- 1 hari yang lalu
Kategori
🛠️
Gaya hidupTranskrip
00:00Kudus, kudus, kudus, kuduslah Tuhan, kudus Tuhan, apa menyembahmu?
00:30Kudus, kudus, kudus, kudus Bapak kami, kuduslah Engkau, Bapak, kudus, kudus, kudus Bapak.
01:00Kuduslah Engkau, kuduslah Tuhan, bumi penuh kemuliaan.
01:10Bumi penuh kemuliaanmu.
01:17Bumi penuh kemuliaanmu.
01:24Bumi penuh kemuliaanmu, Tuhan, Bapak.
01:30Bumi penuh kemuliaanmu.
01:37Bumi penuh kemuliaanmu.
01:41Bumi penuh kemuliaanmu.
01:48Bumi penuh kemuliaanmu.
01:50Bumi penuh kemuliaanmu.
01:52Bumi penuh kemuliaanmu.
01:57Bumi penuh kemuliaanmu.
01:58Bumi penuh kemuliaanmu.
01:59Bumi penuh kemuliaanmu.
02:00Bumi penuh kemuliaanmu.
02:02Bumi penuh kemuliaanmu.
02:05Kuduslah namamu.
02:07Kuduslah, kuduslah namamu Tuhan, kuduslah namamu, kuduslah Tuhan.
02:31Kuduslah namamu, kuduslah namamu.
02:46Sekali lagi, kudus-kudus Bapak kami.
02:55Kudus-kudus Bapak.
03:01Bapak di dalam surga.
03:06Kibos syana ilit.
03:09Naki mamatulahum usia.
03:14Syana gamas, syana gamas.
03:17Kuduslah namamu, kuduslah namamu, kuduslah namamu.
03:23Kudus-kudus Tuhan Bapak di surga.
03:28Kudus-kudus Bapak kami.
03:35Kudus-kudus Bapak kami.
03:42Bapak kami.
03:45Kudus-kudus Bapak kami.
03:50Bapak kami.
03:54Bumi penuh kemuliaanmu.
04:00Kudus-kudus Bapak kami.
04:02Kudus-kudus Bapak kami.
04:06Bumi penuh kemuliaanmu.
04:10Bumi penuh kemuliaanmu.
04:12Syana laku.
04:14Kudus Bapak kami.
04:15Kudus-kudus Bapak kami.
04:16Kudus-kudus Bapak kami.
04:18Bumi penuh kemuliaanmu.
04:19Bumi penuh kemuliaanmu.
04:25Bumi penuh kemuliaanmu.
04:29Kuduslah namamu.
04:33Bumi penuh kemuliaanmu.
04:37Bumi penuh kemuliaanmu.
04:41Kuduslah Tuhan.
04:48Kuduslah namamu.
04:56Kuduslah namamu.
05:00Kuduslah namamu.
05:04Bapak kami.
05:08Kuduslah namamu.
05:12Kuduslah Tuhan.
05:18Kuduslah namamu.
05:28Kuduslah Tuhan.
05:30Kuduslah namamu.
05:32Kuduslah namamu.
05:34Kuduslah namamu.
05:44Kuduslah Tuhan.
05:54Kuduslah Tuhan.
06:04Kuduslah Tuhan.
06:06Kuduslah Tuhan.
06:15Kuduslah Tuhan.
06:27Kuduslah Tuhan.
06:29Kuduslah Tuhan.
06:31Tuhan.
06:32Kuduslah Tuhan.
06:33Tuhan.
06:34Tuhan.
06:35Tuhan.
06:36Tuhan.
06:37Tuhan.
06:38Tuhan.
06:39Tuhan.
06:40Tuhan.
06:41Tuhan.
06:45Tuhan.
06:46Tuhan.
06:47Tuhan.
06:48Tuhan.
06:49Tuhan.
06:53Tuhan.
06:54Tuhan.
07:05Tuhan.
07:06Alah Bapak kami, yang maha tinggi, yang maha suci,
07:27Engkau layak dipuji, Bapak, diterang tak terhampiri,
07:43Biar semua kami, angkat hati menyembah-Mu, menyembah-Mu Tuhan,
07:59Biar semua kami, angkat jiwa menyembah-Mu, engkau satu-satunya,
08:16Yang layak dipuji, yang layak disembah, Alleluia, Alleluia,
08:33Bersama para malaikat yang kudus, kami menyembah-Mu,
08:41Alleluia, Alleluia, Sembah bagimu Bapak, hormat bagimu,
08:58Ya Allah Israel, Ya Allah, kami berlindung,
09:08Kami bergantung, hanya kepadamu, Ya Bapak,
09:21Engkau kehidupan kami, Tuhan, Engkau kehidupan kami, Tuhan,
09:36Engkau lebih, dari nyawa kami, Engkau lebih berharga, dari hidup ini,
09:52Ya Allah Bapak, Ya Allah Bapak, Ya Allah Bapak,
09:57Ya Allah Bapak, Allah Abraham, Isa dan Yaakub, Ya Tuhan Yesus,
10:05Maka mulia, Engkau lebih berharga, dari nyawa kami, Ya Bapak, Ya Maka mulia,
10:24Haleluia, Haleluia, kami menyembah-Mu, Haleluia, kami menyembah-Mu,
10:41Tiada Allah, selain dirimu,
10:49Tiada Tuhan, selain dirimu,
10:57Engkau satu-satunya, Allah yang benar, Engkau satu-satunya, Yang Maka besar,
11:13Biar semua yang bernafas, Memujimu,
11:22Biar semua yang kau ciptakan, Memuliakan-Mu, Bapak,
11:30Semua kami di sini, Semua umatmu menyembah-Mu,
11:38Haleluia, Amin,
11:45Kami menghormatimu,
11:54Kami menghormatimu,
12:01Ya Bapak, kami menghormatimu,
12:09Dengan segenap hati, segenap jiwa,
12:18Kami mengasihimu,
12:24Ya Bapak, kami menghormatimu,
12:33Sebab engkau lebih dulu,
12:38Mencintai kami,
12:41Ya Bapak, kami menghormatimu,
12:47Alah Bapak yang di surga, terpujilah namamu ya Bapak.
13:04Kami bermasmur, tinggikan namamu, kami bermasmur, muliakan namamu.
13:20Sebab hanya engkau yang layak, di putih, di sembah, Alah Bapak.
13:44Mari kita berdiri.
13:50Alleluia, Alleluia.
13:59Amin, Amin, Amin.
14:06Alleluia, Amin.
14:11Alleluia, Amin.
14:20Alleluia, Amin.
14:27Alleluia, Amin.
14:29Alleluia, Amin.
14:30Alleluia, Amin.
14:32Alleluia, Amin.
14:34Alleluia, Amin.
14:39Alleluia, Amin.
14:40Alleluia, Amin.
14:41Alleluia, Amin.
14:42Alleluia, Amin.
14:43Alleluia, Amin.
14:44Alleluia, Amin.
14:45Alleluia, Amin.
14:46Alleluia, Amin.
14:47Alleluia, Amin.
14:49Alleluia, Amin.
14:50Alleluia, Amin.
14:51Alleluia, Amin.
14:52Alleluia, Amin.
14:54Amin.
14:55Alleluia, Amin.
14:57Alleluia, Amin.
14:59Alleluia, Amin.
15:00Dipuji disembah
15:05Hanya kau yang layak
15:12Hanya kau yang layak
15:19Hanya kau yang layak
15:26Hanya kau yang layak
15:34Amin
15:36Dipuji
15:38Mari katakan
15:40Allah Abraham
15:42Allah Isaac
15:44Allah Ya'udhu
15:46Allah Abraham
15:52Bapak
15:58Bapak
16:00Bapak
16:02Bapak
16:04Bapak
16:06Bapak
16:08Bapak
16:10Bapak
16:12Bapak
16:18Bapak
16:20Bapak
16:22Bapak
16:24Bapak
16:26Bapak
16:28Elohim
16:30Yahweh
16:32Amin
16:34Amin
16:36Bapak
16:46Bapak
16:48Bapak
16:50Bapak
16:52Bapak
16:54Bapak
16:56Bapak
16:58Bapak
17:00Bapak
17:02Bapak
17:04Bapak
17:06Bapak
17:08Bapak
17:10Bapak
17:12Bapak
17:14Bapak
17:16yang layak
17:18Tuhan
17:19Amin
17:28Amin
17:36Ibuci di sembah
17:46Haleluya
17:49Haleluya
17:58Amin
18:01Haleluya
18:05Haleluya
18:10Amin
18:11Sekali lagi
18:16Haleluya
18:18Haleluya
18:20Haleluya
18:25Haleluya
18:27Haleluya
18:29Haleluya
18:31Haleluya
18:33Amin
18:35Haleluya
18:36Haleluya
18:38Haleluya
18:40Haleluya
18:41Amin
18:42Amin
18:44Amin
18:46Yahweh namamu
18:57Kau yang kupuji
19:01Kau yang kupuja
19:05Kau yang kusembah
19:11Yahweh namamu
19:14Maha mulia
19:15Yang menghabiskan
19:22Yahweh namamu
19:27Yahweh namamu
19:30Bapak kami
19:31Kau yang kupuji
19:34Kau yang kupuji
19:38Kau yang kusembah
19:40Yahweh namamu
19:44Namamu
19:45Amin
19:46Tuhan
19:47Tidak ada yang sama
19:51Namamu
19:53Tidak ada yang sama
19:58Namamu kudus
20:03Kudus
20:04Kudus
20:08Kudus
20:10Kudus
20:11Kudus
20:12Kudus
20:13Tuhan
20:14Dari kekau
20:15Dari kekau
20:16Sampai kekau
20:20N G Verb
20:22부분
20:27Tuhan
20:28Tuhan
20:29Tuhan
20:30Tuhan
20:31Tuhan
20:32Tuhan
20:35Yang Maha Esa
20:42Selamanya
20:49Kami yang Maha Tinggi
21:02Selamanya
21:04Selamanya
21:08Selamanya
21:10Kami yang Maha
21:16Namamu Kudus
21:32Selamanya
21:38Selamanya
21:40Selamanya
21:42Selamanya
21:44Selamanya
21:46Bapak kami
21:52Bapak kami
21:59Allah dan Bapak
22:02Tuhan kami
22:03Yesus Kristus
22:05Alleluia
22:10Bapak kegam kami
22:15Yang mata tinggi
22:22Sama niya
22:25Bapak kegam kami
22:31Amin
22:32Yang mata tinggi
22:39Yang mata tinggi
22:46Mata tinggi
22:53Kita beri tepuk tangan kemuliaan
22:55Alleluia
22:58Yang mulia Yahweh
23:01Alleluia
23:05Mari beri tepuk tangan lagi
23:07Yang meriah
23:09Katakan Alleluia
23:12Alleluia
23:15Serukan namanya
23:17Alleluia
23:19Yahweh
23:22Allah kami
23:25Bapak kami
23:28Yahweh
23:31Bapak kami
23:34Allah kami
23:37Alleluia
23:39Alleluia
23:43Alleluia
23:47Alleluia
23:50Alleluia
23:54Alleluia
23:58Bapak Yahweh
24:05Bapak Yahweh
24:07Alleluia
24:09Alleluia
24:11Bapak Yahweh
24:15Alleluia
24:17Bapak Yahweh
24:18Bapak Yahweh
24:19Alleluia
24:20Bapak Yahweh
24:21Bapak Yahweh
24:22Bapak Yahweh
24:52Amin
24:56Amin
24:59Aleluya
25:02Amin
25:06Amin
25:10Bapak Yahweh
25:13Basta Nius
25:17Ku hanya ingin mengasihimu dengan segenap hati
25:27Dengan segenap hati dan jiwaku
25:34Dengan segenap akal budi
25:36Dengan segenap akal budi dan kekuatanku
25:44Dan selamanya
25:48Ku hanya ingin Tuhan
25:53Menyenangkan
25:59Segala perkara Tuhan
26:02Selamat hati dan kekuatanku
26:08Sejauh ku hidup di bumi sampai di sungai
26:17Ku hanya ingin mengasihimu
26:26Dengan segenap hati Bapak
26:35Dengan segenap akal budi dan kekuatanku
26:52Ya Tuhan
26:54Ku hanya ingin menyenangkan-Mu
27:00Bapak
27:03Menyenangkan-Mu
27:06Amin
27:06Bapak
27:07Sejauh ku hidup di bumi dan kekuatanku
27:14Amin
27:15Amin
27:16Selamat hati dan kekuatanku
27:19Dan kekuatanku
27:20Dan kekuatanku
27:21Dan kekuatanku
27:22Dan kekuatanku
27:24Dan kekuatanku
27:26Dan kekuatanku
27:28Dan kekuatanku
27:29Menyenangkan-Mu
27:31Menyenangkan-Mu
27:32Dan kekuatanku
27:34Terima kasih.
28:04Terima kasih.
28:34Terima kasih.
29:04Terima kasih.
29:34Terima kasih.
30:04Terima kasih.
30:34Terima kasih.
30:36Terima kasih.
31:04Terima kasih.
31:36Mempertahankan harga.
31:39Pembeli juga tidak bermaksud main-main.
31:43Dia sungguh-sungguh mau membeli.
31:46Begini saja kata penjual.
31:52Anda serius mau beli barang ini?
31:56Iya.
31:57Oke.
31:58Serius?
32:00Saya sebut satu angka.
32:03You serius beli saya sebut.
32:05Saya tidak mau ubah lagi harganya.
32:09Saya tidak ubah lagi harganya.
32:14Anda pernah mengalami itu?
32:18Mengerti maksud saya?
32:20Saya tidak mengarang ini.
32:23Si penjual tetap bersiteguh dengan harga yang dia patok.
32:30Lalu pembeli juga tidak bermaksud main-main.
32:33Dia serius mau membeli.
32:35Akhirnya penjual berkata.
32:39You serius mau beli?
32:42Saya sebut angka tidak bisa kurang, tidak bisa lebih.
32:45Karena saya pernah mengalami salat wajah atau muka orang tersebut dan saya mencoba untuk melihat kejujurannya.
32:56Lalu disebut satu angka sekian.
32:58Biasanya kita luruh.
33:00Biasanya kita luruh.
33:01Akhirnya ya oke karena kita memang butuh barang itu.
33:06Saya sebut ya.
33:09Saya tidak bisa kurang, tidak bisa lebih, saya tidak bisa berubah lagi.
33:15Oke.
33:16Dia sebut, kita deal.
33:18Bapak, ibu, saudaraku.
33:21Bapak, ibu, saudaraku.
33:23Ada pertanyaan di dalam hati saya.
33:27Yang akhirnya saya bisa mendapat jawabannya.
33:30Sejauh ini saya merasa itu jawabannya.
33:34Mengapa sulit menemukan bagaimana menjadi Kristen yang benar itu?
33:48Bagaimana menjadi anak Allah yang benar itu?
33:52Bagaimana menjadi pengikut Kristus yang benar itu?
33:57Karena setelah kita menjalani hidup kekristenan dari satu tahap ke tahap yang lain.
34:07Dari satu style ke style yang lain.
34:10Dari satu versi terus bertumbuh ke versi yang lain.
34:14Kita merasa tidak puas.
34:17Ada yang kurang.
34:17Saya tidak tahu pengembaraan rohani Bapak, Ibu, saudara-saudara sekalian apakah mengalami hal seperti ini.
34:30Tetapi saya percaya orang Kristen yang sungguh-sungguh mengalaminya.
34:35Ini yang disebut di dalam Injil Matius pasal 5.
34:40Orang yang haus dan lapar akan kebenaran.
34:43Kenapa sulit?
34:50Itu yang dalam doa pribadi saya pertanyakan.
34:54Apa yang harus kulakukan Tuhan?
34:58Bagaimana aku menjadi anak kesukaanmu?
35:03Bagaimana aku hidup berkenan kepadamu?
35:07Bagaimana seharusnya hidup sebagai anak-anak Bapak?
35:11Pengikut di Tuhan Yesus Kristus yang sejati.
35:17Sampai pada titik tertentu rasanya kita tidak bisa maju lagi.
35:24Kita sampai pada tingkat atau level yang stuck.
35:30Yang mentok, yang stagnan di situ.
35:35Kalau saudara belum mengalami, saya bagikan pengalaman ini.
35:39Sampai kemudian ada suara yang berkata,
35:46Kamu serius?
35:53Kamu serius?
35:56Teringatlah saya kepada apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus.
36:00Mutiara bukan untuk babi.
36:03Barang kudus bukan untuk anjing.
36:05Muncul di dalam pikiran saya ilustrasi yang tadi,
36:16Yang tidak muncul.
36:18Tapi beberapa detik sebelum saya bicara muncul di kepala saya.
36:21Bapak, serius mau beli barang ini?
36:29Saya sebutkan angkanya, harganya saya sudah berhenti.
36:34Kalau saudara pernah menjadi penjual,
36:42Saudara melihat orang yang main-main belanja,
36:45Males.
36:46Anda sebutkan angka, dia ngomong anda males.
36:49Dia tidak serius.
36:50Dia hanya tahu, mau tahu harga atau mau sok aja.
36:53Tuhan ternyata tidak membuang mutiara kepada babi dan barang yang kudus kepada anjing.
37:07Kisih-kisih dan pernik-pernik pengikringan kita kepada Tuhan itu luar biasa, Saudara.
37:13Waktu kita berkata, Tuhan, bagaimana menjadi anak kesukaanmu?
37:25Lalu, Tuhan melihat kita serius.
37:29Jika kita benar-benar mau menanggalkan percintaan dunia, kesenangan dunia,
37:39Tuhan akan menunjuk hal-hal yang masih kita simpan.
37:47Yang itu, buang dulu.
37:51Yang itu, aku tidak suka.
37:59Atau dosa-dosa kecil yang kita anggap itu bukan dosa besar,
38:06Canda-canda kecil yang itu sebenarnya tidak kudus,
38:10Dan lain-lain yang itu.
38:15Kau masih suka itu?
38:17Aku tidak suka.
38:25Bapak, Ibu, Saudara sekalian,
38:27Tuhan mau kita bersih.
38:29Ya, kita masih belum sempurna,
38:33Tapi harus ada sikap yang tegas terhadap
38:36Apapun yang Tuhan tidak kehendaki,
38:40Yang masih bersisa di dalam hidup kita,
38:43Harus ditanggalkan.
38:45Baru Tuhan akan menunjukkan kita,
38:48Step berikut, Saudaraku.
38:52Yang itu, Anda tidak bisa mundur dan tidak boleh mundur.
38:56Tidak kebayang kalau sampai Tuhan menunjukkan jalan.
39:00Tidak kebayang kalau Tuhan sudah menunjukkan rahasia-rahasianya lalu kita hanya mau tahu tapi tidak melakukan.
39:11Mati kita rasanya, Saudara.
39:14Tidak menghormati Tuhan.
39:20Tuhan akan bukakan, Tuhan akan singkapkan hal-hal baru yang harus kita tempuh atau kita jalani.
39:29Nah, perjalanan hidup kita akan makin sepi, Saudara.
39:37Dari rame-rame banyak orang,
39:41Makin sedikit, makin sedikit, makin sedikit, makin hampir tidak ada orang.
39:50Hampir tidak ada orang.
39:53Disitu baru Tuhan hadir dan nampak, Saudara.
39:57Kalau masih rame-rame,
39:59Tuhan bisa tidak dihargai oleh orang-orang yang hanya mau jadi gerombolan di dalam kerja.
40:04Tapi ketika kita masuk jalan sepi,
40:08Kita bisa berkata, Tuhan engkau lebih dari cukup.
40:13Engkau lebih dari cukup.
40:15Aku memiliki engkau lebih dari cukup.
40:18Tidak ada laki yang kuperlukan yang lain.
40:22Nah, Saudara mulai masuk jalan sepi, jalan sendiri, Saudara.
40:26Waktu itulah Tuhan mulai nampak,
40:29Mulai hadir, Saudara.
40:30Sebab Tuhan tidak mau rame-rame.
40:36Untuk,
40:37Untuk tahap ini Tuhan mau eksklusif dengan Saudara.
40:43Memiliki intimasi,
40:45Kedekatan, keintiman yang khusus.
40:49Kalau Bapak Ibu pernah jatuh cinta ya,
41:03Mengerti artinya,
41:05Intimasi,
41:06Kedekatan,
41:07Eksklusifis,
41:09Me,
41:10Eksklusifnya hubungan itu.
41:12Itu melibatkan romantika,
41:18Melibatkan libido,
41:20Seks.
41:21Nah, Tuhan mau membawa kita kepada
41:24Kawasan dimana kita
41:26Bercinta dengan Tuhan.
41:29Dimana masuk ke dalam,
41:31Bukan libido kita,
41:33Bukan fisik,
41:34Tapi roh kita.
41:36Dia kekasih roh kita.
41:38Saya mengajak semua kita masuk sampai stage,
41:53Sampai stage,
41:54Sampai level,
41:55Sampai kawasan itu.
41:58Saya tidak menipu Saudara.
42:01Karena Saudara tidak perlu lagi mendengar saya khutbah.
42:04Untuk ini,
42:05Anda harus ketemu Tuhan.
42:06Anda tidak perlu mencari saya untuk hal ini.
42:10Saudara harus mencari Tuhan pribadi.
42:16Dan jelas saya tidak mau dikultuskan,
42:19Dan memang tidak boleh.
42:21Sampai level ini Anda tidak memerlukan siapa-siapa.
42:25Anda hanya memerlukan Tuhan.
42:30Tapi Tuhan tanya,
42:31Kamu serius?
42:35Kamu serius?
42:36Banyak orang tidak serius,
42:41Tapi merasa dia sudah serius.
42:44Makanya orang harus berjumpa dengan Tuhan,
42:47Supaya dia diproses,
42:50Untuk menemukan keseriusan,
42:54Yang benar di mata Allah.
42:56Lalu Tuhan garap batinnya kita.
43:04Tuhan garap batinnya kita.
43:09Saudara tidak memerlukan saya lagi untuk hal itu.
43:13Ya nanti saudara dengar khutbah saya lagi,
43:14Berdoa bersama saya boleh.
43:16Tapi kalau sampai kawasan itu,
43:19Saudaranya membutuhkan Tuhan.
43:21Andanya memerlukan Tuhan.
43:23Saudara memang tidak boleh mengkultuskan saya.
43:27Dan saudara,
43:28Saudara kalau bersama-sama saya,
43:31Tahu bahwa tidak ada niatan untuk dikultuskan.
43:35Tak ada.
43:36Tak ada.
43:38Sampai tingkat ini,
43:39Saya persilahkan saudara mencari Tuhan.
43:43Dan saya bagikan kebenaran ini.
43:45Kalimat ini.
43:47Kamu serius.
43:50Kamu tinggalkan dosa itu.
43:52Kamu masih menyukai hal itu.
43:55Cara kamu memandang harta,
43:57Cara kamu memandang lawan jenis,
43:59Cara kamu mengingini sesuatu,
44:01Itu berhala.
44:05Jangan nunggu sekarat.
44:08Di pembaringan ruang ICCU baru saudara berkata,
44:12Engkau segalanya bagiku Tuhan.
44:14Tidak bisa.
44:17Mulai sekarang ketika kita bisa meraih sebanyak-banyaknya dunia ini,
44:22Kita berkata,
44:24Aku memilih engkau Tuhan.
44:26Engkau lebih dari cukup.
44:27Tosanias.
44:33Kumasheu.
44:35Haleluya.
44:37Silahkan.
44:39Silahkan.
44:41Temui Tuhan alami.
44:44Sebab kesempatan saudara untuk itu tidak banyak, tidak panjang.
44:50Ada titik di mana Tuhan berkata stop.
44:53Sudah tidak ada lagi kesempatan bagimu.
44:55Stop.
44:57Ngeri saudara.
45:04Saya mendorong saudara seperti saya mendorong dan memaksa diri saya sendiri,
45:10Terus mencari Tuhan.
45:11Mungkin ada yang berkata,
45:19Kurang apa lagi Pak Eras?
45:20Sudah doa pagi, doa malam.
45:22Ini kayak kurang saja.
45:23Emang kurang.
45:25Tuhan tidak terbatas.
45:27Kalau saudara memuja Tuhan,
45:42Saudara mencari Tuhan,
45:45Habis-habisan saudara.
45:47Habis-habisan.
45:49Freak.
45:49Gila-gilaan saudara.
45:52Untuk Tuhan.
45:59Sampai saudara memiliki roh yang pecah.
46:03Minta maaf.
46:05Istilah-istilah yang tidak ada di mana-mana mungkin.
46:08Roh yang pecah.
46:09Dan saudara bisa menemukan bahwa
46:11Hanya Tuhan yang bisa menjawab kebutuhan roh itu.
46:15Saya kira disitu baru kita bisa mengerti yang dikatakan
46:23Yang ku ingini engkau saja.
46:32Waktu kita muda kita bercinta dengan lawan jenis.
46:35Tanpa makin tua kita bercinta dengan Tuhan.
46:38Alami saudaraku.
46:51Kadang-kadang saudara ada perkataan di dalam hati saya.
46:54Ini kan seringkali ada tanya jawab pada dialog di dalam batin saya.
47:01Seakan-akan ada yang tanya ke saya di dalam hati saya.
47:04Eras, eras.
47:05Kamu tawarkan apa kepada jemaat?
47:08Kamu tawarkan apa ini?
47:20Lalu sementara jemaat kadang-kadang punya persoalan juga belum kunjung selesai.
47:25Punya kebutuhan juga tidak kunjung terpenuhi.
47:29Juga kadang-kadang Tuhan seperti sembunyi.
47:32Ya Tuhan aku tawarkan engkau.
47:34Tapi engkau kok sulit sekali gitu menyatakan pertolonganmu, mujizatmu gitu loh Tuhan.
47:42Jadi aku seperti menawarkan sesuatu yang kurang berharga atau yang tidak terlalu dibutuhkan.
47:50Dan jemaat yang sudah diracuni oleh dunia setengah mempercayai Tuhan.
47:55Kan sebagian saudara ini masih setengah mempercayai Tuhan loh.
48:01Anda tidak berani menembus Allah yang hidup.
48:05Kenapa?
48:05Dua hal.
48:06Sama.
48:07Kurang kudus hidupmu masih mencintai dunia.
48:10Anda tidak bisa mempercayai Allah.
48:12Tidak bisa.
48:13Sulit.
48:13Tapi kalau saudara suci, saudara tidak punya kesenangan dunia.
48:19Waduh.
48:20Terbang Anda tinggi.
48:22Kepak sayap doamu itu naik terus.
48:26Tadi waktu kita menyembah pertama itu 15 menit.
48:30Kalau diteruskan bisa 30 menit.
48:32Tapi mungkin orang bingung.
48:33Ini kedoa apa-apaan yang pertama tadi.
48:36Begitu masuk.
48:38Kami sembah engkau Tuhan.
48:45Kami muliakan engkau ya Bapak.
48:55Waduh itu tuh gak ada nadanya yang sama.
48:59Atau nanti sama artinya tidak ada nada yang bisa kita ingat kadang-kadang.
49:04Engkau maha tinggi.
49:08Engkau maha suci.
49:13Kuangka jiwaku.
49:17Ke arahmu ya Bapak.
49:27Woy.
49:28Coba kalau 30 menit begitu bisa.
49:31Makanya orang bingung kan.
49:33Aduh 10 menit saya capek.
49:36Nah kita tadi 15 menit.
49:38Haleluya.
49:4015 menit.
49:43Haleluya.
49:47Terpuji namamu ya Bapak.
49:54Waduh ini kan peragaan kalau pas sendiri.
49:57Wah.
50:02Benar saudara.
50:04Baru Tuhan kasih tahu kita.
50:09Jadi ada satu bahasa yang tidak bisa dikalimatkan.
50:15Ada bahasa yang tidak bisa dikalimatkan dengan kata-kata.
50:20Bahasa perasaan.
50:22Bahasa batin.
50:23Waktu kita melakukan apa yang Tuhan kehendaki.
50:28Lalu Tuhan berkenan.
50:29We feel it.
50:31Kita merasakannya.
50:33Kalau kita melukai dia.
50:35We feel it.
50:36Kita rasakan juga.
50:39Ada hubungan percintaan kita dengan Tuhan yang tidak bisa dibahasakan.
50:45Tapi dimulai dengan kalimat.
50:49Kamu serius.
50:52Kamu serius.
50:57Berat untuk Bapak Ibu yang masih terikat dengan dunia.
51:08Allah itu hidup saudara.
51:10Anda satu kali tidak membutuhkan saya lagi.
51:16Pasti.
51:17Waktu Anda di pembaringan.
51:19Terakhir.
51:20Yang Anda butuhkan hanya Tuhan.
51:23Saya memimpin selama saudara masih punya jantung berdetak.
51:26Sehat masih bisa kekerjaan.
51:29Nanti kalau saya terlentang di pembaringan.
51:31Anda harus hanya bertemu dengan Tuhan.
51:35Amin.
51:40Terima kasih.
51:41Terima kasih.