Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 15 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan selama menjabat dirinya tidak pernah menerima laporan mengenai kerugian negara ataupun penyimpangan terkait penyewaan kapal dan terminal bahan bakar minyak (BBM).

Laporan tersebut, menurut Ahok, biasanya diterbitkan oleh lembaga auditor negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Hal itu dipastikan Ahok saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

"Tidak pernah dapat (laporan), tidak ada. Di masa saya tidak ada," ujar Ahok menjawab pertanyaan jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga Ahok Singgung Keuntungan Terbesar Pertamina di Sidang Kasus Minyak di https://www.kompas.tv/nasional/646916/ahok-singgung-keuntungan-terbesar-pertamina-di-sidang-kasus-minyak



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646944/sidang-kasus-minyak-mentah-ahok-tegaskan-tak-terima-temuan-bpk-soal-sewa-kapal
Transkrip
00:00Apakah saudara pernah mendapatkan laporan dari direksi, baik itu dari subholding?
00:05Terkait fakta-fakta yang tadi sampaikan.
00:10Saya masih jauh belum masuk ke dalam ya?
00:12Enggak, ini kan periode sewanya sampai 2000.
00:15Kami tidak mungkin ngurusin operasional sewa sampai sekian panjang.
00:20Kecuali ada temuan BPK atau BPKP.
00:25Nah ini tidak ada.
00:26Selama saya masuk, saya ketua komite audit.
00:30Ada teman saya itu tidak pernah menerima laporan adanya...
00:35Temuan kemahalan seperti ini.
00:38Nah saya cuma menduga kamu mau minta...
00:40Dan saya menduga saya pengetahuan.
00:42Mungkin karena waktu itu JT banyak rusak.
00:45Waktu saya masuk itu hampir semua pelabuhan terminalnya Pertamina turun.
00:50Terusak JT-nya.
00:51Enggak bisa sandarin kapal yang besar.
00:54Nah saya enggak tahu apa...
00:55Karena itu tapi yang pasti 2014 saya belum masuk dan tidak ada temuan waktu saya masuk.
01:00Oke, ini Pertamina selaku perusahaan yang besar Pak ya.
01:04Tentu menerapkan...
01:05Di dalam TKO yang sudah mengetahui apakah...
01:10Semua tahun sudah saksi diperbolehkan misalkan di dalam proses...
01:15Proses pengadaan itu melibatkan pihak luar.
01:20Dalam proses pengadaan itu sampai misalkan di dalam penyusunan OE itu...
01:25Mempertimbangkan kebutuhan atau adanya kepentingan pihak luar.
01:29Diperbolehkan secara.
01:30Saya secara teknis kurang kuasa untuk pengadaannya.
01:35Tapi saya memang mendorong perbaikan pengadaan procurement.
01:40Karena itu bagian dari optimisasi biaya...
01:43Saya masih ingat...
01:45Riva melakukan uji coba sistem supplier hairstock.
01:50Karena saya ingin tidak ada tender...
01:53Saya ingin...
01:55Birang di Dekom ya...
01:57Tugas dari pemerintah sesuai dengan...
02:00Pemerintah itu...
02:01Bahwa harus ada stok 30 hari.
02:03Saya bilang bisa sampai 3 bulan.
02:05Kalau swasta boleh taruh minyak mentah di...
02:10Dan kami beli dengan harga sesuai putusan Menteri ESDM...
02:15Dalam e-katalog LKPP.
02:17Kalau itu dilakukan Indonesia akan penuh dengan...
02:20Jaminan energi.
02:21Dan kita tidak ada lagi tender yang pendek-pendek.
02:24Dan itu...
02:25Saya ingat...
02:26Pak Arifah termasuk yang paling sering saya marah-marah.
02:29Karena begitu...
02:30Terlambat kerjanya.
02:31Saya bilang harus cepat-cepat ini.
02:33Nah itu lalu uji coba waktu itu...
02:35Di pulau dekat Kepri ya...
02:37Saya lupa tuh pulau apa.
02:39Nah lalu...
02:40Saya bilang kenapa gak mau di Tuban.
02:42Tuban kita punya tanah luas.
02:43Nah saya kasih contoh.
02:45Tuban PT BBM yang besar.
02:46Ada pelabat besar.
02:48Waktu itu kami belum putuskan dengan...
02:50Jadi tanahnya itu kita masih...
02:53Padahal kalau itu batal dengan...
02:55Saya kan jadikan itu hampir 800 hektare...
02:57Sebagai TBBM terbesar di Indonesia.
03:00Dengan minyak mentah maupun minyak produksi.
03:03Dan siapapun taruh di situ.
03:05Asal harga sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh menteri.
03:08Atau harga kilang kami.
03:09Kami langsung beli.
03:10Tanpa tender.
03:11Dari IK atau RKPP.
03:12Itu yang lagi dikerjakan.
03:13Saya gak tau.
03:14Saya tinggalkan...
03:15Apakah itu sudah berhasil dikerjakan atau tidak.
03:18Oke terima kasih sudah saksi.
03:20Lanjut tadi terkait keuntungan perusahaan sudah saksi.
03:23Dalam persidangan sebelumnya...
03:25Ada fakta juga bahwa...
03:27Misalkan dalam satu kondisi penyewaan kapal.
03:30Ada kebutuhan KPI yang sudah memiliki minyak mentah.
03:34Kemudian dia...
03:35Menyewa kapal dari bis.
03:37Karena dia salah satu subholding yang memiliki...
03:40Korbisis di dalam penyediaan kapal.
03:42Kemudian PIS sendiri...
03:44Dia akan menyewa...
03:45Atau lagi ke PISPL yang di Singapura.
03:47Itu sama-sama Pertamina sudah saksi.
03:48Kemudian...
03:49PISPL Singapura itu akan meminta lagi ke PIS yang ada di...
03:54Tokyo, Jepang seperti itu.
03:56Nah kondisi ini kan menjadi mata rantai yang panjang.
03:59Saksi kan sering berbicara tentang efisiensi dari tubuh Pertamina.
04:03Selaku komisari...
04:04Apakah Sudara Pengah mendapatkan fakta yang tadi sampaikan?
04:09Apa tindakan Sudara selaku komisaris untuk menginvestirikan...
04:14Fakta tadi, yang tadi kan jalur mata rantai ini menjadi panjang.
04:17Untuk penyewaan kapal saja harus...
04:19Memulai beberapa step tadi.
04:22Pertama mungkin perlu saya jelaskan ya.
04:23Ini teknis juga.
04:24Ini bicara dagang saja.
04:27Sewa kapal di dunia ini gak gampang Pak Jaksa.
04:29Karena kapal ini semua beli kapal itu sudah ada kontrak.
04:34Dan kami Pertamina suka didesak untuk dadakan.
04:39Maka mereka bikin kantor.
04:42Yang sekretisi apa?
04:43Lu kenapa kantor gitu mewah?
04:44Di Singapura.
04:46Kenapa kantor gitu mewah di Jepang?
04:49Di turun besar.
04:49Itu kami lakukan efisiensi.
04:52Jadi ketika bicara kapal...
04:54Saya juga bilang sama...
04:56Kalau saya mau protes Pak Yuki cuma satu saya bilang.
04:59Saya bilang...
04:59Kalau mau membelajar kapal.
05:01Beli kapal yang besar.
05:02Karena kita kalau bicara kapal itu harus usia.
05:04Yang muda dan kapasitasnya besar.
05:08Gak mampu kerjasama...
05:09Sama dengan orang.
05:10Makanya saya protes Pak Yuki waktu itu.
05:13Satu persen saja kerjasama-sama.
05:14Jepang marah saya.
05:16Kamu ini bercanda sama saya.
05:18Saya minta Anda...
05:19Kerjasama yang besar.
05:21Kenapa cuma satu persen?
05:23Terus terikat.
05:24Mau belajar.
05:25Jepang juga pengen belajar satu persen.
05:27Nah di dalam sidang kami...
05:29Dalam pemeriksaan tidak ada yang salah.
05:34Jadi dalam hal...
05:34Hal ini...
05:35Biasa Pak.
05:36Maka ditonggung di Singapura itu...
05:38Untuk ngawasin kapal mandakos.
05:39Jadi kapal ini gak gampang mau ambil.
05:43Karena semua kapalnya sudah ada muatan.
05:44Ini kita mesti tahu celahnya.
05:47Makanya disitu kadang-kadang kita taruh perusahaan.
05:49Dia ada jualan.
05:49Dengan asing.
05:51Supaya lebih gampang untuk dapatkan kapal.
05:53Karena ada...
05:54Timbal balik Pak.
05:55Sama Jepang.
05:56Kamu kasih saya ngangkat barang saya.
05:59Nanti kamu butuh...
05:59Itu barang saya juga ngangkat barang kamu.
06:01Karena kan laut ini kan...
06:03Menganut asas sapat.
06:04Sabotage itu saya baik.
06:05Kalau salah supaya.
06:06Sabotage itu...
06:08Kapal kita sebenarnya gak bisa masuk ke Amerika.
06:09Ada yang gak bisa masuk ke timur.
06:12Jadi ada kapal ini...
06:13Disitu gunanya...
06:14Kerjasama di...
06:16Buka kantor di Dubai.
06:17Buka kantor di Jepang.
06:19Di Singapura.
06:19Kerjasama dengan orang.
06:21Ngambil kapal itu.
06:22Supaya kapal kita bisa nyebrang.
06:24Bendera kita gak...
06:24Misalkan Amerika Pak.
06:26Kalau gak beli di Amerika.
06:27Nah disitulah gunanya kita kerjasama.
06:29Saling tuker.
06:31Dalam hal ini saya pikir...
06:34Memang BPK...
06:34Memang gak ketemu kesalahan.
06:36Memang gak salah juga.
06:36Memang dalam dagang seperti itu Pak.
06:39Oke terima kasih.
06:39Tadi sudah dijelaskan di awal.
06:42Saudara menjabat sampai dengan...
06:44Di awal Januari ya.
06:46Di awal Januari tahun 2024.
06:49Saya berhenti.
06:50Anda berhenti.
06:52Atau mengundurkan diri?
06:52Saya mengundurkan diri.
06:54Bisa dijelaskan.
06:54Sedikit apa dasar atas belakang sudah mengundurkan diri?
06:57Saya seharusnya sudah mengundurkan diri di akhir desa.
06:59Desember 2023.
07:02Setelah saya selesai menyusun...
07:04RKAP 2024.
07:07Sayangnya RKAP 2024...
07:094 pengesahan RUPS oleh Menteri BUMN.
07:14Terlambat.
07:16Baru dilakukan di Januari.
07:19Itu dilakukan di Januari.
07:21Saya mundur.
07:23Tapi disitu saya meninggalkan sebuah catatan.
07:24RKAP dengan sistem pengadaan yang baru harus memberi...
07:29penghematan 46%.
07:32Dan direksi semua sudah tangga tangan.
07:34Nah saya keluar karena alasan politik.
07:37Beda pandangan dengan Presiden Pak Jokowi.
07:39Tadi sudah juga katakan di periode saudara kan ada keuntungan yang...
07:44yang signifikan.
07:45Setelah saudara tidak menjabat, apakah saudara pernah memantau?
07:49Saya tidak...
07:49Tahu saya baca berita, saya tinggalkan untung 4,7 miliar dolar.
07:54Oke.
07:54Nah 2024, 2025 saya tidak tahu keuntungan berapa.
07:59Tapi saya...
07:59Dengar lebih kecil daripada waktu saya tinggalkan.
08:02Menurun seperti itu.
08:03Iya.
08:03Oke.
08:04Terakhir.
08:04Sudah saksi ya.
08:06Dari awal sampai akhir sudah menjelaskan.
08:08Sebetulnya dari...
08:09Sudut pandang komisaris utama, apa yang perlu diperbaiki...
08:14dalam tetap kalau PT Pernima di luar tadi yang efisiensi...
08:19atau hal lain-lain apa.
08:22Saya kira presiden...
08:24harus berani melakukan dan DPR subsidi ke orang, bukan di barang.
08:29Dan kita harus berani juga melakukan supplier headstock.
08:34Semua orang boleh taruh minyak mentah, minyak produksi di Indonesia dengan...
08:39Kita beli dengan e-katalog.
08:41Dengan cara itu, maka semua pengolahan akan...
08:44transparan dan bagus.
08:46Kalau hari ini membuat Pertamina sangat susah.
08:49kewajiban mendistribusikan begitu banyak.
08:52Sangat susah, Pak.
08:53Terima kasih, Pak.
08:54Izin dilanjutkan, Yang Mulia.
08:57Izin melanjutkan, Yang Mulia.
08:59Baik, terima kasih ya, Saksi.
09:02Melanjutkan untuk beberapa pertanyaan.
09:04Tadi selaku komisaris saksi tentu...
09:09Tadi sudah menerangkan tidak bisa menjelaskan secara detail mengenai hal-hal.
09:14yang teknis, meskipun tadi ada beberapa informasi yang saudara...
09:19dapatkan, lalu kemudian saudara bisa menyebarkan secara detail ya.
09:24Ini kan saudara melakukan pengawasan tadi.
09:29Terduakan pengawasan maupun sifatnya memberikan saran.
09:34informasi atau bahan untuk melakukan pengawasan ya.
09:39Saudara peroleh dari mana dan dalam bentuk apa itu biasanya.
09:43Ya, kami itu sebelum...
09:44rapat, kami sudah monitor di RKAP.
09:48Makanya pertama saya masuk...
09:49ke Pertamina, saya tidak tahu sardo uang di bank sampai cicit perusahaan...
09:54Oke.
09:55Makanya pada saat itu saya tugaskan Ibu Ema melakukan digital...
09:59sehingga saya tahu persis uang itu...
10:04di seluruh perusahaan ketahuan.
10:06Makanya kami membangun sebuah sistem digital.
10:09penghubungan itu semua.
10:10Oke.
10:11Dan monitor itu...
10:12kami bisa monitor setiap saat...
10:14di dalam...
10:15kita ada...
10:16Pertamina terlalu canggih pak.
10:18Uangnya banyak pak.
10:19kita punya Microsoft.
10:21Ada namanya tuh...
10:22saya lupa tuh...
10:23kita...
10:24saya tinggal buka...
10:24di iPhone saya...
10:26atau di iPad saya...
10:28saya bisa ikutin...
10:29semua minyak, uang...
10:31semua saya bisa ikutin...
10:32sehingga mereka gak bisa...
10:34bohongin kami.
10:35Bahkan ada joke begini.
10:37Direksi kalau hari rapat...
10:39dengan saya...
10:40itu malamnya tuh kuliah...
10:42belajar semua.
10:43Karena saya kan kejar...
10:44sampai detail...
10:45dengan data yang digital...
10:47saya punya.
10:48Jadi itu dengan...
10:49monitor RKAP dengan data...
10:52saya lupa ada...
10:53ada berapa aplikasi...
10:54itu tinggal buka di iPad...
10:57semua keluar.
10:58Minyak semua...
10:59saya bisa kontrol dengan baik.
11:01Jadi ada sistem yang bisa menjadi...
11:03Bisa.
11:04Bapak Jasa bisa ke Pertamina...
11:06bisa lihat semua digital...
11:07lari kemana...
11:08sampai...
11:09kapal delay...
11:10berapa hari saja Pak ya.
11:12Saya bisa curiga...
11:13ada...
11:14lagi gak tahu enggak.
11:15Saya bisa perintahkan...
11:16tangkep.
11:17Itu sistem itu...
11:18dibangun oleh Dewan Komisi...
11:19Jaman saya yang...
11:20kita minta direksi...
11:21Kami yang usul.
11:22Punyanya...
11:23Punyanya...
11:24Pertamina kan...
11:27BOD, BOC kan sama Pak.
11:29Baik.
11:30Nah berarti...
11:31yang menyiapkan data informasi...
11:32itu adalah Pertamina.
11:34Direksi ya.
11:35Kira-kira seperti itulah ya.
11:36Bukan direksi Pak.
11:37Masing-masing Direkturat.
11:38Masing-masing.
11:39Sampai ke bawah...
11:40Direksi pun tidak bisa kontrol...
11:42orang memasukkan data Pak.
11:44Baik.
11:45Nah selain informasi itu...
11:47Saudara...
11:48atau...
11:49Dewan Direksi bisa...
11:51apa namanya...
11:53secara inisiatif...
11:54mencari informasi...
11:55tersendiri di luar itu.
11:57Dewan Komisaris...
11:58Kami...
11:59yang dipasang.
12:00Salurannya adalah...
12:01Ustaz Bawar.
12:02Nomor pengaduan itu...
12:03langsung ke saya.
12:04Oke.
12:04Banyak pengaduan Pak di sana Pak.
12:06Selama produs saudara.
12:07Pernah pengaduan soal pengadaan...
12:08Oke.
12:09ada berapa perusahaan...
12:10orang kalah bersaing.
12:11Oke.
12:12Itu kita bisa terima.
12:13Terus?
12:14termasuk...
12:15pengadaan soal editif...
12:17termasuk...
12:18ya itu aja Pak.
12:19seputar pengadaan.
12:20Ya.
12:21Secara umum pengadaan apa masalahnya di...
12:23yang dilaporkan?
12:24Biasakan...
12:24orang kalah bersaing bisa protes.
12:26Bisa diperiksa PPK juga.
12:28Nah kami protes...
12:29apapun harus kami teliti.
12:31Oke.
12:32Akhirnya identifikasi dari Dewan Komisaris...
12:34terkait dengan...
12:35Ya karena itu memang tugas kami.
12:36Apa identifikasinya kalau saudara bisa menyimpulkan...
12:39dari beberapa laporan...
12:42melalui Westerblower itu.
12:44kemudian teridentifikasi...
12:45apa sih masalah yang terjadi.
12:47Ya.
12:48Misalnya gini Pak.
12:49pernah ada pengadaan editif.
12:51Ya.
12:52Kita udah butuh editif...
12:54lalu terjadi...
12:56gak paling tanda tangan...
12:58Direkturnya.
12:59Pak Masud Hamid.
13:01Gak lebih tanda tangan.
13:02Ibu Nika juga mengatakan...
13:04yang tanda tangan harusnya Pak Masud.
13:06Ini udah anak perusahaan.
13:07Bukan saya lagi.
13:08Tapi ini kan bareng...
13:09kita butuh.
13:10Lalu BPK juga turun tangan.
13:14Nah saya di dalam Dekom...
13:16rapat...
13:17karena pertama yang besar...
13:19kami hampir tiap hari rapat gitu Pak.
13:21Anak-anak perusahaan.
13:22Tugaskan komite audit.
13:25mengaudit.
13:26Lalu komite audit itu...
13:27biasa itu mantan BPKP ada.
13:29ada polisi ada...
13:30yang pensiunan.
13:31Mereka mengaudit.
13:32Ketika hasil audit itu...
13:34dilaporkan.
13:35Nah kami melihat...
13:36ini perlu dikirim audit dari BPK.
13:39BPKP atau tidak.
13:41Kalau perlu...
13:42kami kirim surat kepada BPK...
13:43kepada menteri...
13:44BUMN...
13:45minta lapor ke BPK...
13:47ketika bisa ada BPK lapor pada...
13:49kami...
13:50kami akan lapor ke...
13:51pihak aparat.
13:53KPK atau...
13:54ataupun polisi...
13:55ataupun jaksa.
13:56Kalau sampai ada...
13:57itu prosedur yang kami lakukan.
13:58Oke, baik.
13:59sudah ditangkap ya.
14:01Lalu kemudian tadi...
14:02saudara saksi juga menerankan...
14:03ada komite...
14:04mitigasi risiko juga yang...
14:06kemudian berjalan di Dewan Komisaris ya.
14:08Saudara...
14:09kita ikut di komite itu?
14:11Atau berbeda?
14:12Kami tidak ikut...
14:13tapi...
14:14secara umum...
14:15dia kerja...
14:16harus laporkan kepada Dewan Komisari.
14:17Oke, ada laporan kepada saudara ya.
14:19karena kita bagi-bagi Pak ya.
14:21Eh...
14:22di...
14:23Produs saudara menjabat dua...
14:242019 sampai 2024.
14:26Ada beberapa laporan dari Komite...
14:29mitigasi risiko yang saudara dapatkan?
14:30Ya.
14:31Salah satu...
14:32Ini antaranya adalah?
14:33Salah satu ya...
14:34soal...
14:35pembangunan kilang...
14:36karena ada masalah Covid.
14:38Ya.
14:39Masalahnya...
14:39banyak pembangunan kilang.
14:40Jadi delay, Pak.
14:42Oke.
14:43Karena Covid.
14:44akhirnya kemudian...
14:45Pembangkatan biaya.
14:46Pembangkatan biaya.
14:47Lalu kita putuskan.
14:49ini mau dihentikan...
14:50atau mau diteruskan.
14:52Kalau diteruskan...
14:53tambah biaya.
14:54itu kami akhirnya lempar kepada Menteri BWM lagi, Pak.
14:57Oke.
14:58Dan RUPS.
14:59Apakah...
14:59ini...
15:00terus atau tidak?
15:01Kami bikin surat kepada Menteri BWM.
15:04proses seperti itu, Pak.
15:05Baik.
15:06Saya melanjutkan.
15:07Ini di keterangan saudara.
15:09ada beberapa keterangan ya.
15:11Di poin 10 khususnya.
15:13Ya.
15:14Ada beberapa...
15:14penyimpangan yang saudara...
15:16identifikasi dan saudara terangkan.
15:18Ya.
15:19di poin 10 huruf A.
15:21Ini ada peningkatan kuota impor.
15:24Nah sebelum masuk ke poin A ini,
15:26saudara menyampaikan narasi...
15:29keterangan adalah...
15:30pada saat menjabat selaku Komisaris Utama PT Pertamina Persero...
15:34sejak November 2019 ya...
15:36sampai dengan 2004...
15:37terdapat beberapa penyimpangan.
15:39Ya.
15:40Nanti saya singkat aja ringkas.
15:41Di antaranya adalah...
15:42saya mau mulai dari...
15:43poin A ini.
15:44adanya peningkatan kuota impor minyak mentah...
15:47dan impor produk kelas.
15:49itu...
15:50yang apa...
15:51perasa itu yang saya garis bawahi ya.
15:53Bisa dijelaskan?
15:54terlebih lanjut.
15:55Apa sih yang terjadi?
15:56Sehingga saudara mengidentifikasi ini...
15:58selaku penyimpangan.
15:59ketika ada laporan tender editif untuk blending.
16:04dikilang.
16:05Itu bermasalah.
16:06Untuk patraniaga.
16:07Saya lupa waktu itu untuk...
16:09kamat turbo atau apa gitu loh.
16:11Ya.
16:12Nah disitulah kita periksa.
16:14kita panggil periksa.
16:16Kenapa bisa terjadi gitu loh.
16:18Nah itu...
16:19yang kita lakukan.
16:20Ya.
16:21Karena ada laporan.
16:22Terus kami juga temukan ada pengadilan.
16:24keadaan.
16:25Itu berapa PT itu...
16:27satu PT diganti nama.
16:29Maka itu juga kami sampaikan.
16:31Itu juga ada juga penyimpangan harga...
16:34sehingga pengadaan itu barang sama...
16:36ganti nama bisa berbeda.
16:38Nah itu semua kami...
16:39kami periksa.
16:40Kami laporan direksi untuk diperbaiki.
16:42Makanya saya sampaikan...
16:43kalau sistem...
16:44prokurement kita perbaiki...
16:46di RKAP 2024.
16:48Direksi Tanah Tangan semua.
16:49itu kita menganggap penghematan 46%.
16:51Ya.
16:52Itu yang saya maksud...
16:53penyimpangan...
16:54penyimpangan di sini adalah...
16:55yang mengganggu...
16:56optimalisasi biaya kami.
16:58Nah.
16:59Jadi mahal pengadaannya.
17:00Baik.
17:03Ini kan...
17:04salah satu output...
17:06ya...
17:07dari tugas pengawasan...
17:08Dewan Komisaris...
17:09ini adalah memberikan juga masukan.
17:10Ya.
17:11Betul.
17:12Saran.
17:13Ya.
17:14Kalau...
17:14misalnya...
17:15ya...
17:16Direksi menemukan satu...
17:17pelanggaran atau penyimpangan yang serius...
17:19musnih dilakukan oleh Direksi atau...
17:22terkait dengan tata kelola yang ada di...
17:24holding maupun sub-holding.
17:26Outputnya apakah juga saran?
17:29atau...
17:30rekomendasi atau...
17:31dia...
17:32produknya tertentu.
17:33gitu loh.
17:34rekomendasi sekarang ini pecat Pak.
17:35Ya.
17:36Pecat Direksinya.
17:37Direksinya.
17:38Tidak usah ada kasus.
17:39masanya ada pelanggaran yang serius.
17:40Sayangnya...
17:41dua tahun terakhir...
17:43keputusan...
17:44mengangkat Direksi atau bukan...
17:46itu tidak melalui Dekom sama sekali.
17:48Langsung di bypass.
17:49oleh Menteri BUMN.
17:50Makanya disini...
17:51saya sampai pada...
17:52Pak Jaksaya pertama.
17:53Ya.
17:54Bapak Presiden.
17:56Kalau Anda betul-betul mau saya perbaiki Pertamina.
17:59Masih saya jabatan dirut...
18:01atau tidak sama sekali.
18:03Dan ketika...
18:04usulan saya ditolak...
18:06soal subsidi segala macam...
18:07program tidak lakukan...
18:08saya nyata...
18:09misalkan saya mundur.
18:10Saya bukan kejar gaji...
18:11bukan kejar jabatan.
18:12Saya kejar legasi.
18:14untuk memperbaiki Pertamina kok.
18:16Kalau Anda tidak sepakat dengan saya...
18:17walaupun Anda Presiden...
18:18saya berhenti.
18:19Oke.
18:19itu saya lakukan Pak.
18:20Sudah.
18:21Sudah saya tangkap itu ya.
18:22Sebetulnya pertanyaan saya gini...
18:23Rikas Pak ya.
18:24Kalau dia sifatnya pelanggaran...
18:26atau penyimpangan...
18:27itu kan tadi tetap...
18:28outputnya adalah rekomendasi.
18:29seperti itu ya.
18:30Nah saya kembali ke...
18:32bentuk penyimpangan yang saudara...
18:34tersebut di...
18:35poin 10 huruf A.
18:37Di antaranya adalah...
18:38peningkatan...
18:39kota impor nih.
18:40Ya.
18:41Ada isu yang kemudian menjadi...
18:43perhatian Dewa Direksi...
18:44apa sih yang masalah dengan...
18:46peningkatan impor itu.
18:48Saya tidak mengatakan...
18:49penyimpangan di impor loh.
18:51Ini yang saya sebut itu...
18:52di B itu bisa dibaca Pak.
18:54Jadi jangan mengatakan...
18:55Tunggu sebentar sebanyak.
18:56Saya bacakan ya.
18:57Ya bukan penyimpangan impor loh Pak.
18:59Kita...
18:59kita melihat ada...
19:00peningkatan kota minyak mentah...
19:01Pak ya.
19:02Bapak bacakan aja Pak.
19:03Harga...
19:04lebih tinggi.
19:05Kita sudah panggil mereka.
19:06Kita curiga.
19:07Sebagai orang dagang...
19:08curiga dong Pak.
19:09di situ juga...
19:10karena saya memang panggil Pak Joko...
19:12ternyata juga ditemukan di lapangan dari...
19:14orang kilang...
19:15kadang-kadang dari hulu ini...
19:17ngejar target akhir tahun...
19:19dia mengirimkan bukan cuma minyak mentah Pak.
19:21Ada air dan ada pasir.
19:24itu yang membuat kilang itu...
19:26ketika kami bagi subholding...
19:28kilang merasa...
19:29di rugikan oleh...
19:31keuntungan...
19:32subholding hulu.
19:34karena hulu yang penting...
19:35saya melaporkan...
19:36saya lifting sekian.
19:37Padahal di lifting itu...
19:38dia sikat...
19:39itu cepat...
19:40pasir dan air keangkat.
19:42Dia kirim ke kilang.
19:44dulu...
19:45sebelum...
19:46saya punya jelasin...
19:47supaya Pak paham...
19:48supaya Pak paham teknis...
19:49juga nih.
19:50Mohon izin yang mulia...
19:51boleh saya ingatkan...
19:52kalau boleh...
19:53kalau boleh...
19:54biarkan saksi ini...
19:56selesai memanfaatkan.
19:57biar paham kita.
19:59selama ini...
20:00kita kurang paham.
20:02Ya.
20:03Mohon izin yang mulia.
20:04konteks pertanyaan...
20:05saya ingin mengingatkan kepada saksi...
20:07konteks pertanyaannya...
20:09kami adalah...
20:10yang terkait dengan pertanyaan itu.
20:12Nah, saya ingin mengingatkan kepada saksi...
20:14pertanyaan kami sebutnya...
20:16bukan di situ.
20:17jadi...
20:18mohon dijelaskan dulu.
20:19sebentar, sebentar...
20:20sebelum jawab ya...
20:21eh, sebentar, sebentar...
20:22sebelum dijawab...
20:23ya...
20:24saksi...
20:25coba menjermati dulu...
20:26selesaikan dulu pertanyaan kami...
20:27baru dijawab ya...
20:28karena konteks...
20:29konteks pertanyaan kami sebetulnya...
20:30keterangan saksi juga nih...
20:31betul...
20:32justru saya...
20:33saya mau jelaskan...
20:34keterangannya...
20:34ini ke arah mana...
20:35saya belum salah saya...
20:36silahkan...
20:37silahkan...
20:38keterangan saksi adalah...
20:39ini...
20:40ini...
20:41beberapa penyimpangan itu kan...
20:42keterangan saksi juga...
20:43di poin sepuluh...
20:44belum masuk ke poin IT ya...
20:45nah...
20:46konteks pertanyaan saya tadi adalah...
20:48masih diketerang saksi ini...
20:49adalah...
20:50ada peningkatan kuota impor...
20:51nah...
20:52di sini sebenarnya...
20:53detail ini...
20:54penjelasannya...
20:54ada misalnya...
20:55ada...
20:56tidak dapat diserap seluruhnya...
20:58tidak dapat masuk...
20:59tempat pertanyaan itu...
21:00bahasa saksi...
21:01ini yang...
21:02konteks itu yang saya ingin tanyakan...
21:03betul...
21:04jadi agak berbeda dengan...
21:04tadi ya...
21:05makanya saya sampaikan...
21:06kami Dekom...
21:08kan kita awam kan...
21:09kami heran...
21:11kenapa ada minyak di ekspor...
21:13kenapa ada...
21:14diimpor...
21:15sama kayak pak jaksa juga gitu loh...
21:17kami tentu menduga...
21:18ini penyimpanan...
21:19makanya disitu...
21:20kita panggil direksi...
21:22dari direksi dipanggil...
21:24jadi paham...
21:25oh...
21:26ternyata...
21:27ini tidak semua...
21:29di kilang bisa ngolah...
21:30terus yang kedua...
21:32teman-teman di kilang ini...
21:34menolak kiriman minyak mentah...
21:36dari hulu...
21:37karena ada pasir...
21:39ada air...
21:40makanya kami kasih...
21:41dipanggil direksi semua...
21:42oke...
21:43sekarang kita bikin...
21:44aturan baru...
21:45kalau barangnya jelek...
21:46walaupun ini barang sendiri...
21:48tolak...
21:49karena kalian sudah dibagi...
21:51dia subholding...
21:52tapi kalian tetap...
21:53harus bisa...
21:54tidak produksi...
21:55nah disini...
21:56kita sampaikan...
21:57penyimpanan itu...
21:58sudah dikliarkan...
21:59tapi penyimpanan mana...
22:01yang jadi kita laporkan lagi...
22:02di periksa audit...
22:03soal editif...
22:04kan di bawah B ada Pak...
22:06ya...
22:07saya belum...
22:08jadi itu yang saya sampaikan...
22:09jadi...
22:10ya...
22:11itu Pak...
22:12oke...
22:13nah...
22:14ini kan kemudian...
22:14saudara juga menerangkan...
22:16satu istilah yang...
22:18kemudian ketika ini...
22:19terjadi impor...
22:20harga lebih tinggi...
22:21sebentar ya...
22:22jangan jawab dulu...
22:23sebelum saya selesai...
22:24nah...
22:24pertanyaannya adalah...
22:26apakah kemudian...
22:27ada satu isu...
22:28ya...
22:29yang...
22:30jadi perhatian khusus...
22:32dari Dewan Komisaris...
22:34ketika saudara menjawab itu...
22:35nah...
22:36ini...
22:37kira-kira Pertamina...
22:38atau yang...
22:39Direksi...
22:40yang...
22:41di Pertamina...
22:42pada Perlu itu...
22:43ada...
22:44ketika...
22:44tidak patuhan ini...
22:45dengan...
22:46Permen tadi...
22:47yang...
22:48diterangkan oleh...
22:49rekan kami...
22:50empat dua...
22:51ini yang terkait dengan...
22:52pembunuhan kebetulan dalam negeri...
22:53yang prioritas itu...
22:54sampai ke situ...
22:55tidak ada satu kesimpulan...
22:56atau satu pemikiran...
22:57ini jadi isu nih...
22:58ketika...
22:59ini terjadi terus-menerus...
23:01ini bisa menjadi...
23:03satu...
23:04Prem bahwa...
23:05Pertamina tidak patut...
23:06terhadap...
23:07kebijakan dan regulasi...
23:08yang sudah ditetapkan...
23:09ya tentu...
23:10kami Dewan Komisaris ini...
23:11kerjanya ya...
23:12seuzon...
23:13ya...
23:14karena kami ditugaskan...
23:15dibayar untuk mengawasi...
23:17ketika terjadi kami...
23:19melihat dari luar...
23:20kok kenapa import...
23:21kenapa export...
23:22maka tadi saya jelaskan...
23:23setelah...
23:24tahu teknis...
23:25kami paham...
23:26tidak semua minyak mentah itu...
23:28sama kualitas...
23:29dari Madaya Gilang...
23:30makanya disitu...
23:31kami melihat...
23:32ini bukan kesalahan...
23:33direksi...
23:34untuk impor dadakan...
23:36dapat harga mahal...
23:38atau BPKP tidak...
23:39ada temuan...
23:40pengadaannya menyimpang atau tidak...
23:42dan masih untung...
23:44lalu disitu...
23:45kami mengusulkan...
23:46sebuah ide...
23:47kenapa tidak membuat...
23:49supplier hair stock...
23:50supaya tidak usah tender...
23:52terus-menerus...
23:53taruh saja barang...
23:54siapapun yang taruh barang di Indonesia...
23:56kami beli...
23:57sudah saya jelaskan tadi...
23:58itu yang kami...
23:59misalkan kami selalu...
24:00bukan cuma curiga...
24:01panggil...
24:02periksa...
24:03lalu kami...
24:04selalu memberikan usulan...
24:06bisa tanyakan pada...
24:07direksi yang...
24:08saudara...
24:09jadi tersangka...
24:11saya ini sudah termasuk...
24:12orang paling cerewet...
24:13bukan cuma...
24:14marah...
24:15tapi saya pasti kasih solusi...
24:16marah...
24:17ada solusi...
24:18saya bukan sembarangan marah...
24:19tapi ada solusi...
24:20karena mereka juga...
24:21orang kan...
24:22bukan orang yang...
24:23mau sembarangan...
24:24gaji begitu besar kok...
24:26ada pantin begitu besar kok...
24:28masa kamu unteng...
24:29uang halal...
24:30tapi kami selalu...
24:31kasihkan solusi...
24:32itu...
24:33baik...
24:34selamat...
24:34sama saudara menjabat...
24:35ya...
24:36ada gak...
24:37satu...
24:38bentuk...
24:39ya...
24:39pengenggaran...
24:40atau...
24:41penyimpangan...
24:42yang kira-kira...
24:43menurut saudara saksi...
24:44Pertamina...
24:45paling belak...
24:46sudah ketemu...
24:47kasus LNG Pak...
24:48LNG...
24:49terus yang lain...
24:50kami laporkan...
24:51yang lain...
24:52gak ada temuan...
24:53Pak...
24:54ini...
24:55kan memang ada kerugian...
24:56dilaporkan...
24:57yang sampai kemudian...
24:58eh...
24:59apa...
24:59terlamanya...
25:00rekomendasinya di...
25:01pecat...
25:02tadi istilah saudara ya...
25:03ya...
25:04kita...
25:04kiri besok...
25:05pada Menteri BOMN Pak...
25:06baik...
25:07ini saya ingin...
25:08menanyakan...
25:09penegasannya...
25:10tadi...
25:11masih di poin 10 huruf A ini...
25:13keterangan saudara ini...
25:14ada...
25:15dua nama...
25:16namanya...
25:17Pak Joko Priono...
25:18dan...
25:19Pak Masudkan...
25:19Dua-duanya mantan...
25:21eh...
25:22direksi pada...
25:23anak perusahaan pertanyaan...
25:24kami ini...
25:25yang sub-holding ya...
25:26satu KPI...
25:27satu PPN...
25:28ini istilah saudara...
25:29seperti disini...
25:29yang sudah dicopot...
25:30ini ada persoalan gak...
25:31dengan...
25:32dua orang ini...
25:33sehingga kemudian...
25:34ini disebut...
25:34sebagai...
25:35mentan yang sudah dicopot...
25:36ya...
25:37ada masalah gak...
25:38dengan dua...
25:39saudara ini...
25:40adalah dirut...
25:41yang terhebat...
25:42yang Pertamina punya...
25:44untuk mau perbaiki...
25:46produksi kilang...
25:47termasuk perbaiki patrannya...
25:49saya pikir BOM ini...
25:50ketelaluan...
25:51mencopot orang...
25:52yang bukan meritokrasi...
25:54kenapa orang yang mau...
25:56lakukan yang saya lakukan...
25:57dicopot...
25:58ini orang terbaik...
25:59structure & simultaneous...
26:00saya lakukan...
26:01yang kalau ME...
26:02Ah...
26:03saya lakukan...
26:04some pengOrga...
26:06untuk...
26:08who...
26:10yang material...
26:12itu...
26:14itu...
26:16itu...
26:17yang vuelta nak...
26:19mereka...
26:23mereka...
26:24mereka...
26:25mereka...
26:28mereka...
26:29Terima kasih.
26:34Oke, tadi saya mencatat beberapa keterangan dari saksi juga.
26:39Bahwa kemudian sebetulnya kalau ada temuan BPK atau BPKP,
26:44yang terjadi selama pengolahan di Pertamina maupun di Hotel.
26:49Itu kemudian disampaikan kepada direksi.
26:54Itu yang menyampaikan direksi.
26:59Kalau ada temuan yang rahasia pun dari KPK pun dia bisa kirim pada kami, Pak.
27:04Kami sering hubungan dengan KPK, Pak, dalam rangka pengawasan ini.
27:09Oke, kalau yang terkait dengan proses pengadaan,
27:13Saudara-saudara terima enggak ada satu?
27:14Persoalan yang kemudian menjadi temuan BPK.
27:19Sistem pengadaan di Pertamina.
27:22Ada? Saudara pernah mendapatkan informasi?
27:24Kami tidak ada, Pak.
27:27Di masa saya tidak ada.
27:29Terkait dengan pengadaan yang kemudian memenangkan...
27:34salah satu demut yang sebetulnya tidak masuk daftar seleksi.
27:39Jadi temuan BPK, Saudara...
27:41Nah, itu kami tidak tahu, Pak.
27:43Karena semua pengangkatan...
27:44langsung oleh Menteri BUMN, Pak.
27:46Dengan surat, bahkan kami dicopot pun, kami dilantik pun.
27:49Kita tidak pernah diajak negosiasi.
Komentar

Dianjurkan