Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Garut — Jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Punaga Jolok dan Kampung Baru, Desa Mandala Kasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat membuat siswa bisa menghemat banyak waktu. Jika dulu mereka ingin ke rumah teman harus memutar sejauh satu jam, dengan adanya jembatan gantung itu waktu tempuh antarkampung menjadi terpangkas signifikan.

“Aku kalau muter atau nyeberang selalu lama sampai ke rumah teman. Kalau ke sini (melewati jembatan gantung) cuma lima menit,” kata Sinta, siswa kelas 6 SDN 4 Mandala Kasih, Sabtu (24/1).

Sinta berharap ke depan jembatan ini bisa awet. Agar bisa dipakai untuk keperluan sehat-hari.

Aisya Albi Kamila, siswa kelas 6 SDN 4 Mandala Kasih, juga senang dengan keberadaan jembatan sepanjang 80 meter dan lebar 1,2 meter itu.

“Kalau main itu harus muter ke jalan raya, sekarang setelah ada jembatan ini jadi bisa nyeberang,” katanya.

Soni Irmawan, warga Punaga Jolok, membenarkan jika waktu tempuh bisa sangat terpangkas dengan keberadaan jembatan gantung ini. Kegiatan seperti berdagang, bertani, hingga nelayan pun dipermudah dengan keberadaan jembatan ini.

“Sangat krusial. Jembatan gantung ini sangat bermanfaat untuk mengangkut beras hingga pakan ternak,” kata Soni.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#ProTV #prabowo #prabowosubianto #garut #kampungpunagajolok #kampungbaru #pameungpeuk #jembatan #jembatangantung

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Terima kasih
00:30Terima kasih
01:00Terima kasih
01:29Saya mengucapkan terima kasih
01:33Kepada Bapak Presiden
01:36Haji Prabowo Subianto
01:37Dan kepada Bapak Kasat
01:39Jenderal TNI Maruli Siman Juntak
01:42Alhamdulillah
01:43Telah dibangun jembatan ini
01:45Terima kasih
01:55Terima kasih
Komentar

Dianjurkan