Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Selain itu, Hasan Fawzi ditunjuk sebagai anggota Dewan Komisioner pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Friderica memastikan percepatan reformasi di pasar modal akan dilakukan melalui perbaikan kualitas emiten dan saham yang diperdagangkan. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan literasi serta perlindungan terhadap investor sebagai bagian dari penguatan pasar modal nasional.

Baca Juga Sosok Friderica Widyasari, Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner OJK | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/647642/sosok-friderica-widyasari-pejabat-pengganti-anggota-dewan-komisioner-ojk-sapa-malam

#ojk #ketuaojk #fridericawidyasari #breakingnews

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647653/terbaru-kata-friderica-widyasari-usai-jadi-pengganti-ketua-dan-wakil-ketua-ojk
Transkrip
00:00Terima kasih Pak Menko, saya hormati Pak Menko, Pak Men Sesnek, Pak Menkyu, Pak Rosan, Pak Doni, Pak Hasan, dan rekan-rekan dari SRO, Pak Samsul dan Pak Jeffrey.
00:15Selamat malam, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:19Salam sejahtera untuk kita semua, terima kasih rekan-rekan.
00:23Dan, izinkan saya menyampaikan beberapa hal, yang pertama sebagaimana teman-teman media ketahui bahwa kemarin tiga anggota Dewan Komisioner OJK mengundurkan diri,
00:38yaitu Pak Mahindra Siregar sebagai Ketua Dewan Komisioner, Pak Mirsa Aditya Suara sebagai Wakil Ketua,
00:44dan juga Pak Inarno Jayadi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif, dan Karbon telah mengundurkan diri.
00:51Oleh karena itu, tadi pagi, tadi siang ya, sampai dengan sore tadi, anggota Dewan Komisioner telah melakukan rapat Dewan Komisioner,
01:03dan sesuai dengan ketentuan yang ada di Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011,
01:08dan juga dikuatkan dengan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sekretar Keuangan Nomor 4 Tahun 2023,
01:12kami telah memutuskan, yang pertama mengangkat saya, Frederika Widya Saridewi,
01:20sebagai Pejabat Sementara Ketua dan juga Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
01:26Sementara tugas kami sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku-Pelaku Saja Sekungan Edukasi dan Pembinaan Konsumen,
01:32juga tetap kami imban.
01:34Selanjutnya, Pak Hasan Fauzi diputuskan di dalam RDK tersebut menjabat sebagai Pejabat Sementara,
01:43Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif, dan Bursa Karbon,
01:47dan juga tetap merangkep sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Aset Keuangan Digital dan Kutu.
01:52Seperti itu, jadi tidak ada kekosongan yang bisa kami sampaikan dan kami memastikan bahwa seluruh kebijakan,
02:01program kerja, tugas, OJK, terlaksana dengan baik sebagaimana mestinya,
02:07dan kita tetap mengedepankan yang terbaik untuk kemajuan stabilitas di sektor jasa keuangan.
02:13Selanjutnya tadi, menyambung dari yang disampaikan oleh Pak Menko,
02:17kami juga mempunyai komitmen untuk terus melakukan program reformasi pasar modal di Indonesia.
02:25Dengan mencermati gejulak pasar yang teman-teman media juga amati berawal waktu ini,
02:31dan juga konsen dari berbagai pihak,
02:33kami OJK bersinergi dengan pemerintah dan juga seluruh stakeholder terkait
02:38akan mempercepat reformasi di pasar modal,
02:42melalui pendekatan yang lebih holistik,
02:44mulai dari perbaikan kualitas emiten dan saham yang diperdagangkan,
02:49peningkatan literasi dan juga perlindungan kepada investor,
02:52terutama investor retail,
02:53serta penegakan hukum yang tegas dan konsisten.
02:57Kami juga akan terus meningkatkan likuiditas dan pendalaman pasar,
03:01melalui kebijakan peningkatan minimal free float 15%,
03:04optimalisasi peran liquidity provider,
03:07serta peningkatan peran investor institusional,
03:10khususnya asuransi dana pensiun yang dimiliki oleh pemerintah
03:14melalui peningkatan batas maksimal investasi di instrumen saham
03:20dengan tetap tentu saja memperhatikan prinsip-prinsip kehatian,
03:25tata kelola dan governance.
03:27Selain itu, aktivitas bang umum juga akan diperluas di pasar modal
03:30melalui revisi undang-undang P2S karanti.
03:34Kemudian peningkatan transparansi pemegang saham
03:36melalui kewajiban transparansi yubonya,
03:39ultimate beneficial ownership,
03:41affiliated party disclosure,
03:43serta penguatan due diligence dan KYC oleh perusahaan efek.
03:48Kemudian penguatan pengawasan dan pendekakan hukum
03:50dengan segera memulai penyelidikan goreng-menggoreng saham
03:54atau memanipulasi pasar tadi yang disampaikan oleh Pak Menko
03:57secara masif, kemudian set the tone dalam penanganan kasus besar
04:01dengan penegakan hukum yang memberikan efek jera
04:04serta penguatan pengawasan market conduct termasuk kepada para influencer.
04:11Kemudian penguatan governance dan mengurangi konflik kepentingan
04:15diantaranya melalui demutualisasi bursa
04:19yang akan mengubah struktur kelembagaan dan perluasan kepemilikan
04:23serta diikuti reformasi governance process
04:26dan struktur di self-regulatory organization
04:29yaitu di bursa, kepi, dan kesi.
04:31Selanjutnya terakhir kami juga menyampaikan komitmen OJK
04:35untuk terus bersama-sama ya
04:37kita memberikan bersama-sama menjaga pertumbuhan ekonomi
04:42meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendukung program prioritas pemerintah.
04:46Berapa yang bisa kami sampaikan?
04:48Yang pertama, perbankan terus menyediakan pembiayaan program pembangunan
04:52termasuk Kooperasi Desa Melah Putih
04:54di mana telah disalurkan pembiayaan sebesar Rp148,6 triliun
04:59sampai dengan Desember 2025.
05:02Kemudian dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah bencana
05:06kami telah menetapkan kebijakan pemberian pelakuan khusus atas kredit pembiayaan
05:12kepada debitur yang terkena dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat
05:17berlaku selama 3 tahun sejak 10 Desember 2025.
05:22Kemudian OJK juga terus mendorong penyaluran kredit pembiayaan untuk program MBG
05:26termasuk melalui Securities Crowdfunding
05:29serta program penjaminan khusus kepada petani UMKM
05:32dan pengembangan produk asuransi parametrik.
05:35Dapat kami sampaikan bahwa angkanya per Desember 2025
05:37sebesar Rp1,17 triliun penyaluran kredit sudah disalurkan.
05:42Kemudian melengkapi kebijakan relaksasi terhadap pembiayaan sektor perumahan
05:46kami juga terus mendorong bank, perumahan perusahaan pembiayaan
05:51perusahaan Medial Kuntura, BP TAPERA, SMF dan PNM
05:55untuk terus memperluas pembiayaan KPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
06:00Dan terakhir untuk meningkatkan kemudahan akses kredit pembiayaan kepada UMKM
06:04yang telah diatur melalui Kedentuan OJK
06:07yang mengatur skema pembiayaan khusus bagi UMKM dan petani.
06:11Kemudian juga terakhir Pak Menko
06:13pengembangan bursa karbon dalam rangka mendukung
06:16pengembangan nilai ekonomi karbon
06:18serta struk bersama kementerian terkait.
06:21Mungkin dari situ kami sampaikan, kami terima kasih,
06:23mohon dukungan Bapak Ibu semua, seluruh stakeholder, pemerintah
06:27kita bekerja bersama-sama dan mohon dukungan media juga
06:30supaya kami bisa berhasil menjalankan proses reformasi
06:35dan juga menjaga stabilitas sistem keuangan
06:37dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
06:39Terima kasih, kami kembalikan kepada Pak Menko.
Komentar

Dianjurkan