Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto melanjutkan lawatan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) usai merampungkan seluruh agenda kenegaraan di London, Inggris, Rabu (21/1/2026) waktu setempat.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan berbicara di hadapan lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 CEO perusahaan besar dunia.

Selama kunjungannya di London, Prabowo mengadakan pertemuan penting dengan Raja Charles III, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Wakil PM Inggris David Lammy, dan Russell Group.

Video editor: Galih

#prabowo #seskabteddy #wef2026

Baca Juga WEF 2026: Prabowo Subianto Perkenalkan Konsep Prabowonomics di https://www.kompas.tv/nasional/645449/wef-2026-prabowo-subianto-perkenalkan-konsep-prabowonomics



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/645451/prabowo-bertolak-ke-swiss-usai-lawatan-di-inggris-hadiri-forum-ekonomi-dunia
Transkrip
00:00Terima kasih telah menonton!
00:30Terima kasih telah menonton!
01:00Terima kasih telah menonton!
01:30Terima kasih telah menonton!
02:00Terima kasih telah menonton!
02:30Terima kasih telah menonton!
02:32Terima kasih telah menonton!
02:34Terima kasih telah menonton!
02:36Terima kasih telah menonton!
02:38Terima kasih telah menonton!
02:40Terima kasih telah menonton!
02:42Terima kasih telah menonton!
02:44Terima kasih telah menonton!
02:46Terima kasih telah menonton!
02:48Terima kasih telah menonton!
02:50Terima kasih telah menonton!
02:52Terima kasih telah menonton!
02:54Terima kasih telah menonton!
02:56Terima kasih telah menonton!
03:00Terima kasih telah menonton!
03:02Terima kasih telah menonton!
03:04Terima kasih telah menonton!
03:06Terima kasih telah menonton!
03:08Terima kasih telah menonton!
03:10Terima kasih telah menonton!
03:12Terima kasih telah menonton!
03:14Terima kasih telah menonton!
03:16Terima kasih telah menonton!
03:18Terima kasih telah menonton!
03:20Kemudian Rp400.000 untuk yang memproduksinya, kemudian nanti ada Rp170.000 itu multiplier efeknya di luar dari yang berkaitan langsung.
03:30Itu yang pertama. Kemudian yang kedua, kemarin Bapak Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas top di Inggris Raya.
03:45Jadi ada King's College, ada Oxford University, Imperial College, kemudian Edinburgh, kira-kira dan 20 lainnya.
03:54Intinya apa? Intinya satu, yang pertama ada kerjasama pendidikan, jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran.
04:08Kemudian di bidang STEM, Science, Technology, Engineering and Mathematics, itu nanti beliau akan buat di Indonesia.
04:16Harapannya dengan profesor-profesor kemarin dari top university di Inggris, akan bisa kerjasama.
04:22Ada yang penambahan mahasiswa yang kuliah di sini, kemudian juga ada pembuatan kampus baru, kampus dari mereka di Indonesia.
04:31Kita sudah punya di Singosari, itu yang pertama. Kemudian yang kedua juga nanti pertukaran dosen, kira-kira begitu.
04:39Jadi ada dari profesor mereka yang nanti akan mengajar di universitas kita.
04:48Kemudian yang ketiga tentunya dengan bertemu kemarin, ada Menteri Pendidikan UK juga, kemudian ada dari Russell Group, top-topnya universitas itu.
04:58Harapannya ranking universitas di Indonesia bisa naik di level dunia.
05:03Kemudian yang ketiga selanjutnya, di antara kegiatan kemarin, Bapak Presiden meraksanakan rapat koordinasi dengan tim Satgas PKH di Jakarta, PKH Penertiban Kawasan Hutan yang beliau bentuk 2 bulan setelah dilantik, Januari 2025.
05:28Oke, apa tujuannya kemarin? Jadi setelah rapat itu menerima laporan dari Satgas, Bapak Presiden memutuskan untuk mencabut izin perusahaan yang telah terbukti melanggar.
05:46Jadi ada 22 perusahaan terkait hutan, kemudian ada 6 terkait tambang yang merusak alam.
05:54Gitu ya, itu? Kira-kira itu?
05:57Oh, satu lagi tadi, Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles ketiga.
06:06Kemudian intinya adalah ada kerjasama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia
06:15dalam memperbaiki ekosistem dan memperindah pemulihan 57 Taman Nasional di Indonesia.
06:26Oke, kemudian yang sudah berlangsung sekarang itu ada Taman Nasional di Wai Kambas terkait gajah,
06:34kemudian juga ada di Pusengan di Aceh, itu sebenarnya tanah milik Bapak Presiden.
06:44Kemudian beberapa tahun lalu beliau berikan ke negara untuk dikelola oleh WWF untuk konservasi gajah.
06:54Kira-kira gitu.
06:54Bapakannya sendiri berapa sih, Pak?
06:57Itu kurang lebih 90 ribu hektare totalnya, tapi ada mencar-mencar.
07:02Tapi tidak seluruhnya untuk konservasi gajah.
07:04Nanti akan disesuaikan oleh WWF, mana yang untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lainnya.
07:10Kira-kira begitu.
07:11Kalau kita ingin berasal dari awal, di sektor lainnya aja, konservasi keuangan,
07:15berapa?
07:18Oke, jadi ada banyak sektor di situ, tidak hanya sektor keuangan saja.
07:22Jadi ada sektor pendidikan, ekosistem, kemudian tentunya maritim-maritim itu juga banyak sekali.
07:29Ada perkapalan dan lain sebagainya.
07:30Nah, ya itu kira-kira.
07:32Jadi di sektor keuangan tentu.
07:35Dan, oh satu lagi.
07:38Intinya ini, Bapak Presiden, kalau keluar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan.
07:46Oke?
07:47Ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia.
07:52Jadi yang tadi saya sebutkan itu, dalam waktu dua hari di sini, beliau ingin secepat mungkin,
07:59sebesar mungkin ada manfaat yang didapat oleh Indonesia.
08:02Kira-kira gitu?
08:03Ada lagi?
08:04Mas, kita kan ke Davos ini mungkin agendanya kan sayangnya.
08:06Tentunya ada, nanti akan kita konfirmasi setelah sampai di sana.
08:15Tapi intinya, besok tanggal 22, Bapak Presiden akan ke Davos, ke Swiss, mengikuti dan beliau akan berbicara dalam World Economic Forum.
08:29Di hadiri oleh lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan.
08:36Kemudian ada lebih dari seribu CEO besar perusahaan di dunia.
08:43Kemudian intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan
08:51dan sudah beliau terapkan dalam, ya, selama beliau sebelum menjadi presiden dan sejak menjadi presiden hingga sekarang.
09:01Dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini.
09:07Oke?
09:07Dan itu beliau sebut dengan Prabowo-nomiks.
09:12Oke? Prabowo-nomiks.
09:13Saya Rizka Klarissa, saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital, pay TV, dan media streaming lainnya.
09:28Kompas TV, independen, terpercaya.
09:31Kompas TV, independen, terpercaya.
Komentar

Dianjurkan