Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - JAKARTA, KOMPASTV Kubu Roy Suryo menyinggung pidato Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2026, yang dinilai kontras dengan tuntutan pembuktian ijazah Jokowi di pengadilan.

Kuasa hukum Roy Suryo, Khozinudin, menegaskan bahwa persoalan utama yang seharusnya diselesaikan adalah pembuktian keabsahan ijazah, bukan mempersoalkan pihak-pihak yang meneliti dokumen tersebut.

Ia menyatakan, pihak yang semestinya diproses hukum adalah pelaku pemalsuan ijazah, apabila terbukti, bukan peneliti atau pihak yang mempertanyakan keabsahannya.

"Yang harusnya dipidana itu orang yang memalsukan ijazah, bukan orang yang meneliti ijazah. Hari ini kita ingin Joko Widodo hadir di pengadilan untuk membuktikan ijazahnya, menunjukkan ijazahnya kepada seluruh rakyat Indonesia," kata Khozinudin, Senin (2/2/2026).

Pernyataan kubu Roy itu disampaikan merespons pidato Jokowi dalam Rakernas PSI 2026 yang digelar di Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

"Kalau diperlukan, saya harus datang. Saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, ke kabupaten kota, sampai ke kecamatan," ujar Jokowi.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Vila Randita

#jokowi #ijazahjokowi #roysuryo

Baca Juga Khamenei Ancam Perang Regional Jika Diserang AS, Trump Kirim Kapal Perang ke Dekat Iran di https://www.kompas.tv/internasional/648005/khamenei-ancam-perang-regional-jika-diserang-as-trump-kirim-kapal-perang-ke-dekat-iran



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648009/kubu-roy-suryo-singgung-pidato-jokowi-di-rakernas-psi-tantang-pembuktian-ijazah
Transkrip
00:00Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi
00:03Semua provinsi, saya masih sanggup datang ke kabupaten kota
00:11Insya Allah kita akan terus berjuang dan seluruh rakyat terus mendukung kami
00:16Yang harusnya dipidana itu orang yang memalsukan ijasa, betul?
00:21Bukan orang yang meneliti ijasa, betul?
00:24Hari ini kita semuanya ingin Joko Widodo ke pengadilan, betul?
00:27Bukan pergi ke 7.000 kecamatan, bukan pergi ke 514 kota kabupaten
00:33Atau setidaknya bukan berkunjung ke 38 provinsi
00:37Tapi yang kita butuhkan adalah hadir di pengadilan untuk membuktikan ijasa, menunjukkan ijasa ke seluruh rakyat Indonesia
00:44Betul, betul?
00:47Demikian kawan-kawan ya, terima kasih semuanya
00:48Kalau tidak ada kami tutup ya
00:50Oke, kita tutup dengan Alhamdulillahirrohmanirrohim
00:53Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:57Terima kasih telah menonton!
01:27Karena kekuatan partai politik itu terletak pada struktur yang kuat
01:38Tapi strukturnya harus yang hidup
01:43Struktur yang benar-benar bisa bekerja sampai ke akar rumput
01:52Menyentuh betul-betul masyarakat terbawah kita
01:55Itu struktur yang ideal
01:58Kalau diperlukan
02:05Saya harus datang
02:10Saya masih sanggup
02:13Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi
02:32Semua provinsi
02:35Saya masih sanggup datang ke kabupaten-kota
02:39Saya masih sanggup
02:43Saya masih sanggup
02:45Kalau perlu sampai ke kecapatan
02:47Saya masih sanggup
02:49Kita ini kan punya 38 provinsi
02:57514 kabupaten-kota
03:01Dan kira-kira 7.000 kecamatan
03:04Saya masih sanggup
03:05Saya masih sanggup
03:06Saudara-saudara sekalian yang saya hormati
03:16Kita perlu jajaran pengurus yang militan
03:24Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI
03:32Saya pun akan bekerja keras untuk PSI
03:37Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI
04:01Saya pun akan bekerja keras
04:03Bekerja mati-matian untuk PSI
04:06Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI
04:19Saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI
04:23Inilah
04:33Inilah yang harus kita kerjakan
04:36Saya Rizka Klarissa
04:44Saksikan program-program Kompas TV
04:46Melalui siaran digital
04:48Pay TV
04:49Dan media streaming lainnya
04:51Kompas TV
04:52Independent
04:53Terpercaya
04:54Terima kasih telah menonton!
05:00Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan