Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PANGKEP, KOMPAS.TV - Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam operasi pencarian kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Korban kedua diketahui berjenis kelamin perempuan, ditemukan di kedalaman 500 meter dari puncak gunung.

Pencarian di hari ketiga, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seluruh korban pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung.

Pada siang ini, sekitar pukul 14.10 WITA, korban kedua telah berhasil ditemukan, setelah sebelumnya pada hari Minggu kemarin ditemukan satu orang korban di kedalaman 200 meter.

Kedua korban ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Lokasi penemuan kedua korban ini berada di area dengan kondisi medan yang sangat ekstrem.

Dan saat ini proses evakuasi terus dilakukan untuk menjangkau korban.

Awalnya, evakuasi direncanakan menggunakan helikopter. Namun kondisi cuaca yang tidak mendukung membuat evakuasi udara belum dapat dilakukan secara maksimal.

Untuk informasi update pencarian korban pesawat ATR 42-500, kita tanyakan kepada jurnalis KompasTV, Gufran Lamataha, dan juru kamera Rama Pratama di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dan update identifikasi korban di RS Bayangkara, Makassar, ada Jurnalis KompasTV Linda Wirawan dan Juru Kamera Arief Tirtana.

Dari proses pencarian korban, selanjutnya terkait tahapan pengumpulan data antemortem dari keluarga korban kecelakaan pesawat, kita sudah terhubung dengan Jurnalis KompasTV Linda Wirawan dan Juru Kamera Arief Tirtana.

Baca Juga Pendaki Jadi Saksi Detik-Detik Pesawat ATR 42-500 Meledak dan Jatuh di Gunung Bulusaraung di https://www.kompas.tv/regional/644882/pendaki-jadi-saksi-detik-detik-pesawat-atr-42-500-meledak-dan-jatuh-di-gunung-bulusaraung

#pesawathilang #atr42500 #korban

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644887/evakuasi-jenazah-korban-pesawat-atr-42-500-terkendala-ini-situasi-di-pangkep-dan-posko-antemortem
Transkrip
00:00Saudara tim Sargabungan kembali menemukan satu korban dalam operasi pencarian pesawat ATR-42500 di Gunung Bulu, Saraum, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
00:13Korban kedua diketahui berjenis kelamin perempuan ditemukan di kedalaman 500 meter dari puncak gunung.
00:21Pencarian di hari ketiga ini saudara tim Sargabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seluruh korban pesawat ATR-42500 di kawasan Gunung Bulu, Saraum.
00:36Pada siang ini atau pada Senin siang saudara sekitar pukul 14.10 waktu Indonesia Tengah korban kedua telah berhasil ditemukan.
00:49Setelah sebelumnya pada hari minggu kemarin ditemukan satu korban di kedalaman 200 meter.
00:57Kedua korban ini saudara ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
01:02Lokasi penemuan kedua korban ini berada di area dengan kondisi medan yang sangat ekstrim dan saat ini proses evakuasi terus dilakukan untuk menjangkau korban.
01:15Awalnya saudara evakuasi direncanakan menggunakan helikopter.
01:19Namun karena kondisi cuaca yang tidak mendukung membuat evakuasi udara belum dapat dilakukan secara maksimal.
01:27Kemarin kita sudah menemukan satu korban.
01:41Kemudian hari ini juga telah ditemukan satu korban.
01:47Berarti sudah dua Pak ya?
01:49Iya.
01:49Yang ingin saya sampaikan saat ini sedang dalam upaya proses evakuasi.
01:58Lokasi kejadian berada dalam kondisi tebing yang sangat terjal.
02:07Jadi ketemu yang curang.
02:11Jenis kelamin laki-laki.
02:13Gak pagi.
02:15Gak pagi.
02:15Gak pagi di atas.
02:16Gak pagi di atas.
02:18Tim Sargabungan Saudara juga belum berhasil mengevakuasi satu jenasa korban kecelakaan pesawat ATR-42500
02:25yang ditemukan di lereng gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
02:32Cuaca ekstrim dan juga medan yang terjal jadi kendala dalam proses evakuasi.
02:39Evakuasi jenasa korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ini terkendala cuaca buruk dan kabut yang tebal.
02:46Visual yang diambil oleh Serka Burhanuddin Babinsa Desa Batimurung Koramil 1421-01 Balocin Kodong Talasa Kodin 1421 Pangkep ini Saudara
03:04menunjukkan sulitnya medan yang dilalui oleh Tim Sargabungan.
03:08Selain korban yang ditemukan pada minggu siang, Tim Sargabungan juga masih mencari korban lain
03:16di sekitar kawasan gunung dan juga lereng Bulu Saraung di Kabupaten Pangkep.
03:21Memasuki hari ketiga pencarian dan evakuasi korban di gunung Bulu Saraung
03:50yang terus dilanjutkan, prioritas utama yakni evakuasi dan juga pencarian korban kecelakaan pesawat ATR-42500 Saudara.
03:58Pencarian dilakukan oleh Tim Sargabungan dari TNI, Polri, Basarnas serta relawan kemanusiaan.
04:05Sargabungan menelusuri jalur pendakian gunung Bulu Saraung
04:09di mana medan yang terjal ditambah dengan kabut yang tebal serta angin kencang
04:14membuat jarak pandang terbatas dan proses evakuasi pun terhambat.
04:20Fokus kita adalah pencarian terhadap korban.
04:34Kita bisa menemukan, masih bisa menemukan para korban ini dengan selamat.
04:40Di tengah kabut tebal yang menyelimuti tebing terjal Bulu Saraung,
04:45tim Sargabungan terus tengah berpacu melawan waktu
04:49demi mengejar Golden Time untuk menyelamatkan sisa nyawa
04:54yang mungkin masih bertahan di puing ATR-42500.
05:00Setiap detik menjadi sangat berharga
05:03saat para evakuator mempertaruhkan nyawa menembus medan kars yang ekstrim.
05:08Kepala Basarnas menyebut lebih dari 1.200 personel diterjunkan dalam operasi pencarian ini.
05:17Lebih dari 1.200 personel ini memang kita fokuskan untuk melaksanakan
05:24menemukan dan juga evakuasi terhadap korban.
05:30Dalam kurun waktu Golden Time ini, kita mengharapkan ada keajaiban dan juga tim Sar mampu menemukan seluruh korban.
05:41Kondisi kars yang terjal dan cuaca yang ekstrim jadi kendala dalam operasi pencarian ini.
05:51Saat meninjau posko di desa Tompobulu, Kabupaten Pangkep,
05:54Menteri Perhubungan juga menegaskan pemerintah memberikan pendampingan penuh
05:59dalam proses evakuasi sambil tetap menaruh harapan besar
06:04agar ada penumpang atau awak pesawat yang ditemukan dalam kondisi selamat di tengah medan yang sulit.
06:13Bisa menemukan para korban ini dengan selamat.
06:15Mohon doanya dan mohon supaya teman-teman dapat menyampaikan secara baik kepada publik.
06:24Teman-teman juga bisa melihat bahwa kondisi wilayah di sini memang cukup,
06:29dari kondisi wilayah yang cukup ekstrim, begitu juga dengan cuacanya.
06:33Jadi kita sangat berharap teman-teman yang di lapangan dapat bekerja dengan baik
06:38dengan selalu memperhatikan keselamatan dalam pelaksanaan tugasnya.
06:44Doa dan harapan ini juga yang terus dirapalkan keluarga penumpang pesawat ATR-42500,
06:52tak terkecuali Ibu Pramugari Esther Aprilita.
06:57Mereka berkumpul di kediaman orang tua Esther Aprilita di Kecamatan Caringin,
07:02Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengharapkan yang terbaik.
07:07Tim DVI Polda Jabar sudah mendatangi rumah korban untuk mengambil data antemortem dan DNA.
07:13Tidak ada datang tadi sekitar jam 11.
07:18Ambil data apa saja, Bu, terkait Esther sendiri, Bu?
07:26Ya, tidak juga kasih BMA yang ini ya,
07:29yang bisa membantu untuk memperkembangkan proses penerimaan Esther.
07:34Harapannya, Bu, Cijat Tuhan ini masih ada selama kami belum melihat Esther.
07:45Bu, Cijat Tuhan ini pasti ada.
07:46Sejumlah keluarga korban pesawat ATR-42500 dari berbagai daerah
07:53juga sudah tiba di Makassar untuk menjalani tahapan antemortem.
07:58DVI Bidokkes Polda Sulawesi Selatan telah disiagakan
08:02untuk proses identifikasi korban pesawat ATR-42500.
08:07Proses identifikasi korban terpusat di Rumah Sakit Bayangkara, Makassar.
08:11Tim meliputan Kompas TV
08:15Dan untuk update informasi pencairan korban pesawat ATR-42500
08:24kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV
08:27Gufron Lamataha dan juga juru kamera Rama Pratama
08:31yang berada di Posko, yang berada di Pangkep Sulawesi Selatan
08:36dan kita juga mengupdate bagaimana proses identifikasi korban
08:40DRS Bayangkara, Makassar.
08:42Kita Sapa, ada jurnalis Kompas TV Linda Wirawan
08:46dan juga juru kamera Arief Tirtana, Saudara.
08:49Kita ke Gufron dulu yang berada di Pangkep Sulawesi Selatan.
08:53Gufron, ini ada dua jenasa dari korban kecelakaan pesawat
08:58ATR-42500 ini yang sudah berhasil ditemukan.
09:02Update terkininya seperti apa?
09:03Termaksud soal evakuasi kedua jenasa ini?
09:06Ya, Yasir dan juga Saudara betul sekali memang pada hari ini
09:12telah ditemukan satu korban lagi
09:14merupakan korban dari pesawat ATR-42500
09:20yang mengalami kecelakaan gitu ya
09:24atau diduga menabrak gunung bulu Saraung
09:27dan juga korban kedua yang ditemukan pada hari ini
09:31ditemukan oleh tim SAR kurang lebih pada pukul 2 siang lewat 10 menit
09:36waktu Indonesia Tengah.
09:39Namun berbeda dengan korban pertama yang ditemukan kemarin, Saudara.
09:46Korban yang ditemukan pada hari ini
09:50yang berjenis kelamin perempuan ini
09:53memiliki jarak dengan puncak kurang lebih berjarak 500 meter
09:59sehingga memang ini menjadi kendala lagi
10:02bagi tim yang sudah memang sejak pagi tadi
10:05naik beregu secara reguler
10:08naik ke puncak gunung bulu Saraung
10:11untuk mengevakuasi korban
10:13karena memang kondisinya dan juga tantangannya
10:17hampir sama dengan korban yang pertama
10:19yang memang berada di kedalaman kurang lebih 200 meter
10:24di lereng gunung dari puncak gunung bulu Saraung
10:27yaitu adalah tantangannya medan yang terjal
10:31dan juga jarak yang sangat jauh ini
10:33kemudian memaksa tim untuk bisa menambah tali
10:37terus kemudian alat pengangkat yang lebih baik lagi
10:40agar bisa mengangkat ataupun juga membawa jenazah lebih maksimal
10:45terkait dengan evakuasi korban kedua
10:48yang ditemukan pada siang hari ini
10:50juga belum ada info lebih lanjut
10:52Saudara karena memang korban yang pertama pun
10:55ini saja masih sangat sulit untuk di evakuasi
11:00dan juga dibawa ke kaki gunung
11:02ataupun juga ke posko terdekat tempat saya melaporkan saat ini
11:06tadi juga kita sempat berbicara
11:09dan juga memantau persiapan tim
11:11yang hingga sore masih saja bergantian naik
11:14untuk ke gunung bulu Saraung seperti itu
11:17tadi ada beberapa tim yang kemudian ditugaskan
11:20untuk naik membawa logistik
11:22dan juga bergantian gitu ya
11:25dengan tim yang sudah sejak pagi
11:27berada di gunung bulu Saraung
11:29karena memang rencananya
11:31beberapa tim nanti yang sudah berada
11:34dengan jenazah korban
11:35baik korban satu dan juga korban kedua
11:37ini akan tetap bersama dengan korban
11:40sedangkan sebagiannya ini nanti akan ditarik mundur
11:44turun dulu ke posko terdekat
11:46untuk nanti menunggu briefing lebih jauh
11:49karena memang kondisi untuk mengangkut jenazah pertama
11:53maupun juga kedua hingga sore hari ini
11:56belum ada perkembangan
11:58karena memang
11:59menurut pantauan kami
12:01beberapa jam terakhir ini memang
12:03di gunung bulu Saraung
12:05tempat saya melaporkan saat ini
12:07angin kencang terus kemudian juga kabut
12:10awan tebal ini juga sangat terlihat
12:13saudara
12:13tidak terasa ataupun juga
12:16boleh dikata matahari ini hampir tidak
12:18kelihatan di gunung bulu Saraung ini
12:21karena memang tertutup kabut dan juga
12:23awan tebal
12:24ini yang menjadi kendala walaupun memang tadi
12:26konferensi pers dan juga pertemuan
12:29serta kunjungan dari tim
12:31Menteri Perhubungan Republik Indonesia
12:33dan juga ditemani oleh Kapolda Sulawesi Selatan
12:37dan Pangdampal Basah Sanudin
12:39tadi juga mengemukakan bahwa mereka
12:41akan melakukan beberapa cara
12:44terkait dengan kendala utama yaitu cuaca
12:46berencananya mereka akan
12:48melakukan rekayasa cuaca gitu
12:51atau modifikasi cuaca terkait dengan awan tebal yang beberapa hari ini
12:55terus menaungi gunung bulu Saraung dan sekitarnya
12:59harapannya memang ini bisa mengurai kelembaban dan juga kepadatan awan
13:03sehingga bisa memberikan penerangan gitu ya
13:08baik tadi itu informasi ataupun laporan langsung dari Gufron Lamataha
13:19yang melaporkan bagaimana update pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan
13:25hingga saat ini memang
13:27jenasa kedua korban dari pesawat ATR-42500 ini sudah ditemukan dan saat ini fokus
13:33dari tim SAR salah satunya adalah mengevakuasi kedua jenasa yang sudah ditemukan ini saudara
13:41karena dari proses pencarian selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi
13:47yang rencananya akan dilakukan di rumah sakit Bayangkara, Makassar
13:51kita update seperti apa kondisinya di sana bersama dengan jurnalis Kompas TV
13:56ada Linda Wirawan dan juga Juru Kamera Arief Tirtana
13:59selamat petang Winda
14:01sepantauan Anda sudah berapa banyak ini keluarga korban yang datang ke Posko Antemortem?
14:17Kabit Pumas Polda Sulawesi Selatan berserta dengan jajarannya
14:21dan dari Jumlah Pers tadi dikatakan bahwa sudah ada total 8 keluarga korban
14:26yang sudah melakukan Antemortem di Bidok Polda Sulawesi Selatan
14:32dan 2 diantaranya nanti akan menyusul pada malam hari nanti
14:37dari 10 korban saudara yang bisa kami katakan bahwa
14:42bukan hanya perwakilan keluarga korban yang bisa datang langsung ke Bidok Polda Sulawesi Selatan
14:47tapi juga dilaksanakan sistem jemput bola
14:49yaitu juga berkoordinasi dengan Polda dari daerah asal para keluarga korban
14:55untuk bisa dapat langsung datang ke rumah mereka
14:57untuk melakukan identifikasi ataupun melakukan Antemortem
15:02pengambilan sampel DNA di daerah asal mereka masing-masing
15:05dari Jumpa Pers yang tadi dilaksanakan
15:08untuk di Bidok Polda Sulawesi Selatan sendiri
15:11nanti akan dilaksanakan baik itu Antemortem dan juga Postmortem
15:14untuk di Antemortem sendiri nantinya akan dilakukan proses pengambilan sampel DNA
15:20baik itu berupa darah dan juga air liur
15:24juga boleh para perwakilan keluarga boleh datang membawa dokumen-dokumen resmi
15:29seperti ijazah dan juga dokumen-dokumen lainnya
15:31untuk menambah kelengkapan dari tim DVI Polda Sulawesi Selatan
15:36setelah nantinya kemudian tim pencarian di Gunung Bulusaraung
15:41sudah berhasil mengevakuasi baik itu korban, jenazah korban
15:46ataupun puing-puing dari badan pesawat
15:50semuanya nanti akan dibawa ke Bidok Polda Sulawesi Selatan
15:54dan juga nanti akan dilakukan proses identifikasi
15:56setelah kemudian dilakukan proses identifikasi
15:58nanti baru bisa dinyatakan secara resmi kepada masyarakat
16:03Bidok Polda Sulawesi Selatan ini menjadi rumah sakit perujukan
16:07dari segala hasil pencarian yang ditemukan di lokasi tempat jatuhnya
16:15pesawat ATR 42-500
16:18di sini juga perwakilan keluarga bisa berkumpul
16:21untuk mendapatkan informasi terbaru
16:25baik itu memantau bersama-sama bagaimana kemudian proses evakuasi
16:29yang berlangsung di Gunung Bulusaraung
16:31bisa dapat langsung disaksikan bersama-sama di Bidok Polda Sulawesi Selatan
16:36selain itu di sini juga tersedia pendampingan psikologis
16:41kepada para keluarga korban
16:43jadi selain pengambilan sampel DNA
16:45di sini juga di Bidok Polda Sulawesi Selatan
16:48juga bisa melakukan pendampingan psikologis kepada para keluarga korban
16:52kembalikan dari studio
16:53baik terima kasih jurnalis Kompas TV Linda Wirawan
16:58dan juga juru kamera Arief Tirtan atas informasinya
17:01dari RS Bayangkara Makassar
17:02Polda Sulawesi Selatan
17:03terima kasih
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan