- 49 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Gerakan Nusantara Raya, Relawan Prabowo Gibran Jokowi tanggapi penerapan Restorative Justice (RJ) dalam kasus ijasah Jokowi.
Gerakan Nusantara Raya apresiasi langkah Polda Metro Jaya menerapkan RJ terhadap Egi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Ketum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan menyampaikan penerapan RJ bukan sebagai pelemahan hukum maupun penghapusan prinsip equality before the law.
Melainkan mengedepankan aspek perdamaian, pengakuan tanggung jawab, dan pemulihan hubungan sosial.
Azwan menegaskan penegakan hukum harus berjalan objektif, profesional dan bebas dari tekanan maupun kepentingan politik.
Andi Azwan berharap tidak ada restorative justice bagi tersangka klaster dua dalam kasus ijasah Jokowi, karena perlu adanya pembuktian dalam persidangan apakah ijazah Jokowi asli atau palsu.
Video Editor: Frashiva Rizaldi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647053/full-kata-andi-azwan-farhat-abbas-tak-ingin-ada-restorative-justice-untuk-roy-tifa-rismon
Gerakan Nusantara Raya apresiasi langkah Polda Metro Jaya menerapkan RJ terhadap Egi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Ketum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan menyampaikan penerapan RJ bukan sebagai pelemahan hukum maupun penghapusan prinsip equality before the law.
Melainkan mengedepankan aspek perdamaian, pengakuan tanggung jawab, dan pemulihan hubungan sosial.
Azwan menegaskan penegakan hukum harus berjalan objektif, profesional dan bebas dari tekanan maupun kepentingan politik.
Andi Azwan berharap tidak ada restorative justice bagi tersangka klaster dua dalam kasus ijasah Jokowi, karena perlu adanya pembuktian dalam persidangan apakah ijazah Jokowi asli atau palsu.
Video Editor: Frashiva Rizaldi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647053/full-kata-andi-azwan-farhat-abbas-tak-ingin-ada-restorative-justice-untuk-roy-tifa-rismon
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00...ekspresi yang merusak kepercayaan publik dan...
00:05...mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati proses...
00:10...pakses hukum dengan mengedepankan akal sehat...
00:15...dan etika kebangsaan.
00:20Hukum harus menjadi jalan keadilan.
00:25Bukan arena dendam.
00:29Demokrasi...
00:31...harus menjadi ruang dialog.
00:34Bukan...
00:35...saling meniadakan.
00:38Demikian...
00:39...atas...
00:40...kenama Gerakan Nusantara Raya.
00:43Sebagai wadah.
00:45Eksponen Relawan Prabowo Gibran Jokowi.
00:50Jakarta 28 Januari 2026.
00:54Terima kasih.
00:55Terima kasih.
00:57Ya, terima kasih Bang Andi.
00:59Terima kasih.
01:00Terima kasih.
01:01Terima kasih.
01:02Terima kasih.
01:03Terima kasih.
01:04Terima kasih.
01:05Terima kasih.
01:06Terima kasih.
01:07Terima kasih.
01:10Terima kasih.
01:12Terima kasih.
01:15Terima kasih.
01:17Terima kasih.
01:18Terima kasih.
01:19Terima kasih.
01:20Terima kasih.
01:24Terima kasih.
01:26Terima kasih.
01:27Terima kasih.
01:28Terima kasih.
01:29Terima kasih.
01:31Terima kasih.
01:33Terima kasih.
01:34Terima kasih.
01:36Terima kasih.
01:38Terima kasih.
01:39Terima kasih.
01:40Terima kasih.
01:41Terima kasih.
01:42Terima kasih.
01:43Terima kasih.
01:44Terima kasih.
01:45Terima kasih.
01:46Terima kasih.
01:47Terima kasih.
01:48Terima kasih.
01:49Terima kasih.
01:50Terima kasih.
01:51Terima kasih.
01:52Terima kasih.
01:53Terima kasih.
01:54Terima kasih.
01:55Terima kasih.
01:56Terima kasih.
01:57Terima kasih.
01:58Terima kasih.
01:59Terima kasih.
02:00Terima kasih.
02:01Terima kasih.
02:02Terima kasih.
02:03Tiga orang itu yang lain yang kelas ke-2.
02:06Tirodis itu.
02:08Itu memang case-nya sangat berbeda, bahkan kena pasal berlapis.
02:13Kena pasal berlapiskan sehingga dalam konteks itu baik dari hukum dari sisi materil.
02:18Maupun formil hukum, rasa-rasanya terlalu berat untuk masuk pada proses.
02:23Dan penekanan bagi kami adalah perlu ada proses.
02:28Pengadilan, puncak tertinggi dari penyelesaian masalah tadi yang saya katakan.
02:33Untuk menjadi problem solver, hukum itu harus ada pengadilan untuk menyatakan bahwa...
02:38Ijasa Pak Jokowi itu benar-benar asli sehingga gak ada lagi gugatan-gugatan.
02:43Maka kami menghimbau supaya di kluster ke-2 ini...
02:48Terus berjuang ya, Roy Suryo Chesit terus berjuang sampai pada pengadilan supaya kita...
02:53Bisa membuktikan, ini pembelajaran dan pendidikan hukum bagi anak-anak bangsa, bagi...
02:58Republik ini bahwa hukum itu adalah di atas segalanya.
03:01Siapapun yang melakukan...
03:03fitnah atau menuduh, maka pembuktian akhirnya ada di proses persidangan.
03:08Sehingga kluster 2 itu kita harap terus berjuang sampai pada proses persidangan.
03:13Dan dari Pak Jokowi juga berharap demikian supaya bisa ada proses pembuktian.
03:18Bahwa ada yang di SP3 itu urusan lain.
03:21Karena kita butuh pembuktian akhir bahwa...
03:23Ijazah Pak Jokowi itu asli benar-benar lewat ketukan palu terhadap...
03:28Tiga orang yang sangat-sangat luar biasa perjuangan mereka yang benar-benar menghajar.
03:33Nalar sehat kita semua.
03:35Saya kira itu tambahan dari saya.
03:36Saya kembalikan ke Mas Rahmat.
03:38Makasih.
03:39Ya, makasih Mas David.
03:42Dari Bang Faham...
03:43Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:48Terkait hari ini pemeriksaan...
03:52...Roki Gerung ya.
03:54Ya, tetap sebagai tim...
03:57Pembela pendukung Pak Jokowi ya.
04:01Kita tetap...
04:02Menganggap bahwa Pak Roki Gerung bukan Ali di sini.
04:07Dia tidak punya sertifikasi ahli dan...
04:12Mungkin diperiksa keterangan sebagai ahli pantun saja.
04:16Jadi tidak...
04:17...pengaruh.
04:18Dan...
04:19Minta agar...
04:21Polda Metro Jaya...
04:22Dia segera menahan orang-orang tersebut.
04:27Kalaupun mau ada restoran Steve Justice...
04:31Itu...
04:32Silahkan aja terus berproses...
04:34Tanpa menghentikan perkara...
04:36Kalau perlu gak usah dicamur.
04:37Itu hanya menjadi ahli yang meringankan mereka.
04:42Yang...
04:43Udah mulai ketakutan.
04:45Ya...
04:46Mungkin bisa...
04:47Seumroh bertahun-tahun kemudian itu.
04:49Karena sekarang lagi dicekal ya.
04:52Demikian.
04:53Terima kasih.
04:54Ya...
04:55Terima kasih.
04:56Rekat-rekan ada...
04:57Ya...
04:58Silahkan.
04:59Ya...
05:00Saya tambahkan...
05:01Prinsipnya sama.
05:02Ya...
05:02Kami...
05:03Eee...
05:04Menolak...
05:05Teroris...
05:06Ini...
05:07Dilakukan IRJ karena memang...
05:09Case-nya lain dan...
05:11Tidak ada...
05:12Alasan apapun yang mengarah ke situ.
05:16Ya...
05:17Saya...
05:17Kami yakin juga Pak Jokowi pasti menolak.
05:19Karena...
05:20Begitu masifnya perbuatan mereka.
05:22Di...
05:23Di publik.
05:24Di media.
05:25Ya...
05:26Justru kami...
05:27Mendorong...
05:28Menghimbau...
05:29Memohon kepada penyidik untuk...
05:31Segera...
05:32Menahan...
05:32Teroris ini.
05:33Kenapa?
05:34Karena...
05:35Kalau misalnya ketika mereka ditetapkan sebagai tersangka langsung...
05:37Ditahan...
05:38Tentu konflik ini...
05:39Tentu publik...
05:40Ya...
05:41Akan...
05:42Reda...
05:43Ya...
05:44Sekarang coba lihat...
05:45Saling melapor...
05:46Ini...
05:47Ini pembelajaran yang tidak bagus untuk publik.
05:50Ya...
05:51Ini kan proses...
05:52Hukum.
05:53Proses hukum itu...
05:54Ada tiga tujuan hukum.
05:56Ya...
05:57Saya singkat ini.
05:57Tujuan hukum pertama...
05:58Keadilan hukum.
05:59Keadilan hukum harus terjadi melalui proses hukum ini.
06:01Pak Joko...
06:02Sebagai korban...
06:03Yang dirugikan...
06:04Jajahnya asli dituduh palsu...
06:06Maka dia harus mendapatkan...
06:07Keadilan...
06:08Yang kedua...
06:09Kemanfaatan hukum.
06:10Kemanfaatan...
06:11Publik harus...
06:12Belajar banyak dari sini...
06:13Bahwa...
06:14Tidak boleh setiap orang...
06:15Menuduh...
06:16Menyebar kebohongan yang...
06:17Terus berulang-ulang.
06:18Ketiga...
06:19Kepastian hukum...
06:20Melalui proses pengadilan adalah satu-satunya...
06:22Jalan untuk menempuh kepastian hukum...
06:25Tentang perkara ini.
06:26Demikian dari kami.
06:27Terima kasih.
06:27Terima kasih.
06:28Ya...
06:29Baik...
06:30Negara-negara ada lagi yang mau...
06:32Terima kasih.
06:32Menyampaikan...
06:33Cukup?
06:34Ada...
06:35Oh iya...
06:36Silahkan Pak.
06:37Baik...
06:38Terima kasih.
06:39Ya...
06:40Hari ini...
06:42Saya cuma mewakili...
06:44Teman-teman pelapor.
06:47Di luar dari Bapak Insinyur Joko Widodo.
06:50Bahwa...
06:51Ini hari...
06:52Rabu...
06:54Ya...
06:55Mungkin Kamis atau Jumat.
06:57Kami akan menyurat resmi...
07:00Mengadakan action langsung...
07:02Memastikan kepada...
07:05Kejaksaan...
07:07Tinggi DKI...
07:08Dari...
07:10Delapan...
07:11Jaksa...
07:12Peneliti...
07:13Kami akan menghimbau...
07:16Dan melakukan...
07:17Peneliti...
07:18Untuk segera...
07:19Menyurati mereka...
07:20Bahwa...
07:21Segera...
07:22Lakukan...
07:22Analisis...
07:23Yang lengkap.
07:24Hal ini memang sudah lengkap.
07:27Maka...
07:28Kami akan melakukan...
07:29Keberatan hukum...
07:30Untuk...
07:31Bila malati...
07:32Tidak dilaksanakan...
07:33Tahap 2...
07:34Atau P21...
07:35Karena hal ini...
07:37Kita melihat...
07:39Tenggang waktu...
07:40Puasa...
07:41Ya...
07:42Akan masuk...
07:43Ramadhan...
07:44Sehingga...
07:45Kami tentunya...
07:46Mau berkonsep...
07:47Desentrasi...
07:48Ketika...
07:49Ini sudah P21...
07:50Biar dilakukan...
07:51Sidangnya dulu...
07:52Kalaupun nanti...
07:53Buang timenya ada di...
07:54Bulan Ramadhan...
07:55Tidak masalah...
07:56Yang penting ini...
07:57Masuk dulu ya...
07:58Nah...
07:59Kita tahu...
08:00Penahanan itu kan...
08:01Waktunya juga...
08:02Tidak ada...
08:03Sehingga...
08:04Ini yang kami harapkan...
08:05Tapi itu...
08:06Kemudian nanti...
08:07Kami akan lakukan surat-menyurat...
08:08Secara resmi ya...
08:09Action yang dilakukan...
08:10Itu aja dari...
08:11Kami...
08:12Para Kabupaten...
08:13Terima kasih...
08:14Ya...
08:15Terima kasih...
08:16Saya yakin dan percaya masih ada hal-hal lain yang penting.
08:21Yang akan disampaikan nanti bisa dilanjutkan di...
08:26...doorstop interview. Terima kasih rekan-rekan media.
08:31...atas kehadiran dan kesempatan untuk datang pada siang.
08:36Hari ini kami akhiri jumpa pers ini dengan...
08:41Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
08:46Terima kasih.
08:51Terima kasih.
08:56Terima kasih.
09:01Ya restoratif justice yang telah diberikan oleh Polda Metro Jaya.
09:06Yang jelas memang ada persetujuan pastikan.
09:11Tujuan dari saksi pelapor dari Pak Jokowi dan tiga saksi pelapor lainnya.
09:16Bahwa permintaan RJ ini yang dilakukan oleh penasehat hukum.
09:21Dari dua tersangka yang kemudian mendapatkan SP3 yaitu Pak LG Sujana.
09:26Bank Damai Hari Rubis sudah dilaksanakan sesuai dengan kaedah hukum untuk itu.
09:31Terlepas banyaknya ya katakanlah orang-orang yang seperti...
09:36...seperti cacing kepanasan di pihak klaster satu maupun klaster dua itu...
09:40...mereka terkejut kok ada RJ ini.
09:43Dan saya yakin mungkin ya.
09:45Mereka juga pengen sebetulnya untuk mendapatkan RJ itu cuma agak malu-malu lah menurut saya.
09:50Tapi untuk itu saya katakan bahwa saya, bahwasannya, kami semua...
09:55...seluruh relawan-relawan dari Pak Jokowi, Prabowo dan Gibran itu.
10:00Makanya untuk klaster satu, sorry untuk klaster dua ini yang dikatakan tiga.
10:05Kita tidak ingin adanya RJ.
10:10Ini jelas kita perlu juga bahwasannya ijazah Pak Jokowi.
10:15...asli yang dituduh palsu oleh mereka ini bisa dibuktikan di ruang.
10:20...publik, biar secara terang benderang publik mengetahui dan tidak ada lagi pres...
10:25...presiden-presiden buruknya nanti ya yang akan mengulangi apa yang dilakukan oleh...
10:30...mereka itu kalau mereka menerima RJ semua.
10:32Itulah dari kami, dari relawan.
10:35...publikan Jokowi itu, ya kan?
10:37Kalau misalnya klaster satu ini, ya kalau...
10:40...kita lihat ya bukan the main player mereka ini.
10:43Ya, mereka ini kan ikut-ikut.
10:45...kita lihat dengan ya katakanlah Bang EG Sujana, ya dengan Danmeri Rubi sebagai motornya itu.
10:50...yang sekarang mendapatkan SP3 itu mungkin saja mereka membuat...
10:55...pikirkan untuk mengajukan RJ seperti itu, ya silakan saja gitu ya.
11:00Tapi kan biar bagaimanapun itu, nanti kan yang menentukan itu adalah pihak Pak Jokowi.
11:05...dan tiga saksi pelapor lainnya itu, itu adalah hak konstitusi mereka yang di...
11:10...diakui oleh KUHP dan KUHP yang baru itu.
11:15...yang memang dari sebenarnya mereka kembalui itu...
11:18...benang mereka berkesuai.
11:20...ya kalau kita lihat sudah lama.
11:25...kita tanyakan kepada mereka, ya kan?
11:27Ya, setiap ilmuwan itu tidak...
11:30...tidak selalu absolut bahwa dia itu selalu benar.
11:32Pasti ada yang salah.
11:34Apalagi...
11:35...metode yang dilakukan itu juga sangat salah untuk itu ya.
11:38Nanti aspek hukum oleh Bang Paran.
11:40...untuk bicara itu.
11:41Ini jelas, itu bisa gitu loh.
11:43Meminta maaf dan...
11:45...sangat terbuka pintu rumahnya Pak Jokowi.
11:47Siapapun bisa datang, bisa bertemu dan...
11:50...dia bisa seraturahmi.
11:51Apalagi ya, kalau dengan kasus ini Pak Jokowi itu tidak ingin.
11:55...adanya anak bangsa ini ya, ya dicabut lah artinya hak kebebasan.
12:00...kebebasannya dengan kasus seperti ini gitu loh.
12:03Jadi, kalau kita...
12:05...lihat ya, mereka ini tidak mempunyai alat bukti.
12:08Alat bukti mana mereka punya?
12:10Ijazah asli tidak punya.
12:11Iya kan?
12:12Ijazah pembanding tidak punya.
12:15...sangat terbuka, bukan apa?
12:15Iya kan?
12:16Alang panggilingan mo api ni publik.
12:18Iya.
12:18Sehingga api ni publik.
12:20Publik merasa apa yang dikatakan palsu-palsu itu masuk ke memori mereka.
12:25Makanya kita katakan ijazah asli Pak Jokowi dituduh palsu.
12:30Bukan ijazah palsu Jokowi ya, ingat, tapi ijazah asli Pak Jokowi dituduh palsu.
12:35Ini permasalahan yang ada terjadi di lapisan paling baru.
12:40Oh iya, kemarin pertemuan itu...
12:45...hanya kita dimintain pendapat apakah restoratif justice itu...
12:50...akan diberikan selanjutnya.
12:51Kemudian hasil hari ini dan kemarin kita sampaikan bahwa...
12:55...hampir seluruh relawan, relawan kan tidak hanya pelapor Pak Jokowi...
12:59...tapi memang yang berjuang.
13:00...menganggap bahwa itu tidak perlu.
13:02Karena bagi kami dengan...
13:05...di SP3-nya kasus Egi Sudjana, Egi Sudjana kan minta maaf nih.
13:10Berarti sudah tamat.
13:12Artinya pelaku utama dari semua itu adalah...
13:15Egi Sudjana.
13:16Bahkan pengakuan Rustam bahwa yang nyuruh mengatakan itu ada Egi Sudjana.
13:20Jadi yang lain saya harap sudah bersadar.
13:21Mereka sudah terpenjara dalam kundi saat ini.
13:24Karena ada sebagiannya...
13:25...mau pergi umbroh tapi enggak bisa karena dicekal.
13:28Ya.
13:29Nah jadi...
13:30Saya memang menyarankan agar mereka cepat-cepat aja.
13:33Ayo ke Solo.
13:34Minta maaf, minta maaf.
13:35Karena mumpung Pak Jokowi membuka pintunya menerima siapa saja yang minta maaf.
13:38Nah tapi...
13:40Hari ini saya bertemu dengan TIPA dan Repri Harun.
13:43Mereka mengatakan...
13:44...gak mau...
13:45Restoratif Justice.
13:46Mintanya kalaupun terjadi Restoratif Justice.
13:48Pak Jokowi yang ke Jakarta dan Pak Jokowi...
13:50Pak Jokowi minta maaf kepada mereka.
13:51Nah disini saya melihat hukum itu tegak.
13:54Bukan karena...
13:55...mereka dikriminalisasi.
13:56Tapi mereka merasa...
13:58...wah di kedai gue tamat nih.
14:00Mereka malu mengikuti jejak daripada Egi Sujana...
14:03...yang terang-terangan minta maaf.
14:05...malu malu-malu.
14:06Nah itulah yang inti pernyatannya.
14:08Tidak mungkin terjadi salaman keluar tangan.
14:10Itu digenggam.
14:11Jadi dengan SP3-nya...
14:12...atau minta maaf.
14:15Maafnya Egi Sujana.
14:16Berarti ijazah Pak Jokowi asli.
14:20Dan Egi Sujana takut masuk penjara.
14:24Dan Rusta mengatakan...
14:25...dia dijerumusat oleh Egi Sujana.
14:26Gitu.
14:28Gengsi tinggi banget ya.
14:29Ya?
14:30Gensinya tinggi sekali.
14:33Jelas itu.
14:33Ya kan?
14:34Sampai...
14:35...sekarang pun juga kan...
14:36...mereka kan tetap itu ya.
14:37Apalagi tadi kan kita udah ketemu juga dengan...
14:39...bom-bom-bom.
14:40Ada pertanyaan?
14:41Ya boleh.
14:42Yang sakit jiwa ini siapa sih?
14:44Yang sakit jiwa...
14:45...publik bisa menilai siapa yang sakit jiwa gitu kan.
14:48Yang jelas selamat.
14:50Ini Pak Jokowi ini ya dengan apa katakanlah.
14:54Ya.
14:55Pukul pipi kiri, pipi kanan ya.
14:57Dihajar sana, hajar sini.
14:59Tapi beliau itu...
15:00...tetap mengedepankan yang namanya adalah tali persaudaraan.
15:04Termasuk pengacara.
15:05Pengacaranya juga segi jiwa.
15:06Kenapa?
15:07Sekarang Ego Sejana melaporkan pengacaranya.
15:09Iya.
15:10Betul nggak?
15:10Tapi yang sakit jiwa Pak.
15:12Ya lawyer-lawyer yang terlibat di situ.
15:14Bayangkan ya.
15:14Nah.
15:15Ego Sejana, panutan mereka, profesor mereka melaporkan pengacaranya dulu gitu.
15:20Gara-gara dibilang tuyul kan?
15:21Iya, iya, iya.
15:22Sakit jiwa Pak.
15:23Ya itulah mereka-mereka semua.
15:25Teriak sakit, teriak sakit.
15:30Nah, entah saya bilang tadi, karena begini ya.
15:35Biar bagaimanapun ya, ini harus dibuka di ruang publik.
15:40Dari yang namanya, apa, Suginur, terus Bambang Tri.
15:45Yang merupakan guru besar mereka yang dilanjutkan oleh...
15:50TPUA kemarin, ya kan, terus dilanjutkan juga yang tadi mau jadi saksi ahli, yaitu respon.
15:55Kemudian Roy Surya sekarang berubah menjadi kluster dua ini yang semakin gentol.
16:00Untuk bisa bagaimana membuat opini publik ya, sehingga...
16:05Cerah berai yang ada di lapisan paling bawah ini.
16:08Inilah yang kita inginkan bahwa...
16:10Di ruang publik ya, di pengadilan itu secara terang benderang.
16:15Bahwasannya ijazah Pak Jokowi bisa dibuktikan kepada masyarakat.
16:19Ijazah Pak Jokowi adalah...
16:20Asli yang dituduh pasu oleh mereka.
16:23Jadi mereka siap-siap saja nanti.
16:25Masuk ke dalam penjara.
16:26Tambahan sedikit ya.
16:28Ini buat masyarakat Indonesia.
16:30Peradilan ini nanti ini adalah peradilan sangat mudah.
16:35Karena UGM tidak pernah menyatakan ijazah ini palsu.
16:40Sedangkan lembaga yang berwenang menyatakan legalitas daripada ijazah itu menyatakan...
16:45Seandainya ijazah ini palsu, orang pertama yang melaporkan itu adalah UGM.
16:50Mereka hanya berdasarkan unggahan tanpa memiliki...
16:55Dan ijazah asli, pembanding, maupun tidak memiliki legal standing.
17:00Mereka hanya tujuan untuk mempermalukan.
17:02Dari awal saya katakan ini motif ekonomi.
17:04Masyarakat perlu ketahuan.
17:05Persidangan ini sebenarnya tidak perlu panjang-panjang.
17:07Harusnya mereka tidak usah tanpa persidangan, dipenjara saja sesuai tuntutan.
17:10Maksimal 5 tahun.
17:11Kenapa?
17:12Karena mereka tidak akan waktu kita...
17:15Diperdatakan melibatkan termasuk Pak Jokowi juga termasuk...
17:20Suruh Tergugat, kemudian UGM, Kapolri.
17:23Tapi mereka tidak hadir.
17:25Kenapa?
17:25Tujuannya adalah untuk mempermalukan.
17:27Mudah-mudahan Polda Metro Jaya segera menahan.
17:30Agar mereka tidak banyak ngomong lagi.
17:32Karena selama mereka tidak ditahan sampai sekarang.
17:35Ogi Yusudyana saja kemarin minta maaf, masih ngoceh-ngoceh.
17:37Tapi saya yakin apa yang dilakukan Ogi Yusudyana?
17:39Dia malu.
17:40Menyangkut harga dirinya dia.
17:42Ya udahlah.
17:42Tapi yang penting...
17:44Yusudyana datang ke Solo, minta maaf, KU 100-0 menang Andi Asya.
17:49Terima kasih.
17:54Terima kasih.
17:59Terima kasih.
18:01Karena dia di belakangnya masyarakat.
18:03Melihat itu kan berbalik dengan masyarakat.
18:06Nah pertanyaan satu gini, masyarakat yang mana?
18:08Ini harus jelas juga.
18:11Karena mereka ini selalu berlindung dari kata-kata masyarakat.
18:13Yang jelas adalah membodohi masyarakat, membuat polarisasi di bawah.
18:18Di masyarakat itu gitu ya.
18:21Kalau kita bilang RJ, ya kan?
18:23Untuk mereka, teroris ini tidak ada kata RJ buat kita.
18:27Seluruh relawan bersepakat.
18:28Terima kasih.
18:30Tapi kalau misalnya yang tadi, yang kelas tersatu mau ngadakan...
18:33Itu tergantung dari Pak Jokowi, tergantung dari...
18:38Tiga juga pelapor dari relawan.
18:40Seluruh relawan.
18:42Seluruh relawan.
18:44Terima kasih.
18:45Terima kasih.
18:50Terima kasih.
18:55Terima kasih.
19:00Sudah tahu dengar ya?
19:03Iya, saya mendengar itu.
19:05Tapi kan belum ada suatu kejelasan hitam di atas putih seperti apa.
19:10Tapi yang jelas tadi kita hasil rapat kita ini kan sudah mengatakan sudah.
19:15Selesai untuk itu bahwa teroris ini yang dikatakan RRT di pihak mereka.
19:20Sekarang ini kami berkeberatan kalau mengadakan RJ.
19:25Ya alasannya memang biar bagaimanapun mereka ini yang paling...
19:30Mereka ini yang paling kencang mereka ini yang luar biasa fitnanya ya dan...
19:35Ini kita butuh untuk namanya ruang publik ini membuktikan.
19:40Bahwa ijazah Pak Jokowi ini adalah asli di pengadilan.
19:45Oh enggak ada masalah.
19:49Ya.
19:50Enggak ada masalah.
19:51Kalau kita bicara itu ya yang dikatakan tadi ada...
19:55Ada rumor dia pengen RJ.
19:57Saya juga dengar rumor juga itu dan dokter Tifa juga...
20:00Katanya juga mau RJ.
20:01Saya juga dengar itu.
20:02Tapi kalau kami bersepakat semuanya itu bahwa saya...
20:05Katanya tidak ada kata RJ untuk mereka.
20:10Ya kami bertemu ya kami berdiskusi tapi yang jelas...
20:15Beliau paham apa yang diinginkan oleh perelawan-perelawan beliau.
20:19Itu saja.
20:20Ya.
20:21Ya.
20:22Ya.
20:23Kalau udah menciut ya bang.
20:25Sekitar.
20:26Ya.
20:27Ya.
20:28Baru, Baru.
20:29Baru.
20:30Baru, Baru.
20:31Baru.
20:32Baru, Baru.
20:34Baru, Baru.
20:34Baru, Baru, Baru, Baru, Baru, Baru...
20:35Baru.
20:36Baru... Baru, Baru gente menerimu dibag.
20:37Baru Cruz.
20:40Esparar Baru longue.
20:41Baru.
20:42Baru.
20:43Baru.
20:45Baru, Baru.
20:54Kompas TV, independen, terpercaya.
20:59Terima kasih.
Komentar