00:00Sekarang Pak Rikwanto, silakan siap-siap Pak Rahul ya.
00:07Terima kasih Pak Ketua, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:12Yang sormati Ketua Komisi 3, Wakil Ketua, Rekan-rekan anggota Komisi 3,
00:18Pak Kapolri dan jajarannya,
00:21Alhamdulillah bisa ketemu lagi dalam posisi yang berbeda.
00:24Kami sudah menyimak tadi paparan Pak Kapolri,
00:32dan ini adalah wujud laporan akuntabilitas kepada negara dan kepada rakyat
00:38atas kinerja Polri tahun 2025.
00:43Jadi yang menggunakan anggaran negara, institusi negara,
00:49bertanggung jawab kepada negara dan rakyat.
00:51Dan Alhamdulillah, laporannya bagus, laporannya komprehensif,
00:58dan bisa kita simak bersama keberhasilan-keberhasilan Polri
01:01dalam menjaga keamanan ketipan masyarakat,
01:04menegakkan hukum, dan melayani rakyat dalam konteks tugas-tugas pokoknya.
01:10Saya pernah duduk di posisi rekan-rekan semuanya ini,
01:17sekarang di posisi yang berbeda,
01:19namun saya berharap tahun 2029 ada yang duduk di sini juga dari Polri
01:23untuk meneruskan generasi. Amin.
01:27Pak Kapolri yang terhormat,
01:28kembali ditegaskan bahwasannya reformasi kemarin itu
01:34tetap berkutat pada kultur,
01:38kultural.
01:39Memang ini penyakit semua lembaga sebenarnya,
01:43bukanlahnya Polri.
01:45Namun karena Polri yang setiap hari terlihat oleh masyarakat,
01:49berinteraksi rutin,
01:52dampaknya langsung bisa dirasakan masyarakat,
01:54dan ini yang terasa di masyarakat.
01:58Dan akhirnya Polri yang paling banyak dilihat dan dinilai.
02:02Nah memang ada beberapa pergeseran menurut laporan
02:06dan pendapat pandangan masyarakat tentang kultur Polri saat ini.
02:12Kenapa agak jauh,
02:14kenapa agak kurang empati,
02:17kurang bersimpati, dan lain-lain.
02:20Ini perlu pembenahan.
02:21Saya dulu waktu PT IKA,
02:25kita feedback ke belakang sama Pak Deddy itu,
02:28Pak Fadil duluan ya,
02:30PT IKA-nya.
02:32Ada guru kita,
02:33Profesor Sondang Syagian,
02:35masih ingat ya.
02:37Itu dia mengajarkan
02:38perilaku organisasi dan budaya organisasi.
02:43Dulu abstrak kelihatannya,
02:45tapi sekarang jelas.
02:46Ternyata organisasi itu ada budayanya,
02:49ada kulturnya,
02:50dan ada perilakunya.
02:52Nah bicara kultur budaya ini,
02:54bisa buruk, bisa baik.
02:58Nah Polri di sisi yang mana sekarang ini?
03:00Apakah di tengah, apakah di baik,
03:02apakah di buruknya?
03:03Apa 60 atau 40?
03:05Namun wujud dasarnya adalah perilaku.
03:08Perilaku itu kalau dikitasamakan
03:10dalam pengertian sehariannya,
03:12adab.
03:13adab daripada persen-persen kita.
03:17Ini mungkin perlu dibina lagi,
03:23didalami lagi,
03:25ada apa ini tentang perilaku kita,
03:27tentang adab kita dalam kaitan berinteraksi dengan masyarakat,
03:31dikaitkan dengan tugas pokoknya.
03:33Dan juga,
03:35ini masalah teknis juga,
03:36adab itu.
03:38Jadi perlu dilihat aplikasinya,
03:39perlu dilihat interaksinya,
03:40ada apa dengan anggota kita di lapangan,
03:44dan kita sendiri tentang perilaku dan adab ini.
03:46Sehingga,
03:48ujung-ujungnya,
03:49tingkat kepercayaan masyarakat.
03:53Walaupun dikemas dengan tugas-tugas pokok Polri.
03:57Fungsi Polri itu kan tidak lepas daripada,
04:01perlindungan, pelayanan, panggilan masyarakat,
04:03harkam tipmas,
04:05dan penegakan hukum.
04:06Tadi Pak Kapur sempat menyinggung,
04:08anggota Polri itu seperti Superman.
04:11Tugasnya banyak sekali.
04:13Memang betul,
04:14kalau anggota Polri Masan Tugas seperti yang disampaikan tadi,
04:19Superman betul itu.
04:20Bahkan melebihi kiai.
04:23Melebihi ulama.
04:25Kalau ulama kan menyampaikan.
04:27Kalau polisi itu ya menyampaikan,
04:29ya mengerjakan.
04:31Superman memang.
04:32Tapi pada waktu dia pulang ke rumah,
04:34dia menjadi Superman.
04:38Dengan segala kekurang-kekurangannya.
04:41Yang anak belum bayar uang kuliah,
04:42kontrakan belum habis,
04:46belanja bulanan sudah habis setengah bulan.
04:50Ini realita.
04:53Jadi,
04:53kita pikir,
04:55kekurangan-kekurangan dalam adab itu,
04:57diantaranya adalah,
04:58sejahteraan juga.
05:00Sejahteraan perlu diperhatikan.
05:01Coba tanya kepada anggota kita,
05:05apalagi yang baru lulus itu.
05:06Dia ngontrak,
05:08dia kos,
05:10dia gagah di lapangan,
05:12rapih,
05:12ganteng,
05:13cukurannya kelimis.
05:14Tapi begitu kita ke rumah,
05:15dia pulang,
05:16dia buka lemari.
05:17Tinggal dua,
05:19bungkus indomie itu.
05:21Mungkin gas LPG-nya sudah habis.
05:22Itu realita.
05:24Coba masuk ke situ.
05:26Itu mempengaruhi perilaku adab
05:27anggota-anggota kita di lapangan.
05:29Ada yang masih siap bertahan dengan
05:31kebenaran itu,
05:32kejujuran itu,
05:33keikhlas itu adalah yang utama.
05:35Tapi faktor kebutuhan menjadi
05:36hal yang membuat dia
05:38tergoyahkan di situ.
05:40Jadi,
05:44sejahteraan anggota Polri juga
05:45mesti dilihat betul,
05:47diperhatikan.
05:49Kemudian masalah reformasi Polri
05:52memang sedang digodok
05:55di tim reformasi bentukan presiden
05:58dan dipanjar reformasi ini.
06:01Polri tidak perlu cemas
06:03walaupun ada berita-berita
06:06nanti Polri di bawah kementerian,
06:07di bawah lembaga ini.
06:11Jangan
06:12confused tentang itu.
06:15Justru di saat ini adalah
06:16Polri harus menunjukkan
06:17sisi terbaiknya
06:18bagaimana melayani masyarakat,
06:20bagaimana menegakkan hukum.
06:22Tunjukkan
06:22Polri itu memang betul-betul
06:25bagus dalam pekerjaannya
06:27dan pada akhirnya bisa
06:28kembali mendapatkan
06:30simpati masyarakat
06:31dan diitai masyarakat.
06:33Harapan dari kami adalah
06:35jangan
06:37lemah,
06:40jangan
06:40terus goyah
06:42dalam tugas
06:44dan juga satu lagi
06:45ada penilaian masyarakat
06:48yang menyatakan
06:49polisi sering larut
06:50sengaja tidak sengaja
06:51suka tidak suka
06:52dalam
06:53kekuasaan.
06:57Ini koreksi juga
06:58dari masyarakat ya.
06:59Hati-hati
07:00dalam menerjemahkan itu.
07:03Yang terakhir
07:03harapan kita adalah
07:04dari fraksi
07:06Partai Golkar.
07:08Polri tetap harus
07:09di bawah Bapak Presiden
07:11langsung.
07:13Ini aman
07:13tetap undang-undang,
07:14aman reformasi
07:15yang kita tinggal
07:17melaksanakannya
07:17agar tugas-tugas
07:19ke depan
07:19lebih bisa lagi
07:21dilaksanakan dengan
07:22sebaik-baiknya.
07:22Terima kasih,
07:23Pak Kedua.
07:23Oke.
Komentar