Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KONAWE, KOMPAS.TV - Ratusan sopir truk berunjuk rasa di Kantor DPRD Konawe menuntut agar aktivitas tambang pasir diaktifkan kembali. Para sopir menyebut berhentinya tambang pasir telah melumpuhkan roda ekonomi keluarga mereka.

Para sopir yang tergabung dalam Persatuan Sopir Truk Konawe mendatangi Kantor DPRD Konawe menuntut agar aktivitas tambang pasir diizinkan beroperasi kembali.

Ratusan sopir truk mengaku kehilangan pendapatan setelah tambang pasir berhenti beroperasi.

Operasi tambang pasir dihentikan karena ada laporan polisi terkait dugaan tambang pasir ilegal di wilayah Sungai Konaweha.

Massa aksi meminta dialog terbuka antara pemerintah daerah, pengelola tambang pasir, dan perwakilan sopir truk untuk mencari jalan keluar yang adil dan tidak merugikan para sopir.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan kondusif.

Baca Juga Guru Honorer Konawe Selatan Divonis Bebas, Hakim Minta Nama Supriyani Dipulihkan di https://www.kompas.tv/nasional/555824/guru-honorer-konawe-selatan-divonis-bebas-hakim-minta-nama-supriyani-dipulihkan

#konawe #dprd #tambang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648060/tambang-pasir-ditutup-sopir-truk-konawe-unjuk-rasa-ke-dprd-karena-kehilangan-penghasilan
Transkrip
00:00Berikutnya ratusan sopir truk berunjuk rasa di kantor DPRD Konawe menuntut agar aktivitas tambang pasir diaktifkan kembali.
00:08Para sopir menyebut berhentinya tambang pasir telah melumpuhkan roda ekonomi keluarga mereka.
00:16Para sopir truk yang tergabung dalam persatuan sopir truk Konawe mendatangi kantor DPRD Konawe menuntut agar aktivitas tambang pasir diizinkan beroperasi kembali.
00:26Ratusan sopir truk mengaku kehilangan pendapatan setelah tambang pasir berhenti beroperasi.
00:33Operasi tambang pasir dihentikan karena ada laporan polisi terkait dugaan tambang pasir ilegal di wilayah Sungai Konawe.
00:41Masa aksi meminta dialog terbuka antara pemerintah daerah, pengelola tambang pasir, dan perwakilan sopir truk untuk mencari jalan keluar yang adil dan tidak merugikan para sopir.
00:50Jadi dengan tertutupnya lokasi-lokasi tambang ini, maka aktivitas sopir truk Konawe ini sudah terhenti.
00:58Hingga kebijakan untuk mereka itu sehari-hari itu tertutup.
01:03Jadi dengan putusnya ini, jadi biaya tidak tentu kebutuhan mereka keluarga, biaya pendidikan anak-anak,
01:09pun kebijakan kebayaran mobil itu terhenti.
01:12Jadi kami harapkan pemerintah Kabupaten Konawe bersama dengan DPR ini harus memikirkan masyarakat ini.
01:20Unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan kondusif.
01:25Sarman, Kompas TV, Konawe, Sulawesi Tenggara.
Komentar

Dianjurkan