Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Anggota Komisi III DPR RI, Irjen (Purn) Rikwanto mengingatkan soal adab anggota kepolisian saat rapat Komisi III DPR RI bersama Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin (26/1/2026).

"Ada beberapa pergeseran menurut laporan dan pandangan masyarakat tentang kultur Polri saat ini. Kenapa terasa agak jauh, kenapa kurang empati, kurang bersimpati. Ini perlu pembenahan," ujar Anggota Komisi III DPR RI, Irjen (Purn) Rikwanto.

"Perilaku itu, kalau kita samakan dalam pengertian sehari-hari, adalah adab. Adab dari personel-personel kita ini mungkin perlu dibina lagi," lanjutnya.

#breakingnews #kapolri #kapolda #dpr

Baca Juga Depan DPR, Kapolri Jenderal Listyo Singgung Putusan MK hingga Penerbitan Perpol Nomor 10 Tahun 2025 di https://www.kompas.tv/nasional/646285/depan-dpr-kapolri-jenderal-listyo-singgung-putusan-mk-hingga-penerbitan-perpol-nomor-10-tahun-2025

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646289/eks-kapolda-rikwanto-wanti-wanti-kapolri-jenderal-listyo-sigit-soroti-adab-anggota-polisi
Transkrip
00:00Sekarang Pak Rikwanto, silakan siap-siap Pak Rahul ya.
00:07Terima kasih Pak Ketua, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:12Yang sormati Ketua Komisi 3, Wakil Ketua, Rekan-rekan anggota Komisi 3,
00:18Pak Kapolri dan jajarannya,
00:21Alhamdulillah bisa ketemu lagi dalam posisi yang berbeda.
00:24Kami sudah menyimak tadi paparan Pak Kapolri,
00:32dan ini adalah wujud laporan akuntabilitas kepada negara dan kepada rakyat
00:38atas kinerja Polri tahun 2025.
00:43Jadi yang menggunakan anggaran negara, institusi negara,
00:49bertanggung jawab kepada negara dan rakyat.
00:51Dan Alhamdulillah, laporannya bagus, laporannya komprehensif,
00:58dan bisa kita simak bersama keberhasilan-keberhasilan Polri
01:01dalam menjaga keamanan ketipan masyarakat,
01:04menegakkan hukum, dan melayani rakyat dalam konteks tugas-tugas pokoknya.
01:10Saya pernah duduk di posisi rekan-rekan semuanya ini,
01:17sekarang di posisi yang berbeda,
01:19namun saya berharap tahun 2029 ada yang duduk di sini juga dari Polri
01:23untuk meneruskan generasi. Amin.
01:27Pak Kapolri yang terhormat,
01:28kembali ditegaskan bahwasannya reformasi kemarin itu
01:34tetap berkutat pada kultur,
01:38kultural.
01:39Memang ini penyakit semua lembaga sebenarnya,
01:43bukanlahnya Polri.
01:45Namun karena Polri yang setiap hari terlihat oleh masyarakat,
01:49berinteraksi rutin,
01:52dampaknya langsung bisa dirasakan masyarakat,
01:54dan ini yang terasa di masyarakat.
01:58Dan akhirnya Polri yang paling banyak dilihat dan dinilai.
02:02Nah memang ada beberapa pergeseran menurut laporan
02:06dan pendapat pandangan masyarakat tentang kultur Polri saat ini.
02:12Kenapa agak jauh,
02:14kenapa agak kurang empati,
02:17kurang bersimpati, dan lain-lain.
02:20Ini perlu pembenahan.
02:21Saya dulu waktu PT IKA,
02:25kita feedback ke belakang sama Pak Deddy itu,
02:28Pak Fadil duluan ya,
02:30PT IKA-nya.
02:32Ada guru kita,
02:33Profesor Sondang Syagian,
02:35masih ingat ya.
02:37Itu dia mengajarkan
02:38perilaku organisasi dan budaya organisasi.
02:43Dulu abstrak kelihatannya,
02:45tapi sekarang jelas.
02:46Ternyata organisasi itu ada budayanya,
02:49ada kulturnya,
02:50dan ada perilakunya.
02:52Nah bicara kultur budaya ini,
02:54bisa buruk, bisa baik.
02:58Nah Polri di sisi yang mana sekarang ini?
03:00Apakah di tengah, apakah di baik,
03:02apakah di buruknya?
03:03Apa 60 atau 40?
03:05Namun wujud dasarnya adalah perilaku.
03:08Perilaku itu kalau dikitasamakan
03:10dalam pengertian sehariannya,
03:12adab.
03:13adab daripada persen-persen kita.
03:17Ini mungkin perlu dibina lagi,
03:23didalami lagi,
03:25ada apa ini tentang perilaku kita,
03:27tentang adab kita dalam kaitan berinteraksi dengan masyarakat,
03:31dikaitkan dengan tugas pokoknya.
03:33Dan juga,
03:35ini masalah teknis juga,
03:36adab itu.
03:38Jadi perlu dilihat aplikasinya,
03:39perlu dilihat interaksinya,
03:40ada apa dengan anggota kita di lapangan,
03:44dan kita sendiri tentang perilaku dan adab ini.
03:46Sehingga,
03:48ujung-ujungnya,
03:49tingkat kepercayaan masyarakat.
03:53Walaupun dikemas dengan tugas-tugas pokok Polri.
03:57Fungsi Polri itu kan tidak lepas daripada,
04:01perlindungan, pelayanan, panggilan masyarakat,
04:03harkam tipmas,
04:05dan penegakan hukum.
04:06Tadi Pak Kapur sempat menyinggung,
04:08anggota Polri itu seperti Superman.
04:11Tugasnya banyak sekali.
04:13Memang betul,
04:14kalau anggota Polri Masan Tugas seperti yang disampaikan tadi,
04:19Superman betul itu.
04:20Bahkan melebihi kiai.
04:23Melebihi ulama.
04:25Kalau ulama kan menyampaikan.
04:27Kalau polisi itu ya menyampaikan,
04:29ya mengerjakan.
04:31Superman memang.
04:32Tapi pada waktu dia pulang ke rumah,
04:34dia menjadi Superman.
04:38Dengan segala kekurang-kekurangannya.
04:41Yang anak belum bayar uang kuliah,
04:42kontrakan belum habis,
04:46belanja bulanan sudah habis setengah bulan.
04:50Ini realita.
04:53Jadi,
04:53kita pikir,
04:55kekurangan-kekurangan dalam adab itu,
04:57diantaranya adalah,
04:58sejahteraan juga.
05:00Sejahteraan perlu diperhatikan.
05:01Coba tanya kepada anggota kita,
05:05apalagi yang baru lulus itu.
05:06Dia ngontrak,
05:08dia kos,
05:10dia gagah di lapangan,
05:12rapih,
05:12ganteng,
05:13cukurannya kelimis.
05:14Tapi begitu kita ke rumah,
05:15dia pulang,
05:16dia buka lemari.
05:17Tinggal dua,
05:19bungkus indomie itu.
05:21Mungkin gas LPG-nya sudah habis.
05:22Itu realita.
05:24Coba masuk ke situ.
05:26Itu mempengaruhi perilaku adab
05:27anggota-anggota kita di lapangan.
05:29Ada yang masih siap bertahan dengan
05:31kebenaran itu,
05:32kejujuran itu,
05:33keikhlas itu adalah yang utama.
05:35Tapi faktor kebutuhan menjadi
05:36hal yang membuat dia
05:38tergoyahkan di situ.
05:40Jadi,
05:44sejahteraan anggota Polri juga
05:45mesti dilihat betul,
05:47diperhatikan.
05:49Kemudian masalah reformasi Polri
05:52memang sedang digodok
05:55di tim reformasi bentukan presiden
05:58dan dipanjar reformasi ini.
06:01Polri tidak perlu cemas
06:03walaupun ada berita-berita
06:06nanti Polri di bawah kementerian,
06:07di bawah lembaga ini.
06:11Jangan
06:12confused tentang itu.
06:15Justru di saat ini adalah
06:16Polri harus menunjukkan
06:17sisi terbaiknya
06:18bagaimana melayani masyarakat,
06:20bagaimana menegakkan hukum.
06:22Tunjukkan
06:22Polri itu memang betul-betul
06:25bagus dalam pekerjaannya
06:27dan pada akhirnya bisa
06:28kembali mendapatkan
06:30simpati masyarakat
06:31dan diitai masyarakat.
06:33Harapan dari kami adalah
06:35jangan
06:37lemah,
06:40jangan
06:40terus goyah
06:42dalam tugas
06:44dan juga satu lagi
06:45ada penilaian masyarakat
06:48yang menyatakan
06:49polisi sering larut
06:50sengaja tidak sengaja
06:51suka tidak suka
06:52dalam
06:53kekuasaan.
06:57Ini koreksi juga
06:58dari masyarakat ya.
06:59Hati-hati
07:00dalam menerjemahkan itu.
07:03Yang terakhir
07:03harapan kita adalah
07:04dari fraksi
07:06Partai Golkar.
07:08Polri tetap harus
07:09di bawah Bapak Presiden
07:11langsung.
07:13Ini aman
07:13tetap undang-undang,
07:14aman reformasi
07:15yang kita tinggal
07:17melaksanakannya
07:17agar tugas-tugas
07:19ke depan
07:19lebih bisa lagi
07:21dilaksanakan dengan
07:22sebaik-baiknya.
07:22Terima kasih,
07:23Pak Kedua.
07:23Oke.
Komentar

Dianjurkan