00:00Terima kasih yang terhormat Bapak Pimpinan Komisi Tiga.
00:04Kami telah mencatat beberapa penyampaian dan aspirasi,
00:09serta juga tadi mewakili aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh Pak Saprudin, Pak Rehwanto,
00:17kemudian Pak Rahul, Pak Mahfud Arifin, kemudian Pak Abdullah, Pak Nasir Jamil,
00:26Pak Endang, dan seterusnya.
00:30Pada prinsipnya yang pertama, kami berterima kasih bahwa kami mendapatkan kesempatan
00:37untuk bicara pada hari ini untuk menjelaskan terkait dengan beberapa agenda kerja kami
00:46yang selama ini telah kami laksanakan dan bisa kami laporkan secara langsung kepada Komisi Tiga
00:53selaku pengawas dan mitra kami di dalam bidang-bidang pekerjaan kami.
01:00Itu yang pertama.
01:00Yang kedua, tadi secara umum kami mencatat bahwa ada beberapa upaya untuk melakukan perbaikan,
01:11khususnya terhadap masalah pelayanan dan kurtulat, khususnya terkait dengan pelanggaran-pelanggaran
01:17yang juga tentunya berdapat pada pengawasan.
01:21Tadi sudah kami jelaskan bahwa khusus terkait dengan masalah kultural,
01:28Polri tentunya telah melakukan berbagai macam upaya untuk mempersiapkan perubahan
01:34mulai dari perbaikan dari doktrin sampai dengan bagaimana kita meningkatkan pengawasan.
01:43Dan tentunya pengawasan ini tidak hanya sekedar pengawasan yang melekat saja,
01:53namun juga disertai dengan adanya sanksi.
01:56Dan kami tidak pernah ragu untuk memberikan sanksi terhadap anggota,
02:01apakah itu sanksi yang bersifat etik sampai dengan sanksi yang bersifat pidana
02:07demi kebaikan institusi Polri.
02:09Tentunya ini yang menjadi konsen kami untuk terus menerima masukan
02:15dan terus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang masih menjadi perbaikan-perbaikan
02:24yang perlu kami laksanakan.
02:25Terkait dengan pelayanan dan memunculkan postur Polri yang tegas dan humanis,
02:33terima kasih tadi kami juga banyak mendapatkan masikan.
02:36Tentunya kami akan terus mencoba untuk bisa mendengar, melayani,
02:43khususnya teman-teman yang menyampaikan pendapat,
02:48menyampaikan tugas-tugasnya selaku aktivis-aktivis,
02:54sehingga kemudian suara itu terdengar, sampai, dan deliver.
02:59Oleh karena itu kami juga membantu, memfasilitasi, untuk menghubungkan,
03:05sehingga kemudian semua dialog tersebut, semua aspirasi itu bisa sampai.
03:11Dan itu yang menjadi salah satu yang kita lakukan tanpa harus terjadi peristiwa rusuh,
03:17karena memang kita ingin bahwa apa yang disampaikan itu bisa tersampaikan dengan baik.
03:22Tindakan penegahan hukum tentu kita lakukan secara terukur terhadap tindakan-tindakan anarkis,
03:33maupun yang bersifat rusuh, dan menerugikan fasilitas publik
03:38ataupun menimbulkan dampak munculnya korban jiwa.
03:41Kemudian terkait dengan Direkturat PPA dan PPPO, kami laporkan bahwa memang saat ini kami baru saja melonsing,
03:50sehingga tentunya perlu banyak upaya-upaya perbaikan terhadap Direkturat PPA dan PPPO.
03:58Namun demikian tadi yang disampaikan oleh Ibu Melty terkait dengan banyaknya penyelundupan
04:05di wilayah-wilayah kontinental, karena di sini semua para kapolda dan pejabat utama hadir
04:11tentunya sudah mendengar langsung, dan saya minta untuk bisa segera ditindaklanjuti,
04:17sehingga apa yang menjadi keluhan, karena sudah didengar oleh para PJU dan para kapolda,
04:21tentunya bisa dilakukan perbaikan.
04:26Terkait dengan beberapa pertanyaan, apakah tadi Pak Beni, kalau tidak salah,
04:36ada beberapa pertanyaan, apakah perlu ada perbaikan terkait dengan penambahan pengawasan eksternal?
04:43Prinsipnya PORI ini terbuka.
04:45Tadi kami sudah sampaikan bahwa kami sampai membuka ruang pengaduan,
04:49baik melalui medsos, QR Code, kalau Bapak-Ibu mungkin masuk ke hotel,
04:54di situ ada QR Code-nya perupang, sehingga masyarakat bisa melapor setiap saat
04:59terkait dengan pelanggaran yang terjadi.
05:03Dan kita ada whistleblower system, artinya orang yang memberikan laporan itu kita lindungi,
05:09itu bagian dari upaya kita untuk terus melakukan perbaikan terhadap institusi PORI.
05:14Tentunya terhadap hal-hal yang masih kurang, kami justru ingin mendapatkan masukan,
05:20dan itu adalah salah satu media yang bisa diberikan masukan untuk kemudian kita bisa lakukan evaluasi.
05:29Pengawasan eksternal kami tetap membuka ruang,
05:32karena memang kita ingin bahwa PORI ini betul-betul menjadi institusi yang tidak anti-kritik,
05:42institusi yang terus melakukan perbaikan, baik di sisi reformasi, di bidang kultural, dan sebagainya.
05:49Terus kemudian tadi ada pertanyaan terkait dengan Komite Internal dan Komite Kecepatan Reformasi
05:57yang dibentuk oleh Pak Presiden.
06:01Sebenarnya ini sudah berkali-kali kami sampaikan, baik oleh kami sendiri maupun oleh Komite Reformasi,
06:07bahwa Komisi Internal ini sifatnya adalah bagian dari respon cepat
06:13untuk menindaklanjuti temuan-temuan yang ditemukan, yang dikumpulkan pada saat Komisi Reformasi
06:23mengumpulkan partisipasi publik terhadap hal-hal yang bisa langsung dieksekusi,
06:31karena itu menyangkut aspek instrumental, aspek kultural maupun perbaikan-perbaikan,
06:37maka kita langsung melakukan perbaikan, sehingga tidak perlu menunggu waktu yang terlalu lama.
06:44Kemudian yang terakhir, yang menjadi konsen rekan-rekan tentunya terkait dengan posisi institusi PORI.
06:52Tentunya kami sangat berterima kasih atas dukungan dari seluruh mitra yang menempatkan PORI tetap di bawah Presiden,
07:03karena ini adalah bagian dari mandat reformasi yang tentunya harus ditindaklanjuti.
07:14Beberapa tab MPR sudah dikeluarkan sampai dengan memisahkan PORI dari TNI untuk menjelaskan tentang
07:25apa tugas PORI sebagai penjaga keteraturan sosial, penjaga keberadaan sosial,
07:30dan TNI sebagai penjaga kedolatan negara-kesatuan Republik Indonesia.
07:35Tentunya penempatan PORI sebagai alat negara yang kita tahu semua bahwa ada hal-hal khusus
07:46bahwa pada saat situasi genting, maka posisi PORI sebagai alat negara yang bertugas di bidang keteraturan sosial,
07:57di bidang menjaga harga timas, tentu harus selalu dikontrol.
08:01Oleh karena itu, mekanisme check and balances, yaitu oleh persetujuan oleh DPR,
08:07menurut kami itu menjadi sangat penting, karena itu juga untuk mengontrol dan menjaga PORI
08:11agar tetap bisa melaksanakan tugas pokok sesuai dengan amanat dari Undang-Undang Dasar dan amanat Undang-Undang.
08:21Mohon maaf, Bapak-Bapak dan Ibu-ibu sekalian.
08:24Dan kami tentunya institusi PORI menolak, kalau sampai ada usulan PORI berada di bawah Kementerian Khusus.
08:38Karena bagi kami, posisi institusi PORI seperti saat ini adalah posisi yang sangat ideal.
08:48Kita bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang harkam timas,
08:59di bidang hukum, di bidang pelindungan, pelayanan, dan pelayanan.
09:03Di satu sisi, kita betul-betul bisa berada langsung di bawah Bapak Presiden,
09:10sehingga pada saat Presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian-kementerian
09:23yang kemudian tidak mau. Ini memeninggulkan potensi matahari kembar menurut saya.
09:28Jadi kalau tadi saya harus memilih, karena beberapa kali ada yang menyampaikan PORI sudah lima tahun-lima tahun,
09:35kalau saya harus memilih, dan kemarin sudah saya sampaikan,
09:40bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WA bahwa
09:45mau enggak Pak Kapori jadi Menteri Kepolisian.
09:49Dalam hal ini saya tegaskan bahwa di hadapan Bapak-Bapak dan Ibu-ibu sekalian,
09:53dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian.
10:05Dan kalaupun saya yang menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja.
10:11Oh iya iya, ini menyala ini, menyala ini Pak Kapori, benar.
10:15Oleh karena itu, saya anggap meletakkan PORI di bawah kementerian,
10:23sama saja melemahkan institusi PORI, melemahkan negara, dan melemahkan Presiden.
10:28Oleh karena itu, apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah Presiden,
10:39atau polisi tetap di bawah Presiden, namun ada Menteri Kepolisian,
10:45Kapori tetap memimpin, saya memilih Kapori saja yang dicopot.
10:48Saya kira itu sebagai bentuk sikap bekas.
10:50Dan saya minta seluruh jajaran laksanakan ini,
10:55perjuangkan sampai di titik darah penghasilan.
10:57Terima kasih.
Komentar