Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Tidak hanya menerjang kota, banjir juga terjadi di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hingga Senin (19/1/2026) pagi, proses evakuasi korban masih terus dilakukan.

Tim gabungan dari Polres Pekalongan mengevakuasi bayi usia 15 hari yang terjebak banjir di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Polisi harus menerjang genangan air dengan ketinggian 70 sentimeter untuk menyelamatkan bayi beserta kedua orang tuanya.

Tak hanya mengevakuasi bayi, tim gabungan juga turut mengevakuasi lansia dengan menggendong mereka hingga ke tempat yang aman.

Baca Juga Banjir Karawang: Air Capai 3 Meter, Rendam 29 Desa di 8 Kecamatan, Warga ke Pengungsian di https://www.kompas.tv/regional/644848/banjir-karawang-air-capai-3-meter-rendam-29-desa-di-8-kecamatan-warga-ke-pengungsian

#banjir #siwalan #pekalongan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644851/banjir-pekalongan-begini-usaha-evakuasi-bayi-dan-lansia-sapa-malam
Transkrip
00:00Banjir juga menerpa Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah hingga Senin pagi proses evakuasi korban masih dilakukan.
00:08Tim gabungan dari Polres Pekangan mengevaluasi bayi berusia 15 hari terjebak banjir di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah.
00:19Polisi harus menerjang genangan air dengan ketinggian 70 cm untuk bisa menyelamatkan sang bayi beserta kedua orang tuanya.
00:28Tak hanya mengevakuasi bayi, tim gabungan juga mengevakuasi lansia dengan menggendong mereka hingga ke tempat yang lebih aman.
00:46Yang lebih ada 214 masyarakat pengungsi yang kita evakuasi.
00:52Kita sudah menyiapkan tiga posko pengungsian yaitu di Kecamatan Siwalan, kemudian di Lokatek dan juga ada di Grabia kami bersama Bayangari Pekalongan.
01:05Memberikan bantuan kepada para pengungsi khususnya untuk logistik makanan dan juga kami sudah menyiapkan juga berkongsi dengan pemerintah Kabupaten Pekalongan dan stakeholder lainnya.
01:17Kita berupaya tetap memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat yang berdampak banjir, baik itu melakukan evakuasi ataupun juga kami mendatangi lokasi-lokasi titik banjir yang mana masyarakat mungkin masih belum terevakuasi semua.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan