Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir juga merendam sejumlah titik di Jalan Daan Mogot dari arah Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026).

Di kawasan Jembatan Gantung menuju Kantor Samsat Jakarta Barat, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter.

Akibat genangan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot arah Cengkareng mengalami kemacetan. Kendaraan harus mengantre satu per satu untuk melintasi jalur yang tergenang banjir.

#banjir #daanmogot #jakarta

Baca Juga 14 Sekolah di Karawang Terendam Banjir, Kepala Disdik Buka Suara | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/647086/14-sekolah-di-karawang-terendam-banjir-kepala-disdik-buka-suara-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647087/full-pantauan-lalin-banjir-rendam-jalan-daan-mogot-arah-ke-cengkareng-macet-kompas-siang
Transkrip
00:00Jakarta Timur ini banjir, sudah mulai surut walaupun lalu lintas masih tetap padat di sana.
00:05Lalu seperti apa situasinya kalau di Jalan dan Mogot kita akan pantau.
00:10Bersama Renata Panggalo.
00:12Selamat siang Renata.
00:15Di sana seperti apa? Apakah masih banjir juga di Dan Mogot?
00:20Terima kasih.
00:25Dan juga saudara nampaknya ini belum juga surut ya meskipun sekarang sudah ada beberapa...
00:30...pompa yang sudah disiagakan untuk menyedot air.
00:35...yang kemudian diharapkan bisa segera surut.
00:37Yang bisa kami sampaikan juga video dan juga...
00:40...saudara ini merupakan situasi terkini yang dimana masih saja kendaraan ini melaju...
00:45...pelan akibat adanya genangan air ataupun banjir.
00:48Ketinggiannya ini bisa...
00:50...mencapai 50 cm di titik yang paling tinggi.
00:55...dengan ketinggian air 50 cm.
00:58Kemacetan ini memang terjadi...
01:00...di jalan yang terdampak banjir saja yaitu jalan Dan Mogot yang mengarah ke...
01:05...tik-tik saya melaporkan saat ini merupakan kawasan jembatan gantung.
01:10...yang mengarah ke kantor samsat Jakarta Barat.
01:15Lebih lengkap lagi mengenai situasi masyarakat ini saya juga sudah melihat...
01:20...begitu ya beberapa warga yang kemudian menunggu di bahu jalan ada yang beristirahat...
01:25...namun ada juga yang sayangnya terdampak banjir kendaranya sehingga mengalami mati mesin.
01:30Lebih lengkapnya kita langsung tanyakan mas boleh diperkenalkan namanya?
01:33Pajar Mbak.
01:34Mas Pajar?
01:35Pajar ini saya lihat sudah keluar nih ada obeng.
01:37Ini kenapa kendaraannya?
01:38Mogok itu ngerjang banjir nih.
01:40Mas Pajar ini dari mana dan mau kemana?
01:44Ini dari Tanjung.
01:45Yang beriuk mau ke area Cengkareng.
01:47Oke ini banjirnya dari sana emang konsisten setinggi?
01:50Bagi ini atau seperti apa?
01:51Oh iya jadi kan ini tadi paling dalam itu pas arah pesing ya dari arah pesing.
01:55Keluar pesingnya lambar baru nanti dalemnya di daerah sini.
01:58Ini lebih dalem sih dari depan peluang.
02:00Kalte Utaman Kota tadi?
02:02Baik.
02:03Berapa kali Mas dalam bulan ini?
02:05Dan Januari ini kendaraan bisa sampai mogok kayak gini?
02:08Oke kebetulan kan saya rutinitas lewat sini ya.
02:10Jadi untuk ini sudah tiga kali sih.
02:12Ini sudah tiga kali mati ya.
02:14Sudah tiga kali set.
02:15Service juga berarti ya Mas?
02:16Wah service bisa empat sampai lima kali ini.
02:19Oke berarti ada.
02:20Banyak kos tambahan ya setiap hari.
02:21Tambahan ya iya.
02:22Jadi kalau sudah habis ini ya tambahannya tah.
02:24Harus olinya aja.
02:25Jadi campur air ini banyak banget kendalanya.
02:27Kalau boleh tahu berapa Mas kira-kira pengeluarannya sebulan ini?
02:30Karena banjir?
02:31Kalau dihitung itu kemarin service sudah 100 lagi.
02:3580.
02:36Kira-kira 200an lah sekali service.
02:37Itu sekalian ganti sama Oli ya.
02:38Soalnya Oli kan kemasukan air juga.
02:40Oke jadi kerugiannya ini sampai ke motor juga parah ya Mas untuk bulan ini.
02:45Mas Fajar ini kan harus ke kantor ya.
02:48Ini dampaknya keaktifitas.
02:50Mas Fajar sehari-hari bagaimana?
02:52Ya pasti sih kerjaan jadi pendingnya jadi banyak ya.
02:55Itu pasti itu yang pertama.
02:56Terus yang kedua ya absensi sih.
02:58Jadi mempengaruhi semua kan jadi.
03:00Walaupun ada toleransinya.
03:01Iya deh.
03:02Ada bisa potongan juga kan kalau.
03:05Tidak masuk kerja apalagi.
03:06Tidak masuk.
03:07Potongannya bisa.
03:08Aduh.
03:09Disi balik.
03:10Berarti dobel-dobel ya Mas selain kendaraan jadi mogok kemudian juga bisa kena potongan.
03:15Karena ada absensi yang tidak terpenuhi ya.
03:18Iya benar.
03:19Mas Fajar.
03:20Terakhir mungkin harapannya seperti apa?
03:22Ya sebenarnya sih kalau.
03:25Kita lihat dari sebelum-sebelumnya mungkin ini lebih cepat surut ya.
03:28Cuma ada beberapa titik yang memang.
03:30Masih harus perlu perbaikan sih.
03:33Ya harapannya buat PM Prof.
03:35Lebih mendalami titik-titik tersebut lah.
03:37Kayak salah satunya jalur dan mogok ini kan sering banget nih.
03:39Bahkan sebulan ini.
03:40Sudah bisa tiga kali gitu.
03:42Ya tolong diperbaikilah.
03:43Itu aja sih.
03:44Terima kasih.
03:45Mas Fajar untuk waktunya semoga cepat.
03:47Baik kembali untuk kendaraannya.
03:49Itu dia saudara.
03:50Nah jadi tidak hanya mengganggu lalu lintas.
03:52Ternyata juga banyak sekali masyarakat yang hargi.
03:55Akhirnya harus berhenti di tengah jalan.
03:57Karena kendaraannya mati mesin.
03:59Tentu ini menambah.
04:00Apalagi biaya mereka selain biaya perjalanan.
04:02Kemudian juga untuk membiayai.
04:05servis motor mereka.
04:06Dan tentunya warga juga berharap.
04:09Agar ini menjadi pemerintah.
04:10Perhatian dari pemerintah.
04:12Karena ini mengganggu aktivitas mereka.
04:15Berangkat ke kantor.
04:16Dan sampai dengan saat ini juga lalu lintas.
04:18Masih bisa dikatakan tersendat ya.
04:20Akibat dengan banjir ini.
04:21Yang ketinggiannya bisa mencapai 50 cm.
04:24Untuk di titik kami melaporkan.
04:25Di sekitar kawasan jembatan gantung.
04:27Mengarah ke kantor Samsat Jakarta.
04:30Mata Barat.
04:31Tidik.
Komentar

Dianjurkan