JAKARTA, KOMPAS.TV Bupati Pati, Sudewo buka suara usai jadi Tersangka kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan desa.
Hal ini disampaikan di Gedung KPK pada Selasa (21/1/2026).
Sudewo mengaku belum pernah bahas pengisian jabatan desa kepada siapapun.
"Saya belum pernah membahas secara formal maupun informal kepada siapa pun, kepada kepala desa di seluruh Kabupaten Pati saya belum pernah membahasnya. Kepada camat, kepada OPD, saya belum pernah membahasnya sama sekali," kata Sudewo.
Video Editor: Laurensius Galih
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/645193/tampang-bupati-pati-sudewo-pakai-baju-oranye-kpk-kasus-pemerasan-perangkat-desa
01:00Secara formal maupun secara impor pada siapapun kepada kepala desa, seluruh kepala desa Kabupaten Pati, saya belum pernah membahasnya.
01:11Kepada Samad, kepada UPD, belum pernah membahasnya sama sekali.
01:16Jadi, soal ada rumor bahwa ada kepala desa yang bertransaksional soal perangkat desa, itu saya juga pernah menglarifikasi yang bersangkutan.
01:35Ada satu orang katanya demikian-demikian kemungkinan uang.
01:41Saya klarifikasi, dia tidak melakukan.
01:43Dan sebagai penegasan, bahwa saat seleksi nantinya, itu betul-betul fair dan objektif, tidak ada celah.
01:56Saya sudah memanggil Pak Tri Suharyomo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, yang tupoksinya menangani itu.
02:07Di awal bulan Desember 2015, supaya gerak peraturan Bupati nanti, itu betul-betul dibuat, tidak ada celah bagi siapapun untuk bermain.
02:21Salah selesinya adalah seleksinya sistem CAT dan juga mengundang Kormas, LHSM dan semua pihak termasuk media untuk melakukan pengawasan seleksi.
02:36Oke itu, dan itu betul-betul saya niatkan, karena apa, selama saya menjadi Bupati itu, pada pengangkatan pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pati,
02:52baik di selon 3, musul 2, yang ratusan orang termasuk pejabat di rumah sakit umum daerah dan BUM, tidak ada satupun yang transaksional.
03:03Saya tidak menerima imbalan apa-apa.
03:05Kok kliknya Pak Dewa itu angka dari itu?
03:07Gimana Pak?
03:07Jadi Bapak dikorbankan atau diobankan?
03:09Saya menganggap saya ini dikorbankan, saya betul-betul tidak mengetahui sama sekali.
03:16Dan ini saya jelaskan kepada Bapak-Ibu sekali, 3 orang Kepala Disa yang tersangka ini,
03:22pernah mengajak saya di kantor Kabupaten, kalau nggak salah di sekitar awal Desember,
03:30minta soal pengisian perangkat di saya, pengisian perangkat di Jalan Jalan.
03:36Terakhir gimana Pak?
03:43Ada tangkapan Pak?
03:46Apa alasan dibutuhkan tim delapan itu apa?
03:50Tim delapan ya.
03:51Terakhir gimana Pak?
04:21Saya Rizka Klarissa, saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital,
Jadilah yang pertama berkomentar