat menghormatinya.
00:25:37Makanya,
00:25:38kalau kamu ingin menjatuhkan Faris,
00:25:39kamu harus bekerja sama denganku.
00:25:43Sebenarnya,
00:25:44Faris dan aku
00:25:44enggak ada dendam yang besar.
00:25:46Karena dia suami dari CEO Wijaya,
00:25:49bukankah sebaiknya aku menjilatnya saja?
00:25:51Kenapa aku harus mengambil resiko
00:25:53dan kerjasama denganmu?
00:25:55Ini,
00:25:56riwayat operlanmu dengan temanmu.
00:25:59Gimana kalau
00:25:59aku bantu kamu membaca
00:26:01apa yang tertulis di sini?
00:26:04Hah,
00:26:06si Rubah Tua Cahya.
00:26:08Kalau aku enggak ingin menggulingkannya
00:26:09untuk menjadi Direktur Rumah Sakit,
00:26:11aku enggak akan pernah...
00:26:12Cukup.
00:26:18Zara,
00:26:19pada akhirnya,
00:26:20cuma seorang wanita.
00:26:22Dewan Direksi,
00:26:23sudah bosan dengannya.
00:26:25Itulah kenapa
00:26:25aku,
00:26:26Johan,
00:26:27akulah orang
00:26:27yang ditekdirkan
00:26:29untuk memimpin rumah sakit.
00:26:31Apapun yang kamu inginkan,
00:26:32aku bisa mendapatkannya untukmu.
00:26:34Aku mengerti.
00:26:35Berbisnis dengan orang yang cerdas
00:26:38selalu menyenangkan.
00:26:40Tapi karena aku
00:26:41kepala dokter klinik,
00:26:43ada hal-hal yang
00:26:44aku enggak bisa lakukan sendiri.
00:26:46Namun,
00:26:47aku punya kandidat yang sempurna.
00:26:50Semuanya berjalan
00:26:50sesuai rencana.
00:26:53Aku akan memastikan
00:26:53dia dan Zara
00:26:54hancur lebur.
00:26:56Dokter!
00:27:02Selamatkan aku!
00:27:05Bunggungku!
00:27:12Faris!
00:27:14Sungguh suatu kebetulan.
00:27:15Aku baru ingat beberapa hal.
00:27:19Kembalikan!
00:27:20Kamu enggak bisa mengambil itu.
00:27:23Ini uang yang aku tabung
00:27:24untuk berikan Faris.
00:27:26Kamu enggak bisa mengambilnya.
00:27:28Aku butuh uang untuk bisnis.
00:27:30Karena kamu nenekku.
00:27:31Kamu harus mendukungku.
00:27:32Enggak.
00:27:33Cuma ini yang aku punya.
00:27:35Kamu enggak bisa mengambilnya.
00:27:38Nenek!
00:27:44Nenek!
00:27:46Nenek!
00:27:53Faris!
00:27:54Nenek!
00:27:55Nenek gak berguna sama sekali.
00:27:57Uang yang aku tabung
00:27:58untuk pernikahanmu.
00:28:00Adikmu yang kurang eceri
00:28:01itu mengambil semuanya.
00:28:07Aku sangat menyesal.
00:28:11Di seluruh keluarga ini
00:28:13cuma nenek yang baik padaku.
00:28:15Hari ini
00:28:15saatnya membuatmu
00:28:17keluarkan uang itu.
00:28:18Kenapa kamu disini?
00:28:21Dimana dokternya?
00:28:27Aku dokternya.
00:28:29Kamu bercanda!
00:28:31Mustahil!
00:28:37Itu enggak mungkin.
00:28:39Kamu pasti bercanda.
00:28:40Apa yang kamu lakukan?
00:28:49Cuma sedikit peregangan.
00:28:52Berhenti main-main.
00:28:58Tunggu!
00:29:00Rasa sakitnya sudah hilang.
00:29:01Metode pengobatan ini
00:29:06efektif.
00:29:08Tapi ini cuma sementara.
00:29:09Dengan gaya hidupnya
00:29:10dia mungkin akan tetap
00:29:11merokok dan minum.
00:29:13Kalau dia melewatkan
00:29:14rehabilitasinya
00:29:14dia akan segera lumpuh.
00:29:17Ini harganya
00:29:17karena menindas nenek.
00:29:19Kamu benar-benar
00:29:19seorang dokter?
00:29:21Kenapa aku
00:29:21enggak pernah tahu
00:29:22apa kamu memiliki
00:29:23keterampilan ini?
00:29:25Aku ingin tahu
00:29:26kapan kamu pernah
00:29:27tertarik dengan kehidupanku.
00:29:28Lagi pula kamu di sini.
00:29:32Bukan cuma karena pinggang, kan?
00:29:34Aku mungkin
00:29:36enggak menyukaimu.
00:29:37Tetapi harus kuakui.
00:29:39Kamu sebenarnya
00:29:40punya bakat.
00:29:45Tetapi...
00:29:45Sebagai seorang pria,
00:29:50kau tahu
00:29:50di bawah sana.
00:29:52Seperti yang kuduga,
00:29:55kesempatanku
00:29:56sudah tiba.
00:29:58Kamu sudah bertanya
00:30:00kepada orang yang tepat.
00:30:02Aku punya dua resep di sini.
00:30:05Salah satunya cukup murah,
00:30:06tetapi itu cuma
00:30:06memulihkan setengah
00:30:07dari kekuatanmu.
00:30:09Yang satunya lagi
00:30:09bisa mengembalikan
00:30:10ke kondisi puncakmu.
00:30:13Tapi harganya...
00:30:14Aku mau yang kedua.
00:30:16Aku akan membayar
00:30:17berapapun.
00:30:19Apa kamu yakin?
00:30:21Perawatan ini
00:30:22akan berharga
00:30:23seratus lima puluh juta.
00:30:24Apa kamu merampokku?
00:30:29Jangan seperti itu.
00:30:34Bahan-bahan ini
00:30:34sangat jarang
00:30:35membutuhkan beberapa hari
00:30:37untuk mendapatkannya.
00:30:40Baik,
00:30:41kalau kamu enggak punya uang,
00:30:42mari kita gunakan yang pertama.
00:30:44Eh,
00:30:44enggak,
00:30:46tunggu.
00:30:46Karena kita
00:30:47gimana juga bersaudara?
00:30:48Enggak bisakah kamu
00:30:51menurunkan harganya?
00:30:54Barang bagus
00:30:55banyak yang cari.
00:30:57Coba pikirkan.
00:30:59Ini tentang harga dirimu
00:31:00sebagai seorang pria.
00:31:09Baik,
00:31:10kasih aku yang terbaik.
00:31:12Aku akan pergi
00:31:13mengambil uangnya.
00:31:18Faris,
00:31:36kenapa kamu
00:31:37mengirimkanku uang?
00:31:38Jumlahnya
00:31:38seratus lima puluh juta.
00:31:40Nenek,
00:31:41ingat seratus lima puluh juta
00:31:42yang Linus curi darimu.
00:31:44Aku mendapatkannya kembali,
00:31:46ditambah bunga.
00:31:46Anakku yang baik,
00:31:49apakah kamu menderita?
00:31:51Cuma Nenek yang peduli
00:31:52kalau aku menderita.
00:31:54Akan sangat menyenangkan
00:31:55kalau Nenek ada di sini.
00:31:56Nenek,
00:31:57jangan khawatir.
00:31:58Aku kepala dokter
00:31:59di klinik sekarang.
00:32:09Aku akan datang ke klinik
00:32:10untuk menjemputmu nanti.
00:32:11Jadi seperti ini rasanya
00:32:13dijemput sama istrimu.
00:32:14Sangat menyenangkan.
00:32:16Lama gak jumpa.
00:32:21Kalau aku gak salah ingat,
00:32:23ini seharusnya
00:32:24kakasih Linus.
00:32:26Tapi,
00:32:26Anastasia,
00:32:27bukankah dia tinggal
00:32:28bersama adikku?
00:32:30Kenapa dia ada di sini?
00:32:32Anastasia,
00:32:33apa yang kamu lakukan di sini?
00:32:35Aku sudah menikah.
00:32:37Kita seharusnya
00:32:37menjaga jarak.
00:32:39Demi tujuanku
00:32:40menghancurkan klinik ini
00:32:41dan menyelamatkan
00:32:42keluarga sendiri,
00:32:43Faris itu titik lemahnya.
00:32:45Lagi ya,
00:32:46dia cuma pria biasa.
00:32:47Dengan penampilanku,
00:32:49pasti aku mendapatkannya.
00:32:51Oh,
00:32:51ayolah,
00:32:52lihatlah sejarah kita.
00:32:53Kenapa harus ada jarak?
00:32:55Kamu menghancurkan hatiku.
00:32:58Berengsek.
00:33:00Mancing perasaan.
00:33:01Gak heran dia langsung nempel
00:33:02seperti perangkuh.
00:33:04Tapi aku gak akan
00:33:04makan umpan.
00:33:05Katakan saja,
00:33:09kamu mau apa?
00:33:10Aku dengar,
00:33:12kamu kepala dokter
00:33:13di klinik ini sekarang.
00:33:15Itu benar.
00:33:17Wow,
00:33:18sejak kapan
00:33:18kamu jadi hebat begini?
00:33:20Aku tahu
00:33:20kamu pilihan yang tepat.
00:33:22Hai,
00:33:23berhenti.
00:33:24Aku sudah menikah
00:33:25dan kamu bersama Linus.
00:33:27Kita harusnya
00:33:28jaga batasan kita.
00:33:29Kenapa kamu bisa
00:33:31bilang begitu?
00:33:33Aku cari kamu
00:33:34karena aku peduli padamu.
00:33:35Kamu kenal keluarga aku?
00:33:37Mereka
00:33:37mempunyai klinik.
00:33:39Kalau kamu bekerja
00:33:39untuk kita,
00:33:41aku akan melakukan
00:33:42apa saja yang kamu inginkan.
00:33:43Terima kasih.
00:33:44Tapi enggak.
00:33:46Kenapa enggak?
00:33:49Aku bilang
00:33:50aku gak akan pergi
00:33:51ke klinikmu.
00:33:53Apa aku perlu alasan?
00:33:54Kamu.
00:33:55Dulu kalau aku
00:33:56melamaikan tangan,
00:33:58dia akan datang
00:33:58seperti anak anjing.
00:34:00Kenapa dia begitu
00:34:00sulit diatur sekarang?
00:34:03Tapi,
00:34:03aku dengar
00:34:04Faris menikahi
00:34:04seorang wanita cacat.
00:34:06Apakah itu dia?
00:34:07Dia cukup cantik.
00:34:09Pantas saja
00:34:10dia enggak mau mendengarkan.
00:34:11Namun semua pria
00:34:12sama saja.
00:34:13Aku punya cara
00:34:13untuk menghadapinya.
00:34:16Sebenarnya,
00:34:17ada sesuatu
00:34:18yang ingin aku katakan.
00:34:20Sebenarnya,
00:34:21aku mencintaimu.
00:34:28aku enggak percaya
00:34:34kamu enggak akan
00:34:35makan umpang.
00:34:37Aku tahu
00:34:38kamu pilih bersama dia
00:34:40cuma karena alasan uang.
00:34:42Selama kamu
00:34:42mencintaiku,
00:34:44aku enggak keberatan.
00:34:45Ya,
00:34:48aku keberatan.
00:34:49Kalau kamu mencoba
00:34:50untuk mendapatkan
00:34:51sesuatu dariku,
00:34:53aku minta maaf,
00:34:54tetapi kamu akan kecewa.
00:34:55Faris sayang,
00:34:57mana bisa kamu
00:34:57berpikir seperti itu
00:34:58tentangku?
00:34:59Aku sungguh
00:35:00mencintaimu.
00:35:01Faris,
00:35:03kamu berani menipuku.
00:35:05Kembalikan uangku.
00:35:08Anastasia,
00:35:09kalian berdua.
00:35:15Bukan seperti yang terlihat.
00:35:17Aku melihat semuanya.
00:35:20Anastasia,
00:35:21kamu perempuan murah.
00:35:25Sayang.
00:35:26Minggir.
00:35:28Faris,
00:35:29kamu enggak cuma menipuku,
00:35:31tapi juga menggoda pacarku.
00:35:34Aku akan kasih kamu
00:35:35pelajaran hari ini.
00:35:36Akan kutunjukkan
00:35:37siapa bosnya.
00:35:37Jangan pukul dia.
00:35:40Pukul saja aku.
00:35:41Jangan takut.
00:35:43Aku akan melindungimu.
00:35:45Kalian berdua sungguh.
00:35:48Mari kita bicara di luar.
00:35:50Kamu mengusirku.
00:35:52Mari kita bicara di luar.
00:35:58Sungguh pertunjukan
00:35:59yang dramatis.
00:36:01Anastasia mendekatiku
00:36:02pasti karena menginginkan sesuatu.
00:36:05Enggak bisa.
00:36:06Aku perlu menyelidiki
00:36:07apa yang sebenarnya terjadi.
00:36:10Sebaiknya kamu jelaskan.
00:36:12Apa yang terjadi sebenarnya?
00:36:15Seluruh hal ini
00:36:17sangat berantakan.
00:36:18aku akan melakukan ini untukmu.
00:36:21Aku akan melakukan ini untukmu.
00:36:24Untukku?
00:36:27Kamu tahu.
00:36:29Kita pernah menyinggung perasaan keluarga Wijaya.
00:36:32Sekarang aku harus menggunakan Faris
00:36:34untuk menghancurkan klinik ini.
00:36:37Dengan begitu,
00:36:38keluarga kita akan pulih.
00:36:41Apa hubungannya denganku?
00:36:43Linus,
00:36:47kamu memperalat aku
00:36:48dan kamu berkata
00:36:49enggak ada hubungannya denganmu.
00:36:52Kalau demikian,
00:36:54kalau begitu aku rasa
00:36:54enggak seharusnya kita bersama lagi.
00:36:56Jangan pergi.
00:37:01Itu cuma karena
00:37:02aku melihatmu bersama Faris
00:37:05dan aku
00:37:05kehilangan kesabaran.
00:37:08Cuma karena itu saja.
00:37:11Baik.
00:37:12Baru saja
00:37:13kamu mengatakan di klinik
00:37:14dia menipumu.
00:37:17Apa maksudnya itu?
00:37:18Itu Faris.
00:37:22Dia menggunakan
00:37:23bahan-bahan murah
00:37:24untuk menipu aku
00:37:24sebesar 150 juta.
00:37:26Aku sudah meminta
00:37:27orang lain periksa.
00:37:29Semua bilang yang sama.
00:37:31Kalau begitu,
00:37:33aku punya ide.
00:37:34Kemarilah.
00:37:38Kamu ambil buktinya,
00:37:40lalu
00:37:40bongkar di depan umum.
00:37:44Sempurna.
00:37:46Aku ingin sekali melihat
00:37:46bagaimana dia bisa selamat kali ini.
00:37:48Aneh.
00:37:51Bukankah Zara mengatakan
00:37:52dia akan menjemputku hari ini?
00:37:54Dimana dia?
00:37:56Apa mungkin dia enggak datang?
00:38:00Sayang,
00:38:01kamu benar-benar datang
00:38:02menjemputku.
00:38:08Sebenarnya,
00:38:09ada sesuatu yang ingin aku katakan.
00:38:12Sebenarnya,
00:38:13aku mencintaimu.
00:38:18Kamu terlalu banyak berpikir.
00:38:21Aku di sini untuk
00:38:21pemeriksaan kesehatan.
00:38:23Aku akan ikut denganmu.
00:38:24Apa kamu enggak melihatku?
00:38:26Sepupuku enggak membutuhkanmu.
00:38:28Faris,
00:38:28jangan lupa.
00:38:30Ini cuma pernikahan palsu.
00:38:32Sepupu,
00:38:33ayo kita pergi.
00:38:33Dasar Bajingan.
00:38:43Hah?
00:38:45Aku Bajingan.
00:38:48Faris,
00:38:48ujian publikmu
00:38:49dijadwalkan untuk besok.
00:38:51Jangan sampai terlambat.
00:38:52Hah?
00:38:53Siap.
00:38:57Menikah dengan keluarga Wijaya.
00:38:58Anak ini sangat beruntung.
00:39:00Sayang,
00:39:03aku sudah pulang.
00:39:05Kakak Ipar,
00:39:06apa yang kamu lakukan di sini?
00:39:10Dia sibuk malam ini
00:39:12dan enggak akan kembali lagi.
00:39:13Aku perlu mengingatkanmu ya.
00:39:15Pernikahanmu itu
00:39:16cuma sebuah sandiwara.
00:39:17Berhentilah memanggilnya saya
00:39:18yang terus-menerus.
00:39:19Nanti orang lain akan salah paham.
00:39:21Dan juga,
00:39:21jangan panggil aku, Kakak Ipar.
00:39:26Anjing yang baik
00:39:26enggak menghalangi jalan.
00:39:28Minggir.
00:39:29Tunggu.
00:39:30Ada apa dengan kalian berdua hari ini?
00:39:31Kenapa tiba-tiba bersikap seperti itu?
00:39:33Cari tahu sendiri.
00:39:38Wanita itu sangat misterius.
00:39:40Mana bisa aku mengetahuinya?
00:39:45Faris,
00:39:46jangan lupa.
00:39:48Ini cuma perikahan palsu.
00:39:50Kakak,
00:39:51ayo pergi.
00:39:53Cuih,
00:39:54dasar bajingan.
00:39:55Gak bisa.
00:40:00Aku gak bisa membiarkan perasaan
00:40:02menggangguku.
00:40:02Pria sejati fokus pada karirnya.
00:40:10Setelah ujian terbuka hari ini,
00:40:13semua orang di sini
00:40:13sudah lihat hasilnya.
00:40:16Faris,
00:40:17memang pantas
00:40:18menjadi kepala dokter
00:40:19klinik ini.
00:40:29Bos,
00:40:30bukannya kamu bilang
00:40:31gak peduli sama dia?
00:40:32Kenapa kamu suruh aku
00:40:33bawa kamu ke sini?
00:40:34Aku cuma mau lihat
00:40:37sebenarnya dia mampu
00:40:38sampai sejauh mana.
00:40:39Direktur rumah sakit kan
00:40:41pasti sudah kasih tahu
00:40:42kamu hasilnya.
00:40:43Emangnya kamu perlu
00:40:43datang langsung.
00:40:44Kalau mau ketemu dia
00:40:45bilang saja.
00:40:47Diam.
00:40:48Dengan ini aku umumkan.
00:40:49Faris,
00:40:50sudah lulus ujian.
00:40:57Karena hasilnya sudah keluar,
00:40:59mari kita pergi.
00:41:01Tunggu.
00:41:04Orang ini
00:41:08penipu.
00:41:11Dia gak pantas
00:41:11jadi kepala dokter.
00:41:16Apa?
00:41:18Faris ternyata penipu.
00:41:22Pak Direktur,
00:41:23kamu gak boleh
00:41:23biarin orang kayak gitu
00:41:24jadi dokter di sini.
00:41:26Menjebak orang itu kejahatan.
00:41:29Kamu gak punya bukti.
00:41:30Punya hak apa
00:41:30kamu panggil aku penipu?
00:41:32Siapa bilang kami
00:41:33gak punya bukti?
00:41:34Ini
00:41:39ragian yang kemarin
00:41:41waktu Faris
00:41:42ngobatin aku.
00:41:44Semua lihat.
00:41:46Dia cuma pakai
00:41:46beberapa herbal murah.
00:41:48Terus dia bilang
00:41:48obat ajaib.
00:41:49Dia nipu aku
00:41:49sampai 150 juta.
00:41:51Faris,
00:41:52aku sudah tahu
00:41:53kamu pecundang
00:41:54tapi sekarang
00:41:54kamu malah jadi penipu.
00:41:56150 juta.
00:41:58itu cukup buat bikin
00:42:00kamu masuk penjara.
00:42:02Aku saranin
00:42:03semua orang berhenti
00:42:04datang ke klinik ini.
00:42:07Kalau mereka
00:42:07nerima penipu
00:42:08jadi dokter,
00:42:10siapa tahu
00:42:11kalian juga diperas.
00:42:13Faris,
00:42:14ini semua maksudnya apa?
00:42:16Busorah,
00:42:18Faris,
00:42:20jadi ini sifat asli
00:42:21kamu.
00:42:23Sepertinya aku
00:42:23salah nilai kamu.
00:42:26Sandra,
00:42:27ayo kita pergi.
00:42:29Kalian pikir?
00:42:30Cuma kalian yang punya bukti.
00:42:42Gimana mungkin
00:42:43kamu punya itu?
00:42:45Lihat tanda tangannya.
00:42:47Ini perjanjian utang
00:42:48yang kamu tanda tangani
00:42:49sendirian.
00:42:50150 juta ini
00:42:52jumlah yang sama persis
00:42:53dengan uang
00:42:53yang kamu ambil dari nenek.
00:42:56Hei,
00:42:57ini tagihannya.
00:42:58Tanda tangan di sini.
00:43:00Kita sepakat.
00:43:08Kamu harus rahasia ini nih.
00:43:11Tenang saja.
00:43:13Selama kamu tanda tangan,
00:43:14aku gak bakal ngomong
00:43:15apapun lagi.
00:43:25Baik.
00:43:30Uangnya sudah kembali.
00:43:37Siapa yang peduli
00:43:37sama sampah kayak kamu?
00:43:39Dada pecundang.
00:43:44Apa?
00:43:46Kamu mau ambil kembali?
00:43:47Bu Sarah,
00:43:52ternyata Faris
00:43:52sama sekali gak nipu siapapun.
00:43:54Dia cuma bantu neneknya
00:43:55ambil kembali
00:43:56uang yang dicuri.
00:43:58Oh,
00:43:58jadi begitu kejadiannya.
00:43:59Dengan ini aku umumkan.
00:44:01Dengan kemampuan yang luar biasa,
00:44:03Faris resmi
00:44:03jadi kepala dokter kami.
00:44:06Kalau kalian berdua,
00:44:07penjaga,
00:44:09usir mereka berdua.
00:44:09Perawatan hari ini
00:44:29kenapa kamu sendirian?
00:44:31Karena
00:44:31aku mau berdua saja sama kamu.
00:44:35Cuma bercanda.
00:44:43Sepupuku lagi sibuk.
00:44:46Sekarang gendong aku
00:44:47ke tempat tidur
00:44:47dan mulai perawatannya.
00:44:48Oh.
00:45:02Kamu...
00:45:03Kamu mesum.
00:45:04Kenapa wajah kamu merah?
00:45:07Kamu demam lagi.
00:45:08Biar aku periksa.
00:45:12Faris,
00:45:13kalau kakiku sudah sembuh,
00:45:15aku akan kasih diriku
00:45:16sepenuhnya untuk kamu.
00:45:30Soal Dewan Direksi,
00:45:31pemungutan suara
00:45:32buat menyingkirkan Zara
00:45:33dari posisi CEO.
00:45:34Berapa dukungan yang kita punya?
00:45:3670 persen.
00:45:38Cuma 70.
00:45:40Aku mau 100.
00:45:42100 persen.
00:45:44Cuma dengan kendali penuh,
00:45:46kita bisa langsung
00:45:47singkirkan Zara.
00:45:50Aku bakal terus bujuk mereka
00:45:51soal menarik orang
00:45:54ke pihak kita.
00:45:55Apa aku masih perlu
00:45:56ngajarin kamu?
00:45:56kalau cara halus,
00:45:58tidak berhasil.
00:45:59Pakai cara keras.
00:46:08Kamu kelihatan senang sekali
00:46:09apa perkembangan
00:46:10soal Faris.
00:46:12Aku rasa
00:46:12dia laki-laki yang bisa
00:46:14aku andalkan.
00:46:15Jadi rencanamu gimana?
00:46:17Soal identitas asliku,
00:46:21aku gak mau nutupin lagi.
00:46:23Sandra,
00:46:24tiga hari lagi
00:46:25ada inrapat umum.
00:46:28Di hari itu,
00:46:29aku akan kasih tahu
00:46:30siapa aku sebenarnya.
00:46:31Sekalian aku umumkan
00:46:32ke semua orang,
00:46:33kalau dia suamiku.
00:46:35Gak masalah.
00:46:36Tapi masih ada satu hal lagi.
00:46:39Johan lagi sibuk
00:46:40nyuap anggota Dewan.
00:46:41Ambisinya besar.
00:46:45Tapi,
00:46:46seenggaknya
00:46:46tiga puluh persen dari mereka
00:46:47gak akan pernah
00:46:48hianatin aku.
00:46:49Dia gak punya
00:46:50nyali sejauh itu.
00:46:52Tapi,
00:46:52aku masih agak khawatir
00:46:54sama situasi ini.
00:46:56Tenang saja,
00:46:56aku gak sendirian lagi sekarang.
00:46:59Begitu aku umumkan
00:47:00identitas Faris,
00:47:01aku akan dapat
00:47:02lebih banyak dukungan.
00:47:04Saat itu,
00:47:05aku akan ambil
00:47:06kembali kendali penuh.
00:47:08Soal Johan,
00:47:09waktu itu tiba,
00:47:12aku akan pastiin
00:47:13dia gak bisa bangkit lagi.
00:47:16Aku pergi urus ini sekarang.
00:47:17Tunggu.
00:47:19Saatnya perusahaan
00:47:20lihat wajahku lagi.
00:47:23Aku ikut masuk.
00:47:37Kenapa dia ke grup Wijaya?
00:47:40Johan itu
00:47:41sangat mengawasi dia.
00:47:54Johan memang jago
00:47:56memainkan peran raja.
00:47:57Aku penasaran
00:47:58sudah berapa lama
00:47:59dia duduk
00:48:00di ruang CEO-ku.
00:48:03Oh,
00:48:04angin apa yang bawa
00:48:05CEO ke kantor hari ini?
00:48:07Bosku dari dulu
00:48:07sampai sekarang
00:48:08tetap CEO.
00:48:08dia datang
00:48:10kapanpun dia mau.
00:48:11Memangnya turusan kamu.
00:48:13CEO yang sebentar lagi
00:48:14dipecat,
00:48:15dia masih disebut CEO.
00:48:17Zara,
00:48:18kamu cuma orang pincang
00:48:19yang coba pakai pernikahan
00:48:20sama laki-laki
00:48:21buat mempertahankan
00:48:22posisi direktur.
00:48:24Kamu pikir
00:48:25Dewan bakal setuju?
00:48:28Johan,
00:48:29jangan lupa,
00:48:30kamu cuma kerabat miskin
00:48:31yang dikasih kerja
00:48:32karena belas kasihan bos.
00:48:34bosku satu-satunya
00:48:36pemimpin sejati
00:48:37grup Wijaya.
00:48:38Pemimpin?
00:48:39Zara,
00:48:41pernikahan palsu itu
00:48:42satu hal
00:48:43tapi bahkan identitas
00:48:43kamu juga kebohongan.
00:48:45Setelah selama ini,
00:48:47ternyata kamu
00:48:48nggak pernah tulus
00:48:48sama aku.
00:48:50Benar.
00:48:52Mungkin sekarang
00:48:53aku nggak punya apa-apa.
00:48:55Tapi sebentar lagi,
00:48:56aku akan bikin kamu tahu
00:48:57kalau cuma aku
00:48:58yang pantas
00:48:59duduk di kursi
00:49:00pewaris.
00:49:10Kalau dia tahu
00:49:11kaki bos sebenarnya
00:49:12sudah mulai pulih,
00:49:13entah masih bisa ketawa
00:49:14kayak gitu atau nggak.
00:49:17Jangan bocorin dulu
00:49:18soal itu.
00:49:21Tenang saja.
00:49:28Gimana perkembangannya?
00:49:30Semuanya berjalan
00:49:31sesuai perintah kamu.
00:49:32Bagus.
00:49:34Panggil dewan
00:49:35untuk rapat hari Selasa.
00:49:36Mereka akan calonin aku
00:49:37sebagai CEO baru.
00:49:39Kalau itu terjadi,
00:49:40Zara nggak akan punya
00:49:41kesempatan
00:49:42kembali lagi.
00:49:50Kenapa?
00:49:51Sekarang semuanya
00:49:52sudah beres.
00:49:53Terus kenapa
00:49:54kamu kelihatan sedih?
00:49:55Apa benar
00:49:56sudah beres?
00:49:58Iya.
00:50:00Dia nggak mungkin
00:50:01sadar sesuatu, kan?
00:50:03Ngomong-ngomong,
00:50:04kita bisa tambah
00:50:05satu sesi aku puntur lagi nggak?
00:50:07Beberapa hari terakhir ini,
00:50:08aku mulai bisa
00:50:09mengontrol kakiku.
00:50:10Aku mau percepat
00:50:11pemulihannya.
00:50:13Dengan begitu,
00:50:14aku bisa buktiin
00:50:15ke dewan
00:50:16kalau aku orang yang sehat
00:50:17dan layak
00:50:19memimpin perusahaan ini.
00:50:21Dan kamu juga
00:50:21nggak perlu lagi
00:50:22jadi sasaran
00:50:22gara-gara aku.
00:50:23Kamu cuma mau sembuh.
00:50:25Terus usir aku, kan?
00:50:27Pantas saja,
00:50:28kita memang pasangan palsu.
00:50:30Pernikahan palsu
00:50:31cuma soal saling manfaatin.
00:50:33Baiklah kalau begitu.
00:50:34Faris,
00:50:49dua hari lagi saja.
00:50:51Begitu urusan
00:50:52perusahaan beres,
00:50:53aku akan kasih tahu
00:50:54kamu semuanya.
00:51:00Sudah,
00:51:01tidur yang nyinyak
00:51:02malam ini.
00:51:03Besok,
00:51:03waktu rehabilitasi,
00:51:05kamu bisa coba
00:51:05berdiri sendiri.
00:51:07Itu kabar bagus.
00:51:09Tepat waktu.
00:51:09Tepat waktu buat apa?
00:51:11Oh,
00:51:11nggak apa-apa.
00:51:12Tepat waktu buat sembuh
00:51:13sebelum kamu singkirkan aku.
00:51:22Selamat malam.
00:51:23Selamat malam, sayang.
00:51:36Ada apa?
00:51:39Kakiku sakit.
00:51:45Itu karena kita jalani ini.
00:51:48Terlalu cepat buat tubuh kamu.
00:51:50Tinggal satu bulan lagi.
00:51:51Kenapa kamu terburu-buru?
00:51:56Kamu akan tahu sebentar lagi.
00:51:59Tolong,
00:52:00kasih aku satu sesi lagi.
00:52:03Aku nggak mau.
00:52:05Kamu nggak peduli
00:52:05sama kesehatan kamu sendiri.
00:52:07Faris.
00:52:13Sayang,
00:52:14aku mohon.
00:52:16Kamu?
00:52:16Baiklah.
00:52:19Aku lakuin satu kali terakhir.
00:52:20Ini juga kaki kamu,
00:52:21bukan kakiku.
00:52:22Faris.
00:52:35Aku akan cepat selesai masalah Johan.
00:52:51aku nggak mau kamu terluka
00:52:54gara-gara aku lagi.
00:53:05Kamu lagi apa?
00:53:06Kasih pijatan.
00:53:08Biar rasa sakitnya berkurang.
00:53:10Terima kasih.
00:53:11Aku belum pernah ketemu orang kaya kamu.
00:53:14Kamu khawatir sama aku.
00:53:17Nggak.
00:53:20Lihat aku.
00:53:21Sakit.
00:53:43Sakit.
00:53:46Sekarang istirahat saja.
00:53:48Aku pergi dulu.
00:53:49Faris dasar kamu binatang.
00:53:55Dia kesakitan.
00:53:57Gimana bisa aku nggak ngontrol diri?
00:54:00Tapi,
00:54:01bibirnya lembut sekali.
00:54:12Johan.
00:54:14Oh,
00:54:15ini bukannya suami berandalan sepupuku.
00:54:16Jadi,
00:54:18apa yang kamu mau dariku?
00:54:22Aku mau kerjasama dengan kamu.
00:54:25Kamu,
00:54:26suami Zara.
00:54:28Kenapa aku harus percaya
00:54:29kalau kamu datang buat bantu aku
00:54:31dan bukan untuk bantu dia?
00:54:34Kamu tahu,
00:54:35aku ini laki-laki.
00:54:36nggak ada laki-laki yang mau punya istri orang pincang.
00:54:40Apalagi lebih kaya dari dirinya.
00:54:43Aku tahu.
00:54:45Senjata rahasia Zara.
00:54:49Kasih tahu aku.
00:54:50kakinya.
00:54:54Kakinya.
00:55:00Apa?
00:55:02Aku bisa bantu
00:55:03buat ngerusak kakinya sepenuhnya.
00:55:06Sempurna.
00:55:08Tenang saja.
00:55:09Begitu semuanya beres,
00:55:11aku akan balas kamu dengan baik.
00:55:12Hei,
00:55:13kalau kamu ingkat janji gimana?
00:55:15Aku perlu pegangan dulu
00:55:17soal kamu.
00:55:19Kalau nggak,
00:55:20aku nggak bisa percaya.
00:55:22Nggak masalah.
00:55:26Hah.
00:55:28Seorang CEO
00:55:29yang angku dan sombong sekali
00:55:31bikin kita nunggu 30 menit.
00:55:34Manajemen waktumu
00:55:35memang hebat.
00:55:37Nggak sehebat kamu.
00:55:39Duduk di kursi
00:55:40yang bukan punya kamu.
00:55:41Kamu itu wanita.
00:55:47Kenapa kamu kasar banget?
00:55:49Kalau aku nggak begitu,
00:55:51gimana aku bisa gerakin
00:55:52buda besar kayak kamu?
00:56:00Ah,
00:56:01karena CEO sudah datang,
00:56:03kita mulai pemungutan suara.
00:56:05Tunggu.
00:56:07Sebelum mulai,
00:56:08ada sesuatu
00:56:09yang mau aku tunjukin
00:56:10ke kalian semua.
00:56:11Setelah kalian lihat,
00:56:13baru kita voting.
00:56:37Dia nggak bisa berdiri.
00:56:39Faris benar-benar bantu aku.
00:56:41Zara,
00:56:42bahkan suamimu juga di pihakku.
00:56:44Sekarang,
00:56:45coba saja
00:56:46kamu hentikan aku kali ini.
00:56:48Hahaha,
00:56:49pecundang.
00:56:52Kelihatannya,
00:56:53CEO kita
00:56:53masih belum nyerah.
00:56:55Kalau begitu,
00:56:56langsung saja kita voting
00:56:57dan bikin dia
00:56:59nerima kekalahannya.
00:57:01Tunggu.
00:57:03Kenapa kamu ada di sini?
00:57:04Hah?
00:57:06Faris ke sini
00:57:06buat bantu aku.
00:57:08Benar begitu.
00:57:09Benar begitu,
00:57:09Faris.
00:57:10Faris,
00:57:11apa maksudnya ini?
00:57:15Benar.
00:57:16Benar-benar,
00:57:17pengkhianat keji.
00:57:18Orang nggak tahu balas budi.
00:57:19Kamu nggak tahu siapa,
00:57:20bos.
00:57:21Sudahlah.
00:57:23Ini salahku
00:57:23karena sudah percaya
00:57:24sama dia.
00:57:25Biar aku tunjukkan
00:57:26sesuatu ke kalian.
00:57:28Jangan-jangan
00:57:28ada bukti lagi
00:57:29buat kejatuhin Zara.
00:57:31Terus coba tebak.
00:57:40Kenapa orang-orangnya Zara
00:57:41malah milih aku?
00:57:45Kamu ancam mereka?
00:57:47Haha,
00:57:47jelas.
00:57:48Aku suruh orang-orangku
00:57:50nahan keluarga mereka.
00:57:53Dasar ular.
00:57:55Menang itu segalanya.
00:57:59Faris,
00:57:59kamu berani nipu aku.
00:58:01Nggak tahu malu.
00:58:04Menang itu segalanya.
00:58:06Gimana bisa jadi gini?
00:58:07Selain itu,
00:58:08bukti ini juga sudah
00:58:09aku sebar ke media sosial.
00:58:12Johan,
00:58:13kalau kamu mau ngerebut
00:58:14posisi istriku,
00:58:16kamu harus lewatin aku dulu.
00:58:18Tunggu saja kamu.
00:58:21Dia kabur.
00:58:23Kalau nggak kabur,
00:58:23dia pasti ditangkap.
00:58:24Jelas dia kabur.
00:58:26Mulai hari ini,
00:58:27aku resmi memimpin
00:58:29Grup Wijaya.
00:58:44Sekarang kamu sudah tahu semuanya.
00:58:46Tahu apa?
00:58:46Kalau aku memimpin Grup Wijaya.
00:58:50Dan aku CEO-nya.
00:58:51Terus pupumu?
00:58:54Dia sebenarnya
00:58:56asisten pribadiku.
00:58:58Jadi dari awal
00:58:59kamu nikah sama aku
00:59:00cuma buat ngadepin Johan.
00:59:02Kamu nggak nyangka
00:59:03kalau aku bisa nyembuhin kakimu.
00:59:05Makanya sampai sekarang
00:59:06kamu belum cerai sama aku.
00:59:07Bukan gitu.
00:59:09Aku...
00:59:09Bos,
00:59:11kenapa kamu nggak ngomong dari tadi?
00:59:13Faris,
00:59:14Johan itu orang gila.
00:59:16Dia mau cepat sembuh.
00:59:17Buatnya jatuhin dia.
00:59:19Biar dia nggak nyakitin kamu.
00:59:23Jadi semua itu buat aku?
00:59:25Jadi kamu barusan?
00:59:29Maaf.
00:59:30Sayang.
00:59:31Aku minta maaf.
00:59:33Aku salah paham sama kamu.
00:59:34Selama kita berdua aman,
00:59:41yang lain nggak penting.
00:59:43Faris,
00:59:44aku mau
00:59:44pernikahan yang besar.
00:59:47Aku mau
00:59:48semua orang di perusahaan tahu
00:59:50kalau aku sudah bisa berdiri lagi.
00:59:54Dan satu hal lagi,
00:59:55aku mau bilang ke seluruh dunia.
00:59:58Kalau Faris itu
00:59:59suami yang akan aku dampingi
01:00:00seumur hidup.
01:00:03Faris,
01:00:03aku cinta kamu.
01:00:06Aku juga cinta kamu.
Komentar

Dianjurkan