00:00Kami tentu akan menghadapi laporan ini dan mohon maaf dalam waktu dekat, mungkin besok akan dilakukan juga laporan balik.
00:07Laporan balik terhadap?
00:08Wallahualam, terhadap siapa itu haknya Mas Gozi, Bang Gozi dengan Mas Roy.
00:13Dua-duanya ya?
00:13Dua-duanya, akan melakukan upaya hukum balik.
00:20Roy Suryo, tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, berencana melaporkan balik Dabai Hari Lubis dan Egi Sujanda ke polisi.
00:26Ini dilakukan dengan alasan sebagai bentuk pembelaan diri.
00:32Benarkah?
00:33Kami masih berdiskusi dengan pelapor pencemaran nama baik Dabai Hari Lubis dan terlapor sekaligus tersangka kasus ijazah Jokowi Roy Suryo.
00:39Hari ini 29 Januari 2026, Anda di Polda Metro Jaya bersama dengan teman-teman yang lain mengadukan tiga pihak.
00:47Rencana mengadukan.
00:48Rencana mengadukan.
00:48Ya, karena kan kita tahu hukum, kita tahu undang-undang.
00:51Jadi, kita tunggu pelaporan terhadap saya, pelaporan terhadap Mas Ahmad Kosinuddin, itu jalan enggak?
00:58Begitu itu tidak jalan, kan itu namanya laporan palsu.
01:02Begitu laporan palsu, tuntut balik.
01:04Jadi kan memang enggak boleh ada orang lapor, terus langsung kita melaporkan balik langsung, memang enggak.
01:09Dan Bang Kosinuddin bilang alasannya gara-gara disebut teman-teman ini dibilang sok tahu oleh Bang Egi Sujanda.
01:14Nah, seberapa kadar mencemarkan nama baik dengan menyebutkan kata sok jago itu sebetulnya sampai mau dilaporkan ke polisi?
01:21Bukan juga sok jago ya, karena memang bukan, karena saya bukan hanya Bang Egi ya, tapi si Mbak Ayul itu memang yang pernah nyebutin kayak gitu.
01:29Roy Suryo tuh sok pinter.
01:32Memang bukan sok pinter, kalau soal bongkar ijasa, bongkar BPKB, dia kan sakit hati gara-gara.
01:39Padahal kalau Bang Egi sih enggak masalah, karena Bang Egi biasa langsung ke saya.
01:42Tapi kan ada orang yang memang dia itu sakit karena bilang, itu bukan mobilnya, itu milik Pona A-nya.
01:48Tapi kan langsung waktu itu saya bongkar bahwa yang namanya mobil VW merah itu adalah atas nama Bang Egi.
01:56Nah, jadi kan malu dia.
01:57Orang yang sama juga malu banget ketika sama Bang Kavur, yang statement tadi, itu di stasiun TV lain, itu ketahuan bohong.
02:04Jadi ketahuan waktu gelar perkara, dia cerita, saya waktu itu pakai handphone.
02:07Loh, kok ibu pakai handphone?
02:09Terus dibilangin, lusah kan handphone-nya dua.
02:13Ini bukan masalah handphone satu, handphone dua.
02:15Kalau masalah itu semuanya enggak boleh pegang handphone.
02:17Oke, jadi dalam rencana melaporkan itu tiga pihak, Bang Damai Hari, Bang Egi Sujana sama...
02:23Ya, entahlah yang disebut-sebut Mbak Elyul itu siapa, kita enggak ngerti lah.
02:27Kan disebut juga Mbak Elyul tadi kan yang dikonvers Polda Metro Jaya.
02:30Kan disebut.
02:31Oh yaudah, kalau itu ya silahkan intak lanjutin aja.
02:34Oke, Anda merasa mencemarkan nama baik pihak-pihak yang masih berjuang enggak enam tersangka itu?
02:39Jadi waktu itu dia bilang, mobil itu bukan beli tanggap ini.
02:43Saya mau kalau boleh bilang, kalau boleh izin saya nasihati.
02:47Ya, kawan kita ini.
02:51Karena apa? Beliau selalu yang kecil-kecil ditanggapi.
02:55Ya kan?
02:55Seperti ini, ya kan?
02:57Tuyul-tuyul, jangan-jangan Bang Egi itu punya bukti lain.
03:01Cuma yang mencuat yang ini.
03:02Itu kan sebuah apa ya?
03:04Ya sebuah trik lah, ya kan?
03:07Sebuah trik lah, jangan-jangan.
03:09Saya enggak tahu loh.
03:09Tapi masuk akal enggak Anda dilaporkan mencemarkan nama baik gara-gara Bang Egi bilang bahwa teman-teman yang masih jadi tersangka ini dinilai sok jago?
03:18Maksudnya?
03:19Ya, Anda merasa ada pencemaran nama baik enggak yang Anda lakukan terhadap enam tersangka ini?
03:23Yang enam tersangka ini?
03:25Pencemaran baik untuk saya.
03:27Anda kepada mereka?
03:28Enggak ada, enggak ada.
03:29Saya berpikir seperti itu sedikitpun.
03:32Hubungan saya pelaporan itu mengenai kawarit tadi.
03:35Ya kan?
03:36Tipikal karakter itu harus di-stop.
03:37Edukasi juga enggak benar.
03:40Udah tahu ada teori asas yang menyatakan ini.
03:44Bunyi pasal ada yang ini.
03:46Tetap aja ngomong.
03:47Jadi enggak ada edukasinya kepada publik.
03:50Yang ada menurut saya hasut.
03:52Jadi ini ada rentetannya.
03:54Kesemua itu tambahan paling ya.
03:56Tambahan putih.
03:57Kawarit itu boleh diterangkan, Kak.
03:58Itu kan peristiwa kawarit itu.
04:00Kan peristiwa yang sudah tahun 657.
04:02Nah itu juga tuyul, itu ialah betuyul.
04:04Iya makanya.
04:05Jadi Anda khawatir enggak akan jadi?
04:07Iya tadi, semua orang salah.
04:08Oke.
04:09Yang benar.
04:10Bang, Anda khawatir enggak?
04:11Karena Anda mau dilaporkan rencananya, Anda khawatir enggak bakal berstatus tersangka dengan dugaan pencemaran nama baik?
04:16Itu kapan tuh?
04:17Yang baru mau disampaikan itu?
04:18Itu kapan, berapa lama?
04:20Apanya berapa lama dulu?
04:21Itu beritanya yang tadi.
04:22Tadi siang di poda Metro Jaya bersama dengan teman-teman?
04:26Sang haji tadi.
04:27Tanggal 27.
04:28Oh 27?
04:28Baru tanggal 27.
04:29Saya mau kasih tahu, tadi malam juga ada yang ngomong.
04:31Begitu juga, tapi ternyata enggak ya?
04:33Apa?
04:34Tadi konferensi pers saja.
04:35Jadi karena enggak bisa gitu ya.
04:38Apa?
04:39Bukan enggak bisa.
04:39Karena mau laporkan itu nunggu itu dulu.
04:41Masih dipertimbangkan akan melaporkan.
04:42Tapi kalau kemudian dilaporkan.
04:44Jadi di konsultasi, betul enggak omongan Om Suryo itu kepada pengacara Om Suryo?
04:47Saya enggak mau kasih tahu.
04:49Iya kan?
04:50Gitu loh.
04:51Ya tadi, kita udah enggak bisa ngelaporkan lagi.
04:53Bukan-bukan enggak bisa?
04:54Ladang mempertimbangkan?
04:55Enggak, tadi kan ada.
04:56Karena ini kan kalau enggak dipol up baru kami laporkan.
05:00Berarti lapor pasun gitu.
05:01Oh iya?
05:01Kita bisa diulang tadi.
05:03Nah, saya enggak mau mengajarkan Om Suryo.
05:06Karena itu bidang saya.
05:07Kalau bidang telematika saya belajar.
05:09Jangan-jangan saya enggak bisa-bisa.
05:10Karena ilmu saya enggak ada itu.
05:12Enggak ada punya wakat gitu loh.
05:14Jadi ini juga ilmunya beda ya.
05:17Pengatangan umum, sosial.
05:19Masuklah kita ya, hukum.
05:21Beliau kan ini orang imu pasti.
05:23Satu tambah satu, dua.
05:25Iya kan?
05:25Ini dunia politik satu tambah satu bisa lima.
05:28Bisa satu koma empat.
05:30Bakal berapa lama lunggunya Mas Roy dan teman-teman mau melaporkan itu?
05:33Oh enggak.
05:33Kan sebenarnya kan bisa kelihatan.
05:35Nanti begitu itu udah dilaporkan.
05:38Tadi misalnya bukan soal tuyul.
05:39Tapi soal yang lain.
05:40Kan nanti kelihatan.
05:41Pasalnya apa itu?
05:42Kemudian masuk akal enggak?
05:43Polisi kan juga akan melalajari.
05:45Bakal menerapkan pasal yang sama enggak?
05:46Dengan pasal 433434 itu?
05:48Itu tanggal mainnya nanti.
05:49Lucu Mas Ruyo.
05:50Nih saya ditanya ke awal disitu siapa tokoh sosok sebenarnya kan?
05:53Kalau saya tanya ini tuyul sosoknya siapa?
05:55Dia enggak menjawab.
05:56Nggak makanya kan saya tanya.
05:58Makanya enggak bisa.
05:59Sama-sama enggak mau jelasin.
06:00Tuyulnya siapa?
06:02Maka saya bilang konsen aja lah
06:04Saya bukan masalah ini ya
06:06Bukan imuh hukum, imuh hukum gak boleh
06:08Mas Yuruh punya acara
06:10Cuma saya bilang saya harapkan konsen aja
06:12Kepada yang itu
06:13Yang masalah ini-ini
06:15Ya dibelakangkan lah
06:18Jangan menambah beban
06:19Saya
06:19Tapi gini
06:22Jadi sebenarnya kalau soal
06:25Tuyul yang gak jelas itu
06:26Sebenarnya filosofi kita
06:29Atau ilmu filsafat kita atau bahkan kebudayaan kita
06:32Itu dulu sudah ada kayak gitu
06:33Coba kita lihat pada kasus
06:36Atau pada cerita
06:37Tiba-tiba nih
06:39Tiba-tiba nih
06:40Jangan-jangan Bang Egi punya yang lain
06:44Oh gak apa-apa
06:45Maksudnya bukti-bukti lain
06:48Cuma yang dicuatkan yang begini
06:50Yang bikin rame
06:50Jadi anda menangkap maksudnya apa
06:53Kalau kemudian dilaporkan balik
06:55Anda menangkap maksudnya buat apa sih mereka-mereka ini
06:57Mau melaporkan anda dan Bang Egi
06:58Soal pencimanan yang lebih baik
07:00Maksudnya mengelaporkan saya maksudnya
07:01Iya dan teman-temannya tadi di Polda Metro Jaya
07:03Apa itu?
07:04Mengelaporkan saya
07:04Kuasa hukum nanti sedang merencanakan
07:07Oke gitu kan
07:08Anda mencium ada rencana lain gak
07:10Di balik akan melaporkan anda itu
07:12Itu rencana blunder
07:15Saya gak mau kasih tau
07:17Biarnya dilakukan dulu
07:18Terima kasih telah menonton!
07:22Terima kasih telah menonton!
Komentar