00:00KPSB
00:01Komunitas Peduli Sungai Banten KPSB
00:15meresmikan destinasi wisata air di aliran Kali Banten, Jembatan Kidemang, Kota Serang, Sabtu.
00:23Tidak hanya untuk menarik wisatawan,
00:24wisata air ini juga upaya nyata menumbuhkan kesadaran warga agar tidak membuang sampah ke sungai.
00:31Ketua KPSB Lulujamaludin menyatakan Kali Banten memiliki potensi besar sebagai saluran irigasi
00:38sekaligus sarana pengenalan nilai sejarah Kerajaan Banten.
00:43Kali Banten dan Jembatan ini sungai perubahan yang memang sebelumnya Belanda masuk juga ada kerah besar dari Karangatu
00:52dan membawa para kebanyakan masuk juga Banten-Mirang.
00:57Kita di sini akan mengumpulkan potensi Kali Banten
01:02karena istilahnya bagaimana pun juga dulu bisa digunakan berbandi, berenang, bahkan berdagang.
01:09Upaya relawan KPSB ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
01:14Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andrasoni berharap
01:19hadirnya wisata ini dapat membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah dan banjir.
01:25Sementara itu, Kepala Dinas Wari Wisata Provinsi Banten, Eli Susianti, menyebut wisata air ini harus terus berkembang.
01:32Ini adalah bentuk apresiasi juga, keterlibatan dari para relawan saya sangat apresiasi
01:40yang disolak kegiatan ini kita membantu daripada Kepala Daerah mengatasi problem sampah dan banjir.
01:47Ini adalah salah satu upaya yang boleh di inovasi baru dalam destinasi di sabah
01:52dan kami akan mencubuk dengan apresiasi ini.
01:55Jadi, kita akan akan banyak komunitas-komunitas yang memiliki kebanyakan sampah.
02:02Bagi para pencinta wisata air yang menantang sekaligus edukatif,
02:07destinasi baru di Kali Banten ini bisa menjadi pilihan akhir pekan.
02:11Hanya dengan biaya 100 ribu rupiah per orang,
02:13pengunjung sudah bisa menikmati fasilitas rafting atau arung jeram sejauh 4 km.
02:19Para pemangku kepentingan berharap keberadaan wisata Kali Banten
02:23mampu membangkitkan aktivitas ekonomi warga di sekitar bantaran sungai
02:27sekaligus menjadi ruang publik yang edukatif bagi masyarakat serang.
02:32Dari Serang, Banten, Susmiatun Hayati, Kantor Berita Antara, mewartakan.
Comments