00:00Saudara Komisi 13 DPR memanggil Saudah, seorang nenek asal Pasaman, Sumatera Barat yang menjadi korban kekerasan karena lantang menolak tambang di atas lahannya.
00:11Tangis nenek Saudah pecah di hadapan wakil rakyat.
00:20Suasana rapat Komisi 13 DPR mendadak hening saat tangis nenek Saudah pecah di hadapan para wakil rakyat.
00:27Nenek Saudah terharu karena upayanya mencari keadilan terdengar hingga ke Jakarta.
00:33Berterima kasih atas keperdulian kalian semua.
00:42Ya aku sangka begini atas kejadian ini yang akan sampai aku ke sini.
00:51Mendengar semua yang ibu katakan, bapak katakan semua saya berterima kasih banyak.
01:04Tangisan nenek Saudah menyiratkan beban berat yang harus ia lalui karena mempertahankan tanahnya dari tambang ilegal.
01:11Selain penganiayaan fisik, nenek Saudah dikucilkan dan mendapat sanksi adat berupa pengusiran dari tempat tinggalnya.
01:20Meski akhirnya sanksi tersebut dicabut.
01:23Komisi 13 mendesak polisi mengusut tuntas atas kasus penganiayaan nenek Saudah dan tambang ilegal.
01:30Ada dua keadilan yang harus didegakkan dalam konteks kasus nenek Saudah.
01:36Keadilan hukum dan keadilan adat.
01:38Yang pertama keadilan hukum.
01:40Ada dua indikasi pelanggaran hukum yang terjadi dalam kasus ini.
01:45Yang pertama adalah pelanggaran tambang ilegal.
01:49Apakah kepolisian pasaman atau polda sumbar sudah menegakkan penegakkan hukum dalam konteks tambang ilegal?
02:01Kalau belum berarti ada apa?
02:04Yang kedua dalam kasus penganiayaan nenek Saudah.
02:07Saya nggak tahu manusia beragama apapun, kalau mereka bukan bagian dari penjahat.
02:13Ketika ada seorang nenek-nenek dipukul oleh orang, pasti menolong.
02:17Minimal membawa ke rumah sakit.
02:18Bukan membiarkan itu saja.
02:20Dari logika itu saja, seharusnya pelakunya itu tidak satu.
02:25Pelakunya adalah komplotan.
02:27Penganiayaan terhadap nenek Saudah terjadi pada 1 Januari 2026,
02:32usai menolak aktivitas tambang di lahannya.
02:35Penolakan dilakukan berulang kali,
02:37namun berulang kali juga penambang menggali di tanah nenek Saudah.
02:41Tubuh rentasang nenek yang seharusnya dilindungi,
02:44justru menjadi sasaran amarah petambang ilegal,
02:47hingga sempat tak sadarkan diri.
02:50Hingga saat ini, polisi baru menetapkan satu tersangka
02:53dan didesak menangkap tersangka lain.
02:55Tim Liputan, Kompas TV
02:57Terima kasih telah menonton!
03:00Terima kasih telah menonton!
03:00Terima kasih telah menonton!
Komentar