Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau resmi mengerahkan tim lapangan merespons laporan visual Harimau Sumatra di area Water Injection Plant (WIP) Zamrud milik PT Bumi Siak Pusako, Kabupaten Siak. Mengingat lokasi fasilitas industri migas tersebut berbatasan langsung dengan zona konservasi habitat alami predator, potensi interaksi dengan manusia dinilai cukup tinggi. Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, secara khusus menginstruksikan para pengendara maupun pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur sekitar. Upaya pemantauan serta imbauan keselamatan terus digencarkan otoritas terkait guna meminimalisasi risiko konflik satwa liar di wilayah perbatasan hutan produksi tersebut.
Komentar